Raudlah (28/07/1018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyadari betul bahwa proses pendidikan santri-santriwati tidak akan terlepas dari dukungan orang tua, walaupun orang tua telah menyerahkan anaknya untuk dididik di pesantren. Kerjasama dan saling dukung antara orang tua dengan stakeholder pesantren adalah salah satu kunci keberhasilan pendidikan santri-santriwati.

Oleh karena itu, dalam rangka menyelaraskan visi dalam mendidik santri-santriwati, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan acara silaturrahim bersama seluruh wali santri-santriwati baru pada Ahad (28/7). Acara ini dimulai dengan pertemuan seluruh wali santri-santriwati baru bersama Pengurus Badan Wakaf, Direktur, Kepala-kepala Bidang, dan wali kelas 1 di gedung serbaguna Pesantren. Dalam sambutannya, Ketua Umum Badan Wakaf Drs. H. Muhammad Ilyas Tarigan menyampaikan bahwa mendidik santri-santriwati merupakan upaya bersama orang tua dan Pesantren, “Pengurus pesantren harus bekerjasama dengan orang tua agar proses pendidikan berjalan dengan baik, dan orang tua juga agar selalu mendukung Pesantren”, ungkapnya.

Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM, memperkenalkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke wali santri-santriwati baru, diawali dengan menampilkan video profil pesantren. Ia juga menjelaskan tujuan pendidikan di pesantren serta panca jiwa dan nilai-nilai pendidikan di pesantren, serta menekankan bahwa keselarasan visi dan pemahaman akan pendidikan pesantren oleh orang tua menjadi kunci kesuksesan pendidikan santri dan santriwati, “Kita berharap agar wali santri-santriwati baru dapat memahami dengan jelas tujuan dan nilai-nilai Pesantren, sehingga mendukung penuh segala upaya pendidikan yang dilakukan oleh Pesantren”, ungkapnya.

Seusai pertemuan di gedung serbaguna, acara dilanjutkan dengan pertemuan wali santri dengan setiap wali kelas di ruang belajar guna bertukar informasi dan perkenalan. Ed. HS