Rihlah Tarbawiyah Santri/wati Akhir KMI Angkatan Ke-33

Rihlah Tarbawiyah Santri/wati Akhir KMI Angkatan Ke-33

Raudhah (24/2/24). Bahagia, ceria, dan terkesan, tiga kata ini dapat menandakan perihal rasa hati dan jiwa para pejuang santri/wati kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tatkala mengikuti salah satu program Pendidikan Pesantren. Agenda tersebut dinamakan dengan istilah “Rihlah Tarbawiyah”. Bukan hanya sekedar melaksanakan perjalanan semata namun diisi dengan berbagai wawasan pengetahuan dan Pendidikan serta tadabbur alam. Rihlah Tarbawiyah ini sempat tak berjalan selama lima tahun lamanya dikarenakan pandemi yang telah melanda Negara Indonesia bahkan dunia. Sehingga tahun 2024 ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan kembali agenda tahunan untuk seluruh santri/wati kelas 6 KMI.

Rihlah Tarbawiyah dilaksanakan pada 19-23 Februari 2024/ 9-13 Sya’ban 1445 di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh. Dalam kurun waktu lima hari tersebut, secara keseluruhan diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat. Berangkat pada Senin malam (19/2) yang diawali dengan shalat jamaah bersama dan upacara pelepasan sampai di Banda Aceh pada Selasa pagi (20/2). Selama berada di tempat lokasi Rihlah Tarbawiyah, seluruh Peserta atau rombongan yang berisikan para santri/wati kelas 6 KMI, para wali kelas, Direktur Pesantren, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah beserta panitia menginap di Asrama Haji Embarkasi Aceh.

Pada Selasa siang (20/2), jadwal pertama yang dilaksanakan dalam rihlah ini adalah kunjungan ke beberapa tempat secara terpisah antara putra dan putri. Khusus putra, mereka bersama para Asatidz menuju ke Museum Tsunami Aceh dan keliling kota Banda Aceh— salah satunya adalah Pelabuhan Ulee Lheue. Sedangkan Putri, mereka bersama para Asatidzah berkunjung ke Museum PLTD Apung yang dipandu oleh beberapa petugas dinas parawisata disana— yang menjelaskan beberapa poin penting mengenai kapal PLTD tersebut. Seteleh berkunjung ke Museum PLTD Apung, tujuan selanjutnya mengarah ke Masjid Baiturrahman. Untuk di hari Rabu siang, agenda tujuan bagi peserta baik putra maupun putri dilaksanakan secara gantian.

Seleksi Pertama Olimpiade KMI 2024

Seleksi Pertama Olimpiade KMI 2024

Raudhah (17/2/2024). Olimpiade KMI merupakan kegiatan tahunan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang diadakan guna untuk mengasah dan mengembangkan kecerdasan intelektual santri/wati, perlombaan ini diikuti oleh santri/wati dari kelas 1-5 KMI.

Olimpiade KMI membagi peserta ke dalam 2 golongan, yaitu tingkat junior (kelas1-3 KMI) dengan materi perlombaan Hadis, Hisab dan IPA dan tingkat Senior (kelas 4-5 KMI) dengan materi perlombaan Bahasa Inggris, Fisika, Ilmu Kalam, Sosiologi, Shorof dan Fathul Mu’jam Kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 17 Februari- 7 Maret 2024/ 7 Sya’ban 1445- 26 Sya’ban 1445, yang diawali dengan babak penyisihan pertama, babak penyisihan kedua dan babak final.  

Total Peserta Olimpiade KMI pada seleksi pertama berjumlah 1.452 santri/wati dengan rincian sebagai berikut

1.PUTRA

Junior: 540 Peserta

Senior: 217 Peserta

2. PUTRI

Junior: 381 Peserta

Senior: 314 Peserta

Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dan Art Expo 2024

Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dan Art Expo 2024

Raudhah (16/2/24). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar upacara pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dan Art Expo 2024 pada 16 Februari 2024/ 6 Sya’ban 1445. Porseni pada tahun ini diisi dengan berbagai perlombaan olahraga dan seni yang melibatkan seluruh klub berisikan para santri/wati berenergi dan kreatif. Rencananya PORSENI dan Art Expo 2024 ini akan berjalan selama sepekan mulai Jum’at, 15 Februari 2024 sampai Jum’at, 23 Februari 2024/ 13 Sya’ban 1445. Menariknya, JQH Exhibition juga meramaikan kompetisi ini dengan melampirkan beberapa perlombaan yang telah ditentukan.

Cabang perlombaan yang ada di kompetisi ini antara lain karate, silat, voli, basket, badminton, bola kaki, senam, biola, tari, kaligrafi, tilawah Al-Qur’an, tahfizh Al-Qur’an, Syarhil Al-Qur’an dan beberapa cabang olahraga dan seni lainnya.

Pembukaan porseni dilaksanakan di dua tempat terpisah yang bertempat di depan gedung serbaguna bagi santri dan lapangan hijau belakang gedung Khadijah bagi santriwati. Wakil Direktur beserta Asatidzah juga turut hadir dalam upacara pembukaan tersebut.

Harapannya, melalui kegiatan ini Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat melahirkan atlit dan seniman santri yang hebat dan taat yang mempunyai sikap jujur, bertanggung jawab, dan saling menghargai serta menghormati.

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah

Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah

Raudhah (12/2/2024). Menambah wawasan guru perihal kurikulum merdeka, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. Acara ini dimulai pada Senin, 12 Februari 2024/ 2 Sya’ban 1445 hingga Selasa, 13 Februari 2024/ 3 Sya’ban 1445. Peserta yang mengikuti workshop ini merupakan Asatizah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang berjumlahkan 80 Peserta. Pukul 07.30 WIB, acara pun dibuka oleh pembawa acara, yang selanjutnya beralih ke sambutan Direktur Pesantren— al-Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama RI Kota Medan— al-Ustadz Yose Rizal, S.Ag, MM.

Pasca pembukaan secara simbolis, workshop ini dibuka dengan materi pertama mengenai penyusunan capaian pembelajaran yang disampaikan oleh saudari Khairun Nisa, S.Pd., M.Pd. Beliau selaku pemateri pertama bersama pemateri lainnya yakni Muhammad Nur Eddy, S.Ag., M.Si., dan Dra. Nur Ammi Zaida., M.Pd.

Tiap harinya, kegiatan ini akan berlangsung selama 9 jam— 07.30-16.00 WIB. Di mana pemberian materi terbagi menjadi 3 sesi yang disisipi dengan coffee break. 1 sesi materi berdurasi sekitar 90 menit, yang mana di dalamnya terdapat diskusi dan penjelasan yang bermanfaat bagi para peserta. Tidak hanya itu, cara penyampaian materi pun bervariatif sehingga suasana ruangan menjadi aktif dan kreatif.

Kunjungan Syeikh Abdul Fattah al-Wajih

Kunjungan Syeikh Abdul Fattah al-Wajih

Raudhah (12/2/24). Senin siang, 12 Februari 2024/ 2 Sya’ban 1445, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapatkan kunjungan istimewa yakni Syekh Abdul Fattah al-Wajih. Beliau merupakan pengajar aktif di Darul Musthafa dan Institut Dar Ghuraba, Tarim Hadhramaut, Yaman. Beliau juga merupakan alumni pascasarjana bidang ilmu hadis dan sunnah di Universitas Sewun Hadhramaut, Yaman. Selain dari bidang akademik, beliau pun menempuh pendidikan non akademiknya bersama beberapa para ulama’, di antaranya ialah al- Habib Hasan bin Abdullah asy-Syatiri, al-Habib Muhammad bin Abdullah al-Haddar, al-Habib Salim bin Abdullah asy-Syatiri, al-Habib Ali al-Masyhur bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Syekh Muhammad bin ‘Ali al-Khotib, Syekh Muhammad bin Ali Ba’audlon, dan seterusnya.

Syekh Abdul Fattah al-Wajih beserta rombongan hadir di bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada pukul 14.00 WIB. Penyambutan hangat dilakukan oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah— al-Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., Wakil Direktur Pesantren yakni al-ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., dan al-Ustadz H. Miftakhuddin, SS., S.Pd., MM., bersama Sekretaris Umum Pesantren— al-Ustadz H. Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd., juga beberapa Asatidzah yang bertugas.
Para rombongan diajak terlebih dahulu untuk beramah-tamah di Kantor Kedirekturan, kemudian sebelum menunaikan ibadah shalat ashar, Syekh Abdul Fattah al-Wajih ditemani oleh Keluarga Besar Pesantren memberikan tausiyah di depan seluruh santri kelas 1-6 KMI. Menggunakan bahasa Arab sebagai pengantar dalam penyampaian tausiyah membuat para santri begitu serius tatkala menyimak untaian kalimat dari Syekh Abdul Fattah al-Wajih.

Selanjutnya, kegiatan diakhiri dengan pemberian cendramata oleh Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kepada Syekh Abdul Fattah al-Wajih dan sesi foto bersama seluruh santri.

Chat Via WhatsApp