Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudhah (12/7/2021). Adalah sunnah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, setiap mengawali tahun pelajaran baru selalu dimulai dengan Apel Tahunan. Upacara ini merupakan awal dari seluruh rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Solihin Adin, S.Ag., M.M. Mengawali amanahnya dengan mengajak seluruh warga Pesantren, mulai dari santri/wati, guru-guru hingga jajaran Badan Wakaf untuk sama-sama berperang melawan pandemi Covid-19 yang sedang mewabah, dengan terus memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu berdoa. 

Tahun ini Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Asry di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dilaksanakan pada Senin 2 Dzulhijjah 1442 H/12 Juli 2021 di lapangan hijau Pesantren. Diikuti oleh seluruh santri/wati dan dihadiri jajaran Badan Wakaf, Pimpinan, serta guru-guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Dalam sambutannya, beliau juga memberi nasehat bahwa “setiap manusia pasti memiliki kesalahan, baik itu santri maupun itu guru, yang harus dilakukan setelah itu ialah menerima evaluasi pribadinya untuk menjadi perkembangan diri bagi pribadi masing-masing.”

Apel Tahunan kali ini menampilkan berbagai macam atraksi dari santri/wati. Salah satunya adalah atraksi kolaborasi antar seni bela diri pencak silat, karate, taekwondo, dan gymnastik (senam lantai). Dengan menampilkan jurus-jurus andalan dari masing-masing bela diri, mampu membuat seluruh peserta terpukau. Ditambah dengan gerakan salto dari tim senam lantai yang spektakuler, sekali-kali peserta berteriak kagum.

Dalam upacara ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah juga mengapresiasi santri dan santriwati berprestasi dalam ujian semester genap T.P. 2020-2021 dengan memberikan beasiswa. Beasiswa ini berupa pembebasan uang SPP selama enam bulan bagi santri/wati yang meraih peringkat pertama, dan pembebasan uang SPP selama tiga bulan bagi santri yang meraih peringkat kedua. Berikut nama-nama santri dan santriwati berprestasi penerima beasiswa pada ujian semester genap T.P. 2020-2021:

Rajwa Khairi (Kelas 1B, Konsulat Medan Sunggal), Fajrurrahman (Kelas 1B, Konsulat Medan Sunggal), M. Ikrar Pratama (Kelas 1B, Konsulat Dairi), Muhammad Arif Al-Um (Kelas 1 Int B, Konsulat Asahan), Maulana Ramadan (Kelas 1 Int D, Konsulat Batam), M. Zikry El Shirazy (Kelas 2B, Konsulat Medan Kota), Joko Sutanto (Kelas 2B, Konsulat Asahan),  Rayhan Hafiz Saragih (Kelas 3B, Konsulat Asahan), Rafif Muzakki (Kelas 3B, Medan Sunggal), Laila Nabilah Putri (Kelas 3 Int C, Konsulat Pematang Siantar), Aswi Rahmalia Rambe (Kelas 3 Int C, Konsulat Labuhan Batu), Rushaifah Mumtazah Lubis (Kelas 4A2, Konsulat Medan Barat), Keisya Ataina Syaila Saragih (Kelas 4A2, Konsulat Pematang Siantar), Nazwa Fazira (Kelas 5A2, Konsulat Binjai), Teguh Wibowo (Kelas 5A2, Konsulat Percut Sei Tuan).

Selain itu, Pesantren juga memberikan beasiswa bagi santri/wati peraih lima besar nilai tertinggi pada ujian semester genap T.P. 2020-2021, berikut nama-namanya:

Rayhan Hafiz Saragih (Kelas 3B, Konsulat Asahan), Rushaifah Mumtazah Lubis (Kelas 4A2, Konsulat Medan Barat), Rafif Muzakki (Kelas 3B, Medan Sunggal), M. Zikry El Shirazy (Kelas 2B, Konsulat Medan Kota), Rajwa Khairi (Kelas 1B, Konsulat Medan Sunggal), Fajrurrahman Huwaydi (Kelas 1B, Konsulat Medan Sunggal),

Santri/wati baru berprestasi peraih nilai tertinggi pada ujian masuk Pesantren T.P. 2021-2022 juga diapresiasi oleh Pesantren melalui pemberian beasiswa, berikut nama-namanya:

Fakhroh Diniyah (Asal Medan), M. Akbar Yunhas Purba (Asal Medan), Syauqi Abrar (Asal Deli Serdang). Di akhir upacara, seluruh santri dan santriwati melakukan pawai barisan di dalam area Pesantren yang dikelompokkan berdasarkan asal daerah masing-masing.

Malam Unggun Gembira Perlombaan Kepramukaan LT 1

Malam Unggun Gembira Perlombaan Kepramukaan LT 1

Raudhah (7/7/2021). Salah satu rangkaian acara Perlombaan Kepramukaan LT 1 di Pesantren adalah kegiatan unggun gembira. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada malam terakhir sebelum acara ditutup. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., M.M., Kepala Bidang Pengasuhan dan para asatidzah.

Malam unggun gembira santri dilaksanakan di lapangan bola samping Masjid, sedangkan santriwati di lapangan hijau belakang gedung Khadijah.

Kegiatan ini diadakan untuk memotivasi santri dan santriwati agar selalu bersemangat dan memiliki kreativitas dalam pengembangan diri terkhusus di bidang kepramukaan.

Acara dimulai dengan pengantar dari pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pesantren, penampilan para peserta, dan diakhiri dengan doa.

Perlombaan Kepramukaan Tingkat I Tahun 2021

Perlombaan Kepramukaan Tingkat I Tahun 2021

Raudhah (6/7/21). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan menggelar kegiatan perlombaan kepramukaan tingkat I (pertama). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unit kepramukaan Pesantren yang terdiri cabang penggalang maupun penegak.
Pembukaan perlombaan kepramukaan tingkat I putra dilaksanakan di depan Masjid Pesantren yang dibuka oleh Kepala Bidang Pengasuhan Putra Ust. H. Andi Wahyudi, Lc., M.A., sedangkan putri di lapangan gedung Khadijah yang dibuka oleh Direktur Pesantren Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., M.M. Upacara diikuti oleh seluruh peserta lomba dan santri/wati baru.
Perlombaan kepramukaan tingkat I santri dan santriwati berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 6 Juli sampai dengan 8 Juli 2021. Perkemahan santri putra dilaksanakan di lapangan hijau sebelah masjid dan putri di lapangan hijau belakang gedung Khadijah.
Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan kelompok, dan bakti lingkungan. Selain sebagai wadah pendidikan kepemimpinan dan kaderisasi, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada santri dan santriwati baru seluruh kegiatan yang ada di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, yang salah satunya adalah kepramukaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy yang dilaksanakan di setiap awal tahun ajaran baru.

Raudhah Peringati 1 Muharram 1442 H; Rayakan Milad ke 39 dan Pembukaan Porseni-KA

Raudhah Peringati 1 Muharram 1442 H; Rayakan Milad ke 39 dan Pembukaan Porseni-KA

Raudhah (20/8/2020). Memperingati Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1442 H serta milad Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke 39, seperti tahun-tahun yang telah lalu, ba’da shalat maghrib seluruh santri/wati bersama Bapak Direktur berkumpul di Masjid dalam rangka Muhasabah Tahun Baru 1442 H (19/8). Lalu esoknya (20/8) jam 04.00 wib dini hari seluruh santri dan santriwati bangun lebih awal melaksanakan shalat tahajjud berjamaah yang diimami langsung oleh Bapak Direktur. Usai shalat, KH. Solihin Adin berdoa yang diamini oleh ribuan santri/wati agar tahun ini menjadi tahun yang penuh berkah bagi santri dan santriwati, guru-guru dan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah khususnya.

Pada pagi harinya (20/8), seluruh santri dan santriwati, guru-guru, Direktur serta Pimpinan berkumpul di lapangan hijau mengadakan upacara. Upacara kali ini cukup spesial, selain memperingati tahun baru hijriyah 1442 H dan hari jadi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke 39, pesantren juga membuka kegiatan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) yang masih merupakan rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy.

Mengawali amanahnya, Bapak Direktur KH. Solihin Adin menceritakan sekelumit kisah hijrah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam beserta para sahabatnya dari Kota Makkah menuju Kota Yastrib. Dengan segala intimidasi dan penyiksaan bahkan sampai pada tahap pembunuhan yang dilakukan oleh kaumnya sendiri, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam beserta para sahabat terpaksa melakukan hijrah ke kota lain. Kota itu hari ini dikenal dengan Madinah Al-Munawwarah. Kota yang memiliki peradaban tinggi, kota yang sudah mengerti dengan peradaban, menghormati orang Muslim dan menghargai orang-orang yang beragama lain. Indonesia belum lama merdeka, tapi Islam datang untuk menyatakan sesungguhnya manusia itu sama sebagai makhluk Allah. Maka perjuangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabat mendapat kesuksesan di Kota Madinah diterima oleh kaum Anshor, sehingga dari situlah kemudian berkembangnya Islam sampai ke daerah manapun.

“Maka ini menjadi pelajaran untuk kita bahwa Hijrah merupakan tonggak perjuangan dakwah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersama para sahabat untuk mentauhidkan Allah Subhanahu wa ta’ala. Maka kita di sini harus menjadikan pelajaran peristiwa hijrah ini untuk melakukan perubahan diri untuk menjadi lebih baik lagi, lebih hebat lagi, lebih sukses lagi. Mulailah langkahmu, mulai mimpimu, cita-citamu, dari Ar-Raudlatul Hasanah yang telah kamu lakukan hijrah dari kampungmu, dari daerahmu, dari kotamu masing-masing meninggalkan kedua orangtua. Dibandingkan hijrahmu lithalabil ‘ilmi dengan hijrahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak ada apa-apanya, tapi tetap bernama hijrah.” Tegas Bapak Direktur.

Selain memperingati hijrahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, KH. Solihin Adin juga menyinggung bahwa upacara hari ini sebagai peringatan hari jadinya Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang ke 39 (1403 H-1442 H). “Semoga dengan semakin dewasanya Raudhah, semakin dewasa juga kemajuan dan kesuksesannya” ucap KH. Solihin yang diamini oleh ribuan santri dan santriwati.

Selanjutnya untuk memeriahkan tahun baru hijriah dan milad yang ke 39, serta masih dalam rentetan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar (Porseni-KA) Pekan Olahraga dan Seni Khutbatul ‘Arsy antar Rayon. Selama sepekan (20/8-27/8) setiap sorenya seluruh rayon akan mengutus anggotanya untuk bertanding dalam perlombaan olahraga dan seni yang telah ditentukan oleh panitia, di antaranya, Cabang Olahraga Putra: Basket, Voli, Sepak Bola, Takraw, badminton, dan Atletik. Cabang Olahraga Putri: Basket, Voli, badminton, Skipping, Senam dan Atletik. Cabang Seni Putra: Kaligrafi Murni, Art Magazine, Akustik, dan Fashion Show.Cabang Seni Putri: Handicraft, Kaligrafi, Komik, Fashion Show, dan Membuat Salad Buah.

Selain perlombaan olahraga dan seni, Seksi Perpustakaan dan Kajian Raudhah juga menyelenggarakan perlombaan seperti; Lomba menulis Essay, Cipta Puisi, Baca Puisi, Menulis Cerpen, Resensi Buku, dan lomba Menghapal Biografi Sahabat dan Ulama.

Nantinya ketika upacara penutupan Porseni-KA (27/8) para pemenang akan diumumkan dan diberi hadiah sebagai bentuk apresiasi telah bersungguh-sungguh memperjuangkan rayonnya.

Upacara HUT RI ke 75 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Upacara HUT RI ke 75 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah (17/8/2020). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 75, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan hijau Pesantren (17/8). Diikuti oleh lebih dari 3.600 santri/wati, guru-guru, Bapak badan wakaf, serta Bapak Pimpinan, upacara pada pagi hari tersebut berjalan dengan khusyuk dan khidmat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bapak Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., mengawali amanahnya dengan mengajak seluruh warga Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk bersyukur kepada Allah Ta’ala, karena masih diberikan kesempatan untuk terus berjuang melanjutkan estafet perjuangan para pejuang Indonesia yang telah gugur dalam rangka memerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang. Momen ini merupakan momen yg sangat penting untuk diperingati.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda, Alhamdulillah pesantren masih bisa melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 75 dengan normal, hal ini karena seluruh santri sudah melewati masa isolasi yang telah ditentukan protokol kesehatan. “Di luar sana banyak orang-orang serta instansi yang tidak bisa melakukan apa yg kita lakukan hari ini. Bahkan tadi pagi berita dari Jawa Timur, sudah keluar larangan untuk membuat acara dan perlombaan yang mengundang kerumunan” ucap Direktur.

Direktur juga terus mengingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dan terus berdoa. Walaupun sudah 1 bulan melewati masa isolasi, tapi protokol kesehatan tetap harus dijalankan sampai pandemi benar-benar berakhir.

Direktur melanjutkan bahwa secara nyata Indonesia memang telah merdeka sejak 75 tahun lalu dari penjajahan Belanda dan Jepang. Ditandai dengan dibacakannya teks proklamasi oleh Bung Karno pada 17 Agustus 1945. Namun merdeka bukan hanya terbebas dari penjajahan dari bangsa lain. Merdeka bisa berarti Tauhid, yaitu terbebas dari menyekutukan Allah. Merdeka juga berarti bebas menentukan masa depan, merdeka menentukan impian dan cita-cita.

Secara budaya Indonesia masih belum merdeka dari budaya luar. Hal tersebut dibuktikan masih banyak orang Indonesia yang senang mengikuti fashion dari barat dan Korea. Dari segi ekonomi Indonesia juga belum merdeka karena masih banyak yang cinta dengan produk-produk luar negeri, orang-orangnya kurang meminati produk dalam negeri.

Indonesia adalah negara kaya raya. Kaya akan sumber daya alamnya, lautnya, hutannya, seni dan budayanya, tapi belum merdeka dari kemiskinan. Masih banyak bangsa Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan. Salah satu kekurangan bangsa Indonesia adalah malas membaca. Survey dari UNESCO minat baca orang Indonesia di bawah 1%. “Untuk itu, kita sebagai santri, mari kita mulai menaikkan minat baca bangsa ini menjadi lebih baik. Sesungguhnya bangsa Indonesia belum merdeka. Merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kelemahan, merdeka dari kebodohan”.

Di akhir amanahnya, Bapak Direktur mengutip pernyataan Bung Karno yg terkenal, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Namun perjuanganmu akan lebih berat karena melawan bangsamu sendiri!”

Pesantren juga turut merayakan kemerdekaan Indonesia dengan berbagai macam perlombaan. Berbagai perlombaan yang diadakan sejak tanggal 14-17 Agustus 2020 antara lain: Pidato Kemerdekaan, Karikatur Pahlawan, Tarik Tambang, Dagongan, Panco, Helm Karung, Labu Koin, Tarik Sarung dan berbagai perlombaan lainnya.

Chat Via WhatsApp