Raudhah (3/10/2022). Rapat persiapan pada acara Peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berjalan sesuai yang telah dijadwalkan oleh Panitia Hari Santri Nasional Kota Medan.
Rapat persiapan Peringatan Hari Santri Nasional Kota Medan yang dilaksanakan pada (3/10/22), kali ini membahas tentang pembentukan kepanitiaan Hari Santri Nasional Kota Medan pada 22 Oktober 2022 dan hal-hal yang dianggap perlu.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Pesantren se-Kota Medan yang dinaungi oleh Kementerian Agama Kota Medan. Adapun para peserta kegiatan ini disambut langsung oleh Wakil Direktur Pesantren, Ust. Carles Ginting, BHSc., dan Ust. H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M.
InsyaAllah, pada tahun ini upacara Peringatan Hari Santri Nasional Kota Medan akan diadakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, semoga acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Aamiin.
Raudhah (3/10/22). Olahraga adalah aktivitas yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang nantinya. Namun, tidak sedikit masyarakat yang mulai meninggalkan aktivitas ini alasannya tentu saja karena kesibukan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Berbeda dengan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, untuk senantiasa menjaga kesehatan para santri/wati, pesantren mengadakan senam sehat pagi yang dilaksanakan di tempat yang berbeda, untuk santri berada di lapangan bola samping masjid pesantren sedangkan santriwati di lapangan belakang Gedung Khadijah dan depan Gedung Rabiah Adawiyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada senin pagi (3/10/22) ini, berlangsung meriah dan gembira dengan dihadiri oleh 3662 santri/wati.
Dengan diadakannya senam pagi, para santri/wati mampu memahami dan menyadari pentingnya kesehatan bagi mereka, kesehatan merupakan hal utama yang perlu mereka jaga di tengah kesibukan kegiatan pesantren yang tidak pernah berhenti selama 24 jam. Semoga Allah selalu menjaga pesantren, Asatidzah, dan para santri/wati. Aamiin.
Raudhah (1/10/22). Demi meningkatkan pemahaman anak-anak usia dini tentang wawasan keislaman, maka PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Ar-Raudhatul Hasanah mengadakan praktik manasik haji. Praktik ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman kepada mereka terkhusus nya mengenai manasik haji.
Kegiatan praktik manasik haji ini dilaksanakan pada hari Sabtu pagi (1/10), diadakan di lapangan bola pesantren berdekatan dengan masjid. Kegiatan ini dibimbing oleh Ust. H. Imamul Authon Nur, Lc., M.T.H., dan guru-guru PAUD Ar-Raudlatul Hasanah.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan nyaman serta mudah dalam melaksanakannya. Semoga anak-anak PAUD Ar-Raudlatul Hasanah mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat terutama dalam wawasan keislaman. Aamiin.
Raudhah (29/9/22). Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan mengadakan workshop tentang beasiswa S1 Luar Negeri untuk santri kelas akhir KMI. Program ini terlaksana atas kerjasama pesantren dengan lembaga kursus bahasa inggris yaitu The English House, Medan.
Acara ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Wakil Direktur Pesantren, Ust. Carles Ginting, BHSc., dalam sambutan beliau menyatakan sangat mendukung kegiatan ini dan memberikan semangat kepada para santri untuk melanjutkan studi mereka ke luar negeri.
Kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan jenis-jenis beasiswa dan persyaratannya yang disampaikan oleh Ibu Meutia Verayanti dan Bapak Saharmangea selaku Direktur Lembaga Kursus bahasa Inggris: The English House, Medan.
Dengan adanya program seperti ini, semoga dapat memotivasi seluruh santri kelas akhir KMI untuk tidak takut bermimpi melanjutkan pendidikan mereka ke Luar negeri.
Raudhah (29/9/22). Untuk memperluas wawasan keislaman santri/wati Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan menggelar kegiatan pembekalan bagi seluruh santri/wati kelas akhir KMI yang dibuka oleh Wakil Direktur Pesantren, Ust. Carles Ginting, BHSc., dan Ust. H. Miftakhuddin, S.S, S.Pd.I, MM., pada Sabtu pagi (24/9), di Gedung Serbaguna (putra) dan Ruang Pertemuan Hafshah Lt.3 (putri).
Adapun jumlah santri/wati kelas 6 KMI yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai 536 orang. Seluruh santri/wati kelas 6 KMI diharuskan mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dan tidak diperkenankan seorangpun meninggalkan kegiatan ini.
Acara yang berlangsung selama 8 hari berturut-turut diawali dengan pembekalan materi pokok terlebih dahulu. Berikut materi-materi yang diberikan pada kegiatan pembekalan:
Mengenal Terapi Bekam dan Manfaatnya
Praktek Bekam
Teori dan Praktek Fardhu Kifayah
Teori dan Praktek Takhtim dan Tahlil
Mengenal Ruqyah dan Manfaatnya
Praktek Ruqyah
Teori dan Praktek Manasik Haji
Mengenal Bahaya Syi’ah, Liberalisme, Pluralisme
Mengenal Metologi Dakwah
Keputrian (Khusus Santriwati)
Pembekalan ini bertujuan agar para santri/wati mengetahui berbagai permasalahan dan wawasan pengetahuan Islam yang ada di kehidupan mereka.