Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Raudhah (26/2/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah membangun 2 bak penampungan air bersih dalam tanah dengan konstruksi cor beton bertulang masing-masing di samping kamar mandi putri gedung Khadijah baru berukuran 4×9 m2 berkedalaman 3 meter berkapasitas 100.000 m3, dan di samping kamar mandi putra gedung Mekah berukuran 4×5 m2 berkedalaman 3 meter yang dapat menampung 60.000 m3 air.

Pembangunan 2 bak penampungan air bersih dalam tanah mulai dikerjakan pada Selasa (25/2) dengan penggalian tanah menggunakan alat berat eskavator.

Selain sebagai fasilitas penampungan cadangan air bersih, pembangunan bunker air ini bertujuan mengganti sistem penampungan air yang sebelumnya dibuat di atas tanah yang relatif mempersempit ruang dan juga kurang mendukung estetika lingkungan.

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Raudhah (21/2/2020). Sebanyak 5 rayon asrama santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berkompetisi dalam perlombaan drama antar asrama yang dilaksanakan oleh Seksi Bahasa pada Kamis malam (20/2) di gedung serbaguna.

Seluruh percakapan dalam pementasan drama putri yang mengangkat tema ‘Teladan Sholehah’ ini menggunakan bahasa Arab.

Selain sebagai ajang mengasah dan menyalurkan bakat seni santri, perlombaan ini juga bertujuan menajamkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris di mana keduanya merupakan mahkota Pesantren.

Setiap penampilan asrama mendapatkan penilaian dari beberapa guru yang ditunjuk menjadi tim penilai. Aspek yang menjadi penilaian dalam perlombaan drama antara lain; skenario, aransemen, tata bahasa, akting, dan properti.

Perlombaan drama antar rayon putra akan berlangsung pada Jumat malam (21/2) dengan menggunakan bahasa Inggris di tempat yang sama.

Adapun asrama putri peserta babak final serta judul yang didramakan setelah melewati penyisihan adalah sebagai berikut:

Ruqoyyah 1A, 2A, 3A; Sayyidah Maryam, Ruqoyyah 1B & 1C; Sayyidah Aisyah RA, Ruqoyyah 2B & 3C; Sumayyah, Ruqoyyah 3B & 3C; Siti Hajar, dan Aisyah 2 & 3; Masyitah

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Raudhah (20/2/2020). Dalam rangka meningkatkan keilmuan dan menjalin silaturrahim serta kerjasama, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut serta dalam simposium internasional bertajuk International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Philosophical and Civilizational Dimension yang berlangsung pada 15 Februari 2020 di Kampus Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur.

Keikutsertaan Pesantren diwakili oleh ketua umum Badan Wakaf Drs. H. M. Ilyas Tarigan, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah (STITRH) KH. Dr. Rasyidin Bina, MA, wakil direktur Pesantren Ust. Carles Ginting, BHSc, dan kepala bidang pendidikan Ustad H. Andi Wahyudi, Lc, MA.

Sebanyak 550 peserta dari kalangan cendekiawan, akademisi, duta-duta dan profesional dari pelbagai negara turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh RZS-CASIS-UTM (Raja Zarith Sofiah Center for Advanced Studies on Islam, Science and Civilization Universiti Teknologi Malaysia).

Prof. Syed Muhammad Naquib Al-Attas berkesempatan memberikan kuliah umum lebih dari satu jam menjadikan symposium ini bernilai sejarah bagi seluruh peserta.

Adapun para pakar yang menjadi narasumber antara lain; Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud (SMN AL-Attas Chair Holder RZS-CASIS, Malaysia), Prof. Dr. Mehdi Mohaghegh (Iran), Prof. Dr. Hans Daiber (Jerman), Prof. Dr. Zainiy Uthman (Malaysia), dan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic (Turki, saat ini menjabat duta besar Turki untuk Indonesia).

Di sela-sela kegiatan seminar yang cukup padat, rombongan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyempatkan diri bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic, beliau menyatakan bersedia berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dalam waktu dekat.

Sebelum bertolak ke Indonesia, rombongan juga bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud, Dr. Arifin Ismail, MA (musyrif Badan Wakaf), dan Dr. Shofwan Badrie (Presiden Gabungan Ahli Sunnah Malaysia (GASMA)).

Perkuat Jejaring, STITRH-STAI Sumatera Tandatangani MoU

Perkuat Jejaring, STITRH-STAI Sumatera Tandatangani MoU

Raudhah (23/1/2020). Jaringan antara lembaga adalah satu di antara beragam cara memerkokoh sebuah instansi. Kerjasama, keterkaitan, dan koneksi, menjadikan sebuah lembaga dapat menjalin komunikasi secara intens.

Dalam konteks perguruan tinggi, kerjasama tersebut dilakukan dalam lingkup pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian.

Hal tersebut diwujudkan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah melalui kesepakatan kerja sama yang ditandatangani oleh Dr. KH. Rasyidin, MA sebagai STITRH dengan Ketua STAI Sumatera Medan dalam forum bertajuk ‘International Seminar: Transitive Islam and The Future of Civilization’ yang dilaksanakan oleh panitia bersama Kopertais Wilayah IX dan lembaga-lembaga perguruan tinggi di daerah koordinasinya pada Kamis 30 Januari 2020 di Garuda Plaza Hotel Medan.

Dalam forum tersebut, Dr. Rasyidin, MA juga terlibat sebagai presenter dan menyampaikan kertas kerjanya yang berjudul “Pondok Pesantren: Simbol Korelasi dan Koneksi Pendidikan dan Peradaban dalam Narasi Sejarah Islam di Indonesia”. Mengenai itu, sosok yang sebelumnya menjabat Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tersebut menyatakan secara tegas bahwa keberadaan Pesantren semestinya terus diperhatikan, bukan cuma diundang-undangkan. Hal itu karena secara historis, Pesantren telah memainkan peran besar dalam keberadaan bangsa.

Seminar internasional ini juga diikuti oleh beberapa dosen tetap STITRH.

Tarbiyah Amaliyah di Kampus 2 Lumut

Tarbiyah Amaliyah di Kampus 2 Lumut

Raudlah (29/1/2020). Hampir bersamaan dengan waktu pelaksanaan di Kampus 1 Medan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kampus 2 Lumut juga melaksanakan Tarbiyah Amaliyah untuk tahun kedua, yang diikuti oleh 26 santri putra yang dibagi ke dalam 8 kelompok di bawah bimbingan 8 guru.

Tarbiyah Amaliyah di Kampus 2 Lumut diawali dengan pengarahan umum praktek mengajar dilaksanakan di masjid dengan membahas kitab ‘Ushul Tarbiyah’ karangan Prof. Mahmud Yunus yang disampaikan oleh Ustad H. Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I. selama 2 hari pada 22 dan 23 Januari 2020. Pada tanggal 26 dan 27 Januari 2020 dilaksanakan praktek mengajar perdana yang diikuti oleh seluruh santri kelas 6 dan guru pembimbing.

Santri yang ditunjuk menjadi pelaksana Tarbiyah Amaliyah perdana adalah Rizky Putra Lubis asal Lumut dengan materi ajar Muthalaah dengan judul ‘Abdullah wal ‘ushfur al-juzz al-awwal’, dibimbing oleh Ust. H. Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I dan Ust. H. Jainal Abidin Siregar, Lc. Tarbiyah Amaliyah di Kampus 2 Lumut berakhir pada 6 Februari 2020.