Resepsi Khataman RA dan MI Ar-Raudlatul Hasanah

Resepsi Khataman RA dan MI Ar-Raudlatul Hasanah

RAUDHAH – Resepsi khataman siswa-siswi RA dan MI Ar-Raudlatul Hasanah berlangsung meriah dan penuh khidmat pada Selasa, 19 Mei 2026 bertepatan dengan 2 Dzulhijjah 1447 H di halaman Madrasah Ibtidaiyah Ar-Raudlatul Hasanah, Simpang Pergendangen, Tigabinanga.

Acara ini diikuti oleh siswa-siswi RA angkatan ke-17 dan MI angkatan ke-12 yang diwisuda, serta siswa-siswi MI kelas 1 hingga kelas 5. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Pengurus Badan Wakaf Pesantren, Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ir. H. Achmad Prana Rulianto Tarigan; Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, KH. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M.; Kepala UPT Pesantren, Ustaz Suroso, S.E.; perwakilan perangkat desa, Hendi Feri Sebayang; Pengawas RA/MI se-Kabupaten Karo, Hamidah, S.Pd.I.; serta Kepala RA dan MI Ar-Raudlatul Hasanah, Ummi Maika Chairani br. Pinem, S.Si. dan Ummi Rahmawati br. Karo, S.Ag.

Meski cuaca cukup terik sejak pagi hingga akhir acara, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Para wali murid dan masyarakat sekitar pun antusias menghadiri acara tersebut sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap prestasi anak-anak mereka.

Resepsi khataman ini tidak hanya menjadi simbol selesainya jenjang pendidikan tertentu, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan apresiasi atas perjuangan para siswa serta tenaga pendidik. Momen haru dan bahagia terasa ketika para siswa menerima penghargaan dan kenang-kenangan sebagai tanda bahwa mereka siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

 

Raudhah Gelar Seminar Ekonomi dan Akuntansi

Raudhah Gelar Seminar Ekonomi dan Akuntansi

RAUDHAH – Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Seminar Ekonomi dan Akuntansi yang digelar pada Kamis, 13 Mei 2026 bertepatan dengan 25 Dzulqa’dah 1447 H. Seminar ini mengangkat tema “Strategi Pengajaran Ekonomi dan Akuntansi yang Kreatif, Interaktif dan Menyenangkan” sebagai bentuk ikhtiar menghadirkan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif di lingkungan pesantren.

Kegiatan yang diikuti oleh 7 ustadz dan 10 ustadzah pengampu mata pelajaran ekonomi dan akuntansi tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Acara diawali dengan persiapan peserta sejak pukul 08.10 WIB, kemudian dilanjutkan dengan arahan dan pembukaan oleh Wakil Kepala Bidang Pendidikan, Ust. Muhammad Ilyas, S.Pd., M.Si., Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kreativitas guru dalam membangun suasana belajar yang aktif dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan pemahaman serta minat belajar santri.

Materi seminar disampaikan oleh Dr. Kamilah, SE.Ak., M.Si., CA pada sesi utama yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai strategi pembelajaran ekonomi dan akuntansi yang dapat diterapkan secara interaktif, mulai dari metode diskusi, praktik kontekstual, hingga pendekatan pembelajaran berbasis studi kasus. Penyampaian materi yang komunikatif membuat peserta aktif mengikuti jalannya seminar serta terlibat dalam sesi tanya jawab.

Setelah waktu istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi mengenai penerapan strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan di dalam kelas. Para peserta saling berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran, sehingga forum berlangsung hidup dan produktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengampu pelajaran ekonomi dan akuntansi dapat semakin berkembang dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan mudah dipahami santri.

Seminar kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Kepala Bidang Pendidikan, Ust. Dermawan, S.E., MM., sekaligus penutupan resmi kegiatan pada pukul 12.00 WIB.

 

SEMARAK CERDAS CERMAT ANTAR KELAS 1 DAN 1 INTENSIF

SEMARAK CERDAS CERMAT ANTAR KELAS 1 DAN 1 INTENSIF

RAUDHAH – Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar kegiatan tahunan pesantren pada Senin dan Selasa, 11–12 Mei 2026 bertepatan dengan 23–24 Dzulqa’dah 1447. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan antar kelas 1 dan 1 Intensif KMI yang dilaksanakan secara terpisah antara putra dan putri. Para santri mengikuti perlombaan di Gedung Serbaguna, sedangkan santriwati melaksanakan kegiatan di Aula Pertemuan Gedung Fatimah lantai 3.

Setiap kelas mengutus perwakilan terbaiknya untuk mengikuti beberapa cabang lomba, di antaranya cerdas cermat, insya’ bahasa Arab, insya’ bahasa Inggris, khot atau kaligrafi, serta yel-yel. Untuk cabang cerdas cermat, masing-masing kelas mengirimkan tiga peserta, sedangkan insya’ bahasa Arab dan bahasa Inggris diikuti oleh dua peserta, dan cabang khot diwakili satu peserta. Materi yang diujikan dalam perlombaan cerdas cermat meliputi bahasa Arab, bahasa Inggris, muthala’ah, hadits, tafsir, tarjamah, mahfuzhat, berhitung, matematika, tajwid, dan berbagai bidang pelajaran lainnya.

Suasana perlombaan berlangsung meriah dengan sorakan yel-yel dari setiap kelas yang terus menggema sepanjang kegiatan. Dukungan dan bimbingan para wali kelas turut menambah semangat peserta sehingga para santri dan santriwati tampil lebih percaya diri dalam menghadapi setiap tantangan lomba. Selain menjadi agenda tahunan pesantren, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi hasil pembelajaran sekaligus persiapan menghadapi ujian semester genap Tahun Pelajaran 2025–2026. Soal-soal yang diujikan memberikan gambaran kepada peserta mengenai bentuk ujian yang akan dihadapi pada masa mendatang.

Rangkaian perlombaan berakhir pada pukul 12.15 WIB dan ditutup dengan pengumuman para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan serta semangat seluruh peserta.

Pada kategori putra kelas 1, cabang cerdas cermat berhasil dimenangkan oleh kelas 1J yang diwakili Muhammad Ayyash, Jibran Adhyasta, dan Muhammad Farhan Wijaya. Juara kedua diraih kelas 1B yang terdiri dari Ahmad Rizqi Alfaatih Daulay, Raihan Dwi Saputra, dan Putra Adil Pratama Yusuf Pasaribu, sedangkan juara ketiga diraih kelas 1L yang diwakili Agha Faeyza, Narendra El Rabbani, dan M. Raja Aufar Diravano. Harapan I diraih kelas 1P dan Harapan II diraih kelas 1N.

Pada cabang insya’ bahasa Arab, juara pertama diraih kelas 1B melalui Dzar AlGhifari Ahmad dan Muhammad Zayyad Ahza Siregar, sedangkan juara ketiga diraih kelas 1H melalui Rafka Arya dan Paris Rangga. Untuk insya’ bahasa Inggris, juara pertama diraih kelas 1J melalui Faiz Wildan Ar Rasya dan Zakky Alfaris Damanik, sedangkan juara ketiga diraih kelas 1L melalui Razqa Naufal Pratama dan Kaisar Al Ghifari Hasibuan. Pada cabang khot, juara pertama diraih Salthan Taqi dari kelas 1P, juara kedua Rifqi Hanif dari kelas 1R, dan juara ketiga Afif Syam Zega dari kelas 1B. Adapun cabang yel-yel dimenangkan oleh kelas 1T, disusul kelas 1N dan kelas 1F. Gelar juara umum putra kelas 1 diraih oleh kelas 1B.

Sementara itu, pada kategori putra kelas 1 Intensif, kelas 1XB tampil dominan dengan meraih juara pertama pada seluruh cabang perlombaan. Pada cabang cerdas cermat, kemenangan diraih Mouzzy El-Firdausy, Muhammad Abdul Nasir, dan Muhammad Rizky Al Khawarizmi dari kelas 1XB. Juara kedua diraih kelas 1XD yang diwakili Adnan Mubarok, Danish Rizian, dan M. Jasir. Pada cabang insya’ bahasa Arab, kelas 1XB kembali meraih juara pertama melalui Muhammad Wahyu Harahap dan Hasyira Alhaddi Dewantara, sedangkan juara kedua diraih kelas 1XD melalui Zaki Al Ghifari dan Habiburrahman Al Sabily.

Cabang insya’ bahasa Inggris juga dimenangkan oleh kelas 1XB melalui Azka Abid Dermawan dan Naufal Fikri, sementara juara kedua diraih kelas 1XD melalui Zuhri Azhari dan Farhan Pohan. Pada cabang khot, juara pertama diraih Guna Rizky Bariz Angkat dari kelas 1XB dan juara kedua diraih Fiqih Rajata dari kelas 1XD. Adapun cabang yel-yel dimenangkan oleh kelas 1XB, sedangkan kelas 1XD menempati posisi kedua. Gelar juara umum kategori putra kelas 1 Intensif diraih oleh kelas 1XB.

Pada kategori santriwati kelas 1, cabang cerdas cermat dimenangkan oleh kelas 1C yang diwakili Amira Hana Shidqia, Putri Haryati Bancin, dan Athifah Ayad Arifin. Juara kedua diraih kelas 1E melalui Hasnah Nur Fadhilah Harahap, Naureen Falysha Fikriyah Kabeakan, dan Siti Nazlia Azzahra Siregar, sedangkan juara ketiga diraih kelas 1K melalui Raisya Sahla Rafeefa, Aqilah Putri Ramadhany, dan Rafika Wijaya. Harapan I diraih kelas 1U dan Harapan II diraih kelas 1I.

Pada cabang insya’ bahasa Arab, juara pertama diraih kelas 1C melalui Farah Attamimi Harahap dan Kaisa Azka Diza, sedangkan juara kedua diraih kelas 1E melalui Khalila Afifah Zahra dan Azkana Dita Arief. Juara ketiga diraih kelas 1K melalui Zaskia Nabila Putri Nasution dan Athifa Ikhwani Rahmi. Pada cabang insya’ bahasa Inggris, juara pertama diraih kelas 1K melalui Al Ghina Balqis Iskandarevy dan Adinda Nahwa Hidayat, juara kedua diraih kelas 1E melalui Nadhira Khanza Humaira dan Azzahra Azhari Batubara, serta juara ketiga diraih kelas 1C melalui Nadin Asyla Zahra dan Azalea Natifa Tarigan.

Cabang khot dimenangkan oleh Nikmah Azizah Harahap dari kelas 1C, disusul Khayla Athaya dari kelas 1M dan Inara Ahzura dari kelas 1I. Pada cabang yel-yel, juara pertama diraih kelas 1E, juara kedua kelas 1C, dan juara ketiga kelas 1U. Gelar juara umum kategori santriwati kelas 1 berhasil diraih oleh kelas 1C.

Adapun pada kategori santriwati kelas 1 Intensif, kelas 1XC berhasil mendominasi seluruh cabang perlombaan. Pada cabang cerdas cermat, juara pertama diraih Nadia Shafa Safitri, Ikhtira Nabila, dan Siti Nur Fadilah dari kelas 1XC, sedangkan juara kedua diraih kelas 1XE melalui Dzakiyyah Sakinah, Mauliza Effendi, dan Liya Zafirah. Cabang insya’ bahasa Arab dimenangkan oleh Aulia Putri Br. Sinulingga dan Shakila Nazmy Br. Siagian dari kelas 1XC, sementara juara kedua diraih Naima Jifani dan Hilya Nadhira dari kelas 1XE.

Pada cabang insya’ bahasa Inggris, kelas 1XC kembali meraih juara pertama melalui Safa Salsabila Br. Surbakti dan Wafa Irdina, sedangkan juara kedua diraih Zivana Wira dan Najla Shafiyah dari kelas 1XE. Cabang khot dimenangkan oleh Dinka Sahfitri Harahap dari kelas 1XC dan juara kedua diraih Sitih Maysaroh dari kelas 1XE. Adapun cabang yel-yel dimenangkan oleh kelas 1XC, sedangkan kelas 1XE meraih juara kedua.

Raudhah Gelar Raudhah Business Class: Pembuatan Dimsum Ayam

Raudhah Gelar Raudhah Business Class: Pembuatan Dimsum Ayam

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan kegiatan keterampilan melalui program Raudhah Business Class: Pembuatan Dimsum Ayam pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di Gedung Hafsah Lt. 3, sementara praktik pelaksanaan berlangsung di Kantin putri.

Acara dibuka oleh Carles Ginting, B.HSc., M.I.Kom., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membangun keterampilan usaha sejak dini sebagai bekal santriwati di masa depan.

Kegiatan ini didampingi oleh Ibu Novitasari Sanusi Harahap dan diikuti oleh 23 santriwati. Para peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung mengenai proses pembuatan dimsum ayam, mulai dari persiapan bahan, teknik pengolahan, hingga penyajian produk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santriwati dapat mengembangkan kreativitas, keterampilan kewirausahaan, serta menumbuhkan semangat mandiri dalam bidang usaha kuliner.

Santri/wati KMI Raudhah Gelar Perfotoan Kelas Jelang Akhir Tahun Pelajaran

Santri/wati KMI Raudhah Gelar Perfotoan Kelas Jelang Akhir Tahun Pelajaran

RAUDHAH — Menjelang berakhirnya tahun pelajaran 2025/2026, seluruh santri dan santriwati kelas 1 hingga kelas 5 KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan melaksanakan kegiatan perfotoan kelas bersama wali kelas masing-masing. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan, sebagai bentuk dokumentasi dan kenangan kebersamaan selama satu tahun ajaran.

Kegiatan perfotoan dibagi menjadi dua hari, yakni untuk santriwati pada Jumat, 1 Mei 2026 / 14 Dzulqa’dah 1447 dan untuk santriwan pada Jumat, 8 Mei 2025 / 21 Dzulqa’dah 1447. Agenda dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi foto bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah – Ustaz H. Miftakhuddin, M.M., Wakil Direktur – Ustaz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah – Ustaz Assoc. Prof. KH. Rasyidin, MA., dan diikuti oleh para kepala bidang serta beberapa asatidzah. Setelah itu, para santri melanjutkan sesi foto bersama wali kelas dan rekan-rekan sekelas mereka.

Untuk memperindah hasil dokumentasi, setiap kelas mempersiapkan latar belakang (background) sebaik mungkin. Beberapa lokasi strategis di lingkungan pesantren dimanfaatkan sebagai titik pengambilan gambar. Pada bagian putri, lokasi yang digunakan diantaranya depan Gedung Fatimah, Gedung Rabiah Adawiyah, Gedung Ruqayyah, Gedung Hafsah. Sementara itu, santri putra melakukan pengambilan foto di sisi barat dan timur Masjid Pesantren, depan Gedung Al-Azhar, Gedung Serba Guna dan Lapangan Sepak Bola.

Momen perfotoan ini bukan hanya sebagai bentuk dokumentasi, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali kebersamaan di antara santri dan wali kelas. Seperti sebuah ungkapan bijak mengatakan, “Foto adalah cara di mana kita merasa, menyentuh, dan mencintai. Apa yang telah ditangkap oleh kamera akan mengingatkan kita tentang hal-hal kecil setelah kita lupa segalanya.”

Santri/wati Kelas 3 KMI Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti UAMBK 2026 Berbasis Komputer

Santri/wati Kelas 3 KMI Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti UAMBK 2026 Berbasis Komputer

RAUDHAH – Mulai Senin hingga Sabtu, 4–9 Mei 2026 M bertepatan dengan 17–22 Dzulqa’dah 1447 H, seluruh santri kelas 3 KMI yang setara dengan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) tengah menjalani Ujian Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (UAMBK) secara nasional.

Sebanyak 11 mata pelajaran diujikan dalam asesmen ini, yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Aqidah Akhlak, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Al-Qur’an Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), Fiqih, dan Matematika. Ujian ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga sebagai bentuk kesiapan santri dalam menghadapi sistem pendidikan berbasis digital.

Pelaksanaan ujian berlangsung di dua ruang laboratorium komputer yang berada di samping Gedung Cordoba, yaitu Lab I Putra dan Lab II Putri. Lab I diikuti oleh 30 santri, sedangkan Lab II diikuti oleh 20 santri. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan pengawasan langsung dari para Ustaz dan Ustazah guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib, aman, dan lancar.

Ujian dilaksanakan dalam lima sesi setiap harinya. Sesi I berlangsung pukul 07.30–08.45 WIB, Sesi II pukul 09.00–10.15 WIB, Sesi III pukul 10.30–11.45 WIB, Sesi IV pukul 12.00–13.15 WIB, dan Sesi V pukul 13.45–15.00 WIB. Para santri dan santriwati mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi sebagai karakter khas pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

 

 

Penutupan Kegiatan Kepramukaan T.P. 2025/2026

Penutupan Kegiatan Kepramukaan T.P. 2025/2026

RAUDHAH – Kegiatan kepramukaan merupakan salah satu agenda ekstrakurikuler rutin yang dilaksanakan setiap pekan di Pesantren Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Melalui kegiatan ini, para santri dan santriwati dibina dalam nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, keterampilan, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan.

Setelah rangkaian kegiatan kepramukaan berjalan selama semester genap Tahun Pelajaran 2025/2026, serta dalam rangka mempersiapkan para santri menghadapi ujian semester, maka kegiatan kepramukaan dinonaktifkan sementara melalui upacara penutupan yang dilaksanakan pada Kamis siang, 7 Mei 2026 M bertepatan dengan 20 Dzulqa’dah 1447 H.

Upacara penutupan dilaksanakan secara terpisah antara santri dan santriwati. Upacara santri berlangsung di lapangan sepak bola sedangkan upacara santriwati dilaksanakan di Lapangan Khadijah.

Adapun yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus menutup secara resmi kegiatan kepramukaan ialah Wakil Kepala Bidang Pengasuhan Putra, Ustaz Amman Lingga untuk santri, dan Kepala Bidang Pengasuhan Putri, Ustadz H. Fathurrahman untuk santriwati.

Dalam amanat keduanya disampaikan bahwa berakhirnya kegiatan kepramukaan bukan berarti berhenti menjadi pribadi pramuka yang menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan. Penonaktifan kegiatan ini bertujuan agar para santri dan santriwati dapat lebih fokus dan meningkatkan konsentrasi dalam menghadapi ujian semester genap yang akan datang.

 

Ujian Kompetensi Guru Matematika dan Bahasa Arab: Upaya Meningkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

Ujian Kompetensi Guru Matematika dan Bahasa Arab: Upaya Meningkatkan Mutu dan Profesionalisme Pendidik

RAUDHAH – Dalam upaya menjaga kualitas pendidikan dan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk menyelenggarakan Ujian Kompetensi Guru di kajian ilmu Matematika dan Bahasa Arab pada Senin – Selasa, 4 – 5 Mei 2026 M bertepatan dengan 16 – 17 Dzulqa’dah 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 14.00 hingga 15.30 WIB dan diikuti oleh para guru bidang studi terkait dengan penuh antusias.

Adapun materi yang diujikan meliputi beberapa komponen utama dalam disiplin ilmu Matematika, seperti konsep dasar matematika, aljabar, geometri, serta kemampuan pemecahan masalah (problem solving). Aspek-aspek tersebut dipilih sebagai indikator penting dalam mengukur pemahaman konseptual sekaligus keterampilan aplikatif guru dalam proses pembelajaran di kelas.

Sedangkan materi yang diujikan meliputi empat komponen utama dalam disiplin ilmu bahasa Arab, yaitu Bahasa Arab dasar, Nahwu (tata bahasa), Sorof (ilmu bentuk kata), dan Insya’ (kemampuan menyusun tulisan dalam bahasa Arab). Keempat aspek ini dipilih karena merupakan fondasi penting dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat pesantren.

Pelaksanaan ujian ini merupakan program yang digagas oleh Bidang Pendidikan sebagai wujud nyata komitmen pesantren dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru yang memegang peran sentral dalam keberlangsungan pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selama ujian berlangsung, suasana tampak kondusif, di mana para peserta mengerjakan soal dengan serius, teliti, dan penuh konsentrasi.

Kegiatan ini turut dipantau langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan, Ust. H. Dermawan, SE., MM., dan Wakil Kepala Bidang Pendidikan Ust. Muhammad Ilyas, S.Pd., M.Si. Dalam arahannya, baik Ust. H. Dermawan ataupun Ust. Muhammad Ilyas menyampaikan bahwa ujian kompetensi ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur capaian akademik semata, tetapi juga sebagai sarana evaluasi diri dan refleksi bagi para guru. Mereka menegaskan pentingnya sikap terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Dengan terselenggaranya program ujian kompetensi ini, diharapkan akan tumbuh budaya akademik yang kuat, sehat, dan berkelanjutan di kalangan tenaga pendidik. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus mendorong peningkatan mutu dan profesionalisme guru di berbagai bidang keilmuan.

Raudhah Terima Kunjungan Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh

Raudhah Terima Kunjungan Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahmi dari Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh, pada Ahad, 3 Mei 2026. Rombongan yang dipimpin oleh Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., hadir bersama 6 guru dan 65 santri dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust. KH. Miftakhuddin, M.M., menyampaikan secara langsung profil, arah perjuangan, serta sistem pendidikan pesantren. Beliau menegaskan bahwa Ar-Raudlatul Hasanah merupakan lembaga wakaf umat yang “berdiri di atas dan untuk semua golongan”, serta berfungsi sebagai lapangan perjuangan, bukan sekadar tempat mencari penghidupan.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter secara menyeluruh. “Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dialami santri sehari-hari harus mengandung unsur pendidikan,” menjadi salah satu prinsip utama dalam pembinaan santri.

Dalam penjelasannya, Beliau juga menekankan pentingnya sistem Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) yang mengintegrasikan 100% pelajaran agama dan 100% pelajaran umum. Sistem ini telah terbukti mampu melahirkan alumni yang unggul, berakhlak, serta siap berkhidmat di tengah masyarakat.

Pihak rombongan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan hangat dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, serta berharap kunjungan ini dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan pendidikan di lembaga mereka. Kemudian, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol ukhuwah dan kebersamaan.

 

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kunjungan K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs, pada Selasa, 28 April 2026. Kehadiran beliau dalam rangka menjadi narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut diikuti oleh Direktur, para Kepala Bidang, dan Ustadz/ah lainnya. Dalam pemaparannya, K.H. Hadiyanto Arief yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, menekankan pentingnya tata kelola pesantren yang kokoh, adaptif, dan berorientasi pada nilai.

Beliau menjelaskan bahwa kestabilan pesantren bertumpu pada tiga inti utama, yaitu tujuan yang harus tetap sama dan tidak berubah, keterbukaan dalam pengelolaan, serta kepemimpinan yang konsisten. Ketiga aspek ini menjadi fondasi dalam menjaga arah dan keberlangsungan lembaga pendidikan pesantren

Lebih lanjut, beliau menyoroti bahwa Kurikulum KMI Pesantren Modern merupakan kurikulum yang sangat bernilai karena mampu membentuk karakter sekaligus kapasitas intelektual santri secara seimbang.

Dalam perspektif keilmuan, beliau menguraikan tiga pilar penting dalam membangun intelektual santri, yaitu:

Nahwu Shorof sebagai dasar memahami makna (grammar), Mantiq sebagai sarana berpikir lurus (logic), dan Balaghah sebagai kemampuan berkomunikasi secara elegan (rhetoric).

Selain konsep inti, beliau juga menjelaskan pentingnya menjaga keseimbangan melalui konsep “tepi”, yaitu faktor-faktor pendukung yang dinamis. Di antaranya adalah sumber daya manusia yang terus berganti dan membawa semangat baru, pertumbuhan organik yang terkontrol bukan ekspansi tanpa kendali, serta kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan perubahan atau disruptive accident.

Kegiatan FGD ini menjadi momentum penting dalam memperkuat wawasan dan komitmen pengelola pesantren terhadap tata kelola yang profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepesantrenan. Diharapkan, hasil dari diskusi ini dapat menjadi pijakan dalam pengembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan.