RAUDHAH – Ujian semester genap T.P. 2023/2024 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dimulai sejak Sabtu, 25 Mei 2024. Ujian tersebut terbagi menjadi dua tahapan, yaitu ujian lisan dan ujian tulis.
Ujian lisan dan tulis ini diikuti oleh para santri/wati kelas 1-5 KMI. Melalui data panitia ujian semester genap, mereka menjabarkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kedua ujian tersebut mencapai angka 2959 Santri/wati.
Ujian lisan berlangsung selama 6 hari, dimulai pada hari Sabtu, 25 Mei 2024/17 Dzulqa’dah 1445 sampai dengan hari Kamis, 30 Mei 2024/22 Dzulqa’dah 1445. Lalu, materi yang diujikan kepada peserta ujian berupa Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Ibadah serta Qira’ah Al-Qur’anu-l-Karim yang disesuaikan dengan tingkatan kelas masing-masing.
Ujian lisan yang dilaksanakan setiap semester ini bertujuan untuk mengukur kecerdasan dan pemahaman para santri/wati terhadap ilmu yang mereka terima. Tidak hanya itu ujian ini juga melatih kepercayaan diri dan mengasah mentalitas mereka tatkala berhadapan dengan para penguji yang 2 Ustadz/ah dalam satu ruangan.
Setiap santri akan menunggu panggilan dari Ustadz/ahnya untuk masuk ke ruangan guna diasah dan diuji kecerdasan intelektual mereka. Beberapa pertanyaan akan diberikan kepada para santri/wati dengan diberi waktu yang telah disepakati.
RAUDHAH- Bidang Pendidikan Ar-Raudlatul Hasanah menyelenggarakan kegiatan tahunan Pesantren pada Senin-Selasa, 20-21 Mei 2024/ 12-13 Dzulqa’dah 1445 kegiatan tersebut adalah Cerdas cermat antar kelas 1 dan 1 intensif KMI yang diikuti oleh 351 santri dan 410 santriwati. Pelaksanaannya diadakan secara terpisah, putra berada di Gedung Serbaguna sedangkan putri berada di Aula pertemuan Gedung Fatimah lantai 3.
Setiap kelas mengutus beberapa santri/wati untuk mengikuti perlombaan tersebut yang meliputi 3 peserta cerdas cermat, 2 peserta insya’ bahasa Arab, 2 peserta insya’ bahasa Inggris dan 1 peserta kaligrafi. Pada cabang cerdas cermat, materi yang diujikan adalah bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, mutholaah, hadits, tafsir, mahfuzhat, berhitung, matematika, IPA, IPS, Tarikh Islam dan Tajwid.
Perlombaan ini juga dimeriahkan dengan semangat seluruh santri/wati kelas 1 dan 1 Intensif melalui gaungan yel-yel setiap kelasnya. Antusias wali kelas dalam membimbing santri/watinya juga turut memberikan dampak terhadap keluwesan santri/wati yang bertanding.
Kemudian, adanya kegiatan ini sebagai evaluasi atas hasil kegiatan pembelajaran dan meningkatkan persiapan santri/wati baru dalam menghadapi ujian semester dengan memberikan gambaran soal-soal yang akan diujikan kepada mereka pada ujian semester genap T.P. 2023-2024.
Dikarenakan suksesnya acara tersebut dengan kemeriahan dan semangat para peserta, tak terasa waktu menunjukkan 12.15 WIB sebagai tanda penghujung perlombaan. Cerdas cermat pun diakhiri dengan pengumuman para pemenang, yakni:
PUTRA KELAS 1
Cerdas Cermat:
Juara 1: 1B : (Radhitya Alfathin Pramono, M. Adin Alfarisy, Ibrahim Ahmad Nst)
Juara 2: 1D (Muhammad Kenzie Dwipantara, Nabil Abdurrahman Sarumpaet, Muhammad Danish Rayyan)
Juara 3: 1L (Muhammad alfaris, ahmad samosir, nauval hamdhani)
RAUDHAH- Santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berhasil meraih penghargaan di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Kota Medan. Torehan ini diumumkan pada acara penutupan MTQ tersebut pada Sabtu, 18 Mei 2024/ 10 Dzulqa’dah 1445 di Area Utama MTQ (Jl. Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan).
Acara penutupan dimulai pada pukul 21.15 WIB yang dihadiri langsung oleh Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution berserta wakilnya, Aulia Rachman. Ia (Walikota Medan) menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Kota Medan dengan memberikan untaian sambutan bagi seluruh peserta.
Pesantren juga turut mewarnai upacara penutupan tersebut dengan mengutus Pasukan Barisan Santri Raudhah (Pasbansar), Marching Band Buana Nada, dan Paduan Suara Raudhah. Ketiganya dipercayakan oleh panitia penyelenggara MTQ ke-57 Kota Medan untuk bertanggungjawab dalam penurunan bendera MTQ pada upacara tersebut.
Keseriusan, rasa tanggung jawab, dan totalitas, ketiga inilah yang menggambarkan gestur tubuh para santri yang tampil saat menjalankan tugas mereka dalam memeriahkan upacara penutupan MTQ ini. Penampilan mereka pun disaksikan langsung oleh Direktur, Al-Ustadz KH. Solihin Adin dan Wakil Direktur, Al-Ustadz Carles Ginting serta Asatidzah yang hadir dalam acara tersebut. Alhamdulillah, para santri berhasil menunaikan kewajiban mereka dalam menurunkan bendera MTQ yang kemudian diserahkan langsung kepada Walikota Medan.
Selepas itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan daftar pemenang MTQ ke-57 Kota Medan. Berikut para santri yang berhasil meraih penghargaan dalam kompetisi tersebut:
RAUDHAH- Menjelang ujian tulis semester genap T.P. 2023-2024 yang akan dilaksanakan pekan depan, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan ujian ibadah khusus kelas 3 KMI. Ujian ini dilaksanakan selama dua hari yakni Senin-Selasa, 20-21 Mei 2024/ 13-14 Dzulqa’dah 1445.
Praktek ibadah juga dilaksanakan di tempat yang telah ditentukan, semisal putra berada di Masjid lantai 2, sedangkan putri di ruangan kelasnya.
Materi yang diujikan meliputi; tahsinul qira’ah, ibadah qauliyah, dan ibadah fi’liyah. Ketiga aspek ini merupakan titik terpenting yang harus dikuasai seorang santri/wati sebagai bekal meraka menjalani kehidupan.
Asatidzah yang ditugaskan dalam menguji santri/wati kelas 3 KMI tersebut pun memberikan evaluasi langsung kepada santri/wati jika terdapat kesalahan dalam praktek ibadahnya. Hal ini dilakukan agar bacaan Al-Qur’an dan ibadah keseharian dapat dipraktekan dengan baik serta menjadi teladan di masyarakat kelak.
RAUDHAH- Kamis malam, 16 Mei 2024/ 8 Dzulqa’dah 1445, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan acara yang bertajuk “Silaturahmi dan Demo Kaligrafi bersama Kaligrafer Internasional, Isep Misbah. Acara ini dilaksanakan di aula mutimedia Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah. Diikuti oleh 40 peserta, dimana mereka terdiri dari para Asatidz dan santri yang berkecimpung dalam dunia kaligrafi.
Isep Misbah adalah kaligrafer huruf Arab asal Indonesia kelahiran Sukabumi 7 Maret 1974. Ia dipercaya menjadi kaligrafer tunggal untuk projek penulisan Al-Qur’an Mushaf yang sejak 2016 dibawah pengawasan Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran (LPMQ) Kementerian Agama. Selian itu, ia juga memiliki prsetasi-prestasi dalam skala nasional maupun internasional.
Dalam skala nasional, Isep Misbah pernah menjadi juara 1 kaligrafi golongan naskah di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2000, disusul juara 1 dekorasi MTQ 2003. Dalam kancah internasional, ia juga pernah menjadi juara dalam International 8th Calligraphy Competition di Turki (2007), International Al-Burda Award di Uni Emirat Arab (2010), Mahrajan Assafeer IV di Irak (2015), dan Mustaqbal Asaatidzah di zeytinburnu, Turki (2017).
Oleh karena itu, Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kehadirannya dan berharap dapat berbagi ilmu serta pengalaman kepada para peserta. Kemudian, dengan adanya pertemuan ini juga diharapkan dapat memberi modal yang menguntungkan dalam pengembangan bakat seni keligrafi di Pesantren.
Wakil Direktur Pesantren, al-Ustadz Carles Ginting menyampaikan bahwa acara ini merupakan suatu agenda yang istimewa dan berharga sehingga para asatidz maupun santri yang hadir mampu mengambil hal-hal positif selama acara berlangsung.
Acara berlangsung selama 2 jam, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai. Diawali dengan ucapan selamat datang serta sambutan dari al-Ustadz Carles Ginting dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Isep Misbah. Tidak berhenti disitu saja, acara ini juga diberi ruang tanya jawab antara pemateri dan peserta, yang memperdalam pembahasan malam tadi.