Pembacaan Tata Tertib dan Disiplin Santri

Pembacaan Tata Tertib dan Disiplin Santri

Raudhah (2/7/19). Dalam rangka mengefektifkan disiplin di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Bidang Pengasuhan Santri melaksanakan pembacaan tata tertib dan disiplin santri.

Sosialisasi disiplin dan aturan ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati baru tahun ajaran 2019/2020.

Tata tertib dan disiplin santri ini dikenal dengan istilah “Tenco” atau ten commandments. Hal tersebut dikarenakan tata tertib dan disiplin santri ini terdiri dari 10 aturan dan disiplin utama yang wajib diketahui dan ditaati oleh seluruh santri dan santriwati.

Tenco terdiri atas pasal kesopanan, ketertiban umum, kesehatan, keamanan di dalam kampus, keamanan yang berkenaan dengan negara dan luar kampus, kesalahan yang harus dihindari, ketenangan, perizinan, disiplin, dan tambahan lainnya.

Guru bidang pengasuhan membacakan satu per satu pasal dan jabarannya dari tenco di hadapan seluruh santri.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh santri dan santriwati baru dapat mengetahui, memahami, dan menjalankan seluruh disiplin dan tata tertib yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara baik.

Pembacaan tenco dilaksanakan pada Selasa pagi (2/7/19) pukul 07.30 WIB, santri putra di depan gedung Al-Jihad dan putri di gedung Ruqayyah.

Pembagian Kelas Santri Baru Tahun Ajaran 2019-2020

Pembagian Kelas Santri Baru Tahun Ajaran 2019-2020

Raudhah (1/7/19). Seluruh santri dan santriwati baru tahun ajaran 2019/2020 mengikuti kegiatan pembagian kelas dan perkenalan wali kelas pada Senin pagi (1/7/19) pukul 07.30 WIB.

Pertemuan santri putra dilaksanakan di gedung serbaguna dan putri di masjid.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh bapak direktur, kepala bidang pendidikan, dan seluruh wali kelas 1 dan 1 intensif ini bertujuan untuk menyampaikan kelas serta wali kelas seluruh santri baru.

Sejak awal berdiri, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah menerapkan pembagian kelas berurutan dari yang tertinggi yang dimulai dengan abjad B, D, F, H, dan seterusnya untuk putra, dan C, E, G, I dan seterusnya untuk putri. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dan mengefektifkan santri dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas.

Pembagian kelas santri dan santriwati baru berdasarkan atas nilai yang diraih pada ujian seleksi masuk.

Bapak Direktur KH. Solihin Adin dan wakil direktur Ustad Carles Ginting dalam nasehatnya menyampaikan kepada seluruh santri baru agar terus memperbanyak syukur karena telah mendapatkan kesempatan belajar di Ar-Raudlatul Hasanah. Lebih lanjut beliau juga menegaskan bahwa santri yang duduk di kelas abjad tinggi dan rendah secara prinsip tidak memiliki perbedaan. Setiap santri memiliki peluang yang sama untuk duduk di kelas yang lebih tinggi tergantung usaha yang dikerahkan dalam belajar, berdisiplin, dan berdoa selama menuntut ilmu di Ar-Raudlatul Hasanah.

Selain penentuan kelas, dalam kegiatan ini bapak direktur juga memperkenalkan kepada seluruh santri baru wali kelas mereka masing-masing.

Berikut ini daftar kelas dan wali kelas 1 dan 1 intensif tahun ajaran 2019/2020:

Kelas 1 Putra: 1 B (Ust. Muhammad Dandy Praditya, S.Ak), 1 D (Ust. Rizaldi Pulungan), 1 F (Ust. Harri Wardana, SH), 1 H (Ust. Handoko, S.Pd.I, M.Pd), 1 J (Ust. Iqbal Syafi’i, S.Pd), 1 L (Ust. M. Agus Syahputra), 1 N (Ust. Candra Kirana Angkat), 1 P (Ust. Azmal Fakhri Hasibuan, S.H.I), dan 1 R (Ust. Muhammad Ilham Koto), 1 T (Ust. Dayfana Anjasmara Selian).

Kelas 1 Intensif Putra: 1 Int B (Ust. M. Yunus Kembaren, A.M.F), 1 Int D (Ust. Mhd. Adiyani Sembiring, S.Pd.I)

Kelas 1 Putri: 1 C (Ush. Rahma Wita, S.Ag), 1 E (Ush. Gita Maylana), 1 G (Ush. Suni Rahayu Ningsih, S.Farm), 1 I (Ush. Nashratus Shaifa Sembiring, S.Psi), 1 K (Ush. Riska Amelia Nasution), 1 M (Ush. Nuzhatul Husna), 1 O (Ush. Uswatun Hasanah), 1 S (Ush. Siti Aminah, S.Pd), dan 1 U (Ush. Sofia Hasni Rusady)

Kelas 1 Intensif Putri: 1 Int C (Ush. Dita Fadhillah Sitorus), 1 Int E (Ush. Nurhani), dan 1 Int G (Ush. May Novita Sari) []

RESEPSI KHATAMAN ALUMNI KMI KE-28

RESEPSI KHATAMAN ALUMNI KMI KE-28

Raudhah (27/04/2019). Patah Tumbuh, Hilang Berganti. Itulah salah satu filosofi kehidupan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang bermakna bahwa Pondok akan selalu konsisten melakukan estafet regenerasi santri-santriwatinya.
Pada tahun ini, Raudlah melaksanakan resepsi khataman alumni ke-28 di gedung serbaguna Pesantren pada Sabtu pagi 27 April 2019. Resepsi Khataman dihadiri oleh pengurus badan wakaf, pimpinan, direktur, ustadz-ustadzah, serta wali santri-santriwati kelas akhir KMI.
Acara dimulai dengan penampilan dari tim akustik pesantren, acara ini juga diisi dengan penyampaian kata sambutan oleh Pimpinan, Direktur, perwakilan wali santri kelas akhir, dan perwakilan santri kelas 1 sampai dengan 5. Salah satu momen yang dinantikan santri-santriwati dalam kegiatan resepsi ini adalah penyampaian khutbatul wada’ (khutbah perpisahan) dengan menggunakan bahasa Arab dari salah seorang calon alumni yang sudah mengikuti proses seleksi. Pada tahun ini, khutbatul wada’ disampaikan oleh Fikri Haikal Ramadhan, santri kelas akhir KMI 6A1 asal Siantar. Dalam pidatonya, ia merefleksikan proses pendidikan, kebersaman, nilai-nilai kehidupan, suka duka, hingga hal-hal unik yang tidak terlupakan yang dialami selama nyantri di pesantren, tak lupa, mewakili seluruh santri dan santriwati kelas akhir, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh orang tua dan guru atas segala jerih payah mereka selama ini dalam mengantarkan mereka menyelesaikan pendidikannya di bumi wakaf Ar-Raudlatul Hasanah. Di penghujung khutbahnya, ia mengajak seluruh santri kelas akhir untuk terus menjaga dan memelihara keberlangsungan bumi wakaf Ar-Raudlatul Hasanah.
Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat berjuang dan mengabdi bagi 419 calon alumni ke-28 di tengah-tengah masyarakat pasca menuntaskan pendidikan di pesantren, beliau juga mengingatkan bahwa tujuan dari pendidikan pesantren adalah membentuk kader-kader umat yang mundzirul qaum (pemberi peringatan kepada umat).
Dalam resepsi ini juga diumumkan tiga alumni terbaik angkatan ke-28 KMI, mereka adalah:
Terbaik I : Fathiyah Nabila, 6C, asal Medan Marelan
Terbaik II : Endah Lakona Sitakar, 6A2, asal Dairi
Terbaik III : Abdulhafit Bueraheng, 6A1, asal Thailand. Ed.HS

Olimpiade KMI dan Laboratorium

Olimpiade KMI dan Laboratorium

Raudlah (28/03/2019). Beragamnya kegiatan ekstrakulikuler di Pesantren, tidak membuat santri-santriwati abai terhadap pelajaran yang mereka dapatkan di dalam kelas. Kurikulum KMI yang digunakan oleh Pesantren memberikan perhatian berimbang terhadap kecerdasan spiritual, emosional, dan intelektual santri-santriwatinya.
Seksi Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI) dan Laboratorium melaksanakan olimpiade yang bertajuk “KMI and Laboratory Olympiad 2019”. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas santri dan santriwati dari kelas 1 hingga 5, mereka berkompetisi untuk menjadi yang terbaik di setiap tingkatannya. Olimpiade KMI dan Laboratorium 2019 membagi peserta ke dalam 2 golongan, yaitu tingkat junior (kelas 1 hingga 3) dengan materi perlombaan bahasa Arab, bahasa Inggris, dan praktek laboratorium biologi, dan tingkat senior (kelas 3 intensif, 4, dan 5) dengan materi perlombaan ushul fiqh, matematika dan praktek laboratorium fisika dan biologi.
Setiap kelas tingkat junior mengutus 5 peserta, masing-masing 1 peserta cabang bahasa Arab, 1 peserta cabang bahasa Inggris, dan 3 peserta cabang praktek biologi. Sedangkan tingkat senior mengutus 8 peserta, 1 peserta ushul fiqh, 1 peserta matematika, 3 peserta fisika,dan 3 peserta biologi. Total seluruh peserta olimpiade mencapai 1338 orang.
Olimpiade berlangsung dari tanggal 13 hingga 28 Maret 2018, diawali dengan babak penyisihan yang diikuti oleh seluruh utusan kelas yang berjumlah 1338 peserta yang dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 19 Maret 2019. Sebanyak 52 peserta berhasil mencapai babak final mewakili kelas mereka masing-masing. Babak final olimpiade untuk materi matematika, praktek fisika, dan biologi dilaksanakan di ruang terbuka setelah sholah Ashar, putra di depan gedung serbaguna, dan putri di halaman gedung Rabiatul Adawiyah. Seluruh santri dan santriwati sangat antusias mengikuti pertandingan babak final guna memberikan semangat kepada perwakilan kelas mereka. Sedangkan babak final materi bahasa Arab, bahasa Inggris, dan Ushul Fiqh dilaksanakan di gedung serbaguna setelah sholat Isya, putra pada tanggal 25 hingga 26 Maret 2019 dan putri pada tanggal 27 hingga 28 Maret 2019.
Kegiatan ini diharapkan menjadi aktivitas yang dapat memotivasi santri-santriwati untuk mengasah dan mengembangkan kecerdasan intelektualnya dan juga melatih mental berjuang untuk menjadi juara. Ed.HS

Ijazah Muadalah Ar-Raudlatul Hasanah Diterima Pada Penerimaan Taruna AKPOL

Ijazah Muadalah Ar-Raudlatul Hasanah Diterima Pada Penerimaan Taruna AKPOL

Bagi santri yang telah menyelesaikan pendidikannya di KMI Ar-Raudlatul Hasanah dan dinyatakan lulus dalam ujian akhir kepadanya diberikan 2 ijazah, ijazah Madrasah Aliyah dan ijazah KMI. Alhamdulillah, ijazah KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat dipergunakan dalam pendaftaran penerimaan taruna Akademi Kepolisian tahun 2019. Hal ini menjadi angin segar dan motivasi bagi seluruh santri dalam menentukan pilihan setelah menyelesaikan pendidikannya di KMI Ar-Raudlatul Hasanah. Kesempatan emas ini berdasarkan dengan yang tertera dalam website resmi Kepolisian Republik Indonesia www.penerimaan.polri.go.id pada persyaratan penerimaan terpadu Akpol T.A 2019 pada bagian Persyaratan Khusus poin nomor 3 yang menyatakan; “bagi pendaftar dari pendidikan diniyah formal (PDF) dan satuan pendidikan muadalah (PDM) pada pondok pesantren, memiliki nilai kelulusan rata-rata hasil imtihan wathoni (Ujian Standar Nasional) atau ujian akhir muadalah, dengan nilai akhir kelulusan rata-rata 70,00”. Dengan demikian, alumni Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat menggunakan ijazah KMI dalam mendaftar pada penerimaan Taruna Akademi Kepolisian.
KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah mendapatkan akreditasi, pengakuan, dan persamaan (muadalah) atas ijazahnya dari berbagai lembaga. Akreditasi yang telah diterima Pesantren antara lain;

  1. Universitas Islam Madinah tanggal 19 November 1995 nomor 109/4 ditandatangani oleh Dekan Pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru Dr. Abdurrahman bin Abdullah al-Zaid.
  2. Universitas Al-Azhar Cairo Mesir tanggal 22 Agustus 1996 nomor 29 ditandatangani oleh Muhammad Abdul Rahman Arab, dan telah diperpanjang pada Maret 2002.
  3. SK Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 25/C/Kep/MN/2005 tanggal 28 Januari 2005 tentang KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah setara dengan Sekolah Menengah Atas.

Ujian Akhir Termin Kedua Santri Kelas VI

Ujian Akhir Termin Kedua Santri Kelas VI

Raudhah (27/02/2019). Sebagai salah satu bentuk evaluasi hasil pembelajaran bagi santri-santriwati kelas VI, Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan ujian akhir termin kedua. Ujian akhir termin pertama telah dilaksanakan pada 1 sampai dengan 13 Desember 2018.

Sebanyak 15 mata pelajaran diujikan kepada seluruh santri dan santriwati yang berjumlah 419 orang dalam ujian akhir termin kedua, antara lain; Insya’, Muthalaah, Ushul Fikih, Mantiq, Tauhid dan Ilmu Kalam, Bahasa Inggris, Tarbiyah, Nahwu, Fikih, Tafsir, Mustolah Hadis, dan Balaghah.

Seluruh pelajaran yang diujikan tidak hanya yang dipelajari pada kelas enam saja, tetapi juga termasuk yang dipelajari mulai dari kelas empat. Ujian akhir termin kedua dilaksanakan terpisah pada waktu yang bersamaan, santri putra berjumlah 179 orang seluruhnya melaksanakan ujian di gedung serbaguna dan santriwati putri berjumlah 240 orang di hall gedung Hafsah. Ujian akhir termin kedua dilaksanakan selama 8 hari mulai tanggal 27 Februari hingga 7 Maret 2019.

Dalam arahannya kepada seluruh santri kelas akhir sebelum dimulainya ujian di gedung serbaguna, Direktur Pesantren KH. Solihin Adin mengingatkan kepada seluruh santri agar bersungguh-sungguh dan bersabar dalam mengikuti seluruh ujian. Beliau mengingatkan bahwa melalui ujian seseorang dapat dihormati dan juga dihinakan , “Bil imtihani yukromu al-mar’u aw yuhanu”, demikian ungkapnya. Ed.HS

Chat Via WhatsApp