Segenap Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut berbelasungkawa atas wafatnya Prof. DR. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng., Presiden Republik Indonesia yang Ketiga pada 11 September 2019/11 Muharram 1441 H di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melimpahkan Rahmat dan Maghfirahnya serta menempatkannya ke dalam Surganya, Aamiin.
Raudlah (10/9/19). Santri dan santriwati kelas 5 KMI mengikuti kegiatan KMD (Kursus Mahir Dasar). Acara yang dilangsungkan selama sepekan sejak tanggal 2 hingga 8 September 2019 ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dan bumi perkemahan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di Desa Sugau Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang.
Secara terpisah dan bergantian, selama 3 hari, santriwati putri terlebih dahulu melakukan kegiatan KMD di bumi perkemahan Sugau, di waktu bersamaan, santri putra melaksanakan KMD di dalam kampus 1 Ar-Raudlatul Hasanah.
Jumlah peserta KMD pada tahun ini sebanyak 433 peserta, 179 putra dan 243 putri, dan 11 peserta dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Kampus 2 Lumut.
Kursus Mahir Dasar merupakan kegiatan rutin tahunan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk membekali para calon pembina pramuka pengetahuan dasar pendidikan kepramukaan serta garis besar pembinaan dan pengelolaan satuan pramuka di gugus depan. Kegiatan ini hanya diperuntukkan bagi santri kelas 5 yang telah mencapai pangkat bantara. Peserta yang telah menyelesaikan pendidikannya di KMD nantinya akan diamanahi menjadi pembina pramuka, menggantikan pembina sebelumnya dari kelas 6
Raudlah 2. Malam tahun baru 1 Hijriah 1441 yang bertepatan dengan malam Ahad, 31 Agustus 2019 diperingati dengan khataman Al-Qur’an oleh seluruh santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 di masjid Jami’ Pesantren dibawah bimbingan Kepala Bidang Ibadah dan pengurus OPRH bidang Ta’lim.
Keesokan paginya di adakan upacara Peringatan 1 Muharram, yang langsung di pimpin oleh bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2, dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa: “Tahun baru hijriah ini merupakan tahun penuh arti bagi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2, selain hari ini adalah Hari lahirnya pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan juga sebagai Hari peringatan hijrahnya Rasulullah saw dari kepungan kafir Quraisy Makkah ke Yastrib (Madinah Munawwarah). Dalam upaya tersebut perlu di pahami bahwa hijrah ini tidak dinamakan lari akan tetapi semata-mata taat pada perintah Allah swt, sehingga menjadikan moment hijrah tersebut, sebagai hijrah terbanyak pertama ummat muslim ke Yastrib ketika itu, dan Disanalah Islam memberikan warna dan peradaban baru sehingga menjadikan penduduk Madinah menjadi masyarakat madani, berakhlak, beradab dan berbudi pekerti yang tinggi. Seperti itu jugalah yang selalu kami do’akan dan kami harapkan agar anak-anak kami dapat, berhijrah dari zaman jahiliyah menuju zaman terang benderang, dari zaman kebodohan menuju zaman kepintaran, dari kebiasaan buruk menjadi kebiasaan yang baik dan semoga anak-anak kami selalu di ridhoi Serta lindungan Allah dalam segala bentuk hiruk pikuk semangat perjuanganmu belajar di Pesantren ini, Aamiin.”
Usai upacara, santri menyantap makanan menu khusus Bersama wali kelasnya di dapur umum pesantren. Merupakan wujud kesyukuran berakhirnya rangkaian Apel Tahunan dan juga masuknya tahun baru Islam 1441 Hijriah. Menciptakan keakraban di balik momen tahun baru hijriah, pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 adakan banyak kesyukuran.
Raudlah (31/8/19). Sepekan usai berakhirnya pagelaran Drama Arena, berdiri kembali panggung megah di tempat yang sama. Rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy ditutup dengan pagelaran seni Panggung Gembira yang ditampilkan oleh santri dan santriwati kelas 6 KMI.
Sebagaimana pelaksanaan Drama Arena, Panggung Gembira juga digelar secara terpisah antara putra dan putri selama dua hari di gedung serbaguna, yaitu 29 dan 30 Agustus 2019.
Panggung Gembira tahun ini mengusung tema ‘Ineffable Dedication’ secara bahasa berarti pengabdian yang tak terungkapkan dengan kata-kata. Secara filosofi, tema ini mengggambarkan bahwa santri kelas 6 KMI siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan pondok tercinta.
Di antara acara yang ditampilkan pada Panggung Gembira adalah; nasyid, tari, english theater, drama musikal, shalawat, phantomim, puisi, folksong, dan lain-lain.
Raudlah 2. Usai waktu isya’ Bupati tiba di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut, dan di sambut hangat oleh Bapak Badan Wakaf, Bapak Pimpinan, Bapak Direktur dan seluruh Asatidzah (guru-guru) serta santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2. Rombongan Bupati beserta jajarannya di jamu Pengurus pesantren di Baitul Anshor (rumah dinas direktur), sambil bercengrama sesaat menyantap jamuannya serta mendengarkan laporan camat bahwa perairan di pesantren sudah di proses, menuju finsih Insya Allah. (29/08/19)
Usai ramah tamah penyambutan bapak bupati, rombonganpun mulai bergegas menuju lapangan acara, sehingga acarapun di mulai. Pada sambutannya bapak Bupati berpesan “Pimpinan adalah seorang yang mampu berdakwah dalam sikap yang lebih nyata, sebab kata-katanya menjadi perintah, perintahnya menjadi kebijaksanaan, kebijaksanaannya saat berefek untuk keberlangsungan masyarakatnya. Di awal-awal saya di lantik, kebijakan pertama, saya tutup 800 lokalisasi di Tapteng ini, dan selanjutnya saat ini, saya membuat kebijakan baru khusus buat anak muda yang teridentifikasi pengedar, pengguna, bandar dan pemakai narkoba, maka akan di usir dari Kabupaten Tapanuli Tengah ini, serta tidak diperbolehkan balik ke kabupaten ini selama 15 tahun. Semua yang saya lakukan ini bukan tidak mendapat kecaman dari banyak pihak, banyak, banyak sekali, namun itulah upaya yang bisa saya dan kita semua lakukan demi menjaga ke berlangsungan hidup yang lebih baik di kampung kita ini.”
“untuk itu, besar harapan kami, anak-anak kami, adek-adek kami yang ada di sini, di pesantren ini harus bisa menjadi pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang, kita do’akan, semoga bupati selanjutnya terlahir dari pesantren ini, aamiin, dan Sebelum terakhir, tadi bapak direktur menyampaikan bahwa pesantren membutuhkan Aula pertemuan, saya usahakan, dari pemerintahan mengusahakan untuk bisa membantu, saya sampaikan mungkin Bupati tidak bisa menyubang 10 sak semen, jadi ya 1000 sak aja lah ya.” Canda Bupati di sambut tepuk tangan para hadirin.
Di akhir Sebelum penutupan sambutan, beliau menanyakan dari para hadirin, adakah orang tua kita yang lanjut usia, yang ikut hadir menonton acara ini?
Seketika seorang Nenek berdiri, di tanya sekilas apakah Sudah pernah haji, belum jawab nenek, kemudian siapa lagi? Berdiri kakek dari sisi tempat duduk bapak-bapak, yang kakek ditanya apakah pernah haji, juga belum pernah jawab kakek. Samar-samar para hadirin bersuara, kakek -nenek suami istri, mendengar berdua suami istri Bupati tanpa ragu meminta camat mencatatat nama kedua pasangan lanjut usia tersebut dan akhirnya,.. Berdua mendapatkan hadiah umroh dari bapak bupati.
Beliau mengikuti acara tersebut hingga pertengahan dan memohon diri, usai berpose bersama dengan aktor penampil pada malam tersebut.
Raudlah 2. Direktur beserta pengurus pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 adakan audiensi ke kantor Bupati Tapanuli Tengah Pandan. Tepat pada hari senin, 26/08/19 usai makan siang, rombongan di sambut oleh bapak Bupati langsung di kantor beliau. Pada kesempatan tersebut, tanya jawab berlangsung antara Bapak Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Al-Ustadz Supriadi, diantara point penting yang disampaikannya adalah Seputar perkembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2, dan juga kendala yang di hadapinya.
Usai mendengarkan prakata dari pesantren, bapak bupati langsung meminta sekretarisnya untuk menyambungkannya ke Camat Lumut. “Tolong sambungkan saya dengan camat lumut, Assalamu’alaikum wr. wb, bapak camat, di Lumut ada pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2, coba tolong di bantu mereka dalam mengatasi masalah perairan di pesantren itu ya, peraian yang dari pegunungan itu tolong segera di urus ya pak camat, terima kasih, Assalamu’alaikum wr. wb” Singkat, padat dan lugas beliau mengakhiri arahannya.
Pada saat yang sama, pesantren juga meminta kesediaan Bupati hadir untuk membuka acara pagelaran seni Akbar Arena Gembira di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2, tanpa menunggu jeda beliau menjawab, “Saya siap, Saya siap hadir, dan memang ada rencana saya ingin beri’tikaf di mesjid pesantren itu.” Selanjutnya Bupati menekan tombol yang ada di sofa duduknya, seketika Sekretaris mengetuk pintu ruangan dan masuk kedalam ruangan. “Tolong jadwalkan saya untuk berangkat ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 pada Kamis malam, acara di mulai habis shalat isya’ Bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Muslim ya, terima kasih.” Tutup beliau sambil menyerahkan surat undangannya pada sekretarisnya.
Sebelum terakhir pesantren sempat memberikan cinderamata untuk bapak bupati dan selanjutnya di sambut dengan salam-salaman dari kedua belah pihak.
Raudlah (24/8/19). Mengusung tema “Man Ana Lau Laakum”, santri dan santriwati kelas 5 KMI sukses menggelar maha karya seni Drama Arena yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada 22 Agustus 2019 untuk santri putri dan 23 Agustus 2019 untuk santri putra. Drama Arena merupakan bagian akhir dari kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy yang ditampilkan oleh santri dan santiwati kelas 5 KMI.
Tema “Man Ana Lau Laakum” (siapalah aku tanpa kalian) merupakan sebuah ungkapan syukur seluruh santri kepada orang tua, guru, dan sahabat, yang berjasa dalam membentuk diri menjadi pribadi yang baik.
Dalam sambutannya, Bapak Direktur Ustadz KH. Solihin Adin berpesan bahwa Drama Arena bukan hanya sekedar tontonan, namun juga sarat dengan nilai pendidikan. Karena setiap yang kita lihat, dengar, dan rasakan di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah semuanya adalah bagian dari pendidikan.
Beberapa acara yang ditampilkan dalam Drama Arena adalah; tarian, drama, musik, salawat, puisi, akrobat, drama kabaret, pantomim, dan Folk Song.
Raudlah (11/08/19). Kegiatan Idul Adha di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah diisi dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban yang terkumpul pada Idul Adha 1440 mencapai 22 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut berasal dari guru-guru, santri, wali santri, dan masyarakat sekitar Pesantren.
Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan sesudah shalat Idul Adha di lapangan depan dapur masak yang disaksikan oleh seluruh santri.
secara bersama-sama guru dan beberapa santri kelas akhir memotong hewan yang telah disembelih menjadi bagian kecil selanjutnya dikemas untuk didistribusikan kepada warga sekitar Pesantren dan sebagian lainnya dikonsumsi oleh santri dan guru.
Sebelumnya, pelaksanaan shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid Pesantren, bertindak sebagai imam sekaligus khatib ustad Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I.
Raudlah (10/8/19). Guna menyambut dan memeriahkan hari raya Idul Adha 1440 H, seluruh santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanahff melaksanakan takbiran bersama. Kegiatan takbiran pada tahun ini dilakukan dalam bentuk perlombaan antar rayon.
Perlombaan yang bertajuk “Takbir Akbar menyambut Hari Raya Idul Adha” ini diselenggarakan oleh Panitia Khutbatul Arsy dan digelar di depan lapangan masjid Pesantren.
Seluruh peserta dari tiap-tiap rayon menampilkan kekompakan, seni dan kreasinya dalam melantunkan takbir.
Selain perlombaan takbir, Idul Adha juga dimeriahkan dengan lomba menghias asrama. Dalam perlombaan ini, pengurus rayon dan anggotanya menghias asrama mereka dengan hiasan-hiasan kertas dan lampu.
Adapun pemenang lomba takbiran adalah; Juara 1 rayon Saudi 3, juara 2 rayon Al-Jihad 2, dan Juara 3 rayon Makkah 3.
Dan pemenang lomba hias asrama putra adalah; Juara 1 Al-Jihad 2, juara 2 Al-Jihad 3, dan juara 3 (Ramadhan 1). Sedangkan pemenang lomba hias asrama putri secara berturut adalah; Ruqoyyah 2A, Ruqoyyah 2B, dan Khadijah 3.
Raudlah (3/8/19). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapat kunjungan dari Dewan Muslimat PAS (Parti Islam Semalaysia) Negeri Kelantan. Rombongan yang dipimpin oleh Lajnah Penerangan Dewan Muslimat PAS Negeri Kelantan, Puan Nor Hashimah Binti Deraman berjumlah 29 orang.
Selain untuk mempererat ukhuwah islamiyah, kunjungan ini dimaksudkan untuk studi banding tentang manajemen pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Rombongan tamu disambut oleh Wakil Direktur Pesantren Ustadz Carles Ginting, B.HSc. di ruang guru gedung Zainab. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan suka cita yang mendalam atas kunjungan tamu. Hal senada juga disambut baik oleh Puan Nor Hashimah Binti Deraman karena telah diterima baik di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Beliau menyatakan bahwa Indonesia dan Malaysia adalah negara tetangga yang saling mendukung sejak dulu.
Inti kunjungan ini adalah diskusi seputar dunia pendidikan Islam. Para peserta studi banding sangat antusias berdiskusi terkait metode pendidikan yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah