by Raudhah Hasanah | Sep 12, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah, (11/09/18). Dalam rangka memeriahkan peringatan tahun baru Islam dan milad Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke-37, seluruh santri dan santriwati mengikuti upacara dan lomba baris-berbaris antar kelas. Upacara santri dilaksanakan di depan gedung serbaguna dan santriwati di depan Gedung Rabiah Adawiyah. Perlombaan gerak jalan santai antar kelas mengambil rute jalan Jamin Ginting dan Setia Budi. Sempat diguyur hujan menjelang upacara, tidak mematahkan semangat dan antusias santri-santriwati untuk berpartisipasi pada program ini. Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM menyampaikan bahwa hujan adalah berkah yang harus disyukuri.
Seluruh aba-aba dalam upacara dan perlombaan gerak jalan santai menggunakan Bahasa Arab, hal ini bertujuan melatih dan menajamkan kemampuan santri dalam berbahasa Arab. Selain memeriahkan milad Pesantren ke-37 dan peringatan tahun baru Islam, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kekompakan, kekeluargaan serta solidaritas anggota kelas, begitu juga dengan wali kelas masing-masing.
Usai mengikuti upacara dan perlombaan gerak jalan santai, seluruh santri-santriwati mengikuti beragam perlombaan lainnya, seperti azan, tilawah murattal dan mujawwaz Al-Quran, kaligrafi Arab, dan lainnya. Tak kalah dengan para santri, ustadz-ustadzah juga ikut memeriahkan kegiatan dengan mengikuti perlombaan memasak. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Sep 11, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah (10/09/2018). Bertepatan 1 Muharram 1440 H, bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berusia 37 tahun. Hal ini merujuk kepada tahun Hijriah berdirinya yaitu 1 Muharram 1403 yang bertepatan dengan 18 Oktober 1982.
Memperingati milad ke-37, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan beragam kegiatan, dimulai dari Khataman Al-Qur’an dan doa bersama di masjid bersama pengurus Badan Wakaf, guru-guru, dan seluruh santri-santriwati.
Acara ini diawali dengan penayangan video refleksi 37 tahun Pesantren serta profil pewakif Pesantren yang telah wafat dilanjutkan dengan pembacaan takhtim yang dipimpin oleh Pimpinan Pesantren Ust. Abdul Aziz Tarigan Lc, MA, dan tahlil oleh ust. Dr. Rasyidin Bina, MA, serta doa oleh Ust. Solihin Adin, S.Ag, MM.
Rangkaian peringatan tahun baru Hijriah dan milad ke-37 Pesantren dilanjutkan hingga penghujung September 2018, diisi dengan beragam kegiatan, seperti: Upacara dan lomba baris-berbaris antar kelas, workshop parenting Islami bagi guru, lomba memasak antar guru, bedah buku “Warisan Intelektual Ulama Nusantara”, ceramah tahun baru Islam, perlombaan Azan dan Mujawwad, pengisi suara kartun berbahasa Arab, choral speaking, cover lagu-lagu Islami, video ceramah Islami, dan tulisan ilmiah.
Selain peringatan, kegiatan ini diharapkan memberikan motifasi dan semangat kepada seluruh keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk dapat lebih maju dan berkembang guna mempersiapkan generasi-generasi perekat umat yang siap menjaga, membela, dan memperjuangkan Ar-Raudlatul Hasanah. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Sep 8, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah, (03/09/2018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali melaksanakan kegiatan Pramuka Kursus Mahir Dasar (KMD). Kegiatan ini diikuti oleh santri dan santriwati KMI kelas 5 baik yang berasal dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan (495 orang), Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut Tapanuli Tengah (27 orang), Ponpes Darurrahmah Subulussalam (42 orang), Ponpes Al-Husna Deli Serdang (15 orang), Ponpes Darul Amin Aceh Tenggara (62 orang), Ponpes Darul Iman Aceh Tenggara (36 orang), Ponpes Tarbiyah Auladil Muslimin Aceh Tenggara (16 orang), dan Ponpes Ulumuddin Lhokseumawe (6 orang), total keseluruhan 336 peserta putra dan 362 peserta putri.
KMD dilaksanakan dalam dua sesi; sesi pertama di kampus Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dari tanggal 1-3 September 2018. Pada sesi ini peserta menerima materi-materi dengan menggunakan metode discussion group sesama peserta yang didampingi oleh fasilitator pelatih. Adapun materinya adalah Silabus, Sistem Penilaian, Program Latihan, UU Gerakan Pramuka, Prinsip Dasar Kepramukaan, Metode Kepramukaan, AD dan ART Gerakan Pramuka, Peraturan Menteri 63, Keputusan Presiden 238/1961, Kiasan Dasar, cara membina menurut sifat dan kejiwaan peserta didik, Seragam Pramuka dan Tanda Pengenal, memahami peserta didik, sistem among, peran tugas dan tanggung jawab pembina, cara menguji, syarat kecakapan umum (SKU), syarat kecakapan khusus (SKK), syarat pramuka Garuda, upacara buka tutup, tata cara pelantikan, dewan satuan, administrasi gugus depan, struktur organisasi, tanda ikut serta kegiatan (TISKA), tanda penghargaan orang dewasa (TPOD), dan majelis pembimbing gugus depan.
Sesi kedua dilaksanakan di bumi perkemahan Ar-Raudlatul Hasanah di desa Sugau Pancur Batu Deli Serdang dari tanggal 4-7 September 2018. Materi di kegiatan out door ini adalah penyusunan program berkemah, kegiatan bagi peserta didik, cara mendirikan tenda, kehidupan perkemahan, mengelola satuan pramuka siaga, penggalang, penegak dan pandega, permainan sebagai alat pendidikan, metode kepramukaan, program peserta didik, rencana latihan, project works, sejarah pramuka, world organization of scout movement (WOSM), lambang gerakan pramuka, api unggun sebagai alat pendidikan, penjelajahan, dan wide games.
Peserta KMD mendapatkan pelatihan dari pelatih-pelatih yang berasal dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah Sumatera Utara (Pusdiklatda Sumut). KMD bertujuan mempersiapkan calon-calon pelatih yang siap diterjunkan di pangkalan atau gugus depannya masing-masing. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Sep 3, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah, (28/08/2018). Panggung Gembira selalu menjadi acara yang dinantikan dalam rangkaian pekan perkenalan khutbatul arsy di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pasalnya kegiatan ini merupakan acara pamungkas dari rangkaian kegiatan tersebut.
Pada tahun ini Panggung Gembira dipersembahkan oleh santri-santriwati kelas akhir KMI Ar-Raudlatul Hasanah angkatan ke-28 mengangkat tema “Bismillah“. Tema ini mengandung makna yang begitu dalam, karena segala sesuatu semestinya dan selayaknya dimulai dengan “Bismillah”.
Panggung Gembira 628 berhasil tampil maksimal dan meraih predikat best of the best dari direktur pesantren, Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., MM. Dalam nasehat yang disampaikannya di akhir acara, beliau berharap akan Panggung Gembira yang akan datang dapat melanjutkan kesuksesan tahun ini, dan harus lebih maksimal.
Ada yang berbeda pada Panggung Gembira 628 kali ini, yaitu penggunaan layar light-emitting diode (LED), layar dengan ukuran 2,5 X 8 Meter tersebut melengkapi kemewahan panggung dengan konsep robotic factory, yang dikemas oleh tim kesenian dan pertamanan kelas akhir.
Acara ini dilangsungkan pada 27-28 Agustus 2018 di gedung serbaguna pesantren, diantara rangkaian acara adalah funtastic show, renungan azab kubur, drama kabaret, drama bahasa Arab, shalawat, acapella, dan folksong.
Acara pamungkas ini berhasil tampil maksimal menghibur hadirin dengan aksi-aksi apik dan kreatif, didukung dengan peralatan multimedia yang memadai. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Sep 1, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah (18-19/08/2018). Salah satu rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah penyelenggaraan Pagelaran Aksi, Seni dan Kreasi Drama Arena yang dipersembahkan oleh santri-santriwati kelas V Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah. Pada tahun ini, Drama Arena mengangkat tema “Fihi Ma Fihi” yang merupakan judul dari karya fenomenal seorang sufi besar Islam yang sangat berpengaruh dan ternama Jalaluddin Rumi.
Acara Drama Arena 529 berhasil mendapat predikat mumtaz (istimewa) dari guru tim penilai, terutama Direktur Pesantren KH. Solihin Adin. Bapak Direktur memuji keberhasilan santri-santriwati kelas 5 KMI dalam menampilkan kreasi seni yang menghibur dan mendidik. Secara terpisah, Drama Arena untuk santriwati dilaksanakan pada Sabtu (18/8/18) setelah Isya’ di gedung serbaguna Pesantren, sedangkan santri putra dilaksanakan keesokan harinya di jam dan tempat yang sama.
Santri menampilkan beragam kreasi yang dikemas secara apik, di antaranya saman akbar, badike barat, illusion ring, drama kabaret, shalawat akbar, dan phantomim. Sedangkan santriwati mengajikan beberapa penampilan unggulan di antaranya mashup, drama kabaret, Sumatera culture, harmony line, drama, dan puisi. Penampilan mereka disempurnakan oleh iklan-iklan berbentuk video-video pendek dan lighting yang memukau.
Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui akun-akun media sosial Pesantren. Direktur berharap di tahun berikutnya akan muncul inovasi dan kreatifitas baru dari santri-santriwati yang ditampilkan di Drama Arena. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Aug 24, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah (22/08/2018). Sejak Ahad (20/08/2018) asrama-asrama santri-santriwati dipenuhi hiasan-hiasan dalam menyambut idul adha 1439 Hijriyah, telah menjadi Sunnah pesantren menyambut idul adha dengan beragam kegiatan, dimulai dari pengarahan wakil kepala bidang pengasuhan dan dilanjutkan dengan puasa Sunnah Arafah bersama pada 21 Agustus 2018.
Pagi di hari Arafah seluruh santri berkumpul di masjid untuk mendengarkan tausiyah seputar idul adha dari Ust. H. Muhammad Mughni, Lc. Setelah itu santri-santriwati mengikuti lomba dekorasi asrama yang koordinir oleh bidang pengasuhan santri-santriwati.
Pada tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 22 Agustus 2018, sebelum mengikuti shalat idul adha berjamaah di masjid, seluruh santri bertakbir keliling di sekitar komplek pesantren, dari gerbang setia budi menuju gerbang simpang selayang pesantren,dilanjutkan shalat berjamaah di masjid jami’.
Shalat idul adha diimami oleh direktur pesantren, Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., MM dan yang beritindak sebagai khatib adalah Ust. H. Muhammad Subhan, S.Ag., MA. Dalam khutbahnya Ustad Subhan mengeksplor doa nabi Ibrahim yang terdapat dalam QS. Ibrahim ayat 37.
Pada tahun ini, panitia kurban idul adha pesantren menerima dan menyalurkan hewan kurban berupa 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Kurban ini merupakan dari santri-santriwati, ustadz-ustadzah, wali santri dan dari kolega-kolega pesantren, termasuk 1 ekor sapi dari Bank Syariah Mandiri. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di lapangan terbuka pesantren setelah shalat idul adha tepat, selanjutnya dibagikan ke ustadz-ustadzah, masyarakat sekitar, pengungsi-pengungsi di sekitar pesantren dan dimasak untuk santri-santriwati. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Aug 9, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah, Kunjungan Tamu
Raudhah, (06/08/2018). Kapolrestabes Medan, Kombespol Dr. Dadang Hartanto, SH., S.IK., M.Hum menjadi inspektur pada upacara bendera di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang dilaksanakan pada Senin (6/8/18) di lapangan sepak bola Pesantren.
Kehadiran Kapolrestabes Medan disambut gembira oleh santri-santriwati. Setiba di bumi wakaf Raudlah, Kapolrestabes Medan disambut oleh Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur dan Kepala-kepala Bidang Pesantren.
Diiringi pasukan marching band Buana Nada Putri Ar-Raudlatul Hasanah, Kapolrestabes Medan beserta rombongan berjalan menuju lapangan sepak bola Pesantren tempat dilaksanakannya upacara. Kapolrestabes Medan mengaku takjub dan bangga melihat proses upacara di Raudlah yang dilaksanakan dengan serius dan rapi, terutama penampilan pasukan pengibar bendera merah putih, hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan amanat.
Dalam amanatnya, Kombespol Dadang Hartanto menyampaikan 5 nasihat kepada santri-santriwati peserta upacara. Pertama, cintailah bangsa dan negara ini, menjaga keutuhan bangsa ini adalah tanggungjawab bersama. Kedua, jangan pernah berhenti belajar. Ketiga, jaga iman, taqwa dan akhlak, dan selalu ingat bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Keempat, bijaklah dalam menggunakan teknologi, terutama media sosial. Kelima, jangan lupa jasa orang-orang yang telah berbuat baik, terutama kedua orang tua dan guru-guru. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Aug 2, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudlah (30/07/2018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan perlombaan shalawat bagi santri dan folksong bagi santriwati antar asrama. Setelah melewati tahapan seleksi, 7 dari 11 asrama putra dan 5 dari 13 asrama putri berhak mengikuti final di gedung serbaguna.
Dalam sambutannya, Ustad Marnang Saing selaku wakil kepala Bidang Pengasuhan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pesantren dan bertujuan untuk menggali minat dan bakat kesenian santri-santriwati.
Grand final shalawat diadakan pada 29 Juli 2018 sedangkan folksong pada 30 Juli 2018 di gedung serbaguna. Acara berlangsung meriah dan menarik didukung dengan kostum dan properti masing-masing peserta yang beragam dan penuh kreatifitas.
Berikut pemenang perlombaan shalawat dan folksong antar rayon Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy 2018:
Shalawat Santriwati:
Juara 1 Ruqayyah 3C
Juara 2 Ruqayyah 3B
Juara 3 Ruqayyah 3A
Juara harapan 1 Ruqayyah 1B
Juara harapan 2 Hafsah
Kostum terbaik Hafsah
Folksong Santri:
Juara 1 Makkah 3A & 3B
Juara 2 Saudi 3
Juara 3 makkah 1C & 2B
Juara Harapan 1 Makkah 1A & 2A
Juara Harapan 2 Al-Jihad 2
Juara Kostum Terbaik: Makkah 1C & 2B. Ed.HS
by Raudhah Hasanah | Jul 29, 2018 | Akademik, Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah (28/07/1018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyadari betul bahwa proses pendidikan santri-santriwati tidak akan terlepas dari dukungan orang tua, walaupun orang tua telah menyerahkan anaknya untuk dididik di pesantren. Kerjasama dan saling dukung antara orang tua dengan stakeholder pesantren adalah salah satu kunci keberhasilan pendidikan santri-santriwati.
Oleh karena itu, dalam rangka menyelaraskan visi dalam mendidik santri-santriwati, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan acara silaturrahim bersama seluruh wali santri-santriwati baru pada Ahad (28/7). Acara ini dimulai dengan pertemuan seluruh wali santri-santriwati baru bersama Pengurus Badan Wakaf, Direktur, Kepala-kepala Bidang, dan wali kelas 1 di gedung serbaguna Pesantren. Dalam sambutannya, Ketua Umum Badan Wakaf Drs. H. Muhammad Ilyas Tarigan menyampaikan bahwa mendidik santri-santriwati merupakan upaya bersama orang tua dan Pesantren, “Pengurus pesantren harus bekerjasama dengan orang tua agar proses pendidikan berjalan dengan baik, dan orang tua juga agar selalu mendukung Pesantren”, ungkapnya.
Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM, memperkenalkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke wali santri-santriwati baru, diawali dengan menampilkan video profil pesantren. Ia juga menjelaskan tujuan pendidikan di pesantren serta panca jiwa dan nilai-nilai pendidikan di pesantren, serta menekankan bahwa keselarasan visi dan pemahaman akan pendidikan pesantren oleh orang tua menjadi kunci kesuksesan pendidikan santri dan santriwati, “Kita berharap agar wali santri-santriwati baru dapat memahami dengan jelas tujuan dan nilai-nilai Pesantren, sehingga mendukung penuh segala upaya pendidikan yang dilakukan oleh Pesantren”, ungkapnya.
Seusai pertemuan di gedung serbaguna, acara dilanjutkan dengan pertemuan wali santri dengan setiap wali kelas di ruang belajar guna bertukar informasi dan perkenalan. Ed. HS
by Raudhah Hasanah | Jul 23, 2018 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren, Kegiatan Ustadz/ah
Raudlah, (22/07/2018). Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Solihin Adin, S.Ag, MM menyampaikan mukaddimah Khutbatul ‘Arsy di hadapan seluruh santri dan santriwati serta guru. Acara dilaksanakan pada Ahad malam pukul 20.45 WIB di mesjid. Dalam ceramahnya, KH. Solihin Adin menegaskan kepada seluruh santri dan guru tentang maksud dilaksanakannya kegiatan Khutbatul ‘Arsy. Ia menjelaskan bahwa ibarat sebuah kerajaan, Pesantren harus mengenalkan dan menyampaikan seluruh aturan dan disiplin serta kegiatan dan rencana-rencana pondok selama satu tahun ke depan kepada seluruh rakyat dan penduduk yang bermukim di dalamnya, oleh sebab itulah seluruh santri dan santriwati serta guru wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Kuliah Umum Khutbatul ‘Arsy yang berlangsung selama 3 hari berakhir pada Kamis (25/7).
Di penghujung acara Direktur mengumumkan hasil penilaian parade barisan tiap daerah pada Apel Tahunan dengan hasil sebagai berikut: Barisan terbaik santri secara; (1), Labuhan Batu I (2), Labuhan Batu II, (3) Medan Kota I. Barisan terbaik santriwati; (1) Labuhan Batu I, (2) Santriwati Kelas Akhir II, (3) Tapanuli Selatan III. Sedangkan barisan terburuk santri adalah; (1) Medan Kota IV, (2) Aceh Tenggara III, (3) Percut Sei Tuan I, dan barisan terburuk santriwati adalah; (1) Belawan III, (2) Medan Barat II, (3) Asahan I. //RIC//