Pembukaan dan Pengarahan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy Santriwati Kelas 5 KMI

Pembukaan dan Pengarahan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy Santriwati Kelas 5 KMI

Raudhah (10/10/22). Sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis modern, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengajarkan ilmu agama dan ilmu umum sepenuhnya kepada seluruh santri/wati. Salah satu program penunjang pemahaman santriwati dalam ilmu agama, khususnya Fiqh, Tauhid, Hadits, dan Tafsir dsb, adalah Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy untuk santriwati kelas 5 KMI. Untuk tahun ini, Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy kelas 5 KMI Putri dibuka oleh Bapak Wakil Direktur Pesantren, Al-Ustadz Carles Ginting, BHSc. “Fathul Kutub di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah itu tidak hanya sekedar membuka kitab kuning, tetapi membaca dan memahami, bahkan memahamkan isinya. Maka penting untuk dilaksanakan”, tegas beliau dalam pembukaan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy  kelas 5 KMI putri, Senin pagi (10/10).

Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy  kelas 5 KMI putri tahun ini diikuti oleh 304 santriwati, yang dibagi menjadi 4 unit atau syukbah , setiap unit dibagi menjadi 8 kelompok dan  tiap-tiap kelompok terdiri dari 9-10 santriwati. Adapun para pembimbing pada kegiatan ini terdiri dari 34 Asatidzah. Selanjutnya, pembahasan kitab dan diskusi permasalahan-permasalahan tiap materi akan dimulai pada Rabu (12/10), di aula pertemuan Hafshah Lt.3 dan gedung Ummi Kalsum Lt. 1 dan 2.   

Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy memiliki tujuan-tujuan, antara lain: Pertama, melihat dan menguji seberapa jauh pemahaman santriwati kelas 5 KMI dalam memahami pelajaran-pelajaran yang sudah diajarkan khususnya Fiqih, Tauhid, Hadits dan Tafsir. Kedua, tidak fanatik dengan satu madzhab. Ketiga, mempersiapkan diri untuk melangkah ke jenjang perkuliahan, dengan cara belajar yang berbeda dari cara belajar di Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI). Keempat, melatih santriwati untuk gemar membaca sehingga dapat belajar sendiri. Kelima, memperkuat dasar-dasar ilmu untuk jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, untuk mengetahui kiprah perjuangan ulama Islam.

Kembali kepada tujuan diadakannya Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy , diharapkan santriwati kelas 5 KMI bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan, mengambil pelajaran sebaik-baiknya pada kesempatan berharga ini dan menjadi alumni yang sesuai dengan harapan dan cita-cita pesantren. Aamiin.

Ngaji Literasi: “Ternyata Menulis Itu Mudah”

Ngaji Literasi: “Ternyata Menulis Itu Mudah”

Raudhah (7/10/22). Keterampilan menulis adalah kemampuan mengungkapkan gagasan, pendapat, dan perasaan kepada pihak lain dengan melalui bahasa tulis. Dalam menulis juga dituntut untuk kreatif agar tulisan menjadi menarik dan pembaca tertarik membacanya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan literasi santri dalam menulis, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan  menggelar “Workshop Penulisan: Ternyata Menulis Itu Mudah” bagi santri/wati kelas 1-6 Kuliyyatul Mu‘allimin Al-Islamiyyah (KMI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at (7/10) di ruang pertemuan Hafshah Lt. 3 untuk santriwati dan di Masjid Pesantren untuk santri.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Wakil Direktur, Ust. Carles Ginting, BHSc., dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh saudara Mhd. Rois Almaududy, yang merupakan seorang penulis buku “Menjemput Rezeki Yang Berkah” serta diakhiri dengan tanya jawab.

Semoga dengan adanya kegiatan workshop penulisan ini dapat meningkatkan bakat para santri/wati dalam tulis menulis. Raudhah….Sukses!

Upacara Pembukaan Perlombaan Peringatan Ulang Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke-40

Upacara Pembukaan Perlombaan Peringatan Ulang Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke-40

Raudhah (7/10/22 ). Jum’at pagi (7/10/) pukul 07.30 WIB, semua santri/wati dan Asatidzah mengikuti upacara pembukaan perlombaan antar santri/wati pada Peringatan Ulang Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke-40 tahun yang dilaksanakan di lapangan hijau pesantren. Setelah resmi dibuka, berbagai macam perlombaan yang sudah disiapkan oleh panitia langsung dimulai, dengan menyesuaikan jadwal yang ada.

Upacara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan dan nasehat dari Bapak Direktur Pesantren, Ust. Solihin Adin, S.Ag., M.M., penyerahan amanat kepada Dewan Hakim, pembukaan perlombaan secara resmi oleh Bapak Direktur, Bapak Wakil Direktur, Bapak Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah dan Bapak-Bapak Kepala Bidang Pesantren, serta diakhiri dengan do’a yang dipinpin oleh Ust. KH. Dr. Rasyidin, MA.

Kegiatan ini merupakan pembuka dari berbagai rentetan acara pada Peringatan Ulang Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke-40 tahun, dan untuk  mengasah ketangkasan santri dalam olahraga dan seni, maka diselenggarakanlah perlombaan antar santri/wati. Berikut ini adalah cabang-cabang olahraga dan seni yang dilombakan, yaitu:

Putra

A. Cabang Olahraga

  1. Sepak Bola
  2. Futsal

B. Cabang Seni

  1. Kaligrafi
  2. Qasidah
  3. Cipta Lagu
  4. Cipta dan Baca Puisi

Putri

A. Cabang Olahraga: Pecah Piring

B. Cabang Seni

  1. Qasidah
  2. Cipta dan Baca Puisi
  3. Karaoke Islami
  4. Henna
Kunjungan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Madrasah Aliyah Swasta, Labuhan Batu Selatan

Kunjungan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Madrasah Aliyah Swasta, Labuhan Batu Selatan

Raudhah (5/10/22). Untuk kesekian kalinya, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan kembali kedatangan tamu yang berkeinginan mempelajari sistem pendidikan dan organisasi santri di pesantren yang kini sudah berusia 40 tahun ini. Rombongan tamu yang berjumlah sebanyak 39 orang ini berasal dari Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Madrasah Aliyah Swasta, Labuhan Batu Selatan. Mereka terdiri dari 31 santriwati dan 8 guru pembimbing. Kedatangan rombongan santriwati ini disambut dengan hangat oleh Bapak Kepala Bidang Pengasuhan Putri, Ustadz Fathurrahman, S.Ag., S.Pd.I., M.M., di gedung pertemuan Hafsah Lt.3, Rabu (5/10).

Selama berada di pesantren, mereka diajak melihat-lihat dan mempelajari setiap kegiatan yang ada. Mereka sangat antusias ingin mempelajari sistem organisasi santriwati yang biasa disebut Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Kegiatan ini diawali dengan ramah tamah antara Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan rombongan di gedung pertemuan Hafsah Lt.3, kemudian diskusi antara santriwati Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Aliyah Swasta dengan para santriwati kelas akhir KMI yang diamanahi di Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH), dan dilanjutkan dengan berkunjung ke perpustakaan putri pada Rabu (5/10) malam.

Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan pengalaman santriwati Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Aliyah Swasta dalam bidang keorganisasian. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai yang diinginkan.

Fathul Kutub Santri Kelas 5 KMI: Instruksi Literasi

Fathul Kutub Santri Kelas 5 KMI: Instruksi Literasi

Raudhah (5/10/22). Sudah menjadi kewajiban bagi seluruh santri di pesantren untuk bisa memahami dan menguasai kitab kuning. Di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pembelajaran kitab kuning merupakan bagian dari pembelajaran harian yang diterapkan di dalam kurikulum Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyyah (KMI), seperti kitab Bulughul Maram, Bidayatul Mujtahid, dan lainnya. Selanjutnya, untuk memperdalam dan mengembangkan wawasan para santri dalam mempelajari kitab kuning, pesantren melaksanakan kegiatan khusus untuk santri kelas 5 KMI yang disebut dengan Fathul Kutub At-Turats Al-Islamiy.

Fathul Kutub santri kelas 5 KMI diadakan di semester pertama. Pada tahun ini, acara Fathul Kutub santri kelas 5 KMI berlangsung selama 4 hari, dimulai pada hari Rabu (5/10) hingga hari Ahad (9/10). Kegiatan ini diikuti oleh 254 santri kelas 5 KMI dan 65 guru pembimbing yang terbagi menjadi 32 kelompok.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Wakil Direktur Pesantren, Ustadz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., dan dilanjutkan dengan pengarahan beberapa materi Fathul Kutub seperti: Aqidah/Tauhid, Hadits, Fiqh, dan Tafsir.

Pembahasan kitab dan diskusi permasalahan-permasalahan tiap materi akan dimulai pada Sabtu (8/10). Maka untuk mempermudah pelaksanaannya, seluruh peserta dibagi dalam 4 unit atau syukbah, tiap unit terdiri dari 8 kelompok, dan setiap kelompok memiliki 8-10 peserta.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuannya, terutama dalam Kutub At-Turats, sehingga saat menghadapi problematika furu’iyah (cabang) dalam kehidupan sehari-hari, para santri tidak fanatik terhadap satu madzhab, namun mampu meneliti keabsahan madzhab sesuai dengan petunjuk dalam Qur’an dan Hadits.

Chat Via WhatsApp