PENATARAN GURU DAN STAF BARU

PENATARAN GURU DAN STAF BARU

Raudlah (29/7/19). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah laksanakan penataran bagi guru dan staf baru tahun ajaran 2019-2020. kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Senin hingga Selasa (29-30 Juli 2019) di ruang pertemuan gedung Mina 1 dari pukul 07.30 hingga 15.30 WIB.

Adapun materi yang diberikan kepada 39 peserta penataran tahun ini antara lain; stadium general tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, norma dan nilai kehidupan di Pesantren, ilmu keguruan dan strategi belajar mengajar, pengajaran dirasah islamiyah, pengajaran bahasa, pengajaran ilmu eksakta dan sosial, dan teknik pembuatan RPP.

Penataran dilaksanakan selama dua hari dengan dengan tujuh materi yang berbeda yang setiap materinya diisi oleh bapak Direktur, Ketua STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah), serta bapak-bapak Kepala Bidang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Penataran guru dan staff baru merupakan sunnah pesantren yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya guna membekali guru-guru dan staff baru akan fungsi, hak dan kewajibannya di Pesantren.

Dalam materi perdananya, “Stadium General tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah”, Ketua STIT, Dr. KH. Rasyidin Bina, M.A., menyampaikan bahwa Raudlah bisa seperti sekarang ini dimulai dengan sebuah kegiatan majelis taklim kecil. Namun berkat kesungguhan para pendirinya serta guru-guru yang berjuang di dalamnya, tanah wakaf yang semula hanya 4000 M2, kini telah menjadi 11 hektar lebih.

Di akhir materinya, beliau berpesan agar setiap guru dan staf baru mengetahui potensi serta kelemahan yang dimiliki.

Pembekalan Santri Pengajar Les Kedelapan

Pembekalan Santri Pengajar Les Kedelapan

Raudhah (21/7/19). Salah satu muatan kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah membekali santri dan santriwati dengan ilmu pendidikan, keguruan, dan praktek mengajar.

Ilmu pendidikan, keguruan, dan mengajar diberikan kepada seluruh santri dan santriwati yang duduk di kelas 5 mulai awal semester ganjil hingga akhir kelas 6.

Seluruh santri dan santriwati kelas 5 di awal semester genap telah mendapatkan tugas melakukan praktek mengajar di kelas 1, 2, dan 3 pada les kedelapan.

Ahad malam (20/7/19), santri kelas 6 mengikuti pembekalan mengajar pelajaran Bahasa Arab dan Fiqih. Pembekalan mengajar pelajaran bahasa Arab disampaikan oleh Ust. Amman Lingga di masjid, sedangkan materi fiqih oleh ustad H. Muhammad Mughni Siregar, Lc di aula multimedia gedung Mina 1 lantai 2.

Selanjutnya, seluruh santri yang akan bertugas mengajar setiap harinya harus mendapatkan pemeriksaan persiapan mengajar oleh guru pembimbing yang telah ditentukan oleh kantor KMI 2 hari sebelumnya.

Silaturahim dan Orientasi Kepesantrenan Bersama Wali Santri Baru

Silaturahim dan Orientasi Kepesantrenan Bersama Wali Santri Baru

Raudhah (20/7/2019). Dalam rangka membangun komunikasi dan memperkenalkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Seluruh wali santri baru tahun ajaran 2019/2020 mengikuti kegiatan silaturahim bersama keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang dilaksanakan di gedung serbaguna pada Sabtu pagi 20 Juli 2019. Kegiatan ini turut diikuti oleh seluruh wali kelas 1 dan 1 intensif.

Selain memperkenalkan lebih jauh dan mendalam tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah beserta seluruh aturan yang berlaku di dalamnya, pertemuan ini juga bertujuan membangun komunikasi yang intensif antara wali murid dengan wali kelas yang bertanggungjawab mengawal perkembangan santri dan santriwati yang ada di kelasnya baik dari sisi akademik maupun disiplin sehari-hari.

Dalam sambutannya di hadapan seluruh wali santri baru, Bapak Direktur K.H Solihin Adin, S.Ag., MM memaparkan sejarah dan perkembangan Pesantren. Beliau juga menjelaskan arah dan tujuan serta program pendidikan dan disiplin yang berlaku di Pesantren. Di akhir sambutannya, bapak direktur memperkenalkan satu per satu seluruh wali kelas 1 dan 1 intensif kepada wali santri baru.

Setelah pertemuan di gedung serbaguna, acara dilanjutkan dengan tatap muka dan silaturahim antara wali santri dengan wali kelas yang dilaksanakan di dalam ruang belajar, putra di gedung Al-Azhar dan putri di gedung Rabiah Adawiyah.

Evaluasi Apel Tahunan dan Nasehat Direktur

Evaluasi Apel Tahunan dan Nasehat Direktur

Raudlah (14/7/19). Usai melaksanakan Apel Tahunan pada Ahad pagi (14/7/19), pada malamnya seluruh santri dan santriwati berkumpul di masjid lantai dua untuk mendengarkan evaluasi Apel Tahunan serta mukaddimah khutbatul ‘arsy yang disampaikan oleh bapak Direktur.

Dalam evaluasi dan nasihatnya, wakil direktur Ustad Carles Ginting, BHSC menyampaikan bahwa perkumpulan malam ini merupakan awal dan pembuka dari kegiatan kuliah umum pekan perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Untuk itu seluruh santri dan santriwati serta guru-guru wajib menghadirinya.

Kuliah umum pekan perkenalan disebut juga dengan Khutbatul ‘Arsy karena layaknya sebuah kerajaan yang memiliki rakyat, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan kepada seluruh guru dan santrinya tentang arah tujuan dan aturan yang ada di Pesantren, sehingga semua dapat mengetahui dan memahami dengan jelas dan benar, serta mampu mengapikasikannya dengan baik.

Selain sebagai pengetahuan bagi guru dan santri baru, Khutbatul Arsy juga wajib diikuti oleh guru dan santri lama, guna menyegarkan kembali pemahaman kepesantrenan, dan memperbaharui semangat berjuang di Ar-Raudlatul Hasanah.

Wakil Direktur juga mengingatkan, bahwa selama Kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan dalam bentuk pemberian kuliah umum tentang kepesantrenan.

Selain evaluasi, bapak wakil direktur juga mengumumkan konsulat terbaik dalam parade barisan Apel Tahunan sebagaimana berikut ini:

Barisan konsulat terbaik Putra:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Aceh Tenggara 1
  3. Tapanuli Selatan 1

Barisan konsulat terbaik Putri:

  1. Labuhan Batu 1
  2. Santriwati Akhir KMI 1
  3. Santriwati Akhir KMI 2

Barisan konsulat terburuk Putra:

  1. Medan Kota 4
  2. Serdang Bedagai 2
  3. Tapanuli Selatan 4

Barisan konsulat terburuk Putri:

  1. Percut Sei Tuan
  2. Medan Tuntungan 2
  3. Medan Tuntungan 1
Tasyji’u-l-lughah; Mendorong Peningkatan Bahasa Santri

Tasyji’u-l-lughah; Mendorong Peningkatan Bahasa Santri

Raudhah (5/7/19). Setelah melewati masa liburan yang cukup panjang, seluruh santri diharapkan dapat mengikuti dan menjalankan sepenuhnya seluruh disiplin yang berlaku di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, tak terkecuali disiplin bahasa.

Dalam rangka mengefektifkan jalannya disiplin dan memotivasi santri untuk berbahasa Arab dan Inggris, Seksi Bahasa dan Muhadharah memberikan pengarahan di hadapan seluruh santri pada Jumat pagi (5/7/19) pukul 05.30 WIB setelah shalat Subuh. Pengarahan ini disampaikan dalam bahasa Inggris mengingat Jumat ini merupakan minggu berbahasa Inggris.

Pengarahan disiplin bahasa dilaksanakan secara terpisah antara santri lama dan baru, santri lama dari kelas 2 hingga 6 di depan gedung Al-Jihad, dan santri baru di depan gedung Al-Azhar.

Pengarahan bagi santri baru ditekankan kepada pemberian motivasi dan arahan agar mereka tidak malu dalam mempraktekkan dan menggunakan kosa kata dalam bahasa Arab dan Inggris yang telah mereka dapatkan dari asrama yang diberikan oleh para pengurus asrama, serta apa yang telah disampaikan oleh guru ketika belajar di kelas.

Setiap santri lama dari kelas 2 hingga 6 sudah harus berbahasa resmi, Arab dan Inggris setiap saat. Bagi mereka yang berbahasa selain dua bahasa tersebut akan mendapatkan sanksi mulai dari membuat karangan berbahasa Arab dan Inggris ataupun mencari dan menulis kosa kata melalui kamus.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjadikan bahasa Arab dan Inggris sebagai mahkota Pesantren yang harus tetap dijaga dan dikembangkan.

Pemilihan Ketua Konsulat dan Asrama

Pemilihan Ketua Konsulat dan Asrama

Raudhah (4/7/19). Seluruh santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengikuti pemilihan ketua konsulat asal daerah masing-masing dan asrama periode 2019-2020. Pemilihan ketua konsulat dilaksanakan pada Kamis siang (4/7/19) pukul 14.00 WIB, santri putra di gedung Al-Azhar, dan putri di gedung Rabiah Adawiyah, sedangkan pemilihan ketua asrama digelar di hari yang sama setelah shalat Isya’ di asrama masing-masing.

Sistem pemilihan ketua konsulat adalah dengan memilih santri yang duduk di kelas 5 dan atau kelas 4 dan 3 intensif secara langsung dengan bimbingan dan pengawasan guru pembimbing konsulat, sedangkan ketua asrama hanya dikhususkan bagi santri kelas 5. Suara terbanyak 1 dan 2 diamanahi menjadi ketua dan wakil ketua konsulat dan asrama.

Kegiatan pemilihan ketua konsulat dan asrama ini merupakan bagian dari pendidikan kepemimpinan dan kaderisasi di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Setiap ketua konsulat berkoordinasi dengan guru pembimbing konsulat berkewajiban mendukung kesuksesan anggotanya dalam pendidikan dan disiplin selama menuntut ilmu di Pesantren, sedangkan ketua asrama bertanggungjawab dalam mengatur disiplin dan ketertiban santri di asrama masing-masing.

Berikut ini nama-nama ketua konsulat dan asrama terpilih periode 2019-2020:

Ketua konsulat putra; Aceh; Syawal Sitepu (5D) dan Muhammad Al Hafiz (5F), Aceh Singkil; Aditia Perdana (5F) dan Fahmi Ulyafi (5F), Aceh Tenggara; Putra Selian dan Khairul Akram (5H), Asahan; Maulia Rafli (5B) dan Abdi Karo Karo (5J), Belawan; Gilang Rama Ardhana (5F) dan Sultan Haikal (5H), Binjai-Langkat; Fadhil Alfarizi (5D) dan Sahrul Ananda (5A1), Dairi; Fahmi Capah (5H) dan Rahmat Hidayat (5J), Deli Serdang; Imam Ardhana (5F) dan Riki Novianto (5B), Labuhan Batu; Abdul Rizky (5A1) dan Evan Dana (5D), Medan Barat; Farhan Chery (5F), Medan Kota; Muhammad Taqwa Tarigan (5H) dan Fauzil Mahmudi (5B), Medan Sunggal; M. Gymnastiar (5B) dan Muafiy Rahmatullah (5B), Medan Tuntungan; Elfath Devgan (5D) dan Ridho Akbar (5D), Padang-Jambi-Riau; Wahyu Dimas Arif (5D) dan Arya Putra Pranata (5D), Pematang Siantar; Maulana Akhyar (5B) dan Bahma Kerti (5B), Percut Sei Tuan; Ibnu Imam Fathurrahman (5F) dan Rendi Efendi (5H), Serdang Bedagai; Luthfi Hakim (5F) dan M. Rafiul Anwar (5J), Tanah Karo; Zulfan Arif (5D) dan Nazwa An Nabil (5D), Tapanuli Selatan; Raja Amin (5A1) dan Hamdan Habibi 5H.

Ketua konsulat putri; Aceh; Suci Ramadhani (5A1) dan Hairani (5C), Aceh Tenggara; Maulida Rahmi (5C) dan Dhea Salsabila, Aceh Singkil; Fahradilla (5E) dan Nellyani (5A3), Asahan; Dinda Azelia (5I) dan Natasya (5A2), Belawan; Fara Nabila Tania (5G), Cut Mutia Maharani (5G), Binjai-Langkat; Putri Latisya (5C) dan Fawaz Fattah Khair (5G), Deli Serdang; Rodhiatun Nazli (5E) dan Neysa Hadichintya (5A3), Medan Tuntungan; Annisa Fithri (5C) dan Yunita Dwi Oriza Saing (5C), Medan Sunggal; Azka Ramadhani (5E) dan Fatimah Azzahra (5A2), Medan Kota; Shoofy Jasmine (5I), Sya’adah (5G), Medan Barat; Via Azira Nasution (5I) dan Dhea Yosa Okmadani (5E), Medan Denai; Tahnia Fathin (5E) dan Khairinunnisa (5I), Pematang Siantar; Zarina Chairunnisa (5C) dan Adisty Aisyah Virajati (5I), Tapanuli Selatan; Yulianti Nasution (5C) dan Nasywa Aqila Nasution (5C), Tanah Karo; Rizka Pertiwi (5C) dan Najiah Sahar (5C), Padang-Jambi-Riau; Zulfatun Nikmah (5A2) dan Hafizah Diana (5I), Percut Sei Tuan; Putri Nadhira (5G) dan Assilatussaqifah (5G), Serdang Bedagai; Nurul Aini Azra Sidadolog (5C) dan Jihan Anita Anwar (5A3), Labuhan Batu; Sefrina Indrayani (5E) dan Sela Safitri (5A3).

Ketua Asrama Putra; Ramadhan 1; Maulana Akhyar (5B) dan Alfin Jimli (5J, Labuhan Batu), Ramadhan 2; Tri Nugroho Siddiq (5D) dan Raihan Asy’ari (5F, Labuhan Batu), Ramadhan 3; Bhama Kerti (5B, Pematang Siantar) dan Fandika Qomaruzzaman (5H, Aceh), Saudi 2; Sulthan Haikal (5H, Belawan) dan Aji Pramudya (5F, Medan Tuntungan), Saudi 3; Riki Novianto (5B, Deli Serdang) dan Ibnu Imam F (5F, Percut Sei Tuan), Al-Jihad 2; Ahmad Shobri Nasution (5B, Asahan) dan Mauli Rafly (5B, Asahan), Al-Jihad 3; Luthfi Hakim (5F, Serdang Bedagai) dan Muafy Rahmatullah (5F, Medan Sunggal), Mekkah 2A; Taqwa Tarigan (5H, Medan Kota) dan Fikri Zulwana (5H, Aceh Tenggara), Mekkah 3A; Raja Amin (5A1, Tapanuli Selatan) dan Frediansyah (5H, Labuhan Batu), Mekkah 1B; Rendi Evendi (Percut Sei Tuan) dan Azmi Mahmuda (Labuhan Batu), Mekkah 2B; Adriansyah Lubis (Percut Sei Tuan) dan Akhyar Hasibuan (Labuhan Batu), Mekkah 3B; Nadi Risky Telaumbanua (5D, Nias) dan Sawal Sitepu (5D, Aceh).

Ketua Asrama Putri: Ruqayyah 1; Yunita Dwi Oriza (5C, Medan Tuntungan) dan Ahya Dita (5A2, Aceh Tenggara), Ruqayyah 1B; Yulianti (5C, Tapanuli Selatan) dan Shoppyatul Amalia (5C, Medan Barat), Ruqayyah 1C; Dita Adinda (5I, Asahan) dan Luthyana (5I, Pajar). Ruqayyah 2A; Fara Nabila (5G, Belawan) dan Juli Khairani (5A3, Labuhan Batu). Ruqayyah 2B: Sefrima Indriyani (5G, Labuhan Batu). Ruqayyah 2C: Cut Mutia (5G, Belawan) dan Diva Amartya Rahim (5G, Serdang Bedagai). Ruqayyah 3A: Khulaishoh Fitri (5I, Aceh Tenggara) dan Winda Aidin (5A2, Asahan). Ruqayyah 3B: Darna S (5I, Asahan) dan Azka Ramadhani (5E, Medan Sunggal). Ruqayyah 3C: Radhika Nabila (5C, Medan Sunggal) dan Nurul Aulia (5A2, Belawan). Aisyah 2: Rizka Pertiwi (5C, Tanah Karo) dan Adisty Aisyah (5I, Pematang Siantar). Aisyah 3: Fitria Parmadani (Tapanuli Selatan) dan Cindy Sholeha (5I, Binjai). Khadijah 2: Nadhifa Nur Utami (5C, Medan Tuntungan) dan Nazwah Ghafirna (5C, Pematang Siantar). Khadijah 3: Noviqa Shauma (5C, Labuhan Batu) dan Syarifah Sri H Solin (5A2, Belawan).[