Raudhah (30/10). Nurani, akal, dan jasmani merupakan elemen terpenting manusia dalam mengarungi kehidupan di muka bumi mengabdi kepada Allah SWT. Ketiganya harus seimbang dengan mendapatkan nutrisi yang tepat dan perhatian yang berkelanjutan.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memahami dengan benar bahwa proses pendidikan santri tidak hanya sebatas pada pemenuhan akal dengan beragam pengetahuan saja, namun lebih luas dari itu bahwa proses pendidikan diarahkan dapat membentuk jiwa santri menjadi insan yang berbudi tinggi dengan keikhlasan yang menjadi ruh amalnya, berpengetahuan luas, dan tak lupa badannya pun harus sehat.

Sore hari setelah shalat Ashar berjamaah merupakan waktu bagi santri untuk mengasah keterampilan dan seni serta bakat, dan menjaga kebugaran jasmani mereka melalui beragam kegiatan, di antaranya adalah latihan seni bela diri silat dan karate. Selain menjaga kebugaran tubuh, kedua seni bela diri ini juga memupuk nilai moral luhur, kemandirian, kesabaran, kesungguhan, konsentrasi, dan ukhuwah antar sesama teman.

Latihan seni bela diri diisi dengan latihan gerakan dan jurus serta latihan tanding antar sesama peserta, dan diakhiri dengan penyampaian evaluasi dan nasehat oleh santri senior yang menjadi pelatih harian bagi adik-adiknya.