by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 7, 2026 | Berita
RAUDHAH – Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) Sumatera Utara yang diselenggarakan pada Sabtu, 4 April 2026 di Pesantren Modern Al-Hasyimiah Darul Ulum (Pemadu), Kabupaten Padang Lawas Utara.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari pimpinan Pesantren Pemadu, Ust. Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, MA yang memaparkan sejarah singkat berdirinya pesantren tersebut. Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa agenda silaturahmi FPAG Sumut dilaksanakan secara rutin setiap empat bulan sekali sebagai upaya mempererat ukhuwah antar pesantren alumni Gontor di wilayah Sumatera Utara.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan santri Pesantren Pemadu yang menampilkan hadrah untuk menghibur para peserta yang hadir. Selain itu, penampilan drum band yang memukau turut menyemarakkan acara dengan mengiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Hymne Oh Pondok, sehingga menambah khidmat sekaligus semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ust. H. Miftakhuddin, MM, selaku Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan juga Ketua Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) Sumatera Utara, mengangkat tema penting terkait tantangan yang dihadapi pesantren. Ia membagi problematika yang dihadapi pesantren ke dalam tiga kategori, yaitu problem masa lalu, masa kini, dan masa depan. Menurutnya, pesantren yang telah lama berdiri tentu tidak lepas dari berbagai persoalan, seperti kelembagaan, serta status kepemilikan tanah pada masa lalu.
Sementara itu, tantangan yang dihadapi saat ini meliputi aspek pendidikan, keuangan, kepengasuhan, serta sarana dan prasarana. Adapun tantangan di masa depan yang perlu menjadi perhatian serius adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.
Sebelum acara ditutup, dilaksanakan juga sesi perkenalan utusan dari masing-masing pesantren yang hadir, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dan sinergi antar pesantren di Sumatera Utara.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 7, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melalui Seksi Perpustakaan dan Kajian menggelar kegiatan Launching Buku Karya Santri dan Santriwati Kelas 6 KMI pada Ahad–Senin, 5–6 April 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 75 menit, dimulai pukul 20.30 WIB, dengan lokasi yang terbagi di Masjid lantai 2 dan Aula Pertemuan Fatimah lantai 3.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mengembangkan budaya literasi di kalangan santri. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta pembinaan yang berkelanjutan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berhasil melahirkan penulis-penulis muda kreatif dengan karya yang beragam dan inspiratif.
Berbagai karya yang diluncurkan mencakup dua kategori utama, yaitu novel dan buku motivasi (self improvement). Tema yang diangkat pun dekat dengan kehidupan santri, sarat nilai perjuangan, keluarga, serta pengembangan diri, sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat baik bagi penulis maupun para pembaca.
Proses lahirnya karya-karya tersebut tidaklah instan. Para santri melalui tahapan panjang, mulai dari pembiasaan menulis secara rutin, proses penyuntingan (editing), hingga tahap penerbitan dan percetakan. Hal ini menunjukkan keseriusan pesantren dalam membina keterampilan literasi secara menyeluruh.
Menurut data yang disampaikan oleh Kepala Seksi Perpustakaan dan Kajian, al-Ustadz Iqbal Syafi’i, terdapat 19 penulis yang terdiri dari 13 santriwati dan 6 santri yang berhasil menerbitkan karya pada tahun ini.
Berikut daftar Raudhah Authors 2026:
PUTRI
Buku Motivasi / Self Improvement
1. Naura Chairusyah Rina (6I) – Rumah Tanpa Pintu
2. Fadhillah Arfa Tanjung (6G) – Bayangan Ayah, Pelukan Mama
3. Syifa Rahmadani (6C) – Bukan Peringkat Satu
4. Aisyah Lutfia (6A2) – Reward untuk Si Cantik
5. Afani Syadah Nasution (6E) – Jika Patah, Harus Sampai Kapan?
6. Dzahra Praditha Yahya (6M) – Jatuh, Lalu Terbang
Novel:
1. Khairunnisa Br Marpaung (6G) – Maaf, Aku Bodoh
2. Hafizah Dewi Syakura (6C) – Ma, Mama Masih Kuat, Kan?
3. Shabiha Aghnia (6C) – Nihao!: Deni Punya Cerita di “Cina”
4. Rimayani (6G) – Radio Mimpi
5. Nurdiah Rizky Lestari (6A2) – Azara dan Sejuta Luka
6. Sa’adatul Kaili Siregar (6G) – Impian Sederhana Si Gadis Kecil
7. Wisna Mendrofa (6I) – Album Kenangan untuk Nahya
PUTRA
Buku Motivasi / Self Improvement:
1. Sabda Sair Harahap (6D) – Kita Hanya Sedang Diuji, Bukan Ditinggalkan
2. Aziz Nurul Hadi (6D) – Berproseslah! Karena Hasil Tak Pernah Membohonginya
3. Aziz Alhuda (6L) – Rumah Tanpa Rupa
Novel:
1. Fachri Aditya (6J) – Aku Hanya Ingin Pulang, Bu
2. Surya Nurjadin Sholihin (6F) – Sepucuk Surat untuk Ibu
3. Sahrul Raja Fikri Lubis (6D) – Tanpa Arah
by Ar-Raudlatul Hasanah | Apr 3, 2026 | Berita
RAUDHAH – Santri/wati Akhir KMI kembali menghadapi tahapan penting dalam perjalanan akademik mereka melalui Ujian Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK) yang berlangsung mulai Rabu, 1 April hingga Sabtu, 4 April 2026.
Ujian ini menjadi salah satu indikator untuk mengukur sejauh mana pemahaman santri/wati terhadap materi yang telah dipelajari selama masa pendidikan. Lebih dari itu, AMBK juga menjadi sarana untuk melatih kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan akademik yang semakin berkembang di era digital.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, berbagai mata pelajaran diujikan selama empat hari pelaksanaan, meliputi bidang Sains, Sosial, dan Keagamaan. Di antaranya seperti Kimia, Biologi, Bahasa Inggris, Ushul Fiqh, PKN, Matematika, Sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia, Ilmu Hadits, Ilmu Tafsir, hingga SKI.
Pelaksanaan ujian dipusatkan di ruangan komputer Gedung Cordova lantai 2, dengan pengaturan yang tertib dan terstruktur guna memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan lancar dan kondusif.
Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, AMBK juga menjadi ajang pembentukan karakter. Santri/wati dilatih untuk disiplin, mandiri, serta terbiasa dengan sistem ujian berbasis teknologi. Dengan semangat dan kesungguhan yang tinggi, mereka diharapkan mampu meraih hasil terbaik sebagai buah dari usaha dan doa yang telah mereka upayakan.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 30, 2026 | Berita
RAUDHAH – Halal bihalal merupakan tradisi saling maaf-memaafkan yang dilakukan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahim. Dalam semangat tersebut, Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar kegiatan rutin tahunan Halal Bihalal bagi seluruh ustadz dan ustadzah.
Tahun ini, kegiatan dilaksanakan pada Ahad, 29 Maret 2026/ 9 Syawal 1447 H di Raudhah Camping Ground, Sugau. Acara ini dihadiri oleh Pengurus Badan Wakaf Pesantren, Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah, para asatidzah, serta keluarga pesantren lainnya.
Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, Ust. Randi Zulfikar dan Ust. Ahmad Shobri, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Al-Fatihah. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh pengurus Badan Wakaf, yang diwakilkan oleh Bapak H. M. Hardisyah S. Keloko, diikuti oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin.
Acara juga diisi dengan kirim doa takhtim dan tahlil yang dipimpin oleh Ustadz Prof. Dr. KH. Rasyidin dan Ustadz Marnang Saing, serta doa yang dibacakan oleh Ustadz Dr. H. Andi Wahyudi. Suasana semakin hangat dengan adanya pembagian THR kepada generasi Raudhah junior, yang dibagikan berdasarkan jenjang usia, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA.
Selepas seluruh rangkaian acara, para asatidzah dan hadirin saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mempererat ukhuwah yang telah terjalin.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama, menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh panitia. Tidak hanya itu, kegiatan halal bihalal kali ini turut dimeriahkan dengan hiburan flying fox yang menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak yang hadir, menambah keceriaan suasana kebersamaan.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 14, 2026 | Berita
RAUDHAH — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Raudhah kembali menyalurkan amanah infak dari para muhsinin melalui program Tarhib Ramadan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan untuk Anak-Anak Yatim.” .
Tahun ini, infak yang terhimpun mencapai Rp21.785.000. Dana tersebut berasal dari partisipasi berbagai pihak, mulai dari asatidzah, wali murid, santri dan santriwati, hingga para muhsinin lainnya yang mempercayakan sebagian hartanya kepada UPZ Raudhah.
Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada 161 santri yatim, yang terdiri dari 104 santri dan 57 santriwati. Bantuan diberikan dalam bentuk bingkisan yang dapat digunakan untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H, sehingga para santri/wati dapat merasakan kebahagiaan dan kehangatan hari raya bersama keluarga besar pesantren.
UPZ Raudhah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mempercayakan infaknya. Diharapkan setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal saleh yang dilipatgandakan pahalanya, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 12, 2026 | Berita
RAUDHAH – Sabtu, 12 Maret 2026/ 22 Ramadhan 1447, Seluruh santri/wati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali ke kampung halaman.
Perpulangan ini bertujuan dapat memberikan kesempatan kepada santri/wati untuk beribadah bersama keluarga dan masyarakat di bulan Ramadhan serta menyambut datangnya hari lebaran idul fitri nantinya.
Para wali santri/wati berduyun-duyun hadir ke Pesantren untuk menjemput ananda tercinta. Meskipun kepadatan yang disebabkan oleh kendaraan terjadi, namun proses perpulangan ini berjalan dengan lancar. Dimana, santri/wati kelas 5 KMI dan Asatidzah yang bertugas berhasil mengkoordinir dengan baik.
Perpulangan ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada Rabu Malam (11/3) bagi santri/wati yang berangkat secara rombongan bersama konsulat-konsulat yang telah ditentukan. Di antaranya seperti Asahan, Pematang Siantar, Labuhan Batu, Aceh, Tapanuli Selatan dan lainnya.
Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada Kamis (12/3) bagi santri/wati yang berangkat via personal. Dimana, mereka dijemput secara langsung oleh walinya masing-masing.
Sesuai jadwal yang ditentukan, para santri/wati kelas 1-4 KMI berlibur pada 12 Maret – 1/2 April 2026. Kemudian, para santri/wati kelas 5 dan 6 KMI berlibur pada 12 Maret – 31 Maret 2026.
Perpulangan santri/wati bukan hanya sekedar liburan, akan tetapi mereka telah dibekali untuk senantiasa melakukan amal-amal yang bermanfaat.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 12, 2026 | Berita
RAUDHAH – Menjelang masa liburan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar acara khusus bertajuk “Pesan dan Nasihat Menjelang Liburan Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri 1447 H”.
Acara yang berlangsung selama dua hari, Selasa – Rabu (10-11 Maret 2025/20-21 Ramadan 1446 H), ini bertujuan membekali para santri dan santriwati dengan pedoman hidup bermasyarakat selama masa liburan.
Kegiatan ini diadakan sebagai persiapan bagi seluruh santri kelas 1-6 KMI yang akan menjalani liburan selama dua puluh hari di rumah masing-masing setelah menyelesaikan ulangan umum dan ujian gelombang termin kedua.
Lebih dari sekadar liburan, masa ini juga menjadi ajang pengabdian bagi santri dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di pesantren ke dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam nasihat yang disampaikan, para santri diingatkan untuk selalu menjaga akhlak dan nilai-nilai keislaman di mana pun mereka berada.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam acara ini antara lain pentingnya menjaga ibadah, etika dalam bermedia sosial, adab bertamu dan menerima tamu, serta bagaimana mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 11, 2026 | Berita
RAUDHAH – Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kunjungan Syaikh Bilal Al-Habil, dalam rangkaian kegiatan ilmiah dan silaturahmi keilmuan yang berlangsung pada 6–7 Maret 2026 di Ruang Zainab, Lantai 1, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Kunjungan Syaikh Bilal Al-Habil menjadi momentum penting dalam memperkuat tradisi keilmuan di lingkungan pesantren. Dalam kesempatan itu, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah bersama ABII Foundation menggelar rangkaian Forum Group Discussion (FGD) serta Seminar Nasional Pendidikan.
Forum diskusi yang digelar mengangkat tema “Masa Depan Perguruan Tinggi Pondok Pesantren: Peluang dan Tantangan.” Dalam forum ini, dibahas berbagai persoalan strategis terkait perkembangan lembaga pendidikan pesantren, termasuk bagaimana para alumni dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Seminar Nasional Pendidikan bertajuk “Penguatan Kompetensi dan Growth Mindset Alumni Pesantren dalam Berkiprah di Masyarakat dengan Bekal Ilmu Agama, Teknologi, Kreativitas, dan Manajerial.” Seminar ini menghadirkan berbagai materi yang menyoroti pentingnya penguatan kompetensi alumni pesantren, pembentukan pola pikir berkembang (growth mindset), serta integrasi ilmu agama dengan teknologi dan kreativitas dalam menjawab tantangan masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Syaikh Bilal Al-Habil menyampaikan argumennya yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak anak. Menurutnya, pendidikan sejati tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi bermula dari lingkungan keluarga.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari pencapaian akademik, melainkan dari kualitas akhlak yang tertanam dalam diri seorang anak.
“Ilmu adalah cahaya, tetapi akhlak adalah penjaganya. Tanpa akhlak, ilmu tidak akan membawa keberkahan. Karena itu, orang tua maupun guru memiliki peran besar dalam menanamkan adab dan nilai-nilai keislaman.” ujar Syaikh Bilal.
Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi dan pemaparan materi. Dialog yang berlangsung tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membuka ruang pertukaran gagasan tentang bagaimana pesantren dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 5, 2026 | Berita
RAUDHAH – Ujian gelombang ke-2 bagi santri dan santriwati Akhir Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) telah dimulai sejak Sabtu, 28 Februari 2026/10 Ramadan 1447 H.
Pembukaan ujian tersebut dilaksanakan bersamaan dengan ulangan umum semester genap. Kemudian, pelaksanaan ujian dipusatkan di Gedung Serbaguna untuk santri, sementara santriwati menempati Gedung Hafsah lantai 3 serta ruang kelas Gedung Zainab. Ujian gelombang ini diikuti 476 peserta dari angkatan ke-35 yang terdiri atas 235 santri dan 240 santriwati akhir KMI.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ujian berlangsung selama 10 hari, terhitung sejak 28 Februari hingga 10 Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, seluruh peserta diwajibkan memaksimalkan persiapan dan menjaga fokus belajar. Kegiatan belajar malam mendapat perhatian khusus melalui pendampingan dan pengawasan intensif dari para Ustaz dan Ustazah guna memastikan kesiapan menghadapi setiap mata pelajaran.
Setiap sesi ujian berlangsung sekitar dua jam per mata pelajaran. Materi yang diujikan tidak hanya menuntut kekuatan hafalan, tetapi juga pemahaman yang komprehensif dan kemampuan analisis. Sejumlah mata pelajaran inti yang diuji meliputi Fiqih, Hadis, Tafsir, Nahwu, Balaghah, Muthala’ah, serta Reading serta Grammar, dan mata pelajaran lainnya sesuai kurikulum KMI.
Bagi para santri dan santriwati Akhir KMI, ujian ini bukan sekadar evaluasi akademik. Lebih dari itu, ia menjadi momentum pembuktian kedisiplinan, ketekunan, serta ketangguhan mental setelah menempuh proses pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh serta doa yang terus dipanjatkan, diharapkan seluruh peserta mampu menjalani rangkaian ujian ini dengan lancar dan menorehkan hasil terbaik sebagai penutup perjalanan studi mereka, Aamiin.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Mar 3, 2026 | Berita
RAUDHAH – Mulai Sabtu, 28 Februari 2026 bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 H, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar Ulangan Umum Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026.
Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung di dua lokasi terpisah. Upacara untuk santri putra dilaksanakan di halaman depan masjid pesantren, sementara santri putri mengikuti upacara di halaman Gedung Rabi’ah Adawiyah.
Dalam pelaksanaan ulangan umum ini, para peserta didik diuji dalam dua hingga tiga mata pelajaran setiap harinya. Setiap ruang ujian diisi oleh 38 hingga 40 santri dari berbagai jenjang kelas, dengan pengawasan ketat dari dua sampai tiga ustadz atau ustadzah.
Setiap sesi ujian berlangsung selama satu jam. Pengaturan ini dirancang untuk menjaga efektivitas pengerjaan soal sekaligus melatih kedisiplinan waktu para santri dalam menyelesaikan tugas akademik.
Guna mendukung kelancaran dan kekhusyukan pelaksanaan ujian, setiap malam para santri diwajibkan mengikuti sesi belajar terstruktur di zona yang telah ditentukan oleh Bidang Pendidikan. Dalam sesi tersebut, para guru hadir memberikan bimbingan dan pendampingan, sehingga santri dapat langsung mengajukan pertanyaan apabila mengalami kesulitan dalam memahami materi pelajaran.
InsyaAllah, rangkaian ulangan umum ini akan berlangsung selama sembilan hari, terhitung sejak Sabtu, 28 Februari 2026/10 Ramadan 1447 H hingga Senin, 9 Maret 2026/19 Ramadan 1447 H. Melalui pelaksanaan ujian ini, diharapkan para santri dapat menunjukkan capaian akademik terbaik, Aamiin.
