Santri KMI Ar-Raudlatul Hasanah Memasuki Liburan Semester, Saatnya Menebar Nilai-Nilai Pesantren di Tengah Masyarakat

Santri KMI Ar-Raudlatul Hasanah Memasuki Liburan Semester, Saatnya Menebar Nilai-Nilai Pesantren di Tengah Masyarakat

RAUDHAH — Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Ujian Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026, santri dan santriwati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah resmi memasuki masa liburan semester. Masa liburan tersebut dimulai pada Ahad, 14 Juni 2026/28 Dzulhijjah 1447.

Suasana kepulangan para santri sebenarnya telah terasa sejak Sabtu malam (13/6). Sebagian santri dan santriwati lebih dahulu kembali ke kampung halaman melalui rombongan konsulat daerah, sebagaimana sistem perpulangan yang telah diterapkan pada liburan Ramadhan sebelumnya. Gelombang pertama ini melibatkan beberapa konsulat, di antaranya Asahan, Labuhan Batu, Aceh Tenggara, Tapanuli Selatan, Aceh, Aceh Singkil, Dairi, dan Siantar.

Pada keesokan harinya, Ahad (14/6), halaman Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dipadati oleh kendaraan para wali santri yang datang untuk menjemput putra-putri mereka. Meskipun terjadi peningkatan arus kendaraan, proses perpulangan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, diiringi suasana penuh kebahagiaan dari para santri dan keluarga.

Pihak pesantren juga telah menetapkan jadwal kembalinya santri dan santriwati untuk memulai aktivitas pendidikan pada semester berikutnya. Santri kelas 5 KMI dijadwalkan kembali pada 20 Juni 2026. Sementara itu, santri yang akan naik ke kelas 5 akan kembali pada 1 Juli 2026. Adapun santri yang naik ke kelas 2, 3, 3 Intensif, dan 4 dijadwalkan masuk kembali ke pesantren pada 5 Juli 2026.

Lebih dari sekadar masa beristirahat, liburan semester merupakan bagian dari proses pendidikan di pesantren. Momentum ini diharapkan menjadi sarana bagi para santri untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mempererat hubungan dengan keluarga, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dalam etiket liburan yang telah disampaikan oleh pihak pesantren, seluruh santri dan santriwati diingatkan agar senantiasa menjaga ibadah, menghormati orang tua dan keluarga, berakhlak mulia, serta aktif dalam berbagai kegiatan yang bernilai positif dan bermanfaat.

Sebagaimana pesan para asatidz, liburan bukanlah waktu untuk bermalas-malasan, melainkan kesempatan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepesantrenan, memperkuat karakter, dan menunjukkan jati diri sebagai santri Ar-Raudlatul Hasanah yang senantiasa menjadi teladan dan menebarkan kebaikan di mana pun berada.

Kuliah Umum Etiket Liburan, Santri/wati Dibekali Adab dan Tata Krama Bermasyarakat

Kuliah Umum Etiket Liburan, Santri/wati Dibekali Adab dan Tata Krama Bermasyarakat

RAUDHAH — Seluruh santri kelas 1–5 KMI berkumpul di Masjid Pesantren, sementara santriwati kelas 1–5 KMI mengikuti kegiatan di Gedung Fatimah Lantai 3 guna mendengarkan arahan etiket dari para ustaz dan ustadzah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 12–13 Juni 2026 M bertepatan dengan 26–27 Dzulhijjah 1447 H.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Pesantren Ustadz KH. Miftakhuddin, M.M., Wakil Direktur Pesantren Ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., para kepala bidang, seluruh ustadz/ustadzah, serta santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Kuliah umum etiket menjelang masa liburan ini merupakan sunnah dan tradisi yang senantiasa dijaga di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Melalui kegiatan tersebut, para santri/wati diberikan pembekalan berupa nilai-nilai akhlak, adab, serta tata krama islami sebagai bekal ketika kembali berinteraksi di tengah masyarakat.

Di lingkungan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, istilah etiket merujuk pada pedoman perilaku, sopan santun, dan tata krama islami yang wajib diterapkan oleh setiap santri. Istilah ini juga erat kaitannya dengan “Etiket Perpulangan”, yaitu pembinaan akhlak dan adab yang diberikan kepada santri/wati sebelum memasuki masa liburan.

Secara bahasa, etiket merupakan kata serapan dari Bahasa Prancis, étiquette, yang telah dibakukan dalam Bahasa Indonesia. Istilah tersebut merujuk pada aturan sopan santun, tata cara pergaulan, serta perilaku yang baik, pantas, dan beradab dalam kehidupan sosial.

Adapun materi yang disampaikan dalam kuliah umum etiket liburan meliputi sikap bijak dalam menggunakan gawai elektronik (gadget) selama masa liburan, adab bertamu dan menerima tamu, adab bepergian serta tata cara melaksanakan shalat ketika safar, hingga adab berpakaian dan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri/wati tetap menjaga identitas dan akhlak kepesantrenan di mana pun berada, serta mampu menjadi teladan yang baik di tengah keluarga dan masyarakat selama masa liburan berlangsung.

 

Wisuda PAUD Ar-Raudlatul Hasanah 2026

Wisuda PAUD Ar-Raudlatul Hasanah 2026

RAUDHAH – PAUD Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar khataman siswa dan siswinya pada Jumat, 6 Juni 2026/20 Dzulhijjah 1447 H. Acara yang diprakarsai oleh Seksi Pendidikan Luar Pesantren ini berlangsung khidmat dan semarak di Aula Hafsah Lantai 3.

Kegiatan khataman kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa/i PAUD, seperti tari-tarian hingga pembacaan janji siswa yang menyentuh hati. Puncaknya, setiap siswa/i menerima piagam kelulusan sebagai simbol resmi telah menyelesaikan pendidikan di PAUD Ar-Raudlatul Hasanah.

Setelah acara resmi usai, suasana berubah menjadi haru dan bahagia saat para wali murid mengabadikan momen bersama anak-anak mereka, sebagai kenang-kenangan berharga dalam perjalanan pendidikan awal anak.

Pada tahun ini, sebanyak 17 siswa/i dinyatakan lulus dari PAUD Ar-Raudlatul Hasanah, yaitu:

1. Ahmad Taqiy Dzakir

2. Ahmad Habibie Al Amin Hasibuan

3. Ahmad Faris Maulana

4. Ahmad Mu’azza Mubarak

5. Athaya Dhia Malik

6. Aufa Rizqi Syakira

7. Fadia Andini Hasibuan

8. Gad El Haq Hidayat

9. Hilman Hafizh Alfarizqi

10. Ibrahim Umair Harahap

11. Kayyisah Rabbani

12. Khadijah Akifah Siregar

13. Muhammad Arazka Fawwaz

14. Nahla Azura Zain Siregar

15. Razka Hamiz Zayyan

16. Ryuichi Aldwayne Tarigan

17. Yeni Afriyanti Br Tarigan

Semoga ilmu dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di PAUD Ar-Raudlatul Hasanah menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan berakhlakul karimah.

 

Kunjungan Pengasuh Pondok Pesantren Al- Hayah, Jakarta Timur

Kunjungan Pengasuh Pondok Pesantren Al- Hayah, Jakarta Timur

RAUDHAH — Keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kehadiran KH. Ali Akhmadi, MA., pada Senin, 1 Juni 2026 M bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Kunjungan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hayah, Jakarta Timur tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah serta bertukar pengalaman dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Badan Wakaf dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memaparkan sejarah berdirinya pesantren, perkembangan yang telah dicapai hingga saat ini, serta visi dan misi yang menjadi arah perjuangan lembaga.

KH. Ali Akhmadi yang dikenal sebagai seorang hafiz Al-Qur’an dan telah mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari 1.700 kali turut berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pentingnya membangun generasi Qurani yang memiliki keilmuan, akhlak, serta semangat pengabdian kepada umat.

Dalam penyampaiannya juga, beliau mengibaratkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai sebuah kapal yang tengah berlayar menuju surga. Menurutnya, nama Ar-Raudlatul Hasanah yang bermakna taman kebahagiaan atau taman surga mengandung cita-cita yang harus terus dijaga oleh seluruh keluarga pesantren. Beliau kemudian mengaitkan makna tersebut dengan firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 23:

“Yaitu surga-surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang yang saleh dari nenek moyang mereka, pasangan-pasangan mereka, dan keturunan mereka, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.” (QS. Ar-Ra’d: 23)

Melalui penjelasan ayat tersebut, KH. Ali Akhmadi mengingatkan pentingnya menjaga istiqamah dalam menuntut ilmu, berdakwah, dan beramal saleh agar perjalanan panjang yang ditempuh dapat bermuara pada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Rangkaian kunjungan semakin bermakna ketika beliau menyampaikan tausiah di hadapan seluruh santri dan santriwati. Tausiah tersebut sarat dengan motivasi untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an, meningkatkan semangat belajar, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan tersebut juga menghadirkan inspirasi, motivasi, dan semangat baru dalam melanjutkan perjuangan dakwah serta pengabdian di bidang pendidikan Islam.

Raudhah Resmi Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

Raudhah Resmi Buka Pendaftaran Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara resmi membuka pendaftaran calon santri dan santriwati baru Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin, 1 Juni 2026, bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Pembukaan pendaftaran ditandai dengan upacara seremonial yang berlangsung di lingkungan pesantren mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan pesantren, direktur, wakil direktur, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, para kepala bidang, ustaz dan ustazah, serta seluruh panitia penerimaan santri dan santriwati baru.

Dalam sambutannya, Pimpinan Pesantren, A. Prana Rulianto Tarigan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan administratif menjelang dibukanya pendaftaran. Beliau menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada setiap calon santri dan wali santri yang mengikuti proses pendaftaran.

Usai upacara, Direktur dan Wakil Direktur Pesantren secara simbolis meresmikan dimulainya pendaftaran santri baru melalui sistem daring (online). Peresmian tersebut disaksikan oleh seluruh peserta upacara serta masyarakat yang mengikuti siaran langsung melalui akun Instagram resmi pesantren.

Pembukaan pendaftaran ini menjadi langkah awal dalam menjaring generasi muda muslim yang memiliki semangat menuntut ilmu, berakhlak mulia, serta berkomitmen mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui proses seleksi yang akan dilaksanakan, pesantren berharap dapat melahirkan kader-kader umat yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan agama.

Pendaftaran dilaksanakan secara daring melalui situs resmi pesantren: www.raudhah.ac.id. Calon santri dan santriwati juga diharapkan melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan serta mengisi formulir pendaftaran secara lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan, tahapan seleksi, maupun kendala teknis selama proses pendaftaran, calon pendaftar dan wali santri dapat menghubungi panitia penerimaan santri baru melalui layanan WhatsApp atau telepon di nomor 0821-6000-8001.

Ujian Tulis Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026

Ujian Tulis Semester Genap Tahun Pelajaran 2025-2026

RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah resmi memulai pelaksanaan Ujian Tulis Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026 pada Sabtu, 13 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan 30 Mei 2026. Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang diikuti oleh seluruh santri dan santriwati serta para ustaz dan ustazah sebagai tanda dimulainya rangkaian evaluasi pembelajaran semester genap.

Upacara pembukaan dilaksanakan secara terpisah antara santri dan santriwati. Para santri mengikuti upacara di halaman Masjid Pesantren, sedangkan santriwati melaksanakannya di halaman Gedung Rabiah Adawiyah.

Dalam amanatnya, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan pesan agar para santri senantiasa mengiringi ikhtiar belajar dengan doa. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kesungguhan dalam belajar, tetapi juga oleh kedekatan kepada Allah SWT melalui doa dan tawakal. “Dengan usaha dan doa, insyaAllah hasil yang diperoleh akan menjadi keberkahan,” pesannya.

Beliau juga mengingatkan keberkahan ilmu dan hasil belajar sangat erat kaitannya dengan adab yang baik, sedangkan segala bentuk kecurangan dapat menghilangkan keberkahan tersebut. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti ujian dengan penuh kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Usai upacara pembukaan, seluruh peserta ujian langsung menuju ruang ujian masing-masing. Setiap ruang ujian diisi sekitar 40 peserta dari berbagai tingkatan dan diawasi oleh 2 hingga 3 orang ustaz atau ustazah. Pelaksanaan ujian berlangsung selama kurang lebih tiga jam setiap hari dengan alokasi waktu 90 menit untuk masing-masing mata pelajaran yang diujikan.

Ujian tulis semester genap ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 26 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 30 Mei hingga 11 Juni 2026. Kegiatan dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 07.30 WIB hingga 11.00 WIB.

Melalui pelaksanaan ujian ini, diharapkan seluruh santri dan santriwati dapat menunjukkan kemampuan terbaik sebagai hasil dari proses belajar selama satu semester penuh.

 

Raudhah Sambut Kunjungan Silaturahmi Dayah Darul Falah Az-Zamzamiyah

Raudhah Sambut Kunjungan Silaturahmi Dayah Darul Falah Az-Zamzamiyah

RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahmi dan studi banding dari Pondok Pesantren/Dayah Darul Falah Az-Zamzamiyah, Aceh Singkil, pada Sabtu, 13 Dzulhijjah 1447 H/ 30 Mei 2026. Rombongan yang berjumlah 13 orang tersebut dipimpin langsung oleh Ustadz Abi Salman, S.Pd.Gr. selaku pimpinan pesantren dan didampingi Ustadz Amril Faiza sebagai guru pendamping serta 11 orang santri yang tergabung dalam Organisasi Santri Darfazah.

Sejak tiba di lingkungan pesantren, rombongan diajak mengenal lebih dekat berbagai aspek kehidupan santri, mulai dari sistem pendidikan, kegiatan pembinaan, organisasi santri, hingga budaya disiplin yang menjadi ciri khas Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Bagi para santri peserta studi banding, kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk melihat secara langsung dinamika kehidupan di pesantren yang telah berkembang dan memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan generasi muslim. Berbagai diskusi ringan yang berlangsung selama kegiatan menambah wawasan dan menjadi bekal pengetahuan bagi para tamu rombongan yang berhasil tersebut.

Kunjungan ini menjadi ruang belajar bersama yang diharapkan mampu memberikan inspirasi dan semangat baru dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta pembinaan karakter santri kedepannya.

 

Grand Opening Kantin Putra, Pesantren Gelar Doa Bersama dan Tasyakuran

Grand Opening Kantin Putra, Pesantren Gelar Doa Bersama dan Tasyakuran

RAUDHAH – Pesantren menggelar kegiatan Grand Opening Kantin Putra yang dirangkaikan dengan doa bersama pada Jumat, 12 Dzulhijjah 1447 H/29 Mei 2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Kantin Putra, tepat di depan masjid pesantren, dilaksanakan usai Shalat Jumat dan dihadiri oleh para asatidz, ustadzah, serta tamu undangan.

Acara dibuka oleh Ust. Mar’an Sabuki, S.Fil.I., M.Pem.I. selaku pembawa acara. Selanjutnya, para peserta mengikuti dzikir bersama yang dipimpin oleh Ust. Abdul Hamid Adam, S.E., S.Pd.I., M.M. Suasana penuh kekhusyukan terasa ketika seluruh hadirin larut dalam lantunan dzikir dan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan Kantin Putra.

Memasuki inti kegiatan, Ust. Rasyidin memimpin doa bersama untuk memohon keberkahan, kemudahan, dan kemanfaatan atas beroperasinya kantin yang baru. Dalam doa tersebut, seluruh peserta berharap agar Kantin Putra dapat menjadi fasilitas yang memberikan pelayanan terbaik bagi para santri serta menjadi sarana penunjang yang mendukung proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren.

Sebagai simbol rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Pemotongan tumpeng pertama dilakukan oleh KH. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., disusul oleh Ust. Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., dan Ush. Eli Marni, S.H. Prosesi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan rasa syukur seluruh keluarga besar pesantren atas hadirnya fasilitas baru yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini menjadi wujud sinergi dan kekompakan keluarga besar pesantren dalam mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan diresmikannya Kantin Putra, diharapkan fasilitas tersebut dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para santri sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pesantren dalam meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh warganya.

 

Semarak Hari Raya Idul Adha 1447 H di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Semarak Hari Raya Idul Adha 1447 H di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

RAUDHAH – Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 H di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berlangsung penuh khidmat dan semarak. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti antusias oleh para santri, asatidz, dan civitas pesantren sebagai bentuk syiar serta penghayatan terhadap makna pengorbanan dan ketaatan kepada Allah Swt.

Kegiatan diawali pada Selasa, 9 Dzulhijjah 1447 H bertepatan dengan 26 Mei 2026 melalui pelaksanaan puasa sunnah Arafah oleh para santri dan santriwati. Menjelang malam Idul Adha, gema takbir mulai berkumandang dari Masjid Jami’ Ar-Raudlatul Hasanah. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema menambah suasana haru sekaligus menghadirkan nuansa malam raya yang penuh keberkahan.

Pada Rabu, 10 Dzulhijjah 1447 H/27 Mei 2026, para santri turut menggelar pawai Idul Adha di sekitar lingkungan pesantren. Dengan penuh semangat, mereka menyuarakan takbir sambil mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadiri Sholat Idul Adha berjamaah di pesantren. Kehadiran pawai tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.

Puncak kegiatan berlangsung melalui pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah di Masjid Jami’ Ar-Raudlatul Hasanah. Sholat dipimpin oleh Ustadz Marnang Saing, S.Pd.I., sebagai imam, sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ustadz H. Jainal Abidin, Lc., M.Pd. Dalam khutbahnya, beliau mengingatkan pentingnya meneladani keikhlasan dan ketaatan Nabi Ibrahim as serta Nabi Ismail as dalam menjalankan perintah Allah Swt.

Momentum Idul Adha di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tidak hanya menjadi perayaan hari besar Islam, tetapi juga sarana menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di tengah kehidupan pesantren.

Semangat berkurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tampak begitu kuat melalui pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung penuh kebersamaan dan gotong royong. Tahun ini, pesantren berhasil menghimpun sebanyak 19 ekor lembu dan 22 ekor kambing yang berasal dari partisipasi para Ustaz dan Ustazah, Bank Syariah Indonesia KCP Iskandar Muda, BMT Raudhah, wali santri, serta masyarakat sekitar.

Prosesi penyembelihan hewan kurban dilaksanakan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana pendidikan bagi para santri. Mereka turut dilibatkan secara aktif dalam berbagai proses pelaksanaan kurban.

Terdapat sejumlah hikmah yang terus ditanamkan kepada para santri. Pertama, memperkuat ukhuwah Islamiyah melalui semangat kebersamaan dan kerja sama dalam pelaksanaan kurban. Kedua, melatih kemampuan mengendalikan hawa nafsu sebagai simbol penaklukan sifat hewani demi meraih ketakwaan kepada Allah SWT. Ketiga, menumbuhkan pendidikan kepatuhan dan pengorbanan sebagai bentuk ketaatan terhadap perintah Allah SWT sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Dengan rangkaian kegiatan yang sarat nilai keislaman tersebut, perayaan Idul Adha di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi juga menjadi momentum pembelajaran yang bermakna dalam membentuk karakter santri sebagai generasi penerus Islam yang memiliki jiwa pengorbanan, kepedulian, dan ketakwaan.

 

 

Ujian Lisan Semester Genap Jadi Sarana Penguatan Kompetensi Santri

Ujian Lisan Semester Genap Jadi Sarana Penguatan Kompetensi Santri

RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali melaksanakan Ujian Lisan Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026 yang berlangsung selama sepekan, mulai Rabu–Selasa, 20–26 Mei 2026 bertepatan dengan 3–9 Dzulhijjah 1447. Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran sekaligus pembinaan karakter bagi seluruh santri dan santriwati.

Materi yang diujikan meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Ibadah, serta Qira’ah Al-Qur’anu-l-Karim. Setiap materi disesuaikan dengan tingkat dan jenjang kelas santri/wati sehingga proses penilaian dapat berlangsung secara proporsional, objektif, dan sesuai dengan capaian kompetensi yang telah ditetapkan. Para penguji dapat mengukur kemampuan santri dalam memahami dan menguasai materi secara langsung, khususnya dalam aspek keterampilan berbahasa, pemahaman ibadah, dan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Lebih dari sekadar evaluasi akademik, ujian lisan juga menjadi sarana pembentukan mental, keberanian, dan kepercayaan diri santri/wati. Dalam suasana ujian yang formal, setiap peserta dipanggil secara bergiliran untuk memasuki ruang ujian dan berhadapan langsung dengan para penguji yang terdiri dari ustadz dan ustadzah. Para peserta kemudian diberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab dalam waktu yang telah ditentukan sesuai dengan materi yang diujikan.

Santri/wati dilatih untuk berpikir cepat, menyampaikan jawaban dengan baik, serta tetap tenang dalam menghadapi tekanan. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan percaya diri, sehingga para santri tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kesiapan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah kehidupan masyarakat.