Raudhah (5/7/19). Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Musa Rajeckshah, M.Hum berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada Jumat pagi (5/7/19). Kunjungan kali ini dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan asrama santriwati.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengunjungi Pesantren dalam kondisi cuaca yang cukup baik berharap hal tersebut merupakan berkah dan karunia Allah SWT bagi Pesantren.

Lebih lanjut ia menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh keluarga besar Pesantren karena baru dapat bersilaturahim ke Pesantren dikarenakan tugas yang cukup padat, sekaligus memohon doa baginya dan juga gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk dapat melaksanakan amanah masyarakat Sumatera Utara.

Di penghujung sambutannya, ia berpesan kepada seluruh santriwati kelas 5 dan 6 yang juga menghadiri acara agar dapat lebih baik dari generasi sebelumnya dan meraih keberhasilan dengan cara-cara yang baik dan benar dengan tidak lupa patuh dan taat kepada orang tua dan guru.

Proyek ini merupakan pembangunan asrama santriwati beserta kamar mandinya pengganti gedung Khadijah yang berbahan kayu yang telah digunakan sejak tahun 1990. Gedung Khadijah baru ini dibangun di atas lapangan bola kaki lama sebelah utara, sementara sisanya di sebelah selatan tetap dijadikan area terbuka untuk kegiatan santriwati.

Pemasangan bowplank bangunan telah dimulai pada pertengahan bulan Ramadhan 1440.

Sesuai rencana, gedung asrama santriwati baru ini akan dibangun 3 lantai terdiri dari 11 kamar berukuran 7x8m setiap lantainya, dengan bangunan kamar mandi dan jemuran 3 lantai tepat berada di belakang asrama berukuran 6x57m.

Direncanakan, insyaallah pembangunan gedung ini dapat dirampungkan pada bulan Februari 2020, untuk selanjutnya dapat dihuni oleh santriwati yang saat ini menempati gedung lama Khadijah dan Fatimah.

Adapun taksasi dana kegiatan pembangunan ini adalah sebagai berikut: Biaya pembangunan asrama Rp. 5.673.726.500,00, biaya pembangunan kamar mandi asrama Rp. 2.126.596.860,00, dan total biaya pembangunan keseluruhan Rp. 7.800.323.360,00.