Raudlah. (11/07/2018).  In House Training Kepemimpinan dan Manajemen yang dilaksanakan selama tiga hari memberikan dampak positif bagi peserta, hal ini terlihat  dari meningkatnya antusiasme peserta dari hari ke hari pelatihan. Di hari kedua peserta dibagi ke dalam empat kelompok untuk menganalisa dan mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Analisis SWOT tersebut kemudian dipresentasikan oleh masing-masing kelompok di hadapan seluruh peserta dan fasilitator.

Di hari ketiga, peserta  kembali dibagi ke beberapa kelompok untuk membuat rencana aksi (action plan), yang akan diimplementasikan nantinya di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 3 di Sugau, Pancur Batu-Deli Serdang. Sesi rencana aksi ini berjalan dengan menarik, karena berhasil mengeksplor ide-ide brilian dari peserta, antara lain memberdayakan lahan tersebut untuk agrosantri, scouting and training center, Pesantren karantina bagi santri-santriwati kelas akhir, dan menjadikannya pusat pelatihan dan pendidikan. Penutupan acara berjalan dengan penuh keakraban, seluruh peserta dan pemateri membacakan ‘ikrar alumni in house training kepemimpinan dan manajemen pesantren’.

Kepala seksi Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah, Ustadz Erwin mengungkapkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan pandangan-pandangan baru bagi dirinya, “Pelatihan ini mengubah pradigma saya untuk bisa menjadi pemimpin yang inovatif, kreatif dan inspiratif”, katanya. Peserta lainnya, Ustadzah Holidah berharap semoga dengan training ini seluruh peserta dapat memperbaharui niat dan semangat untuk jihad di bumi wakaf pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Solihin Adin selaku direktur berharap semoga kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat agar seluruh stakeholder Pesantren dapat berusaha maksimal dalam berjuang di Pesantren, di sisi lain juga meningkatkan kemampuan mereka demi kinerja optimal. Ed. HS