Bagi santri yang telah menyelesaikan pendidikannya di KMI Ar-Raudlatul Hasanah dan dinyatakan lulus dalam ujian akhir kepadanya diberikan 2 ijazah, ijazah Madrasah Aliyah dan ijazah KMI. Alhamdulillah, ijazah KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat dipergunakan dalam pendaftaran penerimaan taruna Akademi Kepolisian tahun 2019. Hal ini menjadi angin segar dan motivasi bagi seluruh santri dalam menentukan pilihan setelah menyelesaikan pendidikannya di KMI Ar-Raudlatul Hasanah. Kesempatan emas ini berdasarkan dengan yang tertera dalam website resmi Kepolisian Republik Indonesia www.penerimaan.polri.go.id pada persyaratan penerimaan terpadu Akpol T.A 2019 pada bagian Persyaratan Khusus poin nomor 3 yang menyatakan; “bagi pendaftar dari pendidikan diniyah formal (PDF) dan satuan pendidikan muadalah (PDM) pada pondok pesantren, memiliki nilai kelulusan rata-rata hasil imtihan wathoni (Ujian Standar Nasional) atau ujian akhir muadalah, dengan nilai akhir kelulusan rata-rata 70,00”. Dengan demikian, alumni Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat menggunakan ijazah KMI dalam mendaftar pada penerimaan Taruna Akademi Kepolisian.
KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah mendapatkan akreditasi, pengakuan, dan persamaan (muadalah) atas ijazahnya dari berbagai lembaga. Akreditasi yang telah diterima Pesantren antara lain;

  1. Universitas Islam Madinah tanggal 19 November 1995 nomor 109/4 ditandatangani oleh Dekan Pendaftaran dan Penerimaan Mahasiswa Baru Dr. Abdurrahman bin Abdullah al-Zaid.
  2. Universitas Al-Azhar Cairo Mesir tanggal 22 Agustus 1996 nomor 29 ditandatangani oleh Muhammad Abdul Rahman Arab, dan telah diperpanjang pada Maret 2002.
  3. SK Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor 25/C/Kep/MN/2005 tanggal 28 Januari 2005 tentang KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah setara dengan Sekolah Menengah Atas.

Chat Via WhatsApp