MoU Pesantren dengan Universitas IPB

MoU Pesantren dengan Universitas IPB

Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ustadz H. Miftakhuddin bersama Majelis Pengurus Pusat Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) berkunjung ke Universitas IPB pada Senin, 6 Januari 2025/6 Rajab 1446. Diantara Majelis Pengurus Pusat P2I yang hadir dalam kunjungan tersebut adalah Pimpinan Pesantren Darunnajah – Jakarta, Pimpinan Pesantren Al-Ikhlas Kuningan – Jawa Barat, Pimpinan Pesantren Tazakka Batang – Jawa Tengah, Pimpinan Pesantren Kun Karima Lebak – Banten, Rektor Universitas Darunnajah – Jakarta, dan Ketua Umum Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG).

Kedatangan rombongan diterima dan disambut hangat oleh Rektor Universitas IPB, Prof. Dr. Arif Satria beserta para civitas akademika lainnya. Ramah tamah yang diiringi dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) antara para pengasuh pesantren tersebut dan para civitas akademika Universitas IPB dilaksanakan di IPB International Convention Center (IICC) Bogor. Selama forum diskusi, terdapat beberapa hasil kesepakatan yang dapat berguna untuk perkembangan pesantren-pesantren yang tergabung di dalam FPAG, P2I, dan Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM).

Di antara hasil pertemuan tersebut adalah terjalinnya kerjasama yang berkaitan dengan pendidikan dan pengajaran, pengabdian masyarakat, dan penelitian. Dalam bidang pendidikan dan pengajaran terkonsep dalam beberapa skema beasiswa kader pesantren, guna penguatan SDM internal dan institusi, khususnya di bidang STEM, ekonomi, manajemen, dan sebagainya. Dalam bidang pengabdian masyarakat akan dilaksanakan dalam bentuk KKN tematik Universitas IPB di pesantren-pesantren, program magang mahasiswa dan dosen, dan pendampingan project pesantren di bidang pertanian, pangan, peternakan, teknologi, IT, ekonomi, bisnis, dan sebagainya.

Sedangkan dalam bidang penelitian dirancang melalui dua arah; pertama, hasil-hasil riset Universitas IPB akan diaplikasikan di pesantren sesuai dengan kebutuhannya. Kedua, Universitas IPB membantu dan mendampingi pesantren untuk melakukan riset potensi yang dimiliki, khususnya di bidang pangan, pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi, bisnis, dan sebagainya.

Hal-hal yang disepakati di atas tertuang dalam MoU yang dilaksanakan di hari berikutnya, pada Selasa, 7 Januari 2025.

Ujian Tulis dan Ujian Gelombang Pertama Semester Ganjil T.P. 2024-2025

Ujian Tulis dan Ujian Gelombang Pertama Semester Ganjil T.P. 2024-2025

RAUDHAH- 3 hari masa ujian tulis semester ganjil T.P. 2024-2025 telah dilalui oleh seluruh santri/wati kelas 1-5 KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Ujian tulis resmi dibuka dengan upacara bersama pada Sabtu, 23 November 2024/ 24 Jumadil Ula 1446. Upacara ini tentunya diikuti oleh seluruh santri/wati dan Ustadz/ah.

Upacara diadakan secara terpisah antara santri dan santriwati. Kedua tempat tersebut ialah halaman Masjid Pesantren (Putra) dan halaman Gedung Rabiah Adawiyah (Putri).

Direktur dan Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah selaku pembina upacara juga memberikan nasehat kepada santri/wati sebelum menghadapi ujian. Setidaknya ada beberapa poin penting yang terkutip, diantaranya adalah santri diharuskan senantiasa berusaha dan belajar dengan baik. Begitupun do’a yang tidak boleh ditinggalkan sehingga hasil yang didapatkan menjadi keberkahan.

Setelah upacara selesai, seluruh santri/wati menuju ke ruangan ujian masing-masing. Dimana, setiap kelas diawasi oleh 2 ustadz/ah selama kurang lebih 3 jam. Setiap ruangan juga diisi oleh kurang lebih 40 peserta dengan tingkatan yang berbeda-beda. Setiap mata pelajaran, para santri/wati diberikan waktu 90 menit untuk menuntaskan jawabannya.

Ujian tulis ini dijadwalkan akan berlangsung selama 2 pekan (23 November – 5 Desember 2024). Pada waktu yang sama, seluruh santri/wati kelas 6 KMI juga menghadapi ujian gelombang pertamanya. Ujian tersebut juga akan berjalan selama 2 pekan.

Perjuangan Santri/wati Akhir KMI dalam Ujian Gelombang Ke-2 telah dimulai pada Sabtu, 23 November 2024/ 24 Jumadil Ula 1446. Gedung Serbaguna menjadi tempat utama ujian santri Akhir KMI. Sedangkan Aula Hafsah Lantai 3 dan ruangan kelas Gedung Zainab lantai 3 merupakan area santriwati Akhir KMI.

Peserta yang mengikuti ujian gelombang ke-2 ini merupakan santri/wati angkatan ke-33. Mereka berjumlahkan 545 orang yang meliputi 252 santri dan 293 santriwati.

Selama ujian ini berjalan, seluruh santri/wati Akhir KMI pun diwajibkan belajar dengan sungguh-sungguh. Terkhusus pada belajar malam, di mana mereka ditemani dan diawasi dengan serius oleh Ustadz/ah.

Sesi waktu yang dibuat pada ujian gelombang ke-2 ini berdurasi sekitar 2 jam setiap mata pelajaran. Materi yang diujikan pun sangat menguji hafalan dan pemahaman, seperti Fiqih, Hadis, Tafsir, Nahwu, Balaghah, Muthala’ah, Bahasa Inggris, dan lainnya.

 

Ulangan Umum Semester Ganjil T.P. 2024-2025 Berlangsung

Ulangan Umum Semester Ganjil T.P. 2024-2025 Berlangsung

Raudhah – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan ulangan umum semester ganjil T.P. 2024-2025. Ulangan umum dibuka dengan adanya upacara resmi yang dilaksanakan pada Sabtu, 28 September 2024/ 24 Rabi’ul Awal 1446, di halaman depan Masjid (putra) dan halaman depan Gedung Rabi’ah Adawiyah (putri). Seluruh santri/wati dan ustadz/ah harus mengikuti upacara tersebut yang dimulai pada pukul 07.00 WIB.

Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah – Ustadz KH. Solihin Adin dalam sambutannya mengatakan bahwa ulangan umum merupakan pelatihan dan pembentukan mentalitas, intelektual, dan spiritual santri. Maka, ia mengajak para santri untuk berjuang dan belajar sungguh-sunggu guna meraih hasil yang terbaik.

Semasa ulangan umum berlangsung, para santri/wati akan diuji 2-3 pelajaran yang diawasi oleh 2-3 ustadz/ah di setiap ruangan. Adapun setiap ruangan tersebut diisi oleh 38-40 santri/wati yang beragam kelasnya. Mereka diberikan waktu selama 1 jam guna menjawab soal-soal yang telah disiapkan oleh panitia ulangan umum tahun ini.

Selama masa ulangan berlangsung, seluruh kegiatan ekstrakurikuler diberhentikan sementara waktu agar santri bisa mempersiapkan dirinya dan fokus untuk menghadapi ulangan. Selain itu, di setiap malam seluruh santri-santriwati wajib belajar di zona yang telah ditentukan oleh Bidang Pendidikan di bawah pengawasan guru, sehingga jika ada hal-hal yang kurang dipahami oleh mereka, dapat langsung ditanyakan.

Ulangan umum tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana durasi ulangan pada tahun Pelajaran 2024-2025 adalah 10 hari (bertambah 2 hari dari tahun sebelumnya). Para santri/wati tentunya berharap, mereka bisa mendapatkan hasil yang terbaik sehingga dapat membahagiakan kedua orangtua dan ustadz/ahnya.

 

UPACARA PENUTUPAN PORSEKA 2024 & PEMBAGIAN HADIAH SANG JUARA

UPACARA PENUTUPAN PORSEKA 2024 & PEMBAGIAN HADIAH SANG JUARA

RAUDHAH – Padamnya api secara resmi pada upacara penutupan Pekan Olahraga dan Seni Khutbatul ‘Arsy, menandakan telah berakhirnya kompetisi tersebut. Upacara tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 16 Agustus 2024/ 11 Safar 1446 di di lapangan bola Pesantren (putra) dan di lapangan belakang gedung Khadijah (putri).

Pelaksanaan upacara sama halnya dengan dilangsungkannya upacara pembukaan beberapa hari yang lalu. Penurunan bendera serta pemadaman api PORSEKA 2024 menutup salah satu agenda Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy ini.

“Dalam kegiatan PORSEKA ini terdapat nilai Pendidikan. Salah satunya adalah proses menuju pembentukan pemimpin kuat dan amanah, karena pemimpin itu membawa kebaikan. Orang baik itu harus kuat, jika lemah kebaikannya tidak akan memperbaiki.” Ujar Waki Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah – Al-Ustadz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., MM.

Selepasnya upacara berlangsung, sesi selanjutnya adalah pembagian hadiah kepada para pemenang. Telah hadir banyaknya sang juara baik di bidang olahraga maupun seni, yaitu:

Cabang Olahraga Junior Putra:

Tenis Meja: Makkah 3B (Juara 1), Makkah 2B (Juara 2 dan 3)

Bulu Tangkis: Saudi 3 (Juara 1 dan 2), Makkah 3A (Badminton)

Sepak Takraw: Makkah 2B (Juara1), Makkah 3B (Juara 2), Makkah 3A (Juara 3)

Voli: Saudi 3 (Juara 1), Makkah 3B (Juara 2), Makkah 3A (Juara 3)

Basket: Makkah 3B (Juara 1), Ramadhan 2 (Juara 2), Makkah 2A (Juara 3)

Sepak Bola: Makkah 3B (Juara 1), Saudi 3 (Juara 2), Makkah 3A (Juara 3)

 

Cabang Olahraga Junior Putra:

Tenis Meja: All Star 5 (Juara 1), Al-Jihad 1 (Juara 2), Al-Asatidz (Juara 3)

Bulu Tangkis: Makkah 1 (Juara 1 dan 3), Al-Jihad 1 (Juara 2)

Sepak Takraw: Al-Asatidz (Juara1), Makkah 1 (Juara 2), Al-Jihad 3 (Juara 3)

Voli: Makkah 1 (Juara 1), Al-Jihad 3 (Juara 2), All Star 5 (Juara 3)

Basket: Al-Jihad 1 (Juara 1), Al-Asatidz (Juara 2), Makkah 1 (Juara 3)

Sepak Bola: Al-Asatidz (Juara 1), Al-Jihad 3  (Juara 2), Al-Jihad 2 (Juara 3)

 

Cabang Seni Putra:

Vocal Grup: Al-Jihad 2 (Juara 1), Al-Jihad 3 (Juara 2), Saudi 3 (Juara 3), Makkah 2B (Juara 4), Ramadhan 1 (Juara 5)

Vocal Grup: Saudi 3 (Juara 1), Makkah 2B (Juara 2), Makkah 3A (Juara 3), Makkah 3B (Juara 4), Al-Jihad 2 (Juara 5)

Kaligrafi Kontemporer: Edy Rizky (5A1/ Juara 1), Syauqi Abrar (4B/ Juara 2), Hanif Sidqi (3H/ Juara 3), Fasjan Afrello (3B/ Juara 4)

Kaligrafi Naskah: Rutie Dhana (5A1/ Juara 1), Ridho Aulia (4J/ Juara 2), Rifqi Aqil Lubis (2D/ Juara 3), Zaki Bizikrillah (2J/ Juara 4), Muaz Harahap (1XD/ Juara 5)

Kaligrafi Sketsa: Rohim Ahsan (5F/ Juara1), Rafi Athillah (5F/ Juara 2), Ismail Arman (3XB/ Juara 3), Ersya Affandi (4L/ Juara 4), Hafiz Yuhan (1XB/ Juara 5).

 

Cabang Olahraga Putri:

Senam: Juara 1 (Ruqayyah 1B), Juara 2 (Ruqayyah 3A), Juara 3 (Ruqayyah 2C)

Hadang: Juara 1 (Khadijah 3), Juara 2 (Ruqayyah 3A), Juara 3 (Khadijah 2)

Badminton Tinggal: Juara 1 (Aisyah 1), Juara 2 (Ruqayyah 1A), Juara 3: Ruqayyah 3B

Badminton Ganda: Juara 1 (Ruqayyah 1A), Juara 2 (Ruqayyah 3C), Juara 3 (Ruqayyah 2C)

Basket: Juara 1 (Ruqayyah 3A), Juara 2 (Ruqayyah 1B), Juara 3 (Ruqayyah 3C)

Lari Sprint: Juara 1 (Khadijah 3), Juara 2 (Aisyah 1), Juara 3 (Ruqayyah 2B)

Lari Estafet: Juara 1 (Ruqayyah 3A), Juara 2 (Khadijah 3), Juara 3 (Khadijah 2)

 

Cabang Seni Putri:

Painting: Juara 1 (Khadijah 1), Juara 2 (Ruqayyah 3A), Juara 3 (Ruqayyah 3B)

Kaligrafi: Juara 1 (Ruqayyah 1A), Juara 2 (Aisyah 1), Juara 3 (Ruqayyah 1C)

Membuat Salad: Juara 1 (Ruqayyah 1A), Juara 2 (Ruqayyah 1C), Juara 3 (Aisyah 1)

Tari Saman: Juara 1 (Ruqayyah 1B), Juara 2 (Khadijah 2), Juara 3 (Ruqayyah 3A)

Nasyid: Juara 1 (Ruqayyah lantai 3), Juara 2 (Asrama Khadijah), Juara 3 (Ruqayyah lantai 2), Juara 4 (Ruqayyah lantai 1)

Hantaran: Juara 1 (Ruqayyah 1C), Juara 2 (Ruqayyah 3C), Juara 3 (Khadijah 1)

Menjahit: Juara 1 (Khadijah 1), Juara 2 (Ruqayyah 3B), Juara 3 (Aisyah 1)

 

 

 

Kesyukuran Milad ke-41 Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Bersama Ustadz H. Bachtiar Nasir, Lc, MM.

Kesyukuran Milad ke-41 Tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Bersama Ustadz H. Bachtiar Nasir, Lc, MM.

Raudhah (19/10/2023). Tak terasa Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang lahir pada tahun 1982 kini telah berumur 41 tahun, tepatnya pada tanggal 18 Oktober 2023. Dalam rangka memeriahkan hari milad tersebut, keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengundang salah satu ulama tanah air, yaitu Ustadz H. Bachtiar Nasir, Lc, MM, untuk memberikan wejangan dan tausiyah di bumi wakaf ini. Kehadiran beliau beserta rombongan sangat memberikan kehangatan bagi para ustadz/ah dan santri/wati, karena momentum tersebut dapat dikatakan menjadi suatu hal yang langka.

“Usia 41 tahun adalah usia yang matang, tidak muda dan tidak tua. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah aset umat yang harus dijaga dan dikembangkan. Ia juga memiliki tujuan untuk membentuk pemimpin-pemimpin di masa depan. Alhamdulillah, wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berkembang dari 0.4 ha (tahun 1982) menjadi 42 ha (tahun 2023), yang berada di Medan, Deli Serdang, Tapanuli Tengah, Tanah Karo, dan Subulussalam. Dalam jenjang pendidikan yang awalnya hanya Pesantren kini ada PAUD, MDTA, RA, MIS, hingga Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah. Dalam perkembangan ini seluruhnya berperan, mulai dari Badan Wakaf, asatidzah, hingga para santri/wati-nya.” Begitulah ungkapan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dalam sambutannya pada acara peringatan 41 tahun Pesantren yang dilangsungkan di masjid lt. 2, Rabu pagi (18/10/23). Dimana sebelumnya acara diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci al-qur’an, setelah sambutan dari Direktur Pesantren dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Badan Wakaf, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz H. Bachtiar Nasir, Lc, MM. Tausiyah yang disampaikan begitu menggugah semangat jiwa raga seluruh santri/wati, asatidzah, serta undangan yang ikut hadir memeriahkan hari spesial tersebut.

“Kita semua sedang berjihad (menuntut ilmu di jalan Allah), maka jangan manja, jangan mengeluh, jadilah kita orang yang kuat dan tegar layaknya mujahid. Apa yang akan kita raih (di masa depan) tergantung pada niat di hati kita saat ini. Maka, belajarlah segala ilmu yang bermanfaat, jauhi ilmu yang tidak bermanfaat, dan isilah hati, akal, budi dengan ilmu dan iman serta ambillah inspirasi dari sejarah Islam.” Inilah wejangan yang disampaikan Ustadz H. Bachtiar Nasir, Lc, MM, yang tentunya sangat menggugah semangat para hadirin.

Diantara tujuan diadakannya acara ini adalah sebagai pembelajaran bagi santri/wati dan asatidzah tentang pentingnya memahami sejarah pesantren, untuk mengukur kemampuan Pesantren, sebagai bahan evaluasi bagi Pesantren, serta merencanakan program ke depan yang harus diwujudkan.

Sebagai penutup, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan segala kekurangan dan kelebihannya yang ada telah melahirkan ribuan kader umat yang telah tersebar di berbagai tempat, berharap untuk selalu didoakan dan didukung agar bumi wakaf ini terus bermanfaat hingga akhir dunia.

Chat Via WhatsApp