RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melalui Seksi Perpustakaan dan Kajian menggelar acara Launching Buku Karya Santri dan Santriwati Kelas 6 KMI pada Rabu-Kamis, 24-25 April 2024. Acara ini berlangsung selama 2 jam yang dimulai pada pukul 20.30 WIB. Tempat pelaksanaannya pun terbagi menjadi dua yakni Masjid Lt. 2 dan Aula Pertemuan Fatimah Lt.3.
Alhamdulillah, dengan fasilitas yang tersedia dan perhatian terhadap keterampilan literasi santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mampu melahirkan penulis-penulis kreatif dengan karya-karya menarik. Ada yang menulis dengan kategori novel dan juga motivasi diri sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi diri dan para pembacanya.
Karya-Karya ini terlahir melalui proses yang panjang. Dimulai dari seleksi proposal tulisan puluhan santriwati kelas akhir KMI yang mendaftar, terpilihlah 21 santriwati yang siap berkomitmen menulis buku dalam jangka waktu 2 bulan. Kemudian dilanjutkan proses editing, sampai proses penerbitan dan pencetakan bekerjasama dengan Penerbit Selfietera Indonesia, Yogyakarta.
Menurut wawancara dengan al-Ustadz Iqbal Syafi’i selaku Kepala Seksi Perpustakaan dan Kajian, terdapat 21 penulis yang terdiri dari 17 santriwati dan 4 santri. Berikut daftar nama penulis beserta karya bukunya:
RAUDHAH- Sekitar kurang lebih 2 hari lagi, para santri/wati kelas 6 KMI akan diwisudakan. Namun, sebelum datangnya waktu tersebut seksi KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan ujian ibadah bagi mereka.
Ujian ibadah dilaksnakan pada Selasa, 23 April 2024/ 13 Syawal 1445 di tempat-tempat yang telah ditentukan. Ujian ini merupakan salah satu rentetan agenda atau syarat kelulusan bagi santri/wati kelas 6 KMI. Dimana, terdapat beberapa hal yang diujikan yakni perihal ibadah harian dan hafalan do’a. Sehingga ini juga menjadi bekal bagi mereka sebelum mengabdi ke masyarakat.
Selain itu, pembacaan khutbatul wada’ pun dilaksanakan tepat sehari setelah ujian ibadah. Khutbatul wada’ ialah ungkapan perpisahan yang terbangun dari unsur ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah serta menceritakan sekilas kisah perjalanannya selama menjadi santri di Pesantren. Khutbatul Wada’ pula ditulis dengan bahasa Arab dan sikap santun dalam penyampaian.
Para santri/wati diarahkan untuk menulis khutbatul wada’ secara benar dan baik yang meliputi dari bahasa maupun isinya. Setelah tahapan penulisan telah rangkum, mereka membacakannya di hadapan Ustadz/ Wali kelas dan teman-temannya.
Wali Kelas bertugas untuk menilai teks khutbatul wada’ yang terbaik di antara anak didiknya. Hal ini dilakukan agar santri yang memiliki teks terbaik akan diamanahkan untuk menjadi perwakilan teman-temannya dalam pembacaan khutbatul wada’ dalam resepsi khataman angkatan ke-33.
RAUDHAH- Unit Pelaksana Teknis Pembangunan Pesantren melakukan pembongkaran pada salah satu ruangan gedung Saudi lantai 1 ujung sebelah kiri. Pembongkaran tersebut dilaksanakan mulai Selasa, 23 April 2024/ 14 Syawal 1445. Ruangan yang dirobohkan itu merupakan kantor seksi bahasa putra yang telah berpindah tempat ke sebelah kanan gedung Palestina.
Menurut wawancara bersama salah satu petugas, area tersebut selanjutnya akan dijadikan sebagai akses jalan menuju dapur putra yang baru. Sehingga, dengan adanya akses jalan tersebut diharapkan dapat memudahkan santri menuju ruang makan dengan nyaman.
Adapun gedung dapur putra yang bernamakan Gedung Palestina telah berfungsi sejak Jum’at, 19 April 2024/ 9 Syawal 1445. Sejauh ini terdapat dua tingkat dari gedung tersebut yang digunakan. Tidak hanya menjadi ruang makan santri saja, namun ruang makan Asatidz juga disediakan.
RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Halal bihalal bagi Asatidzah dan seluruh santri/wati. Kegiatan ini berlangsung pada Senin pagi, 22 April 2024/ 13 Syawal 1445.
Pukul 07.30 WIB, seluruh santri dan Ustadz berkumpul di Masjid, sedagkan santriwati dan Ustadzah di Aula Fatimah. Perkumpulan tersebut dibuat guna mendengarkan arahan dan nasehat yang disampaikan oleh Direktur K.H. Solihin Adin dan Wakil Direktur Al-Ustadz Carles Ginting.
Berlalunya Ramadhan, harus dilanjutkan dengan memelihara ketaatan kepada Allah serta semangat beribadah sebagaimana di bulan Ramadhan. Direktur dan Wakil Direktur Pesantren mengajak seluruh santri/wati dan guru untuk dapat saling memaafkan dan memohon maaf, karena hal tersebut merupakan perintah agama.
Al-Ustadz KH. Solihin Adin mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas umur, kesehatan, dan kesempatan bagi warga bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang dapat terus melanjutkan ibadah dan aktifitas, kembali berjuang di Pesantren.
Selepas perkumpulan dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan saling salaman dan saling memaafkan antara santri/wati dengan Asatidzah. Para santri/wati menghampiri Asatidzah untuk menyalami tangan Asatidzah dengan harapan mengambil keberkahannya.
Kemudian, mulai Selasa, 23 April 2024/ 14 Syawal 1445, kegiatan belajar mengajar di kelas kembali berjalan normal dan ujian akhir tahun/semester genap—sebagai penentu kenaikan kelas—segera tiba dalam 3 minggu kedepan. Maka suasana dan semangat belajar-mengajar harus ditingkatkan dan diprioritaskan.
RAUDHAH- Setelah melaksanakan liburan Idul Fitri 1445 H, seluruh santri dan santriwati kelas 1- 4 KMI kembali ke Pesantren pada Sabtu – Ahad, 20-21 April 2024/ 11- 12 Syawal 1445. Sedangkan untuk santri/wati kelas 5 dan 6 KMI kembali ke Pesantren pada Jum’at 19 April 2024/ 10 Syawal 1445.
Seluruh yang terlibat dalam penyambutan santri/wati tidak lain adalah Asatidzah bagian pengasuhan dan beberapa santri/wati kelas 5 KMI pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH). Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan barang bawaan, pembersihan asrama, hingga pengaturan kendaraan.
Sesuai dengan jadwal kegiatan Pesantren, seluruh kegiatan belajar-mengajar akan berjalan efektif pada Selasa (23/4). Adapun pada Senin pagi (22/4), seluruh santri/wati akan mengikuti kegiatan halal bihalal di Masjid (putra) dan Gedung Fatimah (putri).
RAUDHAH – Halal Bihalal berartikan saling maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan atau juga dapat diartikan sebagai bentuk silaturrahim. Dalam hal ini, Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan kegiatan rutin tiap tahun yaitu Halal Bihalal untuk seluruh Ustadz dan Ustadzah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 April 2024/ 9 Syawal 1445 di Gedung Fatimah Lt. 1. Acara ini dihadiri oleh Badan Wakaf Pesantren, Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah, Asatidzah, dan karyawan Pesantren.
Halal bihalal kali ini dimeriahkan dengan adanya penampilan hadrah dari anak-anak Asatidzah sebagai pembuka acara. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan termasuk dari Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Ustadz KH. Solihin Adin menyampaikan dalam sambutannya perihal halal bihalal sebagai kegiatan rutin tiap tahunnya dan estafet Pesantren yang terus berjalan dan harus di Perjuangkan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan juga dengan pembacaan takhtim, tahlil dan do’a. Hal ini dibuat untuk mendo’akan para pendiri Pesantren, Asatidzah ataupun keluarganya yang telah mendahului semasa berjuang di Pesantren. Tak hanya itu, keberkahan juga diharapkan untuk perjalanan Pesantren kedepannya.
Selepas rentetan acara dilaksanakan, Asatidzah dan para hadirin saling bermaaf-maafan. Juga, menyantap hidangan yang telah disediakan oleh panitia.
RAUDHAH – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Ahad, 7 April 2024/ 27 Ramadan 1445. Kehadirannya ini didampingi oleh Dirbinmas Polda Sumut, Kombes Pol Muhammad Muslim, Wakapolrestabes Medan, Kasat Intel Polrestabes Medan, dan Kasubdit Polmas Poldasu.
Kedatangan rombongan Kapoldasu disambut oleh Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren, H. Mohd. Ilyas Tarigan, Direktur, Wakil Direktur, serta Kepala-kepala Bidang. Dalam sambutan mengawali acara kunjungan ini, Ketua Umum Badan Wakaf menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut serta menyampaikan sejarah singkat mengenai awal berdirinya Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Kapoldasu dalam sambutannya menyampaikan, ingin membawa perubahan serta membangun peradaban kepolisian di Sumatera Utara ini agar Sumatera Utara semakin hebat di masa yang akan datang. Baik dari perilaku, pengetahuan, disiplin dan lainnya, karena kamtibmas di provinsi ini tergolong rawan.
“Polisi dan alim ulama harus saling bersinergi untuk mengelola masyarakat yang di luar untuk memajukan peradaban.” Ujar Kapoldasu.
Selanjutnya, Kapoldasu menyampaikan, diantara upaya untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya sinergi antara Polri dan alim ulama serta pondok pesantren. Karena pondok pesantren punya peran untuk merubah perilaku masyarakat.
“Manusia ini adalah proses dinamika yang berputar. Maka pesantren diharapkan dapat berperan untuk membangun masyarakat sekitar, mengarahkan masyarakat, dan menerangi masyarakat ke jalan yang lebih baik.” Ujar Agung Setya Imam Efendi.
Di akhir sambutannya, Kapoldasu mengajak para alumni pesantren untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui seleksi yang ada.
Setelah sekian lama berdiskusi dan beramah tamah di kantor Sekretariat Pesantren, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Direktur Pesantren, KH. Solihin Adin. Selanjutnya, foto bersama pun turut mengakhiri pertemuan ini.
RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan kegiatan berbuka puasa bersama seluruh masyarakat Paya Bundung dan sekitarnya. Pagelaran ini dilaksanakan pada Selasa, 2 April 2024/ 22 Ramadhan 1445 H di Masjid Pesantren.
Kegiatan tahunan ini dilaksanakan sebagai wujud kesyukuran dan silaturahmi keluarga besar Pesantren bersama penduduk sekitaran Pesantren. Kelurga besar Pesantren yang hadir terdiri dari badan wakaf, guru-guru, staf, dan karyawan.
Acara ini diawali dengan tausiah agama yang disampaikan oleh al-Ustadz H. Andi Wahyudi dan dilanjutkan dengan sambutan Direktur Pesantren al- Ustadz KH. Solihin Adin.
Seusai acara formal berlangsung, agenda diakhiri dengan berbuka puasa bersama, shalat Maghrib berjamaah, serta makan malam yang sudah disiapkan dalam bungkusan kotak.
RAUDHAH – Ahad, 31 Maret 2024/ 20 Ramadhan 1445, Seluruh santri/wati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali ke kampung halaman. Perpulangan ini bertujuan dapat memberikan kesempatan kepada santri/wati untuk beribadah bersama keluarga dan masyarakat di bulan Ramadhan serta menyambut datangnya hari lebaran idul fitri nantinya.
Para wali santri/wati berduyun-duyun hadir ke Pesantren untuk menjemput ananda tercinta. Meskipun kepadatan yang disebabkan oleh kendaraan terjadi, namun proses perpulangan ini berjalan dengan lancar. Dimana, santri/wati kelas 5 KMI dan Asatidzah yang bertugas berhasil mengkoordinir dengan baik.
Perpulangan ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada Sabtu Malam (30/3) bagi santri/wati yang berangkat secara rombongan bersama konsulat-konsulat yang telah ditentukan. Di antaranya adalah Asahan, Labuhan Batu, Aceh, Tapanuli Selatan, Riau dan lainnya.
Sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada Ahad (31/3) bagi santri/wati yang berangkat via personal. Dimana, mereka dijemput secara langsung oleh walinya masing-masing.
“Selama liburan ini insyaAllah saya akan membantu orang tua, menjadi suri tauladan bagi adik-adik saya, beribadah dengan baik dan bersilaturahmi ke tempat saudara bersama keluarga.” ujar Jihany Virgiani
Sesuai jadwal yang ditentukan, para santri/wati kelas 1-4 KMI berlibur pada 31 Maret – 20/21 April 2024/ 20 Ramadhan – 11/12 Syawal 1445. Kemudian, para santri/wati kelas 5 dan 6 KMI berlibur pada 31 Maret – 19 April 2024/ 20 Ramadhan – 10 Syawal 1445.
Perpulangan santri/wati bukan hanya sekedar liburan, akan tetapi mereka telah dibekali untuk senantiasa melakukan amal-amal yang bermanfaat. Sebagaimana yang disampaikan tatkala mereka mengikuti etiket perpulangan bahwa waktu kosong merupakan sebuah kerusakan maka isilah liburan dengan amal saleh.
RAUDHAH – Ziswaf Raudhah kembali hadir dengan programnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Kali ini, pengurus Ziswaf Raudhah mengadakan pembagian bingkisan bagi anak yatim di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 30 Maret 2024/ 19 Ramadhan 1445 di Masjid Pesantren dan Ruang Guru Gedung Zainab Lantai 1. Adapun bingkisan yang disiapkan berisikan dengan beberapa pakaian yang bermanfaat.
Al-Ustadz Ahmad Fuadi menyampaikan bahwa tujuan diberikan sedekah ini agar menjadi penyemangat bagi santri/wati mujahid/ah (yatim, yatim piatu) dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan dan menyambut lebaran idulfitri 1445 H.
Semoga amal jariyah dapat selalu tercurahkan kepada para muhsinin yang telah menyalurkan sebagian hartanya di jalan Allah swt., melalui Ziswaf Raudhah.