by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 30, 2026 | Berita
RAUDHAH – Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI) kembali melaksanakan agenda tahunan di bidang intelektual melalui kegiatan bertajuk “KMI Olympiad 2026”. Kompetisi ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas santri dan santriwati dari kelas 1 hingga 5 KMI.
Dalam ajang ini, para peserta beradu kemampuan dalam bidang keilmuan dan pengetahuan, serta bersaing untuk meraih prestasi terbaik di setiap cabang perlombaan yang telah ditentukan.
Olimpiade KMI 2026 membagi peserta ke dalam dua golongan, yaitu tingkat junior (kelas 1 hingga 3) yang melombakan bidang Hisab, Bahasa Arab, dan IPA, serta tingkat senior (kelas 3 intensif, 4, dan 5) dengan bidang Fiqih, Kimia, dan Geografi.
Rangkaian kegiatan olimpiade dimulai sejak babak seleksi pertama pada 14 April 2026 yang bertepatan dengan 25 Syawal 1447 H, kemudian dilanjutkan dengan seleksi kedua pada 18 April 2026 yang bertepatan dengan 29 Syawal 1447 H. Adapun babak final dilaksanakan pada Senin hingga Selasa, 27–28 April 2026 yang bertepatan dengan 8–9 Dzulqa’dah 1447 H.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri dan santriwati dapat semakin termotivasi untuk mengasah serta mengembangkan kecerdasan intelektualnya. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana dalam melatih mental kompetitif dan semangat juang untuk meraih prestasi.
Berikut daftar pemenang Olimpiade KMI 2026:
Kategori Putra:
Hisab
Juara 1: Ibrahim Ahmad Nasution (3B)
Juara 2: Rafif Armani (3B)
Juara 3: Ammar Muhammad Abduh (2B)
Juara 4: Zianovic Zarti Zanata (3F)
Juara 5: Akhtar Suwardi (3B)
Bahasa Arab
Juara 1: Guna Rizky Bariz Angkat (1 Int B)
Juara 2: Irzy Syah Reza (3B)
Juara 3: Rizky Abdul Habyb Nasution (1 Int B)
Juara 4: Mouzy El-Firdausy (1 Int B)
Juara 5: Muhammad Jihad Islam El-Salamy (3B)
IPA
Juara 1: Kelompok 1: Hafiz Khadafi Ginting (3H), Rifqi Rabbani Dalimunthe (3B)
Juara 2: Kelompok 4: Ramadhan Samosir (3H), Zhilal Faqih (2B)
Juara 3: Kelompok 2: M. Adin Alfarizi (3B), Laksamana Fikri (3H)
Juara 4: Kelompok 3: Aditya Firmansyah (3L), M. Naufal Adinata (3J)
Fiqih
Juara 1: Nafees Al Wafi Ginting (5J)
Juara 2: Salman Hady (5B)
Juara 3: Rizky Aditya Maulana
Juara 4: M. Ikrar Pratama (5B)
Juara 5: Ahmad Ozli Sembiring (5L)
Kimia
Juara 1: Ahmad Fauzan (5B)
Juara 2: Nabhan Afiyah Tsaqib (5F)
Juara 3: Elfandy Ibrahim Tanjung (4D)
Juara 4: Dziban Alfaiq (5B)
Juara 5: Moh. Alfa Rizzi (4D)
Geografi
Juara 1: Gibran Fathirriansyah (5L)
Juara 2: Muhammad Reda (4B)
Juara 3: Alif Ibrahim Al Rasyid (3 Int D)
Juara 4: Zakhwan Khalis (5L)
Juara 5: Myolan Febrino Hutagaol (3 Int D)
Kategori Putri:
Hisab
Juara 1: Syarifah Haura (3C)
Juara 2: Siti Nur Fadhila (1XC)
Juara 3: Putri Haryati Bancin (1C)
Juara 4: Naira Almira (2E)
Juara 5: Nadhifah Azizah (2C)
Bahasa Arab
Juara 1: Kenisha Zhafira Andini (3C)
Juara 2: Ikhtira Nabila (1XC)
Juara 3: Lira Zhaafirah (3C)
Juara 4: Alya Khalishah (3C)
Juara 5: Nadia Syafa Safitri (1XC)
IPA
Juara 1: Kelompok 4: Almahira Nada Zalfa (3E), Azalea Natifa (1C)
Juara 2: Kelompok 3: Hulwah Nabila (3C), Nabila Najmi (2C)
Juara 3: Kelompok 2: Najla Syahira (3G), Humaira Aulia (2C)
Juara 4: Kelompok 1: Amira Hana (1C), Alghina Balqis (1K)
Fiqih
Juara 1: Meutya Intan (5A2)
Juara 2: Sri Atika Zuhra (5C)
Juara 3: Raisa Adlina Firjani (5A2)
Juara 4: Siti Aisyah Sabrina Lubis (5C)
Juara 5: Nayyara Arifa Azmi (5K)
Kimia
Juara 1: Balqis Mahira Hasibuan (5K)
Juara 2: Fathiah Qeivyza (5K)
Juara 3: Fahira Alhusna (5G)
Juara 4: Indah Mutia Hasibuan (5K)
Juara 5: Azzura Ginting (5K)
Geografi
Juara 1: Juwita Rahmi Delvinayah Br. Manik (5E)
Juara 2: Bulghaturrizqi Ghalin Pasaribu (5E)
Juara 3: Nazwa Fitria Salsabilla (5C)
Juara 4: Dini Amirah Luthfi (5G)
Juara 5: Maulida Rahma (5E)
by redaksi lumut | Apr 26, 2026 | Akademik, Berita RH 2, Kegiatan Santri/wati RH 2, Kunjungan Tamu RH 2

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Lumut menerima kunjungan silaturrahmi dari dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padang Sidimpuan dalam rangka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema “Edukasi Hukum Keluarga Islam tentang Pernikahan Beda Agama.” Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan pesantren dengan dihadiri Direktur Pesantren Ust. Hardian Syahputra, S.Pd, para santri dan asatizah yang mengikuti acara secara khidmat. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusias, terlihat dari perhatian peserta dalam menyimak pemaparan materi yang disampaikan.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini tiga dosen UIN Syahada, yaitu Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H,
Dr. Purnama Hidayah Harahap, S.H.I., M.H, dan Dr. Muhammad Ichsan, LC.
Dalam pemaparannya, para dosen menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep pernikahan dalam Islam, khususnya terkait hukum pernikahan beda agama berdasarkan Al-Qur’an, hadis, serta pandangan para ulama. Selain itu, disampaikan pula implikasi hukum dan sosial dari pernikahan beda agama dalam kehidupan masyarakat modern.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dan masyarakat sekitar dapat memahami dengan lebih baik prinsip-prinsip hukum keluarga Islam, sehingga mampu mengambil sikap yang tepat sesuai dengan ajaran syariat. Kegiatan pengabdian ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi akademisi dalam memberikan edukasi serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pesantren dalam membangun pemahaman keagamaan yang benar di tengah masyarakat.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 22, 2026 | Berita
RAUDHAH – Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas bahasa Arab santri, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) bagi seluruh santri dan santriwati. MQK ini merupakan salah satu agenda pesantren yang dirancang pada tahun pelajaran 2025/2026.
Perlombaan tersebut dilaksanakan secara bergantian antara putra dan putri pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di ruang Perpustakaan Gedung Cordova. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh Wakil Direktur, Ustaz Carles Ginting, B.HSc., M.I.Kom.
Seusai pembukaan, seluruh peserta menuju ke tempat yang telah ditentukan sesuai dengan cabang masing-masing. Terdapat empat cabang perlombaan yang dipertandingkan, yaitu tafsir, akhlak, hadis, dan fiqih. Para penguji dalam ajang ini merupakan para ustaz alumni Timur Tengah, seperti Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Islam Madinah. Hal ini semakin mendorong para peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi kemampuan bahasa maupun pemahaman terhadap kitab yang dipelajari.
Pada pukul 12.00 WIB, para juri telah merangkum hasil penilaian, yang kemudian diumumkan oleh Seksi Perpustakaan dan Kajian (Puskaji) selaku panitia pelaksana di hadapan seluruh peserta.
Adapun nama-nama pemenang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) 2026 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah sebagai berikut:
Kategori Putra
Cabang Fiqih
Juara 1: Syaifullah (5A1)
Juara 2: Ahsan Fadhlin Ramadhan (4D)
Juara 3: Rahman Sah Rambe (5B)
Cabang Tafsir
Juara 1: Dwi Ugika Wisnu Ramadhan (5A1)
Juara 2: Angga Gustan Simatupang (5A1)
Juara 3: M. Ikrar Pratama (5B)
Cabang Hadis
Juara 1: Amiruzaky (5B)
Juara 2: Muhammad Fakhri Azizi (3XB)
Juara 3: Raffi Maulana Ikhsan (5B)
Cabang Akhlak
Juara 1: Salman Hady (5B)
Juara 2: Nafiis Muhammad Sholeh B (5A1)
Juara 3: Abrar Fajar Alif (5F)
Cabang Akhlak (Kategori Shighar)
Juara 1: Muhammad Jihad Islam El Salamy (3B)
Juara 2: Mumtazul Ula Ahmad (3D)
Juara 3: Irzi Syahreza (3B)
Kategori Putri
Cabang Fiqih
Juara 1: Alya Ameelia (5C)
Juara 2: Sri Atika Zuhra (5C)
Juara 3: Azra Afifah (5C)
Cabang Tafsir
Juara 1: Nurfahijjah Khairunnisa (5C)
Juara 2: Al-Fath Arrizka (3 Int C)
Juara 3: Oriza Sativa (5A2)
Cabang Hadis
Juara 1: Raisa Adlina (5A2)
Juara 2: Balqis Mahira (5C)
Juara 3: Putri Dwi Handayani (3 Int C)
Cabang Akhlak
Juara 1: Nazwa Zhalfa (5C)
Juara 2: Nazwa Fitria (5C)
Juara 3: Fitri Sinamo (5C)
Cabang Akhlak (Kategori Shighar)
Juara 1: Alia Sophia (3E)
Juara 2: Reva Carrisa (3E)
Juara 3: Nila Assyifa (3C)
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 21, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang Bahasa Inggris. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Wakil Direktur pesantren, Ust. Carles Ginting, bersama para guru Bahasa Inggris dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Cambridge English Indonesia bekerja sama dengan Mentari Group pada Sabtu, 18 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini diperuntukkan bagi guru Bahasa Inggris serta pimpinan sekolah. Para peserta memperoleh wawasan terkini dalam metode pengajaran, di antaranya konsep Teaching with Impact serta pengenalan Cambridge Life Competencies yang mencakup kemampuan critical thinking, creative thinking, communication, collaboration, learning to learn, dan social responsibility.
Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan kerja sama antara Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah dan Mentari Group dalam program Cambridge English Qualification (CEQ). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Direktur pesantren, Ust. Carles Ginting, bersama Executive Director Mentari Group, Djuni Rimba.
Kerja sama ini mencakup berbagai program strategis, mulai dari pelatihan berjenjang bagi para guru, pelaksanaan Cambridge English Assessment, hingga Teaching Knowledge Test (TKT). Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris guru dan santri sesuai standar internasional Common European Framework of Reference for Languages.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah dalam menjadikan kemampuan Bahasa Inggris sebagai salah satu core value pendidikan, sekaligus mempersiapkan santri agar mampu bersaing di tingkat global.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 20, 2026 | Berita
RAUDHAH- Santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berhasil meraih prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Medan tahun 2026. MTQ ke-59 tingkat Kota Medan, yang diselenggarakan pada tanggal 11–18 April 2026 di Jl. Gatot Subroto Km 5, Kelurahan Simpang Tanjung, Kecamatan Medan Sunggal, mengusung tema “Membangun Ketaatan yang Hakiki kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Menuju Medan Berkah/Bertuah.”
Sebelum meraih prestasi tersebut, para santri telah menjalani proses panjang berupa latihan intensif dan pembinaan berkelanjutan. Melalui kerja keras dan ketekunan, mereka mampu melewati berbagai babak hingga berhasil meraih prestasi. Proses ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang penting, membentuk mental pejuang dalam diri para santri dalam menggapai cita-cita mereka.
Adapun daftar santri yang berhasil mengharumkan nama Pesantren pada MTQ ke-58 Kota Medan 2025 adalah sebagai berikut:
Cabang Fahmil Qur’an
– Juara Harapan 1: Waiz Dhiya (3B), Danish Rayyan (3B), dan Ahmad Fadhil (3B)
– Juara Harapan 2: Raditya Al Fathin 3B, Nevan Mukarram 3B, dan Rizky Al-Khawarizmi (1XB)
Cabang Syarhil Qur’an
Juara Harapan 3: Naufal Arhab, Irhamullah 1XB, dan Azriel Al Hajjiq 3B.
Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri dan santriwati untuk terus berprestasi serta menumbuhkan semangat cinta Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 20, 2026 | Berita
RAUDHAH – Grand Final Lomba Pidato 3 Bahasa (LP3B) telah diselenggarakan oleh Seksi Bahasa dan Muhadharah pada Rabu hingga Kamis, 17–18 April 2026.
Ajang tahunan ini menghadirkan para finalis terbaik dari seluruh santri dan santriwati kelas 1 hingga 5 KMI yang telah melewati dua tahap penyisihan. Kompetisi ini mempertandingkan pidato dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.
Pelaksanaan lomba dilakukan secara terpisah, dengan kategori putra bertempat di Gedung Serbaguna dan putri di Gedung Fatimah lantai 3. Adapun kategori yang diperlombakan terdiri dari kategori junior (kelas 1–3 KMI) dan senior (kelas 1 Intensif, 3 Intensif, 4, dan 5 KMI).
Para finalis tampil percaya diri di hadapan dewan juri yang terdiri dari para asatidzah berkompeten. Dengan penguasaan bahasa yang baik, artikulasi yang jelas, serta gestur yang santun dan ekspresif, para peserta menunjukkan kualitas public speaking yang membanggakan. Dukungan tata panggung yang megah turut menambah semarak dan kesan profesional dalam perlombaan ini.
Kegiatan ini juga melibatkan panitia dari santri dan santriwati kelas 4 dan 3 Intensif di bawah koordinasi Seksi Bahasa. Selain menjadi ajang kompetisi, LP3B juga menjadi bagian dari proses kaderisasi menuju kepengurusan Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) di masa mendatang.
Berikut daftar pemenang Lomba Pidato 3 Bahasa (LP3B) Tahun 2026:
Putra
Bahasa Arab
Senior:
Juara 1: Naufal Affandi (3XD)
Juara 2: Muhammad Reda (4B)
Juara 3: Rimhot Bhakti (3XB)
Junior:
Juara 1: M. Rizky Al-Khawarizmi
Juara 2: Rimba Abdul Fattah (3B)
Juara 3: M. Al-Hafiz (3B)
Bahasa Inggris
Senior:
Juara 1: Alif Ibrahim (3XD)
Juara 2: Fakhri Khoiri (3XB)
Juara 3: Hafiz Yuhan (3XB)
Junior:
Juara 1: M. Al Fariz (3B)
Juara 2: Zaidan Fairuz Setiawan (2B)
Juara 3: Arsyil Zafir Auri (1B)
Bahasa Indonesia
Senior:
Juara 1: Muhammad Haby Fadly (5L)
Juara 2: Satrio Ananda (3XB)
Juara 3: Fajri Al-Fadlah (5B)
Junior:
Juara 1: Khalis Akhdan (1P)
Juara 2: Yuda Ramadhan (1XD)
Juara 3: Sultan Syafiq (3J)
Putri
Junior
Bahasa Indonesia:
Juara 1: Ghadizah Warninsyah (3O)
Juara 2: Shafa Salsabila (1XC)
Juara 3: Syifa Yasirly (2O)
Bahasa Inggris:
Juara 1: Azzahra Azhari
Juara 2: Khaira Mazeyya
Juara 3: Jauza Kamila (1S)
Bahasa Arab:
Juara 1: Fakhira Aulia (3C)
Juara 2: Nadia Shafa (1XC)
Juara 3: Zahratun Naila (1XC)
Senior
Bahasa Indonesia:
Juara 1: Rohismi Berutu (5A2)
Juara 2: Rani Julianta (3 Int E)
Juara 3: Alvira Ega (3 Int C)
Bahasa Inggris:
Juara 1: Wan Karisa (3 Int E)
Juara 2: Sekar Arasya (5A2)
Juara 3: Iffah Ulya (4C)
Bahasa Arab:
Juara 1: Nadila Khairunnisa (5C)
Juara 2: Raya Malfika (3XC)
Juara 3: Khairunnisa Berutu (4I)
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 17, 2026 | Berita
RAUDHAH – Seluruh santri dan santriwati kelas 3 Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti Ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan selama empat hari, 13–16 April 2026. Kegiatan ini terbagi ke dalam dua gelombang, yakni Gelombang 3 dan Gelombang 4, yang diikuti secara terpisah oleh santri putra dan putri.
Untuk santri putra, jumlah peserta tercatat sebanyak 251 orang. Ujian dilaksanakan di dua ruang laboratorium putra, yaitu Lab 1 dan Lab 2, dengan kapasitas masing-masing 21 peserta per sesi. Kegiatan berlangsung dalam tiga sesi setiap harinya, yakni sesi 2 (09.15–11.00 WIB), sesi 3 (11.20–13.15 WIB), dan sesi 4 (13.45–15.30 WIB).
Sementara itu, santri putri berjumlah 265 peserta dengan pelaksanaan ujian yang juga bertempat di dua ruang laboratorium putri, yakni Lab 1 dan Lab 2, masing-masing diisi 23 peserta per sesi. Adapun waktu pelaksanaan dibagi ke dalam tiga sesi, yaitu sesi 1 (07.00–08.45 WIB), sesi 2 (09.15–11.00 WIB), dan sesi 3 (11.20–13.15 WIB).
Secara umum, pelaksanaan TKA pada kedua gelombang memiliki pola yang sama. Gelombang 3 dilaksanakan pada Senin–Selasa, 13–14 April 2026, dengan mata pelajaran Matematika pada hari pertama yang diawali 10 menit latihan, 75 menit pengerjaan soal, dan 20 menit survei karakter. Hari kedua diisi dengan ujian Bahasa Indonesia, dengan durasi yang sama serta ditutup dengan survei lingkungan belajar (Sulingjar).
Adapun Gelombang 4 berlangsung pada Rabu–Kamis, 15–16 April 2026, dengan susunan pelaksanaan serupa. Hari pertama diisi dengan ujian Matematika dan survei karakter, sedangkan hari kedua diisi dengan ujian Bahasa Indonesia serta survei Sulingjar.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) ini bertujuan untuk memperoleh data yang objektif dan terstandar mengenai capaian akademik santri sebagai dasar seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya. Selain itu, TKA juga berfungsi sebagai validator nilai rapor, memetakan kualitas pendidikan, serta mendorong peningkatan kapasitas pendidik.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 15, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahmi dan studi banding dari Pondok Pesantren Qur’an Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Senin–Selasa, 13–14 April 2026/24–25 Syawal 1447 H.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan wawasan keorganisasian bagi santri/wati pengurus Organisasi Pelajar Pesantren Qur’an (OSPQ) kelas 5 (XI MA). Juga, bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang tata kelola organisasi sekaligus melatih kemampuan kerja sama (teamwork).
Sebanyak 52 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 45 santri (27 putra dan 18 putri) serta 4 guru pendamping (3 ustadz dan 1 ustadzah). Rombongan tiba pada Senin pagi dan disambut oleh Ustaz/ah yang bertugas dengan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan ramah tamah pada pukul 11.30 WIB bersama Wakil Direktur Pesantren, Ustaz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat Dzuhur berjamaah dan makan siang bersama. Usai itu, para peserta mengikuti sesi studi keorganisasian yang dimulai pukul 13.30 WIB hingga selesai.
Dalam sesi tersebut, para santri memperoleh gambaran langsung mengenai sistem pengelolaan organisasi pelajar di lingkungan pesantren, termasuk pembagian tugas dan tanggung jawab setiap bagian. Struktur organisasi yang dipaparkan meliputi ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta berbagai seksi seperti keamanan, tahfiz, ibadah, bahasa, kebersihan, dan olahraga.
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan antarsantri sebagai sarana mempererat ukhuwah. Malam harinya dimanfaatkan untuk istirahat, sebelum keesokan paginya rombongan berpamitan untuk kembali.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antarpesantren sekaligus menjadi sarana pembelajaran praktis bagi santri dalam mengelola organisasi secara efektif, terarah, dan penuh tanggung jawab.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 13, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar Resepsi Khataman Santri/Wati Akhir Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Angkatan ke-35 selama dua hari, Sabtu–Ahad, 11–12 April 2026, bertepatan dengan 22–23 Syawal 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna pesantren ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dihadiri oleh Ketua Umum Badan Wakaf, Pimpinan dan Direktur pesantren, para Ustaz dan Ustazah, Wali Santri/wati, Santri/wati kelas 5 KMI, serta tamu undangan.
Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube “Raudhah TV”, sehingga keluarga besar alumni dan masyarakat luas dapat turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Sebanyak 475 santri/wati resmi dikukuhkan sebagai alumni, terdiri dari 240 santri putra dan 235 santriwati. Angkatan ke-35 ini turut menorehkan prestasi membanggakan, dengan 38 santri/wati lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 53 lainnya diterima melalui jalur SPAN-PTKIN di berbagai perguruan tinggi negeri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Oh Pondokku, serta Mars Ar-Raudlatul Hasanah. Acara kemudian berlanjut dengan sambutan-sambutan, pembacaan Khutbatul Wada’, prosesi serah terima pendidikan dari pihak pesantren kepada wali santri/wati, pembacaan Surat Keputusan beasiswa bagi santri berprestasi, penyerahan cendera mata, pembacaan janji alumni, hingga penutupan dengan nasihat dari Direktur Pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, lima santri/wati dengan capaian akademik tertinggi menerima penghargaan beasiswa, yaitu:
1. Muhammad Fatih Riziq Zain (nilai 9,02)
2. Muhammad Alvino Rizky Nasution (nilai 8,87)
3. Izzati Alfi Nasution (nilai 8,68)
4. Nurul Anggraini Samosir (nilai 8,63)
5. Eka Aulia (nilai 8,61)
Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz KH. Miftakhuddin, MM., dalam nasihatnya menyampaikan pesan mendalam kepada para alumni. Ia menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan.
“Para alumni bukan sekadar pemilik ijazah, melainkan pewaris nilai dan semangat perjuangan pesantren. Pesantren ini didirikan bukan hanya untuk mencetak orang pandai, tetapi untuk melahirkan pemimpin umat yang mampu memberi manfaat dan arah bagi masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menyampaikan pesan khusus kepada para santriwati agar menjadi perempuan yang utuh—memiliki kekuatan iman, keluasan ilmu, kebermanfaatan dalam karya, serta kemandirian dalam kehidupan. Santriwati diharapkan mampu menjadi pribadi yang tangguh dan tidak bergantung, serta senantiasa memberi kontribusi nyata bagi umat.
Selain itu, beliau mengingatkan seluruh alumni agar senantiasa menjaga hubungan dengan almamater, serta berperan aktif dalam membesarkan pesantren melalui karya dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Ia juga menekankan bahwa Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berdiri dan berkembang di atas sistem wakaf, sebagai lembaga filantropi yang berorientasi pada pemberdayaan umat.
Pada kesempatan yang sama, alumni Angkatan ke-35 turut menyerahkan wakaf kepada pesantren berupa uang tunai sebesar Rp77.500.000 dan RM403. Wakaf tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum Badan Wakaf, Pimpinan, Direktur, dan Wakil Direktur pesantren.
Pada hari yang sama, tepat pukul 14.00 WIB, para alumni Angkatan ke-35 juga melaksanakan prosesi yudisium sebagai bagian akhir dari rangkaian kegiatan kelulusan mereka.
Dengan terselenggaranya resepsi khataman ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muslim yang unggul secara intelektual, kokoh dalam moral, serta berakhlak mulia.


by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 8, 2026 | Berita
RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan dan silaturahmi Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., pada Selasa, 7 April 2026.
Kegiatan ramah tamah berlangsung di ruang kedirekturan dalam suasana hangat. Rombongan disambut oleh Direktur Pesantren Ust. KH. Miftakhuddin, M.M., Wakil Direktur Ust. Carles Ginting, B.HSc., M.I.Kom., Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah Assoc. Prof. Dr. KH. Rasyidin, M.A., serta para asatidz.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan santri di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Ia menilai para santri mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan kebutuhan dan nilai yang semestinya.
“Santri di Raudhah tidak gaptek, artinya tetap sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.
Ia juga menyinggung perbedaan karakter generasi saat ini dibandingkan generasi sebelumnya, serta pentingnya peran pesantren dalam pembinaan generasi muda.
“Gen-Z sekarang sudah berbeda. Zaman kita berbeda dengan zaman anak kita, sehingga dititipkan di pondok agar terjamin keamanannya dan tidak mudah terprovokasi,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan turut menyerahkan bantuan kepada Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berupa 500 kilogram beras, 100 sak semen, serta bantuan tunai sebesar Rp20 juta.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dan pesantren dalam mendukung lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.