Raudhah (11/9/22). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan menggelar ceramah motivasi bagi santri dan santriwati dengan menghadirkan motivator nasional, Akbar Zainuddin, M.M., MJW. pada Ahad pagi (11/9).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam 2 sesi, sesi 1 diikuti santri putra pada pukul 07.30 hingga 10.00 WIB di masjid, dan sesi 2 diikuti santriwati pada pukul 10.30 hingga 12.45 di aula Fatimah beserta seluruh ustad dan ustazah.
Di depan seluruh santri, Akbar Zainuddin, penulis buku terlaris ‘Man Jadda Wajada’ yang juga alumni Pondok Modern Gontor Ponorogo tahun 1991, dengan penuh semangat menjelaskan 8 kunci sukses agar santri dapat menggapai impian dan cita-citanya. Di antaranya adalah motivasi kuat, dengan mengawali hari dengan semangat dan menghindari sikap negatif, memiliki nyali dan berani bermimpi hebat, belajar dengan giat, menghormati orang tua dan guru, serta konsisten dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Seluruh santri juga dilibatkan dalam kegiatan ini secara langsung melalui beberapa uji keterampilan konsentrasi yang menghibur, serta penulisan apa yang mereka cita-citakan di dalam buku catatan masing-masing selanjutnya membacakannya di depan seluruh peserta secara bergantian.
Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan dan memberikan semangat baru bagi seluruh santri dan santriwati dalam belajar dan menggapai cita-cita, serta menyegarkan kembali pemahaman mereka atas tanggung jawab dan kewajiban yang semestinya terus dijaga dan dipelihara terhadap orang tua, guru, dan rekan seperjuangan. *
Raudhah (7/9/22). Kepanitiaan Penerimaan Santri Baru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan tahun ajaran 2022/2023 resmi ditutup melalui acara yang dilaksanakan pada Rabu, 7 September 2022 setelah Magrib di ruang guru gedung Al Azhar lantai 1.
Acara dihadiri oleh Wakil Direktur Ust. H. Miftakhuddin, S.Pd.I., M.M, kepala-kepala bidang, serta seluruh anggota kepanitiaan.
Acara diawali dengan pembacaan laporan umum kepanitiaan oleh ketua panitia Ust. Erwin, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Pesantren Ust. Miftakhuddin, S.Pd.I., M.M menyampaikan rasa syukur bahwa tradisi RH seperti ini terus dijaga. Bila demikian maka akan pondok insyaallah akan terus berkembang.
Mengutip apa yang pernah disampaikan Pimpinan Pondok Modern Gontor Alm. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, beliau mengatakan: “Kalau banyak orang berzikir dengan lisan dan hati, ada juga bentuk lain zikir yaitu dengan perbuatan, bil af’al, dan ini baik bahkan dapat lebih dahsyat efek dan manfaatnya. Dan demikianlah yang dilaksanakan RH yang menjadikannya berbeda dengan lainnya. Maka itu semua harus disyukuri dan terus dijaga oleh seluruh orang-orang di dalamnya.”
Beliau juga menyampaikan terima kasih atas segala usaha yang dikerahkan seluruh panitia hingga tuntas dengan menyiapkan laporan sebagai dokumentasi bagi kepanitiaan berikutnya, innamal a’mal bikhawatimiha.
Raudhah( 5/9/22). Pada pertengahan Agustus 2022, gedung ruang makan putri lama yang terletak di sebelah selatan taman makam Raudhah dibongkar. Dibangun dan mulai digunakan pada tahun 1994 sebagai ruang masak, penginapan karyawati masak, serta ruang makan santriwati dan guru, selama kurang lebih 28 tahun bangunan ini setia memberikan pelayanan kepada seluruh santriwati khususnya dalam penyediaan layanan konsumsi harian 3 kali setiap harinya.
Mulai Juli 2022, seluruh aktifitas di gedung lama ini dipindahkan ke gedung baru Fatimah lantai 1 dan 2 dengan fasilitas yang lebih baik.
Di atas lahan bangunan yang dibongkar rencananya akan dibangun gedung 3 lantai membentang dari utara ke selatan seluas 60×25 meter persegi yang diperuntukkan sebagai klinik di lantai dasar serta aula pertemuan dan perpustakaan pada lantai berikutnya.
Semoga Allah memudahkan seluruh urusan Pesantren, amin.
Raudhah/3/8/22) Direktur KMI Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH. Masyhudi Subari, MA mengunjungi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada hari Rabu, 3 Agustus 2022. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh keluarga besar Pesantren.
Pada kesempatan ini, Direktur KMI sekaligus anggota Badan Wakaf PMDG ini dimohon untuk memberikan motivasi dan nasehat di hadapan seluruh ustadz dan ustadzah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Penyampaian motivasi dan nasehat tersebut dilaksanakan di gedung pertemuan Hafshah yang dihadiri oleh Bapak Direktur dan Wakil Direktur, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, Kepala-kepala Bidang, serta seluruh ustadz dan ustadzah.
Dalam nasehatnya, KH. Masyhudi Subari, MA menyampaikan bahwa sebaik-baik guru adalah yang mampu memahamkan murid akan ilmu meskipun mereka tidak membuka buku. Disamping itu, beliau juga menyampaikan bahwa tugas guru pada dasarnya hanya dua; yaitu mendidik dan mengajar, mendidik diri sendiri dan orang lain, serta mengajar diri sendiri dan orang lain. Seluruh ustadz dan ustadzah terlihat sangat antusias mendengarkan nasehat Direktur KMI tersebut.
“Maka dari itu, Pesantren yang menggunakan kurikulum KMI seperti Ar-Raudlatul Hasanah ini, harus mendidik para santri/watinya selama 24 jam, 6 jam pendidikan di dalam kelas dan 18 jam pendidikan di luar kelas.” Lanjut beliau.
Setelah penyampaian motivasi dan nasehat, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan do’a serta sesi perfotoan.
(Raudhah/18/7/22). Sudah menjadi sunah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan Apel Tahunan dalam mengawali tahun pelajaran baru. Upacara tersebut merupakan awal dari seluruh rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy.
Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy ini dilaksanakan pada hari Senin, 19 Juli 2022 pukul 07.30 Wib di lapangan hijau Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang dihadiri oleh jajaran pengurus Badan Wakaf, Pimpinan, serta guru-guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, serta diikuti oleh seluruh santri dan santriwati, mahasantri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah, dan santri pendidikan anak usia dini.
Pada upacara ini, Wali Kota Medan, Bapak M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, menantu Presiden Joko Widodo tersebut berharap santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat memberikan pandangan dan solusi bagi perekonomian umat, sehingga ke depannya dapat lebih unggul dan masif digunakan oleh masyarakat.
Selanjutnya, untuk meningkatkankan mutu dan kualitas, serta memotivasi santri dan santriwati yang berprestasi, dalam apel tersebut Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memberikan beasiswa berupa pembebasan uang SPP selama 6 bulan bagi santri/wati yang mendapatkan peringkat pertama dan pembebasan uang SPP selama 3 bulan bagi santri/wati yang mendapatkan peringkat kedua bagi tiap-tiap tingkatan kelas. Selain untuk santri/wati, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah juga memberikan beasiswa bagi mahasantri yang berprestasi berupa pembebasan uang pendidikan selama 6 bulan.
Apel Tahunan kali ini juga menampilkan berbagai atraksi dan penampilan dari santri dan santriwati. Salah satunya adalah penampilan grup marching band putri, kolaborasi antar seni bela diri, pencak silat dan karate dengan menampilkan jurus-jurus andalan dari masing-masing bela diri hingga membuat seluruh penonton terpukau. Ditambah lagi dengan gerakan salto dari tim senam lantai yg luar biasa, membuat seluruh penonton berteriak kagum.
Di akhir upacara, seluruh mahasantri mempersembahkan bakti mereka kepada salah satu dosen sekaligus guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang telah berpulang ke rahmatullah pada hari Jumat, 15 Juli lalu.
Di akhir upacara, seluruh santri dan santriwati melakukan pawai barisan yang dikelompokkan berdasarkan asal daerah dan berjalan rapi di area dalam sekitar Pesantren.