Panggung Gembira 628 Berhasil Tampil Maksimal

Panggung Gembira 628 Berhasil Tampil Maksimal

Raudlah, (28/08/2018).  Panggung Gembira selalu menjadi acara yang dinantikan dalam rangkaian pekan perkenalan khutbatul arsy di pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pasalnya kegiatan ini merupakan acara pamungkas dari rangkaian kegiatan tersebut.

Pada tahun ini Panggung Gembira dipersembahkan oleh santri-santriwati kelas akhir KMI Ar-Raudlatul Hasanah angkatan ke-28 mengangkat tema “Bismillah“.  Tema ini mengandung makna yang begitu dalam, karena segala sesuatu semestinya dan selayaknya dimulai dengan “Bismillah”.

Panggung Gembira 628 berhasil tampil maksimal dan meraih predikat best of the best dari direktur pesantren, Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., MM. Dalam nasehat yang disampaikannya di akhir acara, beliau berharap akan Panggung Gembira yang akan datang dapat melanjutkan kesuksesan tahun ini, dan harus lebih maksimal.

Ada yang berbeda pada Panggung Gembira 628 kali ini, yaitu penggunaan layar light-emitting diode (LED), layar dengan ukuran 2,5 X 8 Meter tersebut melengkapi kemewahan panggung dengan konsep robotic factory, yang dikemas oleh tim kesenian dan pertamanan kelas akhir.

Acara ini dilangsungkan pada 27-28 Agustus 2018 di gedung serbaguna pesantren, diantara rangkaian acara adalah funtastic show, renungan azab kubur, drama kabaret, drama bahasa Arab, shalawat, acapella, dan folksong.

Acara pamungkas ini berhasil tampil maksimal menghibur hadirin dengan aksi-aksi apik dan kreatif, didukung dengan peralatan multimedia yang memadai. Ed.HS

Drama Arena 529 Berhasil Pukau Penonton

Drama Arena 529 Berhasil Pukau Penonton

 

Raudlah (18-19/08/2018). Salah satu rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah penyelenggaraan Pagelaran Aksi, Seni dan Kreasi Drama Arena yang dipersembahkan oleh santri-santriwati kelas V Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah. Pada tahun ini, Drama Arena mengangkat tema “Fihi Ma Fihi” yang merupakan judul dari karya fenomenal seorang sufi besar Islam yang sangat berpengaruh dan ternama Jalaluddin Rumi.

Acara Drama Arena 529 berhasil mendapat predikat mumtaz (istimewa) dari guru tim penilai, terutama Direktur Pesantren KH. Solihin Adin. Bapak Direktur memuji keberhasilan santri-santriwati kelas 5 KMI dalam menampilkan kreasi seni yang menghibur dan mendidik. Secara terpisah, Drama Arena untuk santriwati dilaksanakan pada Sabtu (18/8/18) setelah Isya’ di gedung serbaguna Pesantren, sedangkan santri putra dilaksanakan keesokan harinya di jam dan tempat yang sama.

Santri menampilkan beragam kreasi yang dikemas secara apik, di antaranya saman akbar, badike barat, illusion ring, drama kabaret, shalawat akbar, dan phantomim. Sedangkan santriwati mengajikan beberapa penampilan unggulan di antaranya mashup, drama kabaret, Sumatera culture, harmony line, drama, dan puisi. Penampilan mereka disempurnakan oleh iklan-iklan berbentuk video-video pendek dan lighting yang memukau.

Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui akun-akun media sosial Pesantren. Direktur berharap di tahun berikutnya akan muncul inovasi dan kreatifitas baru dari santri-santriwati yang ditampilkan di Drama Arena. Ed.HS

Semarak Idul Adha 1439 Hijriyah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Semarak Idul Adha 1439 Hijriyah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Raudlah (22/08/2018). Sejak Ahad (20/08/2018) asrama-asrama santri-santriwati dipenuhi hiasan-hiasan dalam menyambut idul adha 1439 Hijriyah, telah menjadi Sunnah pesantren menyambut idul adha dengan beragam kegiatan, dimulai dari pengarahan wakil kepala bidang pengasuhan dan dilanjutkan dengan puasa Sunnah Arafah bersama pada 21 Agustus 2018.

Pagi di hari Arafah seluruh santri berkumpul di masjid untuk mendengarkan tausiyah seputar idul adha dari Ust. H. Muhammad Mughni, Lc. Setelah itu santri-santriwati mengikuti lomba dekorasi asrama yang koordinir oleh bidang pengasuhan santri-santriwati.

Pada tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan 22 Agustus 2018, sebelum mengikuti shalat idul adha berjamaah di masjid, seluruh santri bertakbir keliling di sekitar komplek pesantren, dari gerbang setia budi menuju gerbang simpang selayang pesantren,dilanjutkan shalat berjamaah di masjid jami’.

Shalat idul adha diimami oleh direktur pesantren, Ust. H. Solihin Adin, S.Ag., MM dan yang beritindak sebagai khatib adalah Ust. H. Muhammad Subhan, S.Ag., MA. Dalam khutbahnya Ustad Subhan mengeksplor doa nabi Ibrahim yang terdapat dalam QS. Ibrahim ayat 37.

Pada tahun ini, panitia kurban idul adha pesantren menerima dan menyalurkan hewan kurban berupa 15 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Kurban ini merupakan dari santri-santriwati, ustadz-ustadzah, wali santri dan dari kolega-kolega pesantren, termasuk 1 ekor sapi dari Bank Syariah Mandiri. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di lapangan terbuka pesantren setelah shalat idul adha tepat, selanjutnya dibagikan ke ustadz-ustadzah, masyarakat sekitar, pengungsi-pengungsi di sekitar pesantren dan dimasak untuk santri-santriwati. Ed.HS

Kapolrestabes Medan Menjadi Inspektur Upacara di Ar-Raudlatul Hasanah

Kapolrestabes Medan Menjadi Inspektur Upacara di Ar-Raudlatul Hasanah

Raudhah, (06/08/2018). Kapolrestabes Medan, Kombespol Dr. Dadang Hartanto, SH., S.IK., M.Hum menjadi inspektur pada upacara bendera di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan yang dilaksanakan pada Senin (6/8/18) di lapangan sepak bola Pesantren.
Kehadiran Kapolrestabes Medan disambut gembira oleh santri-santriwati. Setiba di bumi wakaf Raudlah, Kapolrestabes Medan disambut oleh Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur dan Kepala-kepala Bidang Pesantren.
Diiringi pasukan marching band Buana Nada Putri Ar-Raudlatul Hasanah, Kapolrestabes Medan beserta rombongan berjalan menuju lapangan sepak bola Pesantren tempat dilaksanakannya upacara. Kapolrestabes Medan mengaku takjub dan bangga melihat proses upacara di Raudlah yang dilaksanakan dengan serius dan rapi, terutama penampilan pasukan pengibar bendera merah putih, hal tersebut diungkapkannya ketika menyampaikan amanat.
Dalam amanatnya, Kombespol Dadang Hartanto menyampaikan 5 nasihat kepada santri-santriwati peserta upacara. Pertama, cintailah bangsa dan negara ini, menjaga keutuhan bangsa ini adalah tanggungjawab bersama. Kedua, jangan pernah berhenti belajar. Ketiga, jaga iman, taqwa dan akhlak, dan selalu ingat bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Keempat, bijaklah dalam menggunakan teknologi, terutama media sosial. Kelima, jangan lupa jasa orang-orang yang telah berbuat baik, terutama kedua orang tua dan guru-guru. Ed.HS

Perlombaan Shalawat dan Folksong Antar Rayon

Perlombaan Shalawat dan Folksong Antar Rayon

Raudlah (30/07/2018). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan perlombaan shalawat bagi santri dan folksong bagi santriwati antar asrama. Setelah melewati tahapan seleksi, 7 dari 11 asrama putra dan 5 dari 13 asrama putri berhak mengikuti final di gedung serbaguna.

Dalam sambutannya, Ustad Marnang Saing selaku wakil kepala Bidang Pengasuhan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Pesantren dan bertujuan untuk menggali minat dan bakat kesenian santri-santriwati.

Grand final shalawat diadakan pada 29 Juli 2018 sedangkan folksong pada 30 Juli 2018 di gedung serbaguna. Acara berlangsung meriah dan menarik didukung dengan kostum dan properti masing-masing peserta yang beragam dan penuh kreatifitas.

Berikut pemenang perlombaan shalawat dan folksong antar rayon Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy 2018:

 

Shalawat Santriwati:

Juara 1 Ruqayyah 3C

Juara 2 Ruqayyah 3B

Juara 3 Ruqayyah 3A

Juara harapan 1 Ruqayyah 1B

Juara harapan 2 Hafsah

Kostum terbaik Hafsah

Folksong Santri:

Juara 1 Makkah 3A & 3B

Juara 2 Saudi 3

Juara 3 makkah 1C & 2B

Juara Harapan 1 Makkah 1A & 2A

Juara Harapan 2 Al-Jihad 2

Juara Kostum Terbaik: Makkah 1C & 2B. Ed.HS

 

Chat Via WhatsApp