Ujian Akhir Santri Kelas 6 KMI Termin I

Ujian Akhir Santri Kelas 6 KMI Termin I

Raudlah (30/11). Sebanyak 197 santri putra dan 262 putri RH Kampus 1 Medan berjuang menghadapi ujian akhir termin pertama. Di waktu bersamaan, 26 santri RH Kampus 2 Lumut Tapanuli Tengah yang seluruhnya putra juga melakukan kegiatan yang sama. Ujian akhir santri kelas 6 dilaksanakan dalam 2 termin, termin pertama pada tanggal 30 November hingga 12 Desember 2019, dan termin kedua dilaksanakan pada akhir Mei 2020.

Santri kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kampus 2 Lumut sedang menghadapi Ujian Akhir Termin 1 di Gedung Mesir (30/11)

Ujian akhir KMI kelas 6 tidak hanya mengujikan kepada santri materi di kelas 6, tetapi juga meliputi atas beberapa materi di kelas 1, 2, 3, 4, dan 5.

Pelaksanaan ujian santri putra RH Kampus 1 Medan di gedung serbaguna dan putri di aula Hafsah lantai 3. Sedangkan ujian akhir kelas 6 Kampus 2 Lumut dilaksanakan di gedung Mesir.

Santriwati kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kampus 1 Medan sedang menghadapi Ujian Akhir Termin 1 di gedung aula Hafsah lantai 3 (30/11)

Materi yang diujikan pada termin pertama adalah; tamrinat al-lughah al-‘arabiyyah, biology, ulumul Qur’an, ekonomi, akutansi, fathul mu’jam was sharf, at-tarikh wal hadharah, addin al-Islam, nizham hukm addaulah, al-faraidh, bahasa Indonesia, al-mahfuzhat, tarikh Islam, al-Qur’an dan tajwid, kimia, al-milal wan nihal, geografi, fisika, tarikh at-tasyri’, sosiologi, al-hisab, dan matematika.

PENATARAN GURU DAN STAF BARU

PENATARAN GURU DAN STAF BARU

Raudlah (29/7/19). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah laksanakan penataran bagi guru dan staf baru tahun ajaran 2019-2020. kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Senin hingga Selasa (29-30 Juli 2019) di ruang pertemuan gedung Mina 1 dari pukul 07.30 hingga 15.30 WIB.

Adapun materi yang diberikan kepada 39 peserta penataran tahun ini antara lain; stadium general tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, norma dan nilai kehidupan di Pesantren, ilmu keguruan dan strategi belajar mengajar, pengajaran dirasah islamiyah, pengajaran bahasa, pengajaran ilmu eksakta dan sosial, dan teknik pembuatan RPP.

Penataran dilaksanakan selama dua hari dengan dengan tujuh materi yang berbeda yang setiap materinya diisi oleh bapak Direktur, Ketua STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah), serta bapak-bapak Kepala Bidang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Penataran guru dan staff baru merupakan sunnah pesantren yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya guna membekali guru-guru dan staff baru akan fungsi, hak dan kewajibannya di Pesantren.

Dalam materi perdananya, “Stadium General tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah”, Ketua STIT, Dr. KH. Rasyidin Bina, M.A., menyampaikan bahwa Raudlah bisa seperti sekarang ini dimulai dengan sebuah kegiatan majelis taklim kecil. Namun berkat kesungguhan para pendirinya serta guru-guru yang berjuang di dalamnya, tanah wakaf yang semula hanya 4000 M2, kini telah menjadi 11 hektar lebih.

Di akhir materinya, beliau berpesan agar setiap guru dan staf baru mengetahui potensi serta kelemahan yang dimiliki.

Pembekalan Santri Pengajar Les Kedelapan

Pembekalan Santri Pengajar Les Kedelapan

Raudhah (21/7/19). Salah satu muatan kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah membekali santri dan santriwati dengan ilmu pendidikan, keguruan, dan praktek mengajar.

Ilmu pendidikan, keguruan, dan mengajar diberikan kepada seluruh santri dan santriwati yang duduk di kelas 5 mulai awal semester ganjil hingga akhir kelas 6.

Seluruh santri dan santriwati kelas 5 di awal semester genap telah mendapatkan tugas melakukan praktek mengajar di kelas 1, 2, dan 3 pada les kedelapan.

Ahad malam (20/7/19), santri kelas 6 mengikuti pembekalan mengajar pelajaran Bahasa Arab dan Fiqih. Pembekalan mengajar pelajaran bahasa Arab disampaikan oleh Ust. Amman Lingga di masjid, sedangkan materi fiqih oleh ustad H. Muhammad Mughni Siregar, Lc di aula multimedia gedung Mina 1 lantai 2.

Selanjutnya, seluruh santri yang akan bertugas mengajar setiap harinya harus mendapatkan pemeriksaan persiapan mengajar oleh guru pembimbing yang telah ditentukan oleh kantor KMI 2 hari sebelumnya.

Silaturahim dan Orientasi Kepesantrenan Bersama Wali Santri Baru

Silaturahim dan Orientasi Kepesantrenan Bersama Wali Santri Baru

Raudhah (20/7/2019). Dalam rangka membangun komunikasi dan memperkenalkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Seluruh wali santri baru tahun ajaran 2019/2020 mengikuti kegiatan silaturahim bersama keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang dilaksanakan di gedung serbaguna pada Sabtu pagi 20 Juli 2019. Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh wali kelas 1 dan 1 intensif.

Selain memperkenalkan lebih jauh dan mendalam tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah beserta seluruh aturan yang berlaku di dalamnya, pertemuan ini juga bertujuan membangun komunikasi yang intensif antara wali murid dengan wali kelas yang bertanggungjawab mengawal perkembangan santri dan santriwati yang ada di kelasnya baik dari sisi akademik maupun disiplin sehari-hari.

Dalam sambutannya di hadapan seluruh wali santri baru, Bapak Direktur K.H Solihin Adin, S.Ag., MM memaparkan sejarah dan perkembangan Pesantren. Beliau juga menjelaskan arah dan tujuan serta program pendidikan dan disiplin yang berlaku di Pesantren. Di akhir sambutannya, bapak direktur memperkenalkan satu per satu seluruh wali kelas 1 dan 1 intensif kepada wali santri baru.

Setelah pertemuan di gedung serbaguna, acara dilanjutkan dengan tatap muka dan silaturahim antara wali santri dengan wali kelas yang dilaksanakan di dalam ruang belajar, putra di gedung Al-Azhar dan putri di gedung Rabiah Adawiyah.

Evaluasi Apel Tahunan dan Nasehat Direktur

Evaluasi Apel Tahunan dan Nasehat Direktur

Raudlah (14/7/19). Usai melaksanakan Apel Tahunan pada Ahad pagi (14/7/19), pada malamnya seluruh santri dan santriwati berkumpul di masjid lantai dua untuk mendengarkan evaluasi Apel Tahunan serta mukaddimah khutbatul ‘arsy yang disampaikan oleh bapak Direktur.

Dalam evaluasi dan nasihatnya, wakil direktur Ustad Carles Ginting, BHSC menyampaikan bahwa perkumpulan malam ini merupakan awal dan pembuka dari kegiatan kuliah umum pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Untuk itu seluruh santri dan santriwati serta guru-guru wajib menghadirinya.

Kuliah umum pekan perkenalan disebut juga dengan Khutbatul ‘Arsy karena layaknya sebuah kerajaan yang memiliki rakyat, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan kepada seluruh guru dan santrinya tentang arah tujuan dan aturan yang ada di Pesantren, sehingga semua dapat mengetahui dan memahami dengan jelas dan benar, serta mampu mengapikasikannya dengan baik.

Selain sebagai pengetahuan bagi guru dan santri baru, Khutbatul Arsy juga wajib diikuti oleh guru dan santri lama, guna menyegarkan kembali pemahaman kepesantrenan, dan memperbaharui semangat berjuang di Ar-Raudlatul Hasanah.

Wakil Direktur juga mengingatkan, bahwa selama Kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam bentuk pemberian kuliah umum tentang kepesantrenan.

Selain evaluasi, bapak wakil direktur juga mengumumkan konsulat terbaik dalam parade barisan Apel Tahunan sebagaimana berikut ini:

Barisan konsulat terbaik Putra:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Aceh Tenggara 1
  3. Tapanuli Selatan 1

Barisan konsulat terbaik Putri:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Santriwati Akhir KMI 1
  3. Santriwati Akhir KMI 2

Barisan konsulat terburuk Putra:

  1. Medan Kota 4
  2. Serdang Bedagai 2
  3. Tapanuli Selatan 4

Barisan konsulat terburuk Putri:

  1. Percut Sei Tuan
  2. Medan Tuntungan 2
  3. Medan Tuntungan 1
Tasyji’u-l-lughah; Mendorong Peningkatan Bahasa Santri

Tasyji’u-l-lughah; Mendorong Peningkatan Bahasa Santri

Raudhah (5/7/19). Setelah melewati masa liburan yang cukup panjang, seluruh santri diharapkan dapat mengikuti dan menjalankan sepenuhnya seluruh disiplin yang berlaku di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, tak terkecuali disiplin bahasa.

Dalam rangka mengefektifkan jalannya disiplin dan memotivasi santri untuk berbahasa Arab dan Inggris, Seksi Bahasa dan Muhadharah memberikan pengarahan di hadapan seluruh santri pada Jumat pagi (5/7/19) pukul 05.30 WIB setelah shalat Subuh. Pengarahan ini disampaikan dalam bahasa Inggris mengingat Jumat ini merupakan minggu berbahasa Inggris.

Pengarahan disiplin bahasa dilaksanakan secara terpisah antara santri lama dan baru, santri lama dari kelas 2 hingga 6 di depan gedung Al-Jihad, dan santri baru di depan gedung Al-Azhar.

Pengarahan bagi santri baru ditekankan kepada pemberian motivasi dan arahan agar mereka tidak malu dalam mempraktekkan dan menggunakan kosa kata dalam bahasa Arab dan Inggris yang telah mereka dapatkan dari asrama yang diberikan oleh para pengurus asrama, serta apa yang telah disampaikan oleh guru ketika belajar di kelas.

Setiap santri lama dari kelas 2 hingga 6 sudah harus berbahasa resmi, Arab dan Inggris setiap saat. Bagi mereka yang berbahasa selain dua bahasa tersebut akan mendapatkan sanksi mulai dari membuat karangan berbahasa Arab dan Inggris ataupun mencari dan menulis kosa kata melalui kamus.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjadikan bahasa Arab dan Inggris sebagai mahkota Pesantren yang harus tetap dijaga dan dikembangkan.