by Raudhah Hasanah | Jul 23, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Ustadz/ah
Ponorogo, (22/07/ 2018). Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, Drs. Rasyidin, MA, mengikuti International Conference of Afro-Asia University Forum (AAUF) on the Rule of Afro-Asia Universities in Building Civilization, yang bertempat di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia tersebut, dinyatakan akan menjadi forum yang akan membentuk kerjasama di tiga bidang dari berbagai kampus di Afrika dan Asia. Bentuk kerjasama yang dimaksud adalah (1) Bidang Pendidikan, (2) Bidang Penelitian, dan (3) Bidang Pengembangan SDM. Prof. Amal Fathullah Zarkasyi menyatakan bahwa acara yang dibuka di Hall Gontor tersebut dihadiri oleh lebih dari 10 pendiri atau pengurus kampus-kampus yang berada di benua afrika ataupun asia.
KH. Hasan Abdullah Sahal ketika mengucapkan ucapan selamat datang mengatakan bahwa Gontor berbahagia bisa menjadi tuan rumah konferensi ini. “Acara ini jangan dilakukan sekali saja. Harus berkali-kali. But Retno, menteri Kita juga, jangan datang ke Gontor, sekali. Datanglah ke sini sering-sering. ”
Rasyidin yang ditemani Kepala TU STIT, Radinal Mukhtar Harahap ketika menghadiri acara itu mengatakan kalau kita harus senantiasa berusaha bekerjasama dengan banyak pihak untuk mengembangkan STIT. Kerjasama itu penting. Maka meskipun jauh dari STIT, Kita tetap berusaha untuk dalam acara ini, pungkasnya yang bermukim di gedung IKPM selama acara berlangsung. Ed.RMH
by Raudhah Hasanah | Jul 22, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah, Kunjungan Tamu
Raudlah, (22/07/2018). Wakil Gubernur Terpilih Sumatera Utara Periode 2019-2023, H. Musa Rajeckshah, M. Hum (Ijeck) menghadiri Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pesantren Ar-Radlatul Hasanah Medan. Ini merupakan kehadiran ketiganya ke Raudlah, setelah sebelumnya saat mengikuti tabligh akbar bersama Ustad Abdul Somad dan pembukaan Kompetisi Marching Band Ar-Raudlatul Hasanah antar sekolah se-Sumut dan Aceh ke-4.
Dalam sambutannya, Musa Rajek Shah memberikan beberapa pesan berharga bagi santri-santriwati Raudlah. “Bersyukurlah karena dapat mengenyam pendidikan di Raudlah, karena masih banyak anak-anak di luar sana yang tidak mendapatkan kesempatan ini, bahkan di beberapa daerah tidak memiliki sekolah yang layak. Manfaatkan waktu yang ada untuk hal-hal yang positif, belajar yang giat dan berkegiatan yang dapat mengembangkan skill masing-masing. Waspadalah terhadap bahaya lingkungan di luar pesantren saat ini, terutama bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, jangan pernah mendekati narkoba, karena narkoba adalah musuh kita bersama. Dan terakhir, jaga kekompakan dan kebersamaan, serta hormat kepada guru dan orang tua.” Demikian ungkapnya.
Di akhir sambutannya Musa Rajekshah berharap agar santri-santriwati Raudlah kelak menjadi generasi penerus bangsa Indonesia yang bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa serta agama. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 22, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah, Kunjungan Tamu
Raudlah, (22/7). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan apel tahunan pada Ahad pagi (22/7) yang diikuti oleh seluruh keluarga besar Pesantren mulai dari Badan Wakaf, guru-guru, mahasiswa Sekolah Tinggi Ar-Raudlatul Hasanah, staf, santri-santriwati Pesantren dan PAUD. Upacara tahunan ini turut pula dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih periode 2018-2023 Musa Rajekshah, undangan Pesantren yang berasal dari instansi pemerintahan Sumatera Utara yang ada di kota Medan dan juga keluarga pewakif serta masyarakat Paya Bundung yang ada di sekitar Pesantren.
Apel Tahunan menandai dimulainya pekan perkenalan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang bertujuan mengenalkan kepada santri-santriwati baru tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara menyeluruh, dan menyegarkan kembali semangat serta pengenalan kepada santri-santriwati lama. Seluruh santri dan santriwati berbaris rapi yang dikelompokkan berdasarkan daerah asal.
Apel Tahunan dilaksanakan di lapangan sepak bola Pesantren dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB. Upacara dimulai dengan pembacaan ayat Al-Qur’an oleh M. Alfarizi santri kelas 2 asal Labuhan Batu dan sari tilawah oleh Buchori santri kelas 5 asal Riau. Acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan santri pengibar bendera. Bertindak sebagai inspektur upacara Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag, MM. Dalam sambutannya ia meyampaikan bahwa upacara ini serta seluruh rentetan acara Khutbatul ‘Arsy wajib diikuti oleh seluruh guru dan santri-santriwati guna menyamakan orientasi dan langkah.
Di penghujung acara, peserta upacara dan tamu undangan disuguhkan dengan penampilan atraksi kreatifitas santri dan santriwati, antara lain; marching band, seni bela diri silat dan karate, dan senam lantai santri. Apel Tahunan diakhiri dengan perlombaan pawai barisan santri dan santriwati berdasarkan asal daerah yang melewati jalan umum sekitar Pesantren. //RIC//
by Raudhah Hasanah | Jul 18, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah. (17/07/2018). Kemah Santri (Kemsa) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tahun 2018 berakhir pada Selasa (16/7). Kegiatan kepramukaan yang berlangsung selama 3 hari (15-17 Juli) ini merupakan salah satu rangkaian acara Khutbatul ‘Arsy (Pekan Perkenalan) yang dimaksudkan mengenalkan seluruh kegiatan yang ada di Pesantren kepada santri baru. ‘Kemsa’ diikuti oleh perwakilan masing-masing MD (kelompok) regu penggalang dan penegak pramuka Ar-Raudlatul Hasanah. Di antara kegiatan yang dilaksanakan pada Kemsa tahun 2018 antara lain; perkemahan, perlombaan-perlombaan, penampilan pentas seni, api ungggun gembira, dan cross country.
Dalam sambutannya pada upacara pembukaan Kemsa, Ustad Marnang Saing selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan menyampaikan bahwa Kemah Santri ini bertujuan untuk membentuk karakter santri-santriwati yang positif, serta internalisasi nilai-nilai luhur, seperti semangat gotong-royong, kerjasama tim dan kepemimpinan.
Kemah Santri Putra dilaksanakan di lapangan depan dapur masak Pesantren, sedangkan Putri di lapangan sepak bola. Dalam upacara penutupan, Ustad Abdullah Sani Ritonga menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai masing-masing regu adalah berkat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tim serta disiplin. Bagi regu yang belum berprestasi agar tidak putus asa dan minder, harus dapat menyempurnakan kekurangan yang didapat pada latihan-latihan berikutnya dan menjadikan pelecut semangat agar lebih baik di kemudian hari. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 17, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah (16/07/2018). Setiap awal tahun ajaran, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan Apel Tahunan yang merupakan upacara pembukaan tahun ajaran baru yang diikuti oleh seluruh unsur Pesantren mulai dari Badan Wakaf, guru-guru, mahasiswa Sekolah Tinggi Ar-Raudlatul Hasanah, hingga santri dan santriwati. Kegiatan tahunan ini merupakan satu dari beragam rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan (disebut juga dengan khutbatul arsy atau khubatul iftitah) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Di antara kegiatan yang dilaksanakan pada Apel Tahunan adalah perlombaan gerak jalan dan baris berbaris antar santri yang dikelompokkan berdasarkan asal daerah.
Guna mempersiapkan diri menghadapi perlombaan, selama seminggu seluruh santri dan santriwati mengikuti latihan baris-berbaris yang dipimpin oleh masing-masing pengurus konsulat daerah.
Latihan diadakan pada siang hari, mulai pukul 13.30 hingga 15.00 di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh panitia Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy. Selain melatih baris-berbaris, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kedisiplinan dan mempererat ukhuwah islamiyah antar anggota konsulat daerah. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 15, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah. (13/07/2018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sangat menjunjung tinggi identitas Pesantren, yaitu kedisiplinan dan penggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka menyelaraskan pemahaman dan pengetahuan akan disiplin di Pesantren, Bidang Pengasuhan melaksanakan pembacaan atau sosialisasi disiplin yang dirangkum dalam Ten Commandments (Tenco). Disebut Ten Commandments (Tenco) karena ada sepuluh pasal pokok dalam tata tertib disiplin tersebut.
Sudah menjadi sunnnah Pesantren untuk mensosialisasikan “tenco” kepada seluruh santri-santriwati baru di awal tahun. Begitu pula bagi santri lama, pengulangan pembacaan tenco setiap tahunnya dimaksudkan menyegarkan dan menegaskan kembali disiplin yang telah mereka ketahui dan jalani.
Ustad Marnang Sutasco Saing selaku wakil kepada bidang pengasuhan mengungkapkan bahwa pembacaan tenco ini bertujuan agar seluruh kegiatan dan disiplin santri-santriwati berjalan dengan tertib sesuai dengan norma-norma Pesantren.
Seluruh ustadz-ustadzah di bidang Pengasuhan terjun langsung dalam menyukseskan pembacaan tenco , seluruhnya bertindak sebagai pembaca tenco di hadapan santri-santriwati. Ustadz Adiyani selaku wakil kepala seksi pengasuhan santri berharap dengan pembacaan tenco para santri dapat menyantri dengan aman dan tenang. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 12, 2018 | Akademik, Kegiatan Ustadz/ah, Kunjungan Tamu
Raudlah. (11/07/2018). In House Training Kepemimpinan dan Manajemen yang dilaksanakan selama tiga hari memberikan dampak positif bagi peserta, hal ini terlihat dari meningkatnya antusiasme peserta dari hari ke hari pelatihan. Di hari kedua peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk menganalisa dan mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Analisis SWOT tersebut kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok di hadapan seluruh peserta dan fasilitator.
Di hari ketiga, peserta kembali dibagi ke beberapa kelompok untuk membuat rencana aksi (action plan), yang akan diimplementasikan nantinya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 3 di Sugau, Pancur Batu-Deli Serdang. Sesi rencana aksi ini berjalan dengan menarik, karena berhasil mengeksplor ide-ide brilian dari peserta, antara lain memberdayakan lahan tersebut untuk agrosantri, scouting and training center, Pesantren karantina bagi santri-santriwati kelas akhir, dan menjadikannya pusat pelatihan dan pendidikan. Penutupan acara berjalan dengan penuh keakraban, seluruh peserta dan pemateri membacakan ‘ikrar alumni in house training kepemimpinan dan manajemen pesantren’.
Kepala seksi Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah, Ustadz Erwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan pandangan-pandangan baru bagi dirinya, “Pelatihan ini mengubah pradigma saya untuk bisa menjadi pemimpin yang inovatif, kreatif dan inspiratif”, katanya. Peserta lainnya, Ustadzah Holidah berharap semoga dengan training ini seluruh peserta dapat memperbaharui niat dan semangat untuk jihad di bumi wakaf pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Solihin Adin selaku direktur berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat agar seluruh stakeholder Pesantren dapat berusaha maksimal dalam berjuang di Pesantren, di sisi lain juga meningkatkan kemampuan mereka demi kinerja optimal. Ed. HS
by Raudhah Hasanah | Jul 10, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah. (09/07/2018). Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi para stakeholder, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan In House Training Kepemimpinan dan Manajemen Pesantren. Acara ini diinisiasi oleh Badan Wakaf Pesantren dan dilaksanakan oleh Sekretariat Umum Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Training ini dihadiri oleh pengurus badan wakaf, para pimpinan, direktur dan wakil direktur, kepala bidang dan wakil kepala bidang serta kepala seksi dan wakil kepala seksi. Pesantren menghadirkan tiga orang narasumber yang berpengalam dalam kegiatan ini, yaitu Ir. Achmad Nurhono, MSc., Dr. Nirwan Syafrin Manurung dan Drs. Mukti Zaenal Asikin.
Acara ini dilaksakan selama tiga hari, dari tanggal 9 hingga 11 Juli 2018 di Gedung Zainab Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Dalam sambutannya, ketua umum Badan Wakaf Drs. H. Muhammad Ilyas Tarigan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Raudlah, sehingga dapat mengakselerasi perkembengan pesantren secara menyeluruh. “Kita ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia Raudlah, sehingga dapat berkontribusi dalam perkembangan pesantren, harapan kita Raudlah menjadi pesantren panutan di Sumatera Utara, bahkan Indonesia”.
Dalam doa penutup upacara pembukaan, direktur pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM berdoa agar seluruh pengurus pesantren selalu mendapatkan kekuatan dan kemampuan untuk menjaga dan mengembangkan pesantren.
Radinal Mukhtar Harahap, salah satu peserta training mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, “Bermanfaat dan mencerahkan”, pungkasnya. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 4, 2018 | Akademik, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah. (04/07/2018). Setelah kembalinya santri-santriwati lama (kelas II-V) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan pembukaan tahun pelajaran 2018-2019 sekaligus halal bi halal dengan seluruh santri-santriwati dan ustadz-ustadzah.
Pertemuan diadakan di Masjid Pesantren berlangsung dengan khidmat, dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan saritilawah yang dibawakan oleh santri kelas V KMI, dilanjutkan dengan nasehat dan arahan direktur pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM. Memulai sambutannya direktur menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri 1439 Hijriyah dan memohon maaf lahir dan batin bagi seluruh santri-santriwati dan ustadz-ustadzah.
Selanjutnya, KH. Solihin Adin mengingatkan kepada seluruh santri-santriwati salah satu filosofi hidup di pesantren, yaitu “Berani Hidup Tak Takut Mati, Takut Mati Jangan Hidup, Takut Hidup Mati Saja”, filosofi ini disampaikan guna memotivasi seluruh santri-santriwati agar totalitas dalam berjuang menuntut ilmu dan pendidikan di pesantren dan siap dengan segala konsekuensinya, dengan segala rintangan yang akan dihadapi.
Di akhir sambutannya, direktur pesantren juga mengingatkan agar selalu ingat dengan orang tua, dan santri-santriwati harus bertekad untuk melakukan sesuatu lebih dari yang orang tua harapkan. “Seluruh anak-anakku, harus memiliki impian melebihi keinginan orang tua kalian”, pungkasnya.
Acara kemudian diakhiri dengan pengumuman wali kelas baru dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Bidang Pendidikan, selanjutnya doayang dipimpin oleh Ust. H. Badruzzaman, SE., MA. Ed. HS
by Irwan Haryono Sirait | Jun 30, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Ustadz/ah, Kunjungan Tamu
Raudlah. (30/6). STITRH Kembali menggelar International Intellectual Discourse bertajuk ”Islamic Worldview dan Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Alam Melayu”. Sebanyak 70 peserta yang berasal dari Pengurus Badan Wakaf, Pengurus Pesantren, dosen perguruan tinggi, dan undangan utusan lembaga pendidikan luar Pesantren mengikuti IID ketiga ini dari tanggal 30 Juni sampai dengan 1 Juli 2018 yang dilaksanakan di ruang pertemuan gedung Zainab Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. IID sebelumnya yang dilaksanakan pada bulan Maret 2018 merupakan pengantar penjelasan tentang worldview (pandangan hidup) dan pedoman Islamic worldview.
IID ketiga kembali diisi oleh Prof. Dr. Wan Mohd Noor Wan Daud (Pendiri dan Direktur Center for Advanced Studies on Islam, Science and Civilisation (CASIS), Universiti Teknologi Malaysia), dan Prof. Dr. Tatiana A. Denisova (Guru besar di CASIS, Universiti Teknologi Malaysia, dan seorang peneliti senior pada Department of the Historical Sources Research Moscow Institute of Oriental Studies Russian Academy of Science), serta Dr. Muhammad Arifin Ismail, M.A (Pendiri dan direktur Center for Institute of Islamic Thought and Information for Dakwah “ISTAID Center”).
Dalam sambutan pembukanya, Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Drs. H. M. Ilyas Tarigan menyampaikan bahwa kesyukuran dan kehormatan besar bagi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah atas kehadiran pakar pemikir Islam internasional Prof. Dr. Wan Mohd Noor Wan Daud serta Prof. Dr. Tatiana A. Denisova, serta kesediaan mereka untuk berbagi ilmu dan wawasan kepada keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan juga para peserta undangan. Lebih lanjut ia juga menyatakan bahwa IID merupakan bentuk tanggung jawab Pesantren kepada ummat Islam dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ed. RIC