Ribuan Santri Raudhah Hidupkan Ramadan dengan Tadarus Al-Qur’an

Ribuan Santri Raudhah Hidupkan Ramadan dengan Tadarus Al-Qur’an

RAUDHAH – Ramadan 1447 H kembali menghadirkan suasana khidmat di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Sekitar 3.400 santri dan santriwati menghidupkan tradisi tadarus Al-Qur’an dengan formasi melingkar yang memenuhi area Masjid Pesantren.

Dalam setiap lingkaran, 10 hingga 11 santri/wati duduk berhadapan, membaca dan menyimak ayat suci secara bergantian. Pola ini bukan sekadar kebersamaan simbolik, melainkan metode pembelajaran yang terstruktur. Setiap bacaan yang salah langsung dikoreksi, sehingga proses tadarus menjadi ajang perbaikan (ishlâh) sekaligus penguatan hafalan dan tajwid.

Salah seorang pengasuhan putra, Ust. Edi Sumardi, menjelaskan bahwa skema tadarus tahun ini dirancang bukan hanya berorientasi pada qira’ah (membaca), tetapi juga islahat atau perbaikan kualitas bacaan. “Di setiap kelompok ditempatkan satu santri kelas 6 KMI yang telah fasih membaca Al-Qur’an. Mereka berperan membimbing dan memastikan tajwid serta makhraj berjalan dengan baik,” ujarnya.

Tradisi tadarus melingkar ini menarik perhatian publik dan mendapat liputan dari berbagai media nasional, seperti ANTARAFOTO, Detik.com, Kompas TV, Tribun Medan, serta sejumlah media daring lainnya. Dokumentasi visual dan pemberitaan yang tersebar luas memperlihatkan kekompakan ribuan santri dalam satu hamparan lingkaran tadarus yang rapi.

Setiap hari, para santri menargetkan membaca satu juz Al-Qur’an. Dengan ritme tersebut, mereka diharapkan mampu mengkhatamkan Al-Qur’an satu hingga dua kali selama Ramadan. Edy Febrianto Gaja, salah satu peserta tadarus, mengaku metode ini sangat membantu menjaga konsistensi bacaan. Hingga memasuki hari ke-10 Ramadan, ia telah menyelesaikan 19 juz dan menyisakan 11 juz untuk menuntaskan khatam pertamanya.

Kegiatan tadarus ini berlangsung setiap hari selepas salat Zuhur. Melalui program yang terstruktur dan penuh semangat kebersamaan, Raudhah terus menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani—santri yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Wakil Direktur Menjadi Pembicara FGD Pengelolaan Sampah di Universitas Sumatera Utara

Wakil Direktur Menjadi Pembicara FGD Pengelolaan Sampah di Universitas Sumatera Utara

RAUDHAH – Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust. Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Multi Pihak Dalam Pengelolaan Sampah Menuju Sumut Bersih dan Berkelanjutan” yang digelar di Aula Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, Selasa, 24 Februari 2026.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USU tersebut, Ust. Carles Ginting secara resmi diundang sebagai pemantik diskusi pada sesi paralel bertema “Potensi Pengembangan TPST di Kawasan Pendidikan.”

FGD ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, akademisi dan peneliti, perwakilan sektor swasta, pengelola kawasan perumahan, asosiasi hotel dan restoran, komunitas lingkungan, hingga mitra internasional. Forum tersebut dirancang sebagai ruang dialog strategis untuk merumuskan model sinergi multipihak dalam menghadapi persoalan persampahan yang semakin kompleks di Sumatera Utara.

Dalam sesi pembahasan, peserta menyoroti meningkatnya volume sampah, keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), serta masih dominannya pola kumpul–angkut–buang. Penguatan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis kawasan dinilai sebagai salah satu solusi konkret yang dapat diterapkan, termasuk di lingkungan pendidikan.

Pada sesi paralel kawasan pendidikan, diskusi berlangsung aktif dan konstruktif. Kawasan pendidikan, termasuk pesantren, dipandang memiliki potensi besar dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah mandiri karena didukung struktur kelembagaan yang jelas, kedisiplinan warga, serta nilai-nilai pembinaan karakter yang kuat. Integrasi edukasi lingkungan ke dalam kurikulum dan budaya keseharian menjadi salah satu gagasan yang mengemuka.

Sebagai pemantik diskusi, Ust. Carles Ginting mengarahkan pembahasan pada empat aspek utama, yakni potensi timbulan sampah di kawasan pendidikan, sistem pengelolaan yang telah berjalan, peluang pengembangan TPST mandiri, serta berbagai kendala teknis dan sosial yang perlu diantisipasi. Hasil diskusi diharapkan berkontribusi dalam penyusunan rekomendasi kebijakan serta penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor usaha.

Kegiatan ini juga diakhiri dengan kunjungan ke fasilitas TPST USU sebagai contoh implementasi pengelolaan sampah terpadu. Melalui partisipasi aktif tersebut, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menegaskan komitmennya untuk turut mengambil bagian dalam agenda pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Sumatera Utara.

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa bersama Ketua MPR RI

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa bersama Ketua MPR RI

RAUDHAH — Momentum Ramadhan kembali menjadi ruang pertemuan penuh makna antara ulama dan umara. Kali ini, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, KH. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama para kiai, ulama, serta pimpinan pesantren dari berbagai daerah bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, di Widya Chandra, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Sekitar 75 pimpinan pesantren hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berasal dari beragam latar organisasi, di antaranya Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), FKPM, RMI (Rabithah Ma’ahid Islamiyah), pesantren salafiyah, pesantren ‘asriyah, hingga unsur Muhammadiyah.

Silaturahmi ini tidak sekadar menjadi agenda berbuka puasa, tetapi juga ruang dialog strategis. Dalam diskusi yang berlangsung, para ulama menegaskan pentingnya hubungan harmonis antara pesantren dan negara. Sejarah mencatat, berbagai persoalan kebangsaan kerap melibatkan pandangan ulama sebagai penentu arah kebijakan umat.

Selain itu, pembahasan juga menyentuh isu pengembangan wakaf berjangka, peluang kerja sama pendidikan dan sosial, serta penguatan kepemimpinan forum pesantren ke depan.

Dalam kesempatan tersebut juga, KH. Miftakhuddin juga berkesempatan berbincang langsung dengan Ahmad Muzani. Beliau menyampaikan undangan agar Ketua MPR RI berkenan berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah di Medan. Alhamdulillah, undangan tersebut disambut positif dan akan diagendakan pada April mendatang.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan Ramadan dan terjalinnya kerja sama yang lebih kokoh antara pesantren dan negara.

Tarhib Ramadhan 1447 H, UPZ Raudhah Salurkan 435 Paket Sembako

Tarhib Ramadhan 1447 H, UPZ Raudhah Salurkan 435 Paket Sembako

RAUDHAH — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Raudhah menyelenggarakan Program Tarhib Ramadhan 1447 H yang dirangkaikan dengan pembagian paket sembako di Gedung Serba Guna, pada Selasa, 17 Februari 2025 bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini merupakan agenda sosial tahunan dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.

Program Tarhib Ramadhan 1447 H dilaksanakan oleh UPZ Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan dukungan penuh dari zakat, sedekah dan infak para muhsinin yang disalurkan melalui rekening resmi UPZ. Total dana yang berhasil dihimpun dan disalurkan mencapai Rp 168.599.401 sebagai bentuk amanah umat yang dikelola secara transparan dan bertanggung jawab.

Sebanyak 435 orang menerima paket sembako dalam program ini. Penerima berasal dari kalangan internal, seperti karyawan, staf, pekerja bangunan, serta tenaga pendidik pada unit PAUD, MDTA, dan penitipan anak. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar pesantren, khususnya wilayah Gang Rimta, Jalan Paya Bundung, Pancur Siwah, dan kawasan Pokok Mangga.

Paket sembako yang diberikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari, yaitu beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, sarden, susu, kecap, serta teh. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga menjelang Ramadhan sehingga mereka dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin, SS., S.Pd., M.M. kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz H. Imamul Authon Nur, Lc., M.T.H., yang menekankan pentingnya peningkatan ibadah dan kepedulian sosial sebagai bekal menjalani bulan suci Ramadhan

Diharapkan setiap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah yang berlipat ganda, membawa keberkahan rezeki, kemudahan hidup, serta perlindungan Allah SWT bagi para muhasinin dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.

 

Raudhah Kids Fest 2026 Sukses Digelar

Raudhah Kids Fest 2026 Sukses Digelar

RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menyelenggarakan ajang kompetisi pelajar bertajuk Raudhah Kids Fest 2026 tingkat MI/SD dan MTs/SMP se-Sumatera Utara. Penyelenggaraan RKF 2026 ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas serta potensi peserta didik, menumbuhkan rasa percaya diri dan sportivitas, serta memperkenalkan lingkungan dan nilai pendidikan di bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

RKF 2026 dilaksanakan selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 12–14 Februari 2026 / 24–26 Sya’ban 1447 H, dengan rangkaian kegiatan yang tersusun sistematis. Sebelum pelaksanaan lomba, panitia terlebih dahulu mengadakan technical meeting mini soccer pada 7 Februari 2026 serta technical meeting umum secara daring pada 10 Februari 2026 guna memastikan kesiapan seluruh peserta dan keseragaman pemahaman terhadap ketentuan perlombaan.

Pembukaan resmi dilangsungkan pada Jumat pagi, 13 Februari 2026 / 25 Sya’ban 1447 H di Gedung Serbaguna. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Pesantren, Direktur dan Wakil Direktur Pesantren, para Kepala Bidang, panitia pelaksana, Asatidzah, serta ratusan peserta dari berbagai SD dan MI di Sumatera Utara. Kehadiran peserta yang berasal dari beragam latar belakang sekolah—baik negeri, swasta, madrasah, maupun sekolah Islam terpadu—mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung tertib, khidmat, sekaligus semarak. Para peserta hadir dengan penuh antusias, didampingi para guru dan orang tua, membawa semangat untuk berkompetisi secara sehat serta menampilkan kemampuan terbaik mereka. Momentum ini sekaligus menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi antar lembaga pendidikan dari berbagai wilayah, seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Batang Kuis, dan daerah lainnya di Sumatera Utara.

Pada hari pembukaan, sejumlah cabang lomba tahap seleksi dilaksanakan di berbagai lokasi dalam kompleks pesantren. Lomba Pildacil berlangsung di Gedung STIT, lomba Adzan di Gedung Al-Azhar lantai dua, serta lomba Tahfidz Juz 30 di Gedung Al-Azhar lantai satu. Sementara itu, pertandingan Mini Soccer dilaksanakan di lapangan utama pesantren dan turut menyemarakkan suasana kompetisi.

Memasuki hari terakhir, Sabtu (14/2), kegiatan mencapai puncaknya dengan pelaksanaan babak final serta cabang lomba lainnya. Olimpiade Matematika dan Imla’ diselenggarakan di Gedung Al-Azhar lantai satu, final Pildacil dan Adzan di Gedung Serbaguna, serta final Tahfidz di ruang multimedia STIT. Pada waktu yang sama, lomba Tari Daerah digelar di Gedung Fatimah lantai tiga, sementara Fashion Show berlangsung di Gedung Hafsah lantai tiga. Penataan venue yang tersebar di berbagai gedung menunjukkan kesiapan sarana dan prasarana pesantren dalam mendukung kegiatan pendidikan berskala besar.

Penutupan kegiatan dilaksanakan pada Sabtu siang dengan suasana penuh kebahagiaan. Panitia secara resmi mengumumkan para pemenang di setiap cabang lomba, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada peserta terbaik. Ekspresi bangga dan haru tampak dari para pemenang, sementara peserta lainnya tetap menunjukkan sikap sportif dan apresiatif. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian Raudhah Kids Fest 2026.

Dalam cabang Adzan, Juara I diraih oleh Fariq Al Fathan Ramadhon dari SDIT Khairurrahman, disusul Alif Fathi Azmi Nasution dari SDN 064981 Medan sebagai Juara II dan Nail Arifatih dari SD Tahfidz Qur’an Karimah sebagai Juara III. Cabang Pildacil menempatkan Alifa Dita Iolana dari MIS Istiqomah Al Ulya sebagai Juara I, Refan Alfaiz Zulfadli Tanjung dari MIS Sabilal Muhtadin Plus sebagai Juara II, dan Nabila Nurvita Sari Daulay dari MIN 9 Medan sebagai Juara III.

Pada cabang Tahfizh Putra, Muhammad Irfan Prayoga dari SD Surya Bakti berhasil meraih Juara I, diikuti Muhammad Alif Ar Rayyan dari SDS Islam An Nizam Medan sebagai Juara II dan Fathur Raziq Musyafa dari MIS Nurussalam sebagai Juara III. Sementara pada cabang Tahfizh Putri, Juara I diraih Khannisa Syifa Adistha dari UPT SD Negeri Percobaan Medan, Juara II Naura Syahqila dari SDIT Mawaddah Warahmah Medan, dan Juara III Annisa Aqila Tanjung dari SDIT Tahfizil Qur’an YIC Sumatera Utara.

Dalam Olimpiade Matematika, Juara I diraih M. Ammar Tamir Khafid dari SDS Tunas Harapan Islam, Juara II Alifiandra Adyatama Agra dari UPT SDN Percobaan Medan, dan Juara III Annisa Rizqi Zam-Zam dari SD Islam Namira. Pada cabang Imla’, Juara I diraih Hunaifa Mursyida Hana dari MIS Amal Shaleh, Juara II Jihan Maritsa Nasution dari Al Azhar As Syarif Sumatera Utara, dan Juara III Muhammad Baqir Fayyadh dari MIS Amal Saleh.

Cabang Fashion Show dimenangkan oleh Dzakira Putri NST dari SD Islam Al-Ulum Terpadu Medan sebagai Juara I, Nabila Ashifa dari MIS Ar-Raudlatul Hasanah sebagai Juara II, dan Arini Pelangi dari SDS Muhammadiyah 03 sebagai Juara III. Adapun pada lomba Tari Daerah beregu, SD Nasional Plus Jabal Noor berhasil meraih Juara I, disusul MIS Nurul Ikhwan sebagai Juara II dan MIS Ar-Raudlatul Hasanah sebagai Juara III.

Cabang Minisoccer Tingkat SD/MI dimenangkan oleh SDIT Al-Munadi, Marelan (Juara 1) dan MIS Az-Zuhri, Tj. Morawa (Juara 2), sedangkan Tingkat MTS/SMP dimenangkan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah (Juara 1) dan Mts Al-Washliyah (Juara 2).

Keberhasilan penyelenggaraan Raudhah Kids Fest 2026 menjadi bukti nyata komitmen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam mendukung pengembangan potensi pelajar sejak dini melalui kegiatan yang konstruktif, kompetitif, dan bernilai edukatif. Diharapkan ajang ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai kontribusi nyata dalam melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Chat Via WhatsApp