Raudhah (5/10/22). Untuk kesekian kalinya, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan kembali kedatangan tamu yang berkeinginan mempelajari sistem pendidikan dan organisasi santri di pesantren yang kini sudah berusia 40 tahun ini. Rombongan tamu yang berjumlah sebanyak 39 orang ini berasal dari Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Madrasah Aliyah Swasta, Labuhan Batu Selatan. Mereka terdiri dari 31 santriwati dan 8 guru pembimbing. Kedatangan rombongan santriwati ini disambut dengan hangat oleh Bapak Kepala Bidang Pengasuhan Putri, Ustadz Fathurrahman, S.Ag., S.Pd.I., M.M., di gedung pertemuan Hafsah Lt.3, Rabu (5/10).
Selama berada di pesantren, mereka diajak melihat-lihat dan mempelajari setiap kegiatan yang ada. Mereka sangat antusias ingin mempelajari sistem organisasi santriwati yang biasa disebut Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Kegiatan ini diawali dengan ramah tamah antara Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan rombongan di gedung pertemuan Hafsah Lt.3, kemudian diskusi antara santriwati Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Aliyah Swasta dengan para santriwati kelas akhir KMI yang diamanahi di Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH), dan dilanjutkan dengan berkunjung ke perpustakaan putri pada Rabu (5/10) malam.
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dan pengalaman santriwati Yayasan Pendidikan Pesantren Tarbiyah Islamiyah Hajoran Aliyah Swasta dalam bidang keorganisasian. Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai yang diinginkan.
Raudhah (5/10/22). Sudah menjadi kewajiban bagi seluruh santri di pesantren untuk bisa memahami dan menguasai kitab kuning. Di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pembelajaran kitab kuning merupakan bagian dari pembelajaran harian yang diterapkan di dalam kurikulum Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyyah (KMI), seperti kitab Bulughul Maram, Bidayatul Mujtahid, dan lainnya. Selanjutnya, untuk memperdalam dan mengembangkan wawasan para santri dalam mempelajari kitab kuning, pesantren melaksanakan kegiatan khusus untuk santri kelas 5 KMI yang disebut dengan Fathul Kutub At-Turats Al-Islamiy.
Fathul Kutub santri kelas 5 KMI diadakan di semester pertama. Pada tahun ini, acara Fathul Kutub santri kelas 5 KMI berlangsung selama 4 hari, dimulai pada hari Rabu (5/10) hingga hari Ahad (9/10). Kegiatan ini diikuti oleh 254 santri kelas 5 KMI dan 65 guru pembimbing yang terbagi menjadi 32 kelompok.
Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Wakil Direktur Pesantren, Ustadz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., dan dilanjutkan dengan pengarahan beberapa materi Fathul Kutub seperti: Aqidah/Tauhid, Hadits, Fiqh, dan Tafsir.
Pembahasan kitab dan diskusi permasalahan-permasalahan tiap materi akan dimulai pada Sabtu (8/10). Maka untuk mempermudah pelaksanaannya, seluruh peserta dibagi dalam 4 unit atau syukbah, tiap unit terdiri dari 8 kelompok, dan setiap kelompok memiliki 8-10 peserta.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuannya, terutama dalam Kutub At-Turats, sehingga saat menghadapi problematika furu’iyah (cabang) dalam kehidupan sehari-hari, para santri tidak fanatik terhadap satu madzhab, namun mampu meneliti keabsahan madzhab sesuai dengan petunjuk dalam Qur’an dan Hadits.
Raudhah (3/10/2022). Rapat persiapan pada acara Peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berjalan sesuai yang telah dijadwalkan oleh Panitia Hari Santri Nasional Kota Medan.
Rapat persiapan Peringatan Hari Santri Nasional Kota Medan yang dilaksanakan pada (3/10/22), kali ini membahas tentang pembentukan kepanitiaan Hari Santri Nasional Kota Medan pada 22 Oktober 2022 dan hal-hal yang dianggap perlu.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan Pesantren se-Kota Medan yang dinaungi oleh Kementerian Agama Kota Medan. Adapun para peserta kegiatan ini disambut langsung oleh Wakil Direktur Pesantren, Ust. Carles Ginting, BHSc., dan Ust. H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M.
InsyaAllah, pada tahun ini upacara Peringatan Hari Santri Nasional Kota Medan akan diadakan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, semoga acara tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Aamiin.
Raudhah (3/10/22). Olahraga adalah aktivitas yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang nantinya. Namun, tidak sedikit masyarakat yang mulai meninggalkan aktivitas ini alasannya tentu saja karena kesibukan yang terjadi di lingkungan masyarakat.
Berbeda dengan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan, untuk senantiasa menjaga kesehatan para santri/wati, pesantren mengadakan senam sehat pagi yang dilaksanakan di tempat yang berbeda, untuk santri berada di lapangan bola samping masjid pesantren sedangkan santriwati di lapangan belakang Gedung Khadijah dan depan Gedung Rabiah Adawiyah. Kegiatan ini dilaksanakan pada senin pagi (3/10/22) ini, berlangsung meriah dan gembira dengan dihadiri oleh 3662 santri/wati.
Dengan diadakannya senam pagi, para santri/wati mampu memahami dan menyadari pentingnya kesehatan bagi mereka, kesehatan merupakan hal utama yang perlu mereka jaga di tengah kesibukan kegiatan pesantren yang tidak pernah berhenti selama 24 jam. Semoga Allah selalu menjaga pesantren, Asatidzah, dan para santri/wati. Aamiin.
Raudhah (1/10/22). Demi meningkatkan pemahaman anak-anak usia dini tentang wawasan keislaman, maka PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Ar-Raudhatul Hasanah mengadakan praktik manasik haji. Praktik ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman kepada mereka terkhusus nya mengenai manasik haji.
Kegiatan praktik manasik haji ini dilaksanakan pada hari Sabtu pagi (1/10), diadakan di lapangan bola pesantren berdekatan dengan masjid. Kegiatan ini dibimbing oleh Ust. H. Imamul Authon Nur, Lc., M.T.H., dan guru-guru PAUD Ar-Raudlatul Hasanah.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan nyaman serta mudah dalam melaksanakannya. Semoga anak-anak PAUD Ar-Raudlatul Hasanah mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bermanfaat terutama dalam wawasan keislaman. Aamiin.