Santri Raudlah Hadapi Ujian Tulis Semester Ganjil

Santri Raudlah Hadapi Ujian Tulis Semester Ganjil

Raudhah (30/11). Santri dan santriwati dari kelas 1 hingga 5 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan ujian tulis semester ganjil mulai tanggal 30 November hingga 12 Desember 2019. Ujian semester genap secara bersamaan juga dilaksanakan di RH Kampus 2 Lumut Tapanuli Tengah.

Santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kampus 1 Medan tampak sedang menjalani ujian semester 1 yang diawasi langsung oleh Ustadz pengawas di gedung Al-Azhar.

Jumlah peserta ujian pada semester ganjil tahun ajaran 2019-2020 di Kampus 1 Medan adalah 1419 santri putra dan 1657 santri putri, sedangkan di Kampus 2 Lumut diikuti sebanyak 212 santri putra dan 89 santri putri.

Ujian tulis diawali dengan upacara pembukaan guna mendengarkan arahan bapak direktur. Pelaksanaan upacara santri Kampus 1 Medan di depan masjid dan putri di halaman gedung Rabiah Adawiyah, sedangkan upacara pembukaan ujian Kampus 2 Lumut di lapangan bola basket.

Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kampus 1 Medan tampak sedang menjalani ujian semester 1 yang diawasi langsung oleh Ustadzah pengawas di gedung Rabiah Al-Adawiyah.

Dalam arahannya, bapak direktur menekankan kepada seluruh santri beberapa hal penting, antara lain bahwa ujian harus diniatkan sebagai bagian dari proses ibadah menuntut ilmu, bukan tujuan dari belajar. Beliau juga menegaskan pentingnya berlaku jujur dan amanah dalam belajar. Ujian mendidik santri untuk dapat berlaku jujur dan bertanggung jawab terhadap amanah yang telah dipercayakan oleh orang tua dan guru kepada mereka selama menuntut ilmu dengan bersungguh-sungguh dalam belajar dan menghadapi ujian.

Language Expo 2019; Upaya Peningkatan Bahasa Resmi

Language Expo 2019; Upaya Peningkatan Bahasa Resmi

Raudhah (8/11).  Dalam rangka meningkatkan kualitas bahasa Arab dan Inggris santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pembimbing bahasa santri—dikenal dengan Language Advisory Council (LAC)—dibantu oleh bagian bahasa OPRH melaksanakan expo bahasa (language expo) dari 25 Oktober hingga 7 November 2019.

Selain peningkatan kualitas bahasa Arab dan Inggris, expo bahasa juga merupakan wadah untuk memotivasi santri agar terus menggunakan bahasa resmi dalam percakapan sehari-hari dan upaya meningkatkan percaya diri serta menumbuhkan semangat berkompetisi.

Language Expo terdiri atas beberapa cabang perlombaan, antara lain; naqlul jumlah, first rank, choral speaking, qawa’id Olympiad, scrable, debat, ma huwa, wall magazine, singing, dan language ambassador, Miss Language, Short Story, Fathul Mu’jam.

Penampilan Santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam Language Expo 2019 kategori lomba Choral Speaking (26/10)

Setelah melalui babak seleksi, final perlombaan expo bahasa digelar di dalam gedung serbaguna setelah shalat Isya, santri pada tanggal 6 November, dan santriwati pada 7 November 2019.

Berikut nama para pemenang santri putra setiap kategorinya secara berurutan dari juara 1;

Naqlul Jumlah: Kelas 1B, Kelas 1F, Kelas 1J, Kelas 1 Int B.

First Rank: Muhammad Javier (3B), Faisal Lesa (6F), Dimas Aryo Sigit (4A1).

Choral Speaking: Kelas 3 Int B, Kelas 4B, Kelas 4A1.

Qowaid Olympiad: Safaruddin, Syahrul Halim, Fadhlan Hermein, Dt. Albar Riben, Fauzil Mahmudi, Muhammad Muarrif.

Scrabble Junior: Wildan M. Arkad (2D), M. Hanif Al Mutawakkil (3L), Sultan Muhammad Rafli (3D).

Scrabble Senior: Firman Aldino (6J), Risky Syahreihan (4A1), Hayatul Jauza (6H).

Debate: Tengku Muhammad Lufthi (6F), Ardian Syahzulfikram Dimas Perdana (6F), Faiz Akbar (6F), Muhammad Fauzan (6D), Fikri Mulyadi Zega (6D), Abdillah Azzam (6D), Dt Albar Riben (6A1), Zeni Azima (6A1), Buchori (6A1), Alfin Eraninka (6J), Ahmad Taufiq (6J), Dimas Fatahillah (6J).

Ma Hua: Rayon Makkah 1A, Rayon Al-Jihad 1, Rayon Al-Jihad 3.

Wall Magazine: Rayon Makkah 2A, Rayon Al Jihad 3, Rayon Ramadhan 2.

Singing Like Star: Alfi Syahri, Amirul Qisty, Riski Harahap

Language Ambassador: Riski Harahap, Husama Azwindi, Muhammad Muarif

Berikut nama para pemenang Santriwati setiap kategorinya secara berurutan dari juara 1;

Choral Speaking: Kelas 1C, Kelas 1E, Kelas 1I, Kelas 1 Int C.

3D Wall Magazine: Rayon Ruqoyyah 2A, Rayon Ruqoyyah 2B, Rayon Aisyah 2.

Singing Like star Junior: Najwa Nabila (3G), Chairida Octavia (2E), Fikra Fauzil (3C).

Singing Like star Senior: Dini Prawesti (4E), Putri Latisya (5C), Ranti Alfiera (6M).

Miss Language: Putri Widya Sari (5A2), Nazwa Fazira (4A2), Diaz Zahra Wardhani (5C).

Short Story Composing Junior: Almira Alrisky (3C), Azka R Daulay (3C), Salsabila Amanda (3C).

Short Story Composing Senior: Diaz Zahra Wardhani (5C), Shofiyyatul Amaliyah (5C), Raisa Amanda (3 Int E).

Procedural Demonstration: Nayyara Azzura (1 Int C), Aulia Rahma (1 Int G), Fathiya Emira (3I).

Scrabble Junior: Raihanna Azkia (1 Int G), Nafisah Syafiqah (2C), Salwa Tsabitah (3C).

Scrabble Senior: Dinda Ayu Fania (3 Int C), Syfa Habibah Srg (3 Int A2), NurHoneyda Winata (3 Int C).

Debate: Kelas 6A2, Kelas 5C, Kelas 5E, Kelas 4C.

Qowaid Olympiade Junior: Kelas 3C, Kelas 2C, Kelas 3E.

Qowaid Olympiade Senior: Kelas 5C, Kelas 6A2, Kelas 6C.

Fathul Qomus: Aswi Rahmalia (1 Int G), Jenny Alisyah (1 Int E), Naurah Rayyani (1C).

Progres Pembangunan Gedung Khadijah Baru

Progres Pembangunan Gedung Khadijah Baru

Raudhah (3/11). Hampir empat bulan berlalu sejak peletakan batu pertama oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajeckshah pada tanggal 5 Juli 2019, gedung Khadijah Baru masih dalam proses pembangunan dan kini sudah mencapai 40% dari seluruh pengerjaan.

Kepada Bidang Kesejahteraan Ustadz Dermawan, S.E., S.Pd.I., M.M. menyatakan bahwa pembangunan gedung Khadijah Baru ini menelan biaya hingga Rp 7,5 Milyar. Gedung permanen berbentuk letter U ini terdiri atas tiga lantai, setiap lantainya memiliki 11 kamar berukuran 7×8 m.

Dengan kapasitas sebanyak 33 ruang, direncanakan gedung baru ini difungsikan sebagai asrama santri putri yang dapat menampung hingga 660 santri.

Tampak dari depan Gedung Khadijah Baru yang masih dalam tahap pembangunan

Sesuai rencana awal, gedung Khadijah Baru akan dapat ditempati pada Februari 2020 oleh santri putri lama yang saat ini menghuni gedung Khadijah lama dan gedung Fatimah. Namun rencana tersebut diperkirakan sedikit mundur hingga pertengahan Juni 2020 melihat kondisi pengerjaan pembangunan yang baru mencapai 40%. “InsyaAllah, mudah-mudahan bulan Juni 2020 proyek pembangunan gedung Khadijah Baru dapat diselesaikan, sehingga seluruh santri putri baru bisa menempati gedung ini”, demikian ungkap Ustadz Dermawan.

Ketika ditanya tentang kendala pembangunan, Ustadz Dermawan mengaku alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala yang cukup besar dalam pelaksanaan pembangunan gedung Khadijah Baru. “Ya paling hanya kendala alam saja”, kata beliau. Hal tersebut cukup beralasan dikarenakan beberapa minggu ini intensitas hujan di Kota Medan dan sekitarnya cukup sering.

Gedung Khadijah Baru ini akan dilengkapi dengan kamar mandi dan jemuran pakaian di setiap lantainya sehingga diharapkan dapat mempermudah santri dalam melaksanakan aktifitas hariannya di asrama.

Undangan Tabligh Akbar

Undangan Tabligh Akbar

Assalamua’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hadirilah TABLIGH AKBAR Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan Tema “Menjadikan Rasulullah Sebagai Contoh Tauladan di Kehidupan Akhir Zaman”

Bersama Penceramah Ustadz Dr. Yahya Waloni

Bertempat di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Jl. Setia Budi, Simp. Selayang, Medan.

Shalat Jum’at Berjama’ah
Jum’at, 22 November 2019

GRATIS
TERBUKA UNTUK UMUM!

Akal Sehat Terdapat Dalam Raga Sehat

Akal Sehat Terdapat Dalam Raga Sehat

Raudhah (30/10). Nurani, akal, dan jasmani merupakan elemen terpenting manusia dalam mengarungi kehidupan di muka bumi mengabdi kepada Allah SWT. Ketiganya harus seimbang dengan mendapatkan nutrisi yang tepat dan perhatian yang berkelanjutan.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memahami dengan benar bahwa proses pendidikan santri tidak hanya sebatas pada pemenuhan akal dengan beragam pengetahuan saja, namun lebih luas dari itu bahwa proses pendidikan diarahkan dapat membentuk jiwa santri menjadi insan yang berbudi tinggi dengan keikhlasan yang menjadi ruh amalnya, berpengetahuan luas, dan tak lupa badannya pun harus sehat.

Sore hari setelah shalat Ashar berjamaah merupakan waktu bagi santri untuk mengasah keterampilan dan seni serta bakat, dan menjaga kebugaran jasmani mereka melalui beragam kegiatan, di antaranya adalah latihan seni bela diri silat dan karate. Selain menjaga kebugaran tubuh, kedua seni bela diri ini juga memupuk nilai moral luhur, kemandirian, kesabaran, kesungguhan, konsentrasi, dan ukhuwah antar sesama teman.

Latihan seni bela diri diisi dengan latihan gerakan dan jurus serta latihan tanding antar sesama peserta, dan diakhiri dengan penyampaian evaluasi dan nasehat oleh santri senior yang menjadi pelatih harian bagi adik-adiknya.

Chat Via WhatsApp