Raudhah (9/1/24). 4 hari telah terlewati program Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yaitu Laporan Pertanggungjawaban Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) Periode 2023-2024. Di mulai dari bagian Air dan Listrik hingga Ketua OPRH yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Januari 2024. Ketika semua pengurus OPRH telah rangkum menyampaikan laporannya masing-masing, tibalah Ketua OPRH membacakan surat serah terima amanat dari pengurus OPRH lama ke pengurus OPRH baru Periode 2024-2025.
Tanda tangan dari sang Ketua OPRH lama maupun baru menjadi awal pengalihan tugas ke semua bagian lainnya, diantaranya adalah Sekretaris OPRH, Bendahara, Keamanan Pusat, Bagian Bahasa, Bagian Penerangan, Bagian Ta’lim, Bagian Ta’mir, Bagian Penerimaan Tamu, Bagian Sosial, Bagian Olahraga, Bagian Kesenian, dan Bagian lainnya.
Selanjutnya, pelantikan Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) Periode 2024-2025 dilaksanakan secara resmi. Dalam hal ini, Pimpinan Pesantren, Direktur, Wakil Direktur, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, dan Kepala Bidang Pesantren hadir untuk melantik para santri dan santriwati kelas 5 KMI selaku pengurus OPRH baru. Disaksikan oleh seluruh Ustadz dan Ustadzah beserta warga OPRH, para pengurus OPRH Periode 2024-2025 mengucapkan janji dalam mengemban amanah suci ini selama setahun kedepan.
Pergantian tempat juga dilaksanakan setelah pembacaan janji pengurus. Awalnya, pengurus OPRH periode 2023-2024 menduduki panggung sebagai pengemban amanah, kini berganti menjadi pengurus OPRH 2024-2025. Santri kelas 6 KMI saat ini, telah kembali menjadi warga OPRH seperti kelas 1-4 KMI. Maka, hal tersebut tepat disandangkan kepada slogan yang berbunyi “Siap Memimpin dan Siap Dipimpin” yang merupakan nilai kehidupan berharga yang diajarkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Nasehat dan arahan baik dari Pimpinan Pesantren, Direktur Pesantren, Wakil Direktur pun menghiasi agenda Pendidikan tersebut. Jangan melek walang, apa maksudnya? Yakni mata belalang itu terbuka lebar, tapi tidak pasti melihat, itulah perumpaan orang yang melihat tanpa perhatian atau hanya membuka mata tapi tidak melihat apa yang ada di depannya. Itulah salah satu untaian nasehat yang terucap oleh Direktur Pesantren al-Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., di mana diharapkan pengurus OPRH baru dapat mengemban amanah dengan baik.
Penutup berita ini, yang sering kita dengar yaitu Apa yang engkau lihat, apa yang engkau dengar, apa yang engkau rasakan itulah Pendidikan.
Raudhah (6/1/24). Laporan Pertanggungjawaban Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah periode 2023-2024 telah dilaksanakan. Pukul 07.30 WIB, Sabtu, 6 Januari 2024, seluruh santri berkumpul di Aula Pertemuan Gedung Serba Guna (GOR) untuk mendengarkan hasil kerja keras dari pengabdian santri Akhir KMI selama setahun dalam mengemban amanah OPRH periode 2023-2024. Begitu juga dengan seluruh santriwati yang berkumpul di Aula Pertemuan Gedung Fatimah Lt. 3 guna menyimak laporan dari santriwati kelas Akhir KMI.
Pembukaan laporan pada agenda ini diawali dengan 3 bagian OPRH. Bagian Air dan Listrik oleh ananda ‘Raditya Dava Gurusinga’ (Santri Akhir KMI), Bagian Kesehatan oleh ananda ‘Roby Suhendra Tanjung’ (Santri Akhir KMI), dan Bagian Perpustakaan oleh ananda ‘Jefri Albukhori’ (Santri Akhir KMI). LPJ OPRH Putri juga diawali dengan laporan Bagian Air dan Listrik oleh ananda ‘Geubrina’ (Santriwati Akhir KMI), Bagian Kesehatan oleh ananda ‘Namira Aulia’ (Santriwati Akhir KMI), dan Bagian Perpustakaan oleh ananda Nadia Ramadhani (Santriwati Akhir KMI). Meskipun demikian, sambutan serta nasehat dari Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjadi hal wajib untuk memulai program Pendidikan Pesantren ini. Selain dari pembacaan laporan pertanggungjawaban, serah terima amanat juga dilaksanakan setelah laporan tersebut kepada Direktur Pesantren.
Raihlah kesuksesan dengan kerja keras, kalimat inilah yang tercantum di dinding Aula Pertemuan baik putra maupun putri. Sehubung dengannya, salah satu ungkapan yang tersematkan dari al-Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., kepada warga OPRH bahwa terdapat 5 syarat utama guna menuju kesuksesan dalam kehidupan yaitu dengan senantiasa mengamalkan Panca Jiwa Pesantren yang lima; Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan. Selanjutnya, LPJ OPRH periode 2023-2024 ini akan berjalan selama 4 hari (6-9 Januari 2024).
Raudhah (4/1/2024). Kamis, 4 Januari 2024, seluruh Asatidzah beserta para santri/wati berkumpul bersama. Seperti biasanya, Masjid lantai 2 menjadi tempat titik kumpul seluruh santri, sedangkan Aula Pertemuan Gedung Fatimah lantai 3 menjadi tempat berkumpulnya santriwati kelas 1-6 KMI. Perkumpulan yang diadakan memiliki tema, yakni pengarahan dan evaluasi hasil ujian semester ganjil tahun Pelajaran 2023/2024. Dimulai pukul 7.30 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan arahan dari Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (putra) dan Wakil Direktur Pesantren (putri).
“Jangan merasa, apabila diberi nilai 9 (sembilan) umpamanya, padahal sebenarnya anaknya belum pandai benar, atau paham betul. Apa akibatnya? Anak akan merasa sudah pandai, sudah tahu, sudah cukup, akhirnya tidak sungguh-sungguh dalam belajarnya, bahkan tidak mau belajar lagi, bahkan ada yang akhirnya patah atau putus asa dan putus sekolah sama sekali.” Ujar Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama penerima beasiswa bagi santri/wati yang berprestasi pada ujian semester ganjil tahun Pelajaran 2023/2024:
Raudhah (3/1/24). Pelajar muda Madrasah Ibditaiyah Swasta Islam Cendikia Wardina, Tanjung Beringin, Serdang Bedagai, berhadir di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kehadiran mereka di bumi wakaf ini tepat pada pukul 10.30 WIb dengan menggunakan bus pariwisata. Dimana, al-Ustadz H. Kukuh Harianto Aqsha Sebayang, Lc., dan al-Ustadz Nash Rizal Ghani Piliang membawa para rombongan putra yakni pelajar MIS Cendikia Wardina yang didampingi oleh 2 guru, mengelilingi kawasan putra kampus Pesantren. Sedangkan pelajar putri yang didampingi oleh 12 guru mengelilingi kawasan putri bersama al-Ustadzah Finka Ayu Handana Simatupang beserta bagian Bapenta OPRH Putri.
Melihat sistem pendidikan, pergedungan, suasana sekitar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah serta kegiatan para santri menjadi tujuan yang dituju dalam kunjungan ini. Hal ini serupa dengan isi surat yang disampaikan oleh pihak rombongan yakni membawa para pelajar kelas akhir MIS Islam Cendikia Wardina untuk mengenalkan suasana pondok Pesantren kepada mereka. Sehingga harapan yang muncul adalah para pelajar dapat melanjutkan pendidikannya di Pesantren. Juga, Pelajar MIS Islam Cendikia yang menghadiri Pesantren berjumlahkan 32 orang.
Setelah berkeliling dan memandang kegiatan dan suasana yang ada di Pesantren selama waktu 30 menit, mereka pun diajak untuk rehat dengan hidangan makanan yang disediakan oleh Pesantren. Di sisi lain, para guru MIS Islam Cendikia Wardina mengadakan pertemuan ramah tamah bersama Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di Kantor Kedirekturan. Al-Ustadz Muhammad Ilyas, S.Pd., M.S.I., selaku Wakil Kepala Bidang Pendidikan Pesantren menyambut hangat dan berdiskusi ringan dengan para guru tentang kepesantrenan. Tidak hanya itu saja, acara dilanjutkan juga dengan pemberian cendramata antar kedua lembaga Pendidikan tersebut dan melaksanakan foto bersama.
Raudhah (1/1/24). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapatkan kunjungan dari rombongan Quranic Indonesian School (Qinshoo) pada Senin, 1 Januari 2024. Kehadiran al-Ustadz Abi Dodi beserta tim yang mendampingi disambut langsung oleh al-Ustadz K.H. Rasyidin Bina, MA., dan al-Ustadz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., MM. Para tamu datang di bumi wakaf pada pukul 10.30 WIB, yang selanjutnya menuju ke ruangan Kedirekturan Pesantren.
Ramah tamah dilaksanakan antara keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah bersama para rombongan Quranic Indonesian School. Al-Ustadz Abi Dodi pun banyak menyampaikan mengenai implementasi al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dihadapan para Asatidz, 10 santri kelas 6 KMI juga mendapat wejangan tersebut sekaligus pelatihan materi singkat tentang al-Qur’an dan Sunnah. Akhir pertemuan tersebut ditutup dengan foto bersama yang dilaksanakan di selasar kantor Pesantren.