Raudlah (7/3/2020). Dalam rangka memperingati Milad yang ke 27, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Majidiyah Bagan Batu Rokan Hilir Riau mengadakan Majidiyah Tilawatil Qur’an (MTQ) antar lembaga dan pondok pesantren se-Sumatera mulai tanggal 2-6 Maret 2020.
Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut memeriahkan MTQ yang ke 5 ini dengan mengirimkan utusan. Dari 10 utusan yang dikirim alhamdulillah 8 di antaranya meraih juara, yaitu:
Juara 3 cabang Tilawah Anak-anak Putra (diraih oleh Muhammad Alfarizhi Kelas 3N), Juara 1 cabang Tilawah Anak-anak Putri (diraih Sindi Awwaliyah Lingga Kelas 3G), Juara 2 cabang Tilawah Remaja Putri diraih (Aldilla Khairani Kelas 1 Int C), Juara Harapan 2 cabang Tahfiz 8 Juz Putri (diraih Nursalsabila Annas Kelas 1 Int G), Juara 1 cabang Tahfiz 13 Juz Putra (diraih Sabiq Imaroh Sitorus Kelas 3 Int B), Juara 1 cabang Fahmil Quran Putra (diraih Radhino Barnanda Kelas 4A1, M. Javier Kelas 3B, dan Abdul Haris Assauri Kelas 3B).
Raudlah (8/3/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jabal Noor pada tanggal 5 sampai dengan 7 Maret 2020 di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang sesuai dengan hasil yang diumumkan oleh dewan hakim pada Sabtu (7/3).
Adapun cabang-cabang MTQ yang berhasil dimenangkan oleh kontingen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah: Juara 1 cabang fahmil Qur’an (diraih Raudhatul Jannah kelas 4A2, Durratul Hayati kelas 4A2, dan Aulia Mauli Kls 4C), juara 1 cabang muhadharah (diraih Nasywa Aqila kelas 5C), juara 3 cabang tilawah tingkat SMA (diraih M. Riski Harahap kelas 5A1), juara 3 cabang muhadharah (Abdul Rizki Ritonga kelas 5A1), juara 3 cabang tilawah tingkat SMP (Miftahul Anwar kelas 1 Int B).
Raudlah (7/3/2020). Setiap Jumat pagi, bagian Kesenian dan Keputrian Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengadakan kegiatan keterampilan memasak ‘cooking class’. Kegiatan ini diperuntukkan bagi santriwati dibimbing oleh guru-guru senior yang sudah ahli di bidangnya.
Melalui kegiatan mingguan ini diharap mampu menumbuhkan bakat santriwati dalam mengolah bahan masakan sehingga menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.
Pada Jumat pagi 6 Maret 2020, bagian keputrian beserta seksi logistik Pesantren bekerja sama dengan PT. Unilever Tbk menghadirkan juru masak profesional Chef Edy.
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang keputrian ini diikuti oleh santriwati kelas 3 intensif, juru masak Pesantren, dan beberapa guru senior.
Dalam pelatihan tersebut, Chef Edy mendemonstrasikan cara membuat ayam kecap dan capcay di hadapan para peserta. Sesudahnya, giliran para peserta mencoba resep yang telah diajarkan dengan menggunakan bahan-bahan masakan yang telah disediakan.
Selanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan dengan mendatangkan para chef ahli guna memotivasi santriwati untuk terus belajar memasak, dan bagi juru masak pesantren dapat meningkatkan inovasi dalam menyediakan menu harian untuk seluruh santri.
Raudhah(26/2/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan membangun 2 bak penampungan air bersih dalam tanah dengan konstruksi cor beton bertulang masing-masing di samping kamar mandi putri gedung Khadijah baru berukuran 108 m3 berkapasitas 108.000 liter, dan di samping kamar mandi putra gedung Mekah berukuran 60 m3 berdaya tampung 60.000 liter air.
Pembangunan 2 bak penampungan air bersih dalam tanah mulai dikerjakan pada Selasa (25/2) dengan penggalian tanah menggunakan alat berat eskavator.
Selain sebagai fasilitas penampungan cadangan air bersih, pembangunan bunker air ini bertujuan mengganti sistem penampungan air yang sebelumnya dibuat di atas tanah yang relatif mempersempit ruang dan juga kurang mendukung estetika lingkungan.
Raudhah (21/2/2020). Sebanyak 5 rayon asrama santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berkompetisi dalam perlombaan drama antar asrama yang dilaksanakan oleh Seksi Bahasa pada Kamis malam (20/2) di gedung serbaguna.
Seluruh percakapan dalam pementasan drama putri yang mengangkat tema ‘Teladan Sholehah’ ini menggunakan bahasa Arab.
Selain sebagai ajang mengasah dan menyalurkan bakat seni santri, perlombaan ini juga bertujuan menajamkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris di mana keduanya merupakan mahkota Pesantren.
Setiap penampilan asrama mendapatkan penilaian dari beberapa guru yang ditunjuk menjadi tim penilai. Aspek yang menjadi penilaian dalam perlombaan drama antara lain; skenario, aransemen, tata bahasa, akting, dan properti.
Perlombaan drama antar rayon putra akan berlangsung pada Jumat malam (21/2) dengan menggunakan bahasa Inggris di tempat yang sama.
Adapun asrama putri peserta babak final serta judul yang didramakan setelah melewati penyisihan adalah sebagai berikut: