Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Raudhah (26/2/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan membangun 2 bak penampungan air bersih dalam tanah dengan konstruksi cor beton bertulang masing-masing di samping kamar mandi putri gedung Khadijah baru berukuran 108 m3 berkapasitas 108.000 liter, dan di samping kamar mandi putra gedung Mekah berukuran 60 m3 berdaya tampung 60.000 liter air.

Pembangunan 2 bak penampungan air bersih dalam tanah mulai dikerjakan pada Selasa (25/2) dengan penggalian tanah menggunakan alat berat eskavator.

Selain sebagai fasilitas penampungan cadangan air bersih, pembangunan bunker air ini bertujuan mengganti sistem penampungan air yang sebelumnya dibuat di atas tanah yang relatif mempersempit ruang dan juga kurang mendukung estetika lingkungan.

Pengecoran Lantai 2 Kamar Mandi Gedung Khadijah Baru

Pengecoran Lantai 2 Kamar Mandi Gedung Khadijah Baru

Raudhah (14/1/2020). Pembangunan gedung kamar mandi gedung Khadijah Baru di Kampus putri 1 Medan dalam tahap pengecoran lantai 2.

Pengecoran berlangsung selama 2 hari, 15 hingga 16 Januari 2020.

Bangunan seluas 10,5 x 57 m yang dibangun tepat di belakang gedung Khadijah baru ini difungsikan sebagai fasilitas MCK serta jemuran pakaian santri putri yang nantinya berasrama di gedung Khadijah baru.

Rencananya, pembangunan akan berlanjut hingga lantai 3 sehingga setiap lantai asrama yang ada di depannya dilengkapi dengan fasilitas MCK dan jemuran pakaian.

Gedung Khadijah baru serta kamar mandinya dibangun di atas bekas lapangan sepakbola.

Kunjungan Pemimpin Tertinggi Tarekat Naqsabandiyah Suriah Syeikh Dr. Muhammad Rajab Dieb

Kunjungan Pemimpin Tertinggi Tarekat Naqsabandiyah Suriah Syeikh Dr. Muhammad Rajab Dieb

Raudhah, 22/12/09. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mendapatkan kunjungan ulama kharismatik dan pemimpin tertinggi tarekat Naqsabandiyah sekaligus anggota dewan fatwa Suriah Syeikh Dr. Muhammad Rajab Dieb pada Ahad pagi 22 Desember 2019 setelah sebelumnya pada tahun 2013 orang tua beliau almarhum Syeikh Rajab Dieb juga telah melakukan kunjungan yang sama. Dalam kunjungannya, Syekh Dr. Muhammad Rajab Dieb didampingi Syeikh Mahmud Syahadah dan Syeikh Umar Muhammad Dieb.

Kedatangan para tamu mulia tersebut disambut oleh Ketua Umum Badan Wakaf Drs. H. M. Ilyas Tarigan, Direktur Pesantren K.H. Solihin Adin, S.Ag., MM., dan beberapa guru senior di ruang direktur. Selanjutnya Syeikh Dr. Muhammad Rajab Dieb menyampaikan ceramah umum di hadapan guru serta santri dan santriwati kelas akhir di masjid.

Dalam ceramahnya, Syeikh Dr. Muhammad Rajab Dieb menyampaikan; “Kita harus dapat merealisasikan ilmu dengan dunia dan akhirat, dan semua guru kita adalah pewaris Nabi Muhammad SAW, dan Rasulullah SAW adalah sosok yang diutus oleh Allah SWT untuk menjadi rahmat bagi seluruh makhluk di dunia ini”. Beliau juga menegaskan; “Anda semua adalah seorang pengajar yang dinanti oleh para generasi yang akan datang, seorang guru harus memiliki sifat kasih sayang kepada muridnya karena semua muridnya harus dilihat seperti anaknya sendiri.” Dr Syekh Muhammad Rajab Dieb menuturkan, tasawuf itu sebenarnya akhlak Rasulullah SAW. Agama hakikatnya dalam tasawuf adalah akhlak Nabi Muhammad SAW. Salah satu indikasi orang sudah merasakan kedekatan akhlak dalam dirinya adalah selalu merasa dilihat Allah dan takut serta cinta kepadaNya baik dalam segala kondisi.

Guru-guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berfoto bersama Syeikh Muhammad Rajab Dieb, ulama tertinggi Tareqat Naqsabandiyah usai menyampaikan ceramah di Masjid Pesantren (22/12/19).

Di akhir tausiahnya beliau berpesan kepada seluruh guru dan santri dan santriwati kelas akhir yang berjumlah 459; “Kalian semua adalah guru-guru yang gagah, dan tujuan kita semua adalah mencari ridho Allah Ta’ala”.

Seusai pertemuan dengan seluruh guru dan santri di masjid, para tamu mulia bersama ketua umum Badan Wakaf, Direktur, dan guru senior bersantap siang bersama di kantor direktur sebelum akhirnya meninggalkan bumi wakaf Ar-Raudlatul Hasanah.

Etiket dan Arahan Direktur Menjelang Liburan Semester Ganjil

Etiket dan Arahan Direktur Menjelang Liburan Semester Ganjil

Raudhah (13/12/19). Jum’at pagi (13/12/19) seluruh santri putra dari kelas 1 hingga 6 berkumpul di gedung serbaguna, dan santriwati di masjid lantai dua guna mendengarkan arahan etiket dari Bapak Direktur dan wakil direktur.

Sudah menjadi sunnah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjelang liburan, santri-santriwati diberikan kuliah umum tentang etiket terkait liburan.

Etiket merupakan bahasa serapan yang telah dibakukan dari Bahasa Inggris yaitu etiquette, yang menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah tata cara atau adat sopan santun dalam masyarakat beradab dalam memelihara hubungan baik antara sesama manusia.

Dalam arahannya, Bapak Direktur KH. Solihin Adin, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa santri harus mampu menjaga etika selama masa liburan, baik kepada keluarga, masyarakat, dan juga lingkungan, serta tidak menjadi tamu di kampung halaman dan rumah sendiri.

Bapak Wakil Direktur bertanya pada santri kelas 6 KMI dalam etiket dan nasihat menjelang Liburan pertengahan semester

Kuliah umum etiket berlibur diisi dengan berbagai materi, antara lain; sikap bijak dalam menggunakan gawai elektronik (gadget) selama liburan, adab bertamu dan menerima tamu, adab berpergian serta cara melaksanakan shalat ketika safar, dan adab perpakaian dan bermasyarakat. Seluruh materi kuliah umum etiket ditutup dengan peragaan langsung di hadapan seluruh santri tata cara bertamu dan menyambut tamu.

Raudlah Ikuti Pelatihan Manajemen Wakaf Internasional

Raudlah Ikuti Pelatihan Manajemen Wakaf Internasional

Raudlah (9/12/12). Salah satu institusi ekonomi Islam yang dahsyat selain zakat adalah wakaf (jamak: awqaf). Universitas Darussalam Gontor mengembangkan ICAST (International Center for Awqaf Studies), dan kali ini menyelenggarakan International Executive Training on Waqf Management selama dua hari (3-4 Desember 2019) dengan pelatih utama Prof. Dr. Monzer Kahf, guru besar pada Islamic Finance and Economics, Universitas Sabahattin Zaim University Istanbul, Turki.

Dalam rangka penguatan sistem wakaf di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang telah berjalan semenjak diresmikannya wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada tahun 1986 hingga saat ini, Pesantren mengutus Ustad Muhammad Ilyas, S.Pd., M.Si guna mengikuti IETWM di Unida.

Guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust. Muhammad Ilyas, S.Pd., M.Si dalam Seminar International Executive Training Waqf Management with Prof. Dr. Monzer Kahf in UNIDA Gontor

Diharapkan, dengan keikutsertaan utusan Pesantren dalam pelatihan ini dapat mengembangkan gagasan dan lembaga wakaf di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sehingga dapat lebih maju dan berkembang demi kejayaan Islam dan muslimin.

Adapun materi yang disampaikan pada training internasional ini antara lain; (1) Introduction to Fiqh and Awqaf Management; Overview of Islamic social finance, Introduction to the Fiqh on Awqaf, History of Waqf Civilization. (2) Management of Awqaf for Poverty Alleviation; Introduction to the Concept of Awqaf and its Importance, Awqaf Understanding and its Jurisprudence, Socio-Economic Impact of Awqaf on Poverty Alleviation, Developmental Aspects of Waqf, Experiences of some Muslim Countries in Implementing Awqaf Productive. (3) Risk Management in Awqaf Institution; An Overview of the Development of waqf, Good Nadzir Governance in Waqf Institution, Experience of Selected Nadzir in Waqf Institution.

ISEF 2019; Pemberdayaan Ekonomi Pesantren dan Umat

ISEF 2019; Pemberdayaan Ekonomi Pesantren dan Umat

Raudlah (2/12). Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. A. Prana Rulianto Tarigan didampingi Wakil Direktur Pesantren Ust. Carles Ginting, BHSc menghadiri kegiatan Indonesia Sharia Econonic Festival ke-6 (ISEF 6th) di Jakarta. Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini mengundang 110 pondok pesantren se-Indonesia untuk ambil peran di ISEF 6th. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah merupakan salah satu pesantren dari wilayah Sumatera Utara. ISEF 6th berlangsung 12–16 November 2019 di JCC Jakarta yang diisi dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan ekonomi syariah dan pengembangannya.

Menjelang pembukaan ISEF 6th dilakukan pertemuan para Kiyai dan pimpinan pondok pesantren di Hotel Sultan Jakarta dan melahirkan kesepakatan untuk membentuk holding bisnis pesantren yang dipimpin oleh KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang. Holding bisnis pesantren tersebut dideklarasikan pada 11 Nopember 2019 dan dinamai dengan Deklasasi Jakarta. Isi dari pada deklarasi tersebut untuk membangun sinergi bisnis antar pondok pesantren sebagai wujud kontribusi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menghadiri undangan BI dalam acara ISEF 6th (Indonesia Sharia Economic Festival ke-6) di Jakarta

Dalam kepengurusan holding bisnis pesantren di bawah pimpinan KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah tersebut, Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. A. Prana Rulianto Tarigan mendapat amanah mewakili wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Pada hari berikutnya Pimpinan mengikuti pembukaan ISEF 6th yang dibuka oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dilanjutkan dengan kunjungan pameran produk-produk syariah dan produk-produk pesantren di JCC Jakarta.