Musyawarah Kerja OPRH dan Rapat Kerja Koordinator Pramuka: Evaluasi, Revisi, dan Proyeksi Program

Musyawarah Kerja OPRH dan Rapat Kerja Koordinator Pramuka: Evaluasi, Revisi, dan Proyeksi Program

RAUDHAH – Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi santri dan santriwati, Bidang Pengasuhan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menyelenggarakan Musyawarah Kerja Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) dan Rapat Kerja Gugus Depan Koordinator Kepramukaan. Kegiatan tahunan yang berlangsung dari Selasa hingga Ahad, 7–12 Juli 2026 ini dilangsungkan di dua lokasi terpisah, yakni Gedung Serbaguna untuk santri dan Aula Fatimah untuk santriwati.

Muker dan Raker ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati kelas 6 KMI, baik yang tergabung dalam struktur kepengurusan maupun non-pengurus. Selain menjadi ajang evaluasi, kegiatan ini merupakan bagian integral dari pendidikan kepemimpinan yang bersifat aplikatif dan partisipatif di lingkungan pesantren.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang pleno, di mana setiap bagian dari OPRH maupun Gugus Depan memaparkan laporan dan program kerja mereka. Forum ini memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, dan masukan terhadap program yang dinilai kurang maksimal atau belum terlaksana.

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke agenda sidang komisi. Pada tahap ini, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendalami, mengevaluasi, serta menyusun rancangan program kerja ke depan. Dalam sidang komisi, peserta berhak mengusulkan program baru, melakukan revisi, hingga menghapus program kerja sebelumnya yang dianggap sudah tidak relevan.

Tahapan terakhir adalah sidang paripurna, yang berfungsi sebagai sidang pemutus dari seluruh hasil usulan sidang komisi. Dipimpin oleh pimpinan sidang dan diawasi oleh steering committee, forum menentukan apakah usulan tersebut diterima, direvisi, atau ditolak. Segala keputusan dalam sidang paripurna ini bersifat final dan mengikat bagi setiap bagian yang terkait.

Tidak sekadar media evaluasi, Muker dan Raker ini juga menjadi sarana efektif untuk pendidikan karakter dan keterampilan berorganisasi. Seluruh jalannya kegiatan diawasi langsung oleh Bidang Pengasuhan, serta para guru pembimbing sebagai bentuk pendampingan yang berkelanjutan.

Melalui langkah konkret ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berkomitmen terus mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh, bijaksana, dan siap berkiprah di tengah masyarakat.

Penanaman Padi Perdana, Langkah Awal Menuju Kemandirian Pangan

Penanaman Padi Perdana, Langkah Awal Menuju Kemandirian Pangan

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara resmi memulai pengelolaan lahan pertanian produktifnya melalui agenda Penanaman Padi Perdana pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di atas lahan persawahan milik pesantren seluas 2,7 hektare yang terletak di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Langkah ini dicanangkan sebagai tonggak awal dalam mengoptimalkan aset wakaf guna mewujudkan kemandirian pangan lembaga, yang hasilnya akan dialokasikan untuk mendukung keberlangsungan program pendidikan serta pembinaan para santri.

Tampak hadir di lokasi di antaranya Ketua Umum Badan Wakaf, Pimpinan Pesantren, Direktur Pesantren, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, serta para Kepala Bidang Pesantren.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi doa bersama yang diikuti oleh seluruh hadirin dengan khidmat. Momentum ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt., sekaligus permohonan agar seluruh tahapan budi daya—mulai dari masa tanam hingga panen raya nanti—diberikan kelancaran dan keberkahan. Usai pembacaan doa, kegiatan inti langsung dimulai melalui penanaman bibit padi secara simbolis oleh para Ustaz yang hadir langsung ke area persawahan.

Melalui pengelolaan lahan ini, pesantren diharapkan mampu meningkatkan kemandirian di bidang pangan sekaligus mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki untuk mendukung keberlangsungan berbagai program pendidikan dan pembinaan santri.

Semoga ikhtiar ini senantiasa mendapat keberkahan dari Allah Swt., menghasilkan panen yang melimpah, serta menjadi salah satu wasilah bagi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk terus berkembang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.

Pembukaan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027

Pembukaan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah resmi memulai agenda Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027 pada Senin, 6 Juli 2026 yang bertepatan dengan 21 Muharram 1448 H. Mengawali tahun ajaran baru ini, seluruh santri dan santriwati berkumpul di lokasi yang telah ditentukan, yakni di Masjid untuk santri putra dan Gedung Fatimah Lantai 3 untuk santriwati.

Pertemuan ini digelar khusus guna menyimak arahan, motivasi, serta nasehat. Kehadiran para Ustadz dan Ustadzah di tengah-tengah forum turut menjadi suntikan semangat dan pendampingan nyata bagi para pejuang muda tersebut dalam mengarungi dinamika pembelajaran ke depan.

Dalam forum yang berlangsung khidmat tersebut, salah satu poin krusial yang ditekankan kepada para santri/wati adalah pentingnya kembali memperbaharui niat dalam menuntut ilmu secara utuh, baik lahiriah maupun batiniah.

Rangkaian acara sendiri diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian arahan, pengenalan wali kelas baru, dan diakhiri dengan pembacaan do’a bersama.

Tidak berhenti pada agenda formal semata, sesaat setelah pertemuan ditutup, setiap wali kelas langsung mengemban tanggung jawab untuk melakukan penertiban kelas sekaligus pengecekan absensi demi memastikan kesiapan berkas dan kehadiran para santri/wati.

Menyusul suksesnya agenda pembukaan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah resmi dilaksanakan secara penuh mulai Selasa, 7 Juli 2026 atau 22 Muharram 1448 H. Seluruh aktivitas akademis ini berjalan sesuai dengan jam pelajaran yang telah disepakati dan berlaku serentak bagi santri/wati kelas 1 hingga kelas 6 KMI.

Dengan dimulainya KBM ini, semoga seluruh proses pendidikan di Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026-2027 dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses selaras dengan apa yang telah direncanakan pesantren.

Raudhah Resmi Tutup Pendaftaran Calon Santri T.P. 2026–2027

Raudhah Resmi Tutup Pendaftaran Calon Santri T.P. 2026–2027

RAUDHAH – Tepat pukul 24.00 WIB pada Ahad, 28 Juni 2026/14 Muharram 1448 H, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara resmi menutup rangkaian pendaftaran calon santri dan santriwati Tahun Pelajaran 2026–2027. Prosesi penutupan berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna sebagai penanda berakhirnya masa penerimaan peserta didik baru yang telah dibuka sejak 1 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan Pesantren Bapak Ir. H. Achmad Prana Rulianto Tarigan, Direktur Pesantren Al-Ustadz KH. Miftakhuddin, M.M., Wakil Direktur Pesantren Al-Ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah Al-Ustadz Dr. KH. Rasyidin, M.A., seluruh kepala bidang, para ustadz dan ustadzah, serta panitia yang berasal dari santri dan santriwati kelas 6 KMI.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih Ar-Raudlatul Hasanah sebagai tempat pendidikan putra-putrinya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh orang tua dan wali calon santri atas dukungan serta kerja sama yang terjalin selama proses pendaftaran berlangsung.

Di sisi lain, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan pendaftaran terdapat kekurangan maupun kekhilafan. Seluruh masukan yang diberikan oleh masyarakat akan menjadi bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun-tahun mendatang.

Memasuki tahapan berikutnya, seluruh calon santri dan santriwati akan mengikuti seleksi masuk yang dilaksanakan selama dua hari. Ujian tulis dijadwalkan pada Senin, 29 Juni 2026/15 Muharram 1448 H dengan materi menulis Arab, Matematika, dan Bahasa Indonesia.

Selanjutnya, pada Selasa, 30 Juni 2026, para peserta akan mengikuti ujian lisan yang meliputi membaca Al-Qur’an, praktik ibadah harian, serta wawancara.

Melalui rangkaian seleksi tersebut, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berharap dapat menjaring calon santri dan santriwati yang memiliki kesiapan akademik, kemampuan dasar keislaman, serta semangat untuk menempuh pendidikan dan pembinaan karakter di lingkungan pesantren.

Calon Santri Ar-Raudlatul Hasanah Jalani Masa Mukim dengan Antusias

Calon Santri Ar-Raudlatul Hasanah Jalani Masa Mukim dengan Antusias

RAUDHAH – Selasa-Ahad, 23-28 Juni 2026, Para calon santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mulai menjalani masa mukim sebagai persiapan intensif menjelang ujian seleksi masuk. Selama masa mukim ini, para peserta digembleng dengan serangkaian aktivitas terstruktur yang dirancang khusus untuk membentuk kedisiplinan, kebersamaan, dan kesiapan menyeluruh.

Untuk memastikan kesiapan mental dan fisik, pihak panitia telah menyusun jadwal kegiatan yang komprehensif bagi seluruh peserta, meliputi: Kewajiban shalat berjama’ah lima waktu dan tadarus Al-Qur’an bersama untuk memperkuat fondasi spiritual, pendalaman materi ujian seleksi, seperti Imla’ (dikte bahasa Arab), Matematika, dan Bahasa Indonesia, pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi setiap calon santri/wati di klinik internal Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan makan bersama untuk memupuk persaudaraan, serta olahraga rutin demi menjaga stamina.

Suasana positif dan semangat membara tampak jelas di wajah para calon santri. Salah satu bentuk antusiasme tersebut datang dari Muhammad Farid Fathullah, peserta yang berasal dari Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara.

“Saya merasa sangat senang dan siap untuk mengikuti seluruh rangkaian ujian masuk ini. Harapan besar saya adalah bisa diterima dan resmi santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah,” ungkap Farid penuh optimisme.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, para calon santri/wati kini siap melangkah melewati gerbang seleksi, membawa harapan besar untuk tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia.

Chat Via WhatsApp