Raudhah (27/04/2019). Patah Tumbuh, Hilang Berganti. Itulah salah satu filosofi kehidupan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang bermakna bahwa Pondok akan selalu konsisten melakukan estafet regenerasi santri-santriwatinya.
Pada tahun ini, Raudlah melaksanakan resepsi khataman alumni ke-28 di gedung serbaguna Pesantren pada Sabtu pagi 27 April 2019. Resepsi Khataman dihadiri oleh pengurus badan wakaf, pimpinan, direktur, ustadz-ustadzah, serta wali santri-santriwati kelas akhir KMI.
Acara dimulai dengan penampilan dari tim akustik pesantren, acara ini juga diisi dengan penyampaian kata sambutan oleh Pimpinan, Direktur, perwakilan wali santri kelas akhir, dan perwakilan santri kelas 1 sampai dengan 5. Salah satu momen yang dinantikan santri-santriwati dalam kegiatan resepsi ini adalah penyampaian khutbatul wada’ (khutbah perpisahan) dengan menggunakan bahasa Arab dari salah seorang calon alumni yang sudah mengikuti proses seleksi. Pada tahun ini, khutbatul wada’ disampaikan oleh Fikri Haikal Ramadhan, santri kelas akhir KMI 6A1 asal Siantar. Dalam pidatonya, ia merefleksikan proses pendidikan, kebersaman, nilai-nilai kehidupan, suka duka, hingga hal-hal unik yang tidak terlupakan yang dialami selama nyantri di pesantren, tak lupa, mewakili seluruh santri dan santriwati kelas akhir, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh orang tua dan guru atas segala jerih payah mereka selama ini dalam mengantarkan mereka menyelesaikan pendidikannya di bumi wakaf Ar-Raudlatul Hasanah. Di penghujung khutbahnya, ia mengajak seluruh santri kelas akhir untuk terus menjaga dan memelihara keberlangsungan bumi wakaf Ar-Raudlatul Hasanah.
Direktur Pesantren KH. Solihin Adin, S.Ag., MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat berjuang dan mengabdi bagi 419 calon alumni ke-28 di tengah-tengah masyarakat pasca menuntaskan pendidikan di pesantren, beliau juga mengingatkan bahwa tujuan dari pendidikan pesantren adalah membentuk kader-kader umat yang mundzirul qaum (pemberi peringatan kepada umat).
Dalam resepsi ini juga diumumkan tiga alumni terbaik angkatan ke-28 KMI, mereka adalah:
Terbaik I : Fathiyah Nabila, 6C, asal Medan Marelan
Terbaik II : Endah Lakona Sitakar, 6A2, asal Dairi
Terbaik III : Abdulhafit Bueraheng, 6A1, asal Thailand. Ed.HS