Raudhah (24/10/19). Sebanyak 40 santri beserta guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti pelatihan pengenalan peraturan dan pembinaan wasit olah raga cabang sepak bola. Materi pelatihan diberikan langsung oleh instruktur wasit AFC dan PSSI Bapak Ngadiman Asri.
Instruktur yang telah mengantongi berbagai lisensi tingkat AFC dan FIFA ini bersedia meluangkan waktu guna membagikan ilmunya kepada santri dan guru Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam hal peraturan permainan dan pembinaan wasit sepak bola sebagai bentuk amal jariyah kepada lembaga pendidikan Islam seperti Ar-Raudlatul Hasanah.
Instruktur Wasit AFC/PSSI, Bapak Ngadiman Asri sedang memberikan pelatihan kepada santri-santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di lapangan hijau (24/10)
Pelatihan yang dilaksanakan oleh Seksi Pengembangan Minat dan Bakat Santri Sub Olah raga dan Seni ini bergulir selama 2 hari mulai Kamis hingga Jumat (24-25 Oktober 2019) di Kampus 1 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Adapun bentuk materi yang diberikan selama pelatihan meliputi atas praktek lapangan yang dilaksanakan di lapangan sepak bola, dan pengenalan peraturan permainan dengan menggunakan tayangan video di aula Hafsah.
Diharapkan melalui pelatihan singkat ini, melahirkan santri-santri yang mengenal dan menguasai peraturan dalam permainan sepak bola, selanjutnya juga dapat membina santri lainnya sebagai bentuk kaderisasi yang berkelanjutan.
Raudhah (24/10/19). Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat meresmikan program elektronifikasi pembayaran di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan Bank Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Mandiri.
Peluncuran program elektronifikasi dan digitalisasi pembayaran ini dilaksanakan di gedung serbaguna kampus 1 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada Rabu pagi (23/10/19) yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Drs. M. Ayub, SE, pejabat kantor Kementerian Agama Wilayah Sumatera Utara, seluruh pimpinan bank wilayah Sumatera Utara baik negeri maupun swasta, pimpinan pesantren se-Sumatera Utara, dan guru serta santri kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Dalam sambutannya, ketua umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai pilot project pelaksanaan elektronifikasi pembayaran dan digitalisasi pondok pesantren luar Jawa. Ia juga menyatakan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Pesantren terutama dalam hal pengembangan ekonomi, keamanan dan kemudahan transaksi, serta manajemen keuangan Pesantren.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Drs. M. Ayub, SE., mengalungkan E-Money kepada Guru-guru dan Santri dalam Launching Elektronifikasi Pembayaran di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (23/10)
Elektronifikasi pembayaran di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah direalisasikan dalam bentuk peralihan sistem pembayaran di seluruh unit usaha Pesantren dari bentuk tunai menggunakan uang kartal kepada pembayaran menggunakan kartu uang elektronik atau dikenal dengan istilah e-money.
Secara bertahap, kartu e-money digunakan sebagai alat pembayaran wajib oleh 4000 santri, guru, dan staf di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam melakukan transaksi di santrimart, toko pelajar, kantin, warung telekomunikasi, dan unit usaha Pesantren lainnya. Kartu ini juga dipersiapkan sebagai kartu identitas, akses, dan absensi di lingkungan Pesantren karena di dalamnya memuat nama dan foto pemilik kartu, nomor stambuk santri, dan nomor induk guru dan staf.
Wiwiek Sisto Widayat selaku Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara dalam sambutannya di hadapan seluruh undangan dan santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada peluncuran program elektronifikasi dan transformasi Pesantren di gedung serbaguna mengapresiasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan menaruh kepercayaan dan harapan besar kepada Pesantren yang merupakan lembaga pertama yang ditunjuk untuk elektronifikasi pesantren di luar Jawa.
Seusai seremoni launching program di gedung serbaguna, Pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara beserta Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan tamu undangan meninjau beberapa unit usaha Pesantren yang merupakan binaan dan penerima bantuan Bank Indonesia seperti usaha pembuatan roti dan loundry, serta melakukan simulasi transaksi menggunakan kartu e-money di santrimart Putri.
Selain peluncuran program elektronifikasi pembayaran, kegiatan ini juga diisi dengan seminar interaktif bertajuk Pengembangan Ekonomi Digital Pesantren Menyongsong Era Digital yang diikuti oleh tamu undangan, guru, dan santri kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang dilaksanakan di gedung serbaguna mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WIB
Raudhah, 18/10/19. Sebanyak 160 atlit santri dari 8 tim yang terdiri dari 4 tim junior dan 4 tim senior yang berasal dari 5 pesantren di kota Medan mengikuti pertandingan sepak bola di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Jumat pagi (18/10). Pertandingan ini dilaksanakan hanya dalam satu hari dengan menggunakan sistem gugur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merajut silaturahim antar pesantren se-kota Medan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2019.
Pertandingan dibuka oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Drs. H. Himpun Siregar, MA dalam upacara yang diikuti oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah KH. Solihin Adin, S.Ag., M.M, dan seluruh atlit yang akan bertanding di lapangan sepakbola Ar-Raudlatul Hasanah. Selama pertandingan, seluruh penonton disuguhkan pertandingan menarik yang diiringi dengan komentar berbahasa Arab dari guru pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, sehingga menambah semarak jalannya pertandingan, selain sebagai upaya mendidik dan memotivasi santri untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam bahasa Arab. Selain mempertandingkan sepak bola, even ini juga memperlombakan cabang Syarhil Quran.
Tim sepakbola Ar-Raudlatul Hasanah senior dan junior berhasil keluar sebagai juara pertama di masing-masing kategori. Di partai final, tim junior RH mengalahkan Islamic Center dengan skor 3-0, sedangkan tim senior berhasil menjinakkan TPA Darul Hikmah dengan skor akhir 2-1. Adapun pesantren yang terlibat dalam ajang silaturahim antar pondok pesantren se-kota Medan ini antara lain; Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Taman Pendidikan Islam Darul Hikmah, Pesantren Al-Manar, dan Islamic Center Medan.
Raudlah (22/9/19). Dalam rangka memperingati tahun baru Hijriyah 1441 dan Milad Pesantren ke-38, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan seminar internasional dengan tema “Ketika Sukses Berawal dari Rumah” yang diisi oleh Prof. Dr. Hamid Arsyat (Director General of the National Population and Family Development of Malaysia) pada sabtu 21 September 2019.
Seminar yang diadakan di aula Hafsah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ini dihadiri oleh Pimpinan, Pengurus Badan Wakaf, serta seluruh Ustadz dan Ustadzah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Dalam sambutan pembukanya, ketua umum badan wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah H. M. Ilyas Tarigan menekankan pentingnya pelaksanaan seminar ini bagi para guru dalam memperdalam wawasan seputar teknik mendidik.
Di antara hal penting yang disampaikan oleh pemateri adalah bahwa anak merupakan karunia agung Allah SWT serta amanah besar yang harus dijaga dengan baik. Oleh sebab itulah, seorang pendidik harus mengerti seluruh kewajibannya serta mampu melaksanakannya dengan baik. Lebih lanjut pemateri menyatakan bahwa pendidikan anak dimulai dari diri kedua orang tuanya, keluarga, dan lingkungan.
Seminar diakhiri dengan dialog dari seluruh peserta dengan pemateri.
Seminar Wakaf “Manajemen Lembaga Pendidikan Berbasis Wakaf” bersama KH. Anang Rikza Masyhadi, M.A., (Pimpinan Pondok Modern Tzakka Batang-Jateng) di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Rabu 25 September 2019/25 Muharram 1441 H