Pembagian Paket Kurma; Menghidupkan Suasana Ramadhan Yang Penuh Berkah

Pembagian Paket Kurma; Menghidupkan Suasana Ramadhan Yang Penuh Berkah

RAUDHAH- ZISWAF Raudhah kembali hadir membagikan paket kurma ke suluruh santri/wati. Program ini berlangsung pada Kamis, 14 Maret 2024/ 3 Ramadhan 1445. Distribusi paket kurma merupakan salah satu agenda tahunan yang bertujuan menghidupkan suasana bulan suci ramadan dikalangan seluruh santri/wati.

Pembagian ini ditargetkan dapat menjangkau ke semua santri/wati yang berjumlah 3.488 orang. Bukan hanya santri saja, namun Asatidzah hingga karyawan Pesantren pun mendapatkan paket kurma tersebut.

Kurma yang dibagikan merupakan sebagian harta dari wali santri/wati yang telah menyalurkannya ke ZISWAF Raudhah. Sehingga, 220 kotak kurma yang memiliki berat 1,1 ton berhasil didistribusikan dengan baik.  

“Semoga dengan adanya pembagian kurma ini, santri/wati dapat berbuka puasa dengan kurma sesuai sunnah Rasulullah saw.” Ucap al-Ustadz Ahmad Fuadi.

Ujian Gelombang Ke-2; Melahirkan Mental Pejuang

Ujian Gelombang Ke-2; Melahirkan Mental Pejuang

RAUDHAH- Perjuangan Santri/wati Akhir KMI dalam Ujian Gelombang Ke-2 telah dimulai pada Rabu, 13 Maret 2024/ 2 Ramadhan 1445. Ujian ini dibuka secara resmi oleh Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Gedung Serbaguna menjadi tempat utama ujian santri Akhir KMI. Sedangkan Fatimah dan ruangan kelas Gedung Zainab lantai 3 merupakan area santriwati Akhir KMI.

Peserta yang mengikuti ujian gelombang ke-2 ini merupakan santri/wati angkatan ke-33. Mereka berjumlahkan 533 orang yang meliputi 242 santri dan 291 santriwati.

“Ujian ini sangat penting, ujian yang melatih mental pejuang. Seluruh guru mendo’akan dan mengharapkan para santri/wati dapat melewati fase terakhir ini dengan keberhasilan.” Harapan dan ucapan Al-Ustadz KH. Solihin Adin.

 Sesuai jadwal yang tertera, ujian gelombang ini akan berlangsung selama 12 hari (13-24 Maret 2024/ 2-13 Ramadhan 1445. Selama ujian ini berjalan, seluruh santri/wati Akhir KMI pun diwajibkan belajar dengan sungguh-sungguh. Terkhusus pada belajar malam, di mana mereka ditemani dan diawasi dengan serius oleh Asatidzah.

Sesi waktu yang dibuat pada ujian gelombang ke-2 ini berdurasi sekitar 2 jam setiap mata pelajaran. Materi yang diujikan pun sangat menguji hafalan dan pemahaman. Seperti Fiqih, Hadis, Tafsir, Nahwu, Balaghah, Muthala’ah, Bahasa Inggris, dan lainnya.

Al-Ustadz Zulfikri, S.Pd., menyampaikan Bidang Pendidikan Pesantren akan mempertahankan dan meningkatkan tingkat belajar santri/wati Akhir KMI. Sehingga persentase keberhasilan santri/wati diharapkan lulus 100%.

Galeri Kesenian Putri; Kreatif dan Inovatif

Galeri Kesenian Putri; Kreatif dan Inovatif

RAUDHAH- Beberapa waktu lalu, tepatnya Jum’at, 8 Maret 2024/ 27 Sya’ban 1445, Ruangan Galeri Kesenian Putri resmi dibuka. Dinding yang dihiasi dengan hasil karya lukis santriwati menjadikan pandangan elok di mata yang berkunjung.

Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah— Al-Ustadz H. Miftakhuddin, didampingi oleh Kepala Bidang Pengasuhan Putri— Al-Ustadz H. Fathurrahman turut hadir guna meresmikan galeri tersebut.

Diiringi dengan lantunan suara biola yang dimainkan oleh santriwati semakin membuat suasana yang menyejukkan. Sehingga tidak dapat dipungkiri, jika al-Ustadz H. Miftakhuddin bersama Asatidzah langsung membuka galeri bernuansa bahagia.

Selepas peresmian, acara dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud kesyukuran. Nasi tumpeng berwarna kuning menjadi santapan utama bagi Asatidzah dan lainnya.

Akhirnya, bermula dengan peresmian, lalu diharapkan kedepan terus berkembang. Galeri yang senantiasa diisi oleh seni lukis maupun kaligrafi karya santriwati.

Kunjungan ke Perpustakaan MUI Pusat Provinsi Sumatera Utara

Kunjungan ke Perpustakaan MUI Pusat Provinsi Sumatera Utara

RAUDHAH- Santri Kelas 4 KMI mengunjungi Perpustakaan MUI Pusat Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 8 Maret 2024/ 27 Sya’ban 1445. Sebelumnya santri lebih dahulu mengadakan kunjungan tersebut pada tanggal 1 Maret 2024/ 20 Sya’ban 1445. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada santri suasana yang ada disana.

Para santri yang berkunjung didampingi oleh al-Ustadz H. Zainal Abidin. Mereka pun disambut hangat oleh penanggungjawab yang bertugas disana.

Kunjungan tidak hanya di  Perpustakaan MUI, namun dilanjutkan ke Masjid Agung Medan, Masjid Agung Binjai, dan Masjid Raya Medan. Ihwal ini dilaksanakan pula untuk menambah wawasan pengetahuan tentang masjid tersebut.

Kegiatan yang dibuat selama berada disana meliputi shalat tahiyatul Masjid, zikir dan baca Al-Qur’an. Al-Ustadz Zainal Abidin mengungkapkan harapan diadakannya kunjungan ini untuk menambah cinta kepada Ilmu, ‘Ulama, dan Masjid.

Raudhah Berhasil Menjadi Juara 1 Pada Turnamen Futsal Pesantren Fajrul Iman 2024

Raudhah Berhasil Menjadi Juara 1 Pada Turnamen Futsal Pesantren Fajrul Iman 2024

RAUDHAH- Santri Raudhah berhasil menjadi juara 1 pada Turnamen Futsal Pesantren Fajrul Iman 2024. Kompetisi ini berlangsung sejak Selasa, 5 Maret 2024/ 24 Sya’ban 1445 hingga Sabtu, 9 Maret 2024/ 28 Sya’ban 1445.

Sebelum melaju ke babak final, Tim Raudhah mampu mengalahkan 4 Tim di setiap fase pertandingan. Mereka adalah MTs Kasih Ibu, Pesantren Modern Az-Zuhri, Pesantren Mawaridussalam, dan MTs Nurussalam.

Babak Final yang terjadi pada Sabtu (9/3), Raudhah bertemu dengan SMP N 2 Tanjung Morawa. Dalam pertandingan tersebut, Raudhah mampu mengalahkannya dengan skor 2-0. Kedua gol tersebut dicetak oleh Aqil Hibrizi Zain (Santri kelas 3 KMI) dan Raffi Ardevyn Susanto (Santri kelas 3 KMI).

Raudhah tidak hanya membawa pulang piala juara 1, melainkan dua prestasinya didapatkan pula. Keduanya itu adalah gelar pemain terbaik (Aqil Hibrizi Zain) dan kiper terbaik (Faris al-Baihaqi Nasution).

Tarhib Ramadhan; ZISWAF Raudhah Berbagi

Tarhib Ramadhan; ZISWAF Raudhah Berbagi

RAUDHAH- Ziswaf Raudhah menggelar kegiatan tarhib Ramadhan sekaligus pembagian paket sembako di Masjid Pesantren. Ziswaf merupakan wadah penyalur zakat, infaq, sedekah, dan wakaf yang diberikan umat Islam kepada yang berhak menerimanya.

Tarhib Ramadhan ini diadakan tepat pada Ahad, 10 Maret 2024/ 29 Sya’ban 1445. Diisi dengan sambutan dan tausiah oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah al-Ustadz K.H Solihin Adin.

Selepas pemberian tausiah, agenda dilanjutkan dengan pemberian sembako kepada orang yang berhak menerimanya. Paket sembako meliputi: Minyak makan 1 liter, beras 5 kg, susu kaleng, sarden, kecap manis, gula pasir, dan teh celup 1 kotak. Selain paket sembako ada juga yang mendapatkan kain sarung sekaligus uang tunai.

Selanjutnya, selaras dengan data yang diambil bahwa jumlah penerima pada tahun ini kurang lebih 350 orang. Mereka terdiri dari warga Paya Bundung, Pokok Mangga, Bunga Rimta, Pancur Siwah, Karyawan kebersihan Raudhah, dan Officer Pesantren.

Al-Ustadz Ahmad Fuadi menyampaikan bahwa adanya kegiatan ini diharapkan menjadi penyemangat dalam menjalani ibadah puasa.

Acara ini berlangsung selama 1 jam, mulai pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Dimna, sekitar 12 orang yang menjadi panitia dalam kegiatan ini.

Persirah Cup 2024

Persirah Cup 2024

RAUDHAH- Musyrif Olahraga Putra menyelenggarakan kompetisi seni bela diri antar santri Ar-Raudlatul Hasanah. Kompetisi ini bertajuk Persirah Cup 2024. Persirah adalah akronim dari Persatuan Silat Ar-Raudlatul Hasanah, yang berfokus pada seni bela diri tapak suci.

Kejuaraan ini bertujuan mengevaluasi jalannya klub seni beladiri silat sekaligus memberikan apresiasi bagi santri yang berprestasi dalam mengikutinya. Kejuaraan Persirah Cup 2024 dilaksanakan di gedung Indonesia Lantai 3 pada tanggal 7-8 Maret 2024/ 26-27 Sya’ban 1445.

Peserta yang bersaing dalam perlombaan ini terdiri dari santri kelas 1-5 KMI yang berjumlahkan 69 orang. Sedangkan juri yang hadir merupakan guru dan alumni Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Pertandingan didesain dengan mempertemukan pertarungan satu lawan satu yang dipisah menjadi 3 kategori. Tingkatan tersebut meliputi pra remaja, remaja, dan Dewasa.

“Kompetisi ini diharapkan mampu meningkatkan semangat santri dan mendapat pengalaman. Santri menjadi lebih kuat sebagaimana yang dianjurkan dalam agama Islam.” Ucap al-Ustadz Kautsar Adil Harahap.

Sharing Moment; Menelisik Lebih Dalam Dunia Jurnalistik

Sharing Moment; Menelisik Lebih Dalam Dunia Jurnalistik

RAUDHAH- Seksi Perpustakaan dan Kajian (PUSKAJI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Sharing Moment Jurnalistik bersama Puji Santoso. Ia merupakan Jurnalis Senior dan Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Agenda kali ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Maret 2024/ 28 Sya’ban 1445, yang bertempatkan di Aula Pertemuan Gedung Zainab Lantai 1.

Acara yang bertemakan ‘menelisik lebih dalam dunia jurnalistik’ ini diikuti oleh sebagian santriwati. Mereka berjumlahkan 22 orang yang terdiri dari anggota Raudhah Pos, Iqra’ Club, dan peraih 10 besar pelatihan jurnalistik kelas 4 dan 3 Intensif.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah berbagi ilmu perihal jurnalistik bagi santriwati. Puji Santoso menyampaikan bahwa menulis berita merupakan salah satu cara untuk memperkuat lembaga sekaligus memperbaiki citra.

“Jangan puas diri, teruslah membaca tulisan orang lain. Karena menulis itu tidak bisa instan dan penulis berbeda dengan menulis.” Ucap Puji Santoso.

Selanjutnya, terdapat tiga sesi yang terlaksana dalam Sharing Moment tersebut. Dua di antaranya bersama santriwati, sedangkan satu sesi bersama Asatidzah yang memiliki minat dalam bidang kepenulisan.

Akhirnya, sesi penutup ditandai dengan pemberian cenderamata dan foto bersama. Tepat pukul 18.25 WIB, pemateri berpamitan dengan para peserta untuk meninggalkan bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Santriwati Berkunjung Ke Museum Gedung Arca Medan

Santriwati Berkunjung Ke Museum Gedung Arca Medan

RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan studi banding ke Museum Gedung Arca Medan, pada Jum’at, 8 Maret 2024/ 27 Sya’ban 1445. Museum ini merupakan museum terbesar di Sumatera Utara dengan berbagai peninggalan sejarah budaya bangsa, hasil seni dan kerajinan dari segala suku di Sumatera Utara.

Maka tak dapat dipungkiri, Pesantren menjadwalkan kunjungan tersebut guna menambah wawasan dan pengalaman.

Peserta kunjungan mulai berangkat pada pukul 08.00 WIB. Mereka merupakan santriwati kelas 4 dan 3 Intensif KMI bersama Asatidz yang bertugas dan para wali kelas.

Sesampainya disana, setiap santri harus mengamati apa yang ada disekitaran mereka dan bertanya dengan Ustadz/Ustadzah, dan berdikusi dengan teman-teman.

Tepat pukul 17.15 WIB, seluruh rombongan kembali ke Pesantren dengan membawa hasil pengamatan mereka selama berkunjung.

Karantina Santri Akhir KMI; Tingkatan Kebersamaan dan Intensitas Belajar

Karantina Santri Akhir KMI; Tingkatan Kebersamaan dan Intensitas Belajar

RAUDHAH- Seksi Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) bekerja sama dengan Pengasuhan melaksanakan karantina khusus terhadap Santri/wati Kelas Akhir KMI. Putra berada di Gedung Serbaguna sedangkan Putri berada di Gedung Hafsah Lt. 3 dan Gedung Zainab Lt. 3.

Langkah ini dilakukan bertujuan sebagai pemusatan ruang lingkup belajar Santri/wati Akhir Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah dan memudahkan pengawasan bagi para pembimbing serta menciptakan lingkungan belajar kondusif.

“Adanya karantina, diharapkan para santri/wati Akhir KMI untuk lebih fokus selama 24 jam dalam belajar, hafalan dan diskusi bersama teman maupun Asatidz. Selain itu pula, konsep yang telah dimodifikasi ini diharapkan berhasil 50 % sehingga tahun depan dapat dievaluasi agar tingkat keberhasilan menjadi 70% sampai 100%,” ujar al-Ustadz Zulfikri, S.Pd., selaku Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Karantina ini dilaksanakan sejak Rabu, 6 Maret 2024/ 25 Sya’ban 1445 hingga Ahad, 10 Maret 2024/ 29 Sya’ban 1445. Dimana, seluruh santri/wati membawa peralatan secukupnya guna menetap di ruangan karantina dari pagi hingga menuju malam. Namun, tiap sore harinya para santri/wati diperbolehkan untuk kembali ke asrama sampai pukul 17.30 WIB.

Setiap harinya, para santri/wati begitu semangat untuk belajar secara serius. Hal ini mereka lakukan tentunya memiliki tujuan yang sama yakni menjadi alumni husnul khatimah.

Sehingga tidak heran setiap sesi karantina dibuka dan ditutup dengan do’a. Selain mengharapkan keberkahan, juga kemudahan dalam belajar menjadi harapan yang dimunajatkan kepada Sang Maha Pencipta.