Kunjungan Syaikh Husyam Taher dari Palestina

Kunjungan Syaikh Husyam Taher dari Palestina

Raudhah (17/05/2019). Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahim dari Syaikh Husyam Taher pada Jumat, 17 Mei 2019.

Kunjungan ini disambut Pengurus Badan Wakaf, Direktur dan Wakil Direktur serta ustadz-ustadzah, setelah melakukan ramah tamah di kantor direktur beliau memberikan tausiyah sebelum berbuka di hadapan santri-santriwati.

Beliau juga menyempatkan berkeliling kampus Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah didampingi oleh direktur dan wakil direktur pesantren serta pendamping dari SYAM Organizer. Seraya berkeliling kampus beliau berinteraksi dengan santri-santriwati dengan menggunakan Bahasa Arab.

Syaikh Husam Taher memberikan ceramah tentang kabar terkini berkaitan dengan Bumi Syam dan keutamaan Al Quran dan keutamaan sesama Muslim untuk saling tolong-menolong. Pertemuan ini juga bertujuan menguatkan tali silaturahim dalam moment ramadhan yang penuh berkah.

Kunjungan ini ditutup dengan doa dari syeikh Husam Taher dimana isi doa tersebut mendoakan saudara/i kita di bumi Syam khususnya di Palestina dan di Suriah. Ed.HS

Kunjungan Santri Dayah Al-Fityan Aceh

Kunjungan Santri Dayah Al-Fityan Aceh

Raudlah (030/04/2019). Bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah selalu membuka selebar-lebarnya pintu silaturahmi bagi siapa saja baik perorangan maupun komunal yang berkunjung.
Pada Rabu 3 April 2019, Raudlah kedatangan tamu yang berasal dari Dayah Al-Fityan Aceh dalam rangka melakukan kunjungan edukasi seputar organisasi santri yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Rombongan Dayah Al-Fityan terdiri dari 12 santri dan 3 ustadz pendamping. Seluruh santri yang diutus merupakan pengurus Al-Fityan School Student Association (ASSA).
Selama di Raudlah mereka melakukan tour kampus melihat sarana-prasarana Pesantren dan juga berkonsultasi langsung dengan pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) seputar program kerja di bagian mereka masing-masing, sehingga mereka dapat langung bertukar ide dan gagasan seputar kegiatan di organisasi masing-masing.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin silaturahmi dan silatulfikri antara pengurus OPRH Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan ASSA Dayah Al-Fityan, sehingga dapat berkontribusi maksimal bagi santri-santriwati di pondok masing-masing. Ed.HS

Kunjungan KH. Luthfi Bashori ke Ar-Raudlatul Hasanah

Kunjungan KH. Luthfi Bashori ke Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah (05/04/2019). Ulama kharismatik dan juga pengasuh Pondok Pesantren Ribath Al-Murtadla Al-Islami, Singosari, Malang, Jawa Timur, KH. Luthfi Bashori melakukan safari dakwah di Sumatera Utara pada 2-6 April 2019. Salah satu agenda beliau adalah berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan memberikan tausiyah di hadapan santri-santriwati.
Tiba di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Jumat siang menjelang Ashar, Kiai Lutfhi Bashori yang juga merupakan ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Malang ini diterima oleh Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Drs. H. Mohd. Ilyas Tarigan beserta Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., dan para asatidz di ruang direktur.
Setelah menunaikan shalat Ashar berjamaah di mesjid, KH. Luthfi Bashori menyampaikan tausiyah. Dalam tausiahnya, beliau menceritakan kisah perang Khandaq antara pasukan kaum muslimin yang dipimpin Rasulullah SAW dengan pasukan kafir Quraisy.
Salah satu peristiwa yang bersejarah dalam perperangan tersebut adalah pertarungan antara Imam Ali bin Abi Thalib RA dengan Amr bin Abd al-Wud yang saat itu dikenal sangat sadis dan dijuluki ksatria ahli tarung di kalangan suku Quraisy. Namun catatan pribadi Amr bin Abd al-Wud tersebut tidak membuat Imam Ali bin Abi Thalib RA yang jauh lebih muda gentar menghadapinya, dan akhirnya berhasil memenangkan pertarungan tersebut. Dari kisah tersebut Kiai Luthfi Bashori memberi kesimpulan bagi santri-santriwati bahwa usia muda tidak menjadi halangan dalam membela agama dan bangsa dan menegakkan kebenaran. Ed.HS

Kunjungan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri KEMENAG RI

Kunjungan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri KEMENAG RI

Raudhah (08/01/2019). Kepala Seksi Pengembangan Profesi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Dr. Adib Abdushomad melakukan kunjungan ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Didampingi Direktur Pasca Sarjana UINSU Prof. Dr. Syukur Khalil, MA dan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UINSU Prof. Dr. Katimin, M.Ag, kehadiran beliau disambut oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah KH. Dr. Rasyidin Bina, MA, dan Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag, MM. Setibanya di bumi wakaf Raudlah, Dr. Adib Abdushomad beserta tamu pendamping berkesempatan mengelilingi area Pondok guna melihat dari dekat seluruh kegiatan. Selain itu juga ia juga memberikan motivasi di hadapan santri-santriwati yang sedang berkumpul di gedung serbaguna dalam rangka mendengarkan Laporan pertanggungjawaban dan pelantikan pengurus baru Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH).

Di hadapan Ketua Sekolah Tinggi dan Direktur Pesantren, Dr. Adib Abdushomad mengingatkan tiga hal, pertama bahwa santri-santriwati adalah aset bangsa dan memiliki potensi yang harus diberdayakan dan dikembangkan. Selain menguasai ilmu-ilmu agama dan kemampuan membaca literatur klasik Islam, para santri juga harus berwawasan global dan menguasai bahasa asing selain bahasa Arab.

Kedua, pentingnya pemahaman paradigma integrasi keilmuan, bahwa dewasa ini sudah tidak ada lagi dikotomi ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama, keduanya harus terkoneksi dan terintegrasi satu sama lain. Artinya, sumber daya manusia saat ini dituntut mampu menyelaraskan kedua hal ini.

Ketiga, menjaga sikap toleransi dalam hal furuiyyah, jangan fanatik terhadap satu golongan atau organisasi masyarakat tertentu sehingga melupakan ukhuwah islamiyah satu sama lain. Ed.HS

Workshop Penguatan Kurikulum KMI

Workshop Penguatan Kurikulum KMI

Raudlah (09/11/2018). Dalam rangka pengembangan kapasitas keguruan dan kualitas pendidikan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan workshop bertajuk ‘Penguatan Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah’. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang multimedia gedung Mina pada Jum’at (9/11) ini diikuti oleh Pengurus Badan Wakaf, Pimpinan, Direktur dan seluruh ustad dan ustadzah.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber dari Pondok Modern Darussalam Gontor, yaitu Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd.I dengan menyampaikan materi ‘Menggali Nilai-nilai Perjuangan Gontor’, dan Ustadz Drs. H. Rif’at Husnul Ma’afi, MA dengan materi ‘Melejitkan Nilai-nilai KMI, Memantapkan Eksistensi Gontor’.
Workshop ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh ustad dan ustadzah, hal ini terlihat dari mengalirnya diskusi tanya jawab dengan para narasumber. Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM berharap melalui kegiatan ini dapat memotivasi para para ustad dan ustadzah agar terus mengembangkan kapasitas keguruan masing-masing dan memahami dengan benar hakikat kurikulum KMI yang digunakan di Pesantren guna memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh santri dan santriwati. Ed.HS

Kapolrestabes Medan Menjadi Inspektur Upacara di Ar-Raudlatul Hasanah

Kapolrestabes Medan Menjadi Inspektur Upacara di Ar-Raudlatul Hasanah

Raudhah, (06/08/2018). Kapolrestabes Medan, Kombespol Dr. Dadang Hartanto, SH., S.IK., M.Hum menjadi inspektur pada upacara bendera di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang dilaksanakan pada Senin (6/8/18) di lapangan sepak bola Pesantren.
Kehadiran Kapolrestabes Medan disambut gembira oleh santri-santriwati. Setiba di bumi wakaf Raudlah, Kapolrestabes Medan disambut oleh Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur dan Kepala-kepala Bidang Pesantren.
Diiringi pasukan marching band Buana Nada Putri Ar-Raudlatul Hasanah, Kapolrestabes Medan beserta rombongan berjalan menuju lapangan sepak bola Pesantren tempat dilaksanakannya upacara. Kapolrestabes Medan mengaku takjub dan bangga melihat proses upacara di Raudlah yang dilaksanakan dengan serius dan rapi, terutama penampilan pasukan pengibar bendera merah putih, hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan amanat.
Dalam amanatnya, Kombespol Dadang Hartanto menyampaikan 5 nasihat kepada santri-santriwati peserta upacara. Pertama, cintailah bangsa dan negara ini, menjaga keutuhan bangsa ini adalah tanggungjawab bersama. Kedua, jangan pernah berhenti belajar. Ketiga, jaga iman, taqwa dan akhlak, dan selalu ingat bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Keempat, bijaklah dalam menggunakan teknologi, terutama media sosial. Kelima, jangan lupa jasa orang-orang yang telah berbuat baik, terutama kedua orang tua dan guru-guru. Ed.HS

Chat Via WhatsApp