Seminar Wakaf
Seminar Wakaf “Manajemen Lembaga Pendidikan Berbasis Wakaf” bersama KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., (Pimpinan Pondok Modern Tzakka Batang-Jateng) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Rabu 25 September 2019/25 Muharram 1441 H
Seminar Wakaf “Manajemen Lembaga Pendidikan Berbasis Wakaf” bersama KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., (Pimpinan Pondok Modern Tzakka Batang-Jateng) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Rabu 25 September 2019/25 Muharram 1441 H
Seminar Internasional “Ketika Sukses Berawal dari Rumah” bersama DR. Hamid Arshat (Director General of the National Population and Family Development of Malaysia) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Medan.
Sabtu, 21 September 2019
Raudlah (11/08/19). Kegiatan Idul Adha di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah diisi dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban yang terkumpul pada Idul Adha 1440 mencapai 22 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut berasal dari guru-guru, santri, wali santri, dan masyarakat sekitar Pesantren.
Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan sesudah shalat Idul Adha di lapangan depan dapur masak yang disaksikan oleh seluruh santri.
secara bersama-sama guru dan beberapa santri kelas akhir memotong hewan yang telah disembelih menjadi bagian kecil selanjutnya dikemas untuk didistribusikan kepada warga sekitar Pesantren dan sebagian lainnya dikonsumsi oleh santri dan guru.

Sebelumnya, pelaksanaan shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid Pesantren, bertindak sebagai imam sekaligus khatib ustad Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I.
Raudlah (29/7/19). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah laksanakan penataran bagi guru dan staf baru tahun ajaran 2019-2020. kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Senin hingga Selasa (29-30 Juli 2019) di ruang pertemuan gedung Mina 1 dari pukul 07.30 hingga 15.30 WIB.
Adapun materi yang diberikan kepada 39 peserta penataran tahun ini antara lain; stadium general tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, norma dan nilai kehidupan di Pesantren, ilmu keguruan dan strategi belajar mengajar, pengajaran dirasah islamiyah, pengajaran bahasa, pengajaran ilmu eksakta dan sosial, dan teknik pembuatan RPP.
Penataran dilaksanakan selama dua hari dengan dengan tujuh materi yang berbeda yang setiap materinya diisi oleh bapak Direktur, Ketua STIT (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah), serta bapak-bapak Kepala Bidang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Penataran guru dan staff baru merupakan sunnah pesantren yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya guna membekali guru-guru dan staff baru akan fungsi, hak dan kewajibannya di Pesantren.
Dalam materi perdananya, “Stadium General tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah”, Ketua STIT, Dr. KH. Rasyidin Bina, M.A., menyampaikan bahwa Raudlah bisa seperti sekarang ini dimulai dengan sebuah kegiatan majelis taklim kecil. Namun berkat kesungguhan para pendirinya serta guru-guru yang berjuang di dalamnya, tanah wakaf yang semula hanya 4000 M2, kini telah menjadi 11 hektar lebih.
Di akhir materinya, beliau berpesan agar setiap guru dan staf baru mengetahui potensi serta kelemahan yang dimiliki.
Raudlah (23/7/19). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengutus salah satu gurunya, Ustad Atho’ Muhdhori untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Standar dan Aplikasi Sistem Akuntansi Pesantren Indonesia (SANTRI) di Jakarta selama dua hari pada Kamis hingga Jumat (18-19 Juli 2019).
Acara ini diselenggarakan oleh Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia dan diikuti oleh 47 pesantren dan 30 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dari seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan menyambung tali silaturahmi antara Bank Indonesia dengan pondok pesantren dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Dalam hal ini Bank Indonesia bekerja sama dengan IAI membantu pesantren-pesantren dalam penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan sistem aplikasi SANTRI, sehingga pesantren mampu membuat laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi.
Raudhah (20/7/19). Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyerahkan secara simbolis mesin produksi air minum kemasan kepada Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kunjungannya ke Pesantren pada Sabtu pagi 20 Juli 2019 yang didampingi oleh Kepala Kantor Perwakilan BI wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, dan Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Suhaedi.
Kedatangan rombongan tamu disambut oleh Ketua Umum Badan Wakaf Drs. H. M. Ilyas Tarigan, Pimpinan Pesantren Ir. H. Prana Rulianto Tarigan, serta pengurus Bidang Usaha Milik Pesantren di kantor administrasi pusat. Acara ramah tamah dilanjutkan di aula Hafsah lantai 3 yang turut diikuti oleh santriwati kelas 6 KMI, sekaligus penyerahan bantuan secara simbolis

Penyerahan bantuan sarana produksi air minum kemasan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerjasama Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan BI setelah sebelumnya pada tahun 2017 BI juga telah memberikan bantuan mesin suci untuk loundry dan pada tahun 2018 memberikan bantuan mesin pemanggang roti yang dinilai cukup berhasil dikelola dan dimanfaatkan oleh Pesantren. Acara ini merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai wujud dukungan bagi penguatan ekonomi syariah dengan kemandirian pesantren.
Dody Budi Waluyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemberian bantuan sarana produksi air minum kemasan ini diharapkan dapat menguatkan kemandirian pesantren sekaligus membantu kesejahteraan masyarakat sekitar, serta menjadikan pesantren berkembang mandiri, memiliki usaha profesional, sehingga Pesantren dapat menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan dan pengangguran di tengah-tengah masyarakat.