Pekan Olahraga dan Seni

Pekan Olahraga dan Seni

Dalam rangka mengaplikasikan pendidikan serta mengevaluasi seluruh kegiatan dalam bidang olahraga dan seni, setiap tahunnya di semester akhir Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar pekan olahraga dan seni (Porseni). Selama sepekan, Porseni diisi dengan perlombaan-perlombaan di bidang olahraga dan seni yang melibatkan seluruh klub dan asrama. Para atlit santri terjun dalam berbagai cabang kompetisi, antara lain sepak bola, takraw, futsal, tenis meja, voli, silat, karate, dan kaligrafi. Acara pembukaan Porseni berlangsung pada Jumat pagi 15 Maret 2019 di lapangan bola kaki Pesantren diikuti seluruh santri dan santriwati serta guru. Dalam sambutannya, Bapak Direktur KH. Solihin Adin menegaskan bahwa kegiatan Porseni merupakan bagian dari kurikulum KMI Ar-Raudlatul Hasanah. Porseni tidak hanya fokus pada pendidikan jasmani, seluruh santri melalui kegiatan ini dilatih dan dibekali dengan sikap jujur dan tanggungjawab,serta saling menghormati. Secara simbolik, Porseni dibuka dengan pekikan takbir oleh Bapak Direktur yang didampingi oleh para Kepala Bidang dilanjutkan dengan penyalaan api Porseni 2019. Pembukaan Porseni turut dimeriahkan dengan penampilan klub senam lantai santri yang menampilkan beberapa gerakan senam artistik yang memadukan berbagai bentuk keterampilan tubuh yang menonjolkan keindahan, kerumitan, kekuatan, keluwesan, keseimbangan dan kelenturan gerak. Penampilan klub senam lantai santri meramu berbagai macam gerak tubuh seperti meroda, melenting, roll, jatuhan, salto, dan lain sebagainya dengan berbagai gaya dan ekspresi.

Santri Kelas 1-5 Hadapi Ulangan Umum Semester Genap

Santri Kelas 1-5 Hadapi Ulangan Umum Semester Genap

Raudhah (02/03/2019). Dalam rangka evaluasi hasil kegiatan belajar-mengajar selama dua bulan di dalam kelas, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyelenggarakan ulangan umum di setiap tengah semester.
Sebanyak 23 guru dilibatkan dalam kepanitiaan pelaksanaan ulangan dan ujian semester genap tahun ajaran 2018/2019. Panitia ulangan umum dan semester genap bersama Seksi Evaluasi dan Akademik Santri bertanggungjawab atas pelaksanaan ulangan umum dan ujian semester genap. Di antara tugas utama yang dilaksanakan oleh kepanitiaan ujian dan seksi evaluasi dan akademik santri antara lain; penentuan guru pembuat soal, pengoreksian soal oleh majelis supervisor mata pelajaran, pencetakan soal, pengadaan lembar jawaban, penulisan nilai hasil ulangan dan ujian, hingga pencetakan rapor hasil ulangan dan ujian.
Sejak beberapa tahun terakhir, nilai akhir semester santri adalah gabungan dari nilai ulangan semester dan ujian akhir semester, oleh karenanya seluruh santri-santriwati diharapkan untuk dapat bersungguh-sungguh mengikuti ulangan umum.
Ulangan umum semester genap tahun pelajaran 2018-2019 diadakan selama 9 hari dari tanggal 2 sampai dengan 10 Maret 2019 diikuti oleh seluruh santri dan santriwati kelas 1 sampai dengan 5. Dengan durasi waktu 60 menit setiap pelajaran, sebanyak 2 hingga tiga pelajaran diujikan setiap harinya. Dalam setiap satu ruang ulangan umum diisi 30 santri dengan tingkat kelas yang beragam. Masing-masing ruang diawasi oleh dua hingga tiga guru dan di setiap lantai gedung diawasi oleh seorang guru senior pengawas zona.
Seminggu sebelum ulangan hingga masa ulangan berakhir, seluruh kegiatan ekstrakurikuler santri-santriwati diberhentikan untuk sementara waktu agar semuanya mempersiapkan diri dan fokus menghadapi ulangan. Selain itu, di setiap malam seluruh santri-santriwati wajib belajar di zona yang telah ditentukan oleh Bidang Pendidikan di bawah pengawasan guru, sehingga jika ada hal-hal yang kurang difahami oleh mereka dapat langsung ditanyakan.
Dalam upacara pembukaan ulangan umum semester di hadapan santriwati, Direktur Pesantren KH. Solihin Adin berpesan kepada santri untuk serius dan fokus dalam menghadapi ulangan umum dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran. Ed.HS

Guru Ar-Raudlatul Hasanah Mengikuti Program Kaderisasi Pengajar Ilmu Mawarits UNIDA Gontor

Guru Ar-Raudlatul Hasanah Mengikuti Program Kaderisasi Pengajar Ilmu Mawarits UNIDA Gontor

Raudhah (16/02/2019). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengutus guru untuk mengikuti Program Kaderisasi Mudarris Ilmu Mawarits (PKM-IM) di Universitas Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur. Guru KMI Ar-Raudlatul Hasanah yang mengikuti kegiatan ini adalah KH. Solihin Adin dan Ustadz Abdul Hamid Adam.
PKM-IM merupakan program dari Mawarits Center Universitas Darussalam Gontor, lembaga yang fokus dalam bidang kajian keilmuan Mawarits.
Tidak hanya mengikuti kegiatan PKM-IM, Bapak Direktur Pesantren KH. Solihin Adin juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bersilaturahim dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sekaligus menyampaikan perkembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan meminta masukan dan arahan bagi kemajuan Ar-Raudlatul Hasanah.
Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 12 sampai dengan 16 Februari 2019 ini diikuti oleh guru-guru pesantren seluruh Indonesia melalui undangan yang disebar oleh UNIDA Gontor. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan seputar perkembangan ilmu mawarits dan juga metode-metode pembelajarannya. Direncanakan, pelaksanaan PKM-IM selanjutnya akan dilaksanakan di luar UNIDA dan harapannya Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat menjadi pelaksana kegiatan bagi seluruh pondok pesantren yang ada di wilayah Sumatera dan Aceh.

Ujian Akhir Termin Kedua Santri Kelas VI

Ujian Akhir Termin Kedua Santri Kelas VI

Raudhah (27/02/2019). Sebagai salah satu bentuk evaluasi hasil pembelajaran bagi santri-santriwati kelas VI, Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan ujian akhir termin kedua. Ujian akhir termin pertama telah dilaksanakan pada 1 sampai dengan 13 Desember 2018.

Sebanyak 15 mata pelajaran diujikan kepada seluruh santri dan santriwati yang berjumlah 419 orang dalam ujian akhir termin kedua, antara lain; Insya’, Muthalaah, Ushul Fikih, Mantiq, Tauhid dan Ilmu Kalam, Bahasa Inggris, Tarbiyah, Nahwu, Fikih, Tafsir, Mustolah Hadis, dan Balaghah.

Seluruh pelajaran yang diujikan tidak hanya yang dipelajari pada kelas enam saja, tetapi juga termasuk yang dipelajari mulai dari kelas empat. Ujian akhir termin kedua dilaksanakan terpisah pada waktu yang bersamaan, santri putra berjumlah 179 orang seluruhnya melaksanakan ujian di gedung serbaguna dan santriwati putri berjumlah 240 orang di hall gedung Hafsah. Ujian akhir termin kedua dilaksanakan selama 8 hari mulai tanggal 27 Februari hingga 7 Maret 2019.

Dalam arahannya kepada seluruh santri kelas akhir sebelum dimulainya ujian di gedung serbaguna, Direktur Pesantren KH. Solihin Adin mengingatkan kepada seluruh santri agar bersungguh-sungguh dan bersabar dalam mengikuti seluruh ujian. Beliau mengingatkan bahwa melalui ujian seseorang dapat dihormati dan juga dihinakan , “Bil imtihani yukromu al-mar’u aw yuhanu”, demikian ungkapnya. Ed.HS

Ujian Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris) Kelas Enam

Ujian Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris) Kelas Enam

Raudhah (14/02/2019). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah semenjak berdirinya hingga saat ini menggunakan sistem Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI) pondok Modern Darussalam Gontor sebagai kurikulumnya. Dalam bahasa Indonesia KMI berarti persemaian guru-guru Islam. Salah satu konsekuensi dari kurikulum tersebut adalah memastikan setiap santri-santriwati memiliki jiwa pendidik dan kemampuan untuk melakukannya yang tidak terbatas hanya dalam kelas saja, akan tetapi pendidik dalam artian yang lebih luas.
Setiap santri-santriwati yang telah duduk di kelas lima hingga kelas enam dibekali dengan ilmu mendidik dan menjadi seorang pendidik. Di penghujung masa studi kelas akhir KMI, setiap santri wajib mengikuti ujian praktek mengajar (amaliyah tadris) sebagai salah satu persyaratan kelulusan dari Pesantren.
Santri kelas enam dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 12 orang. Setiap harinya satu orang santri melakukan praktek mengajar di kelas dan materi yang telah ditentukan oleh kantor KMI tiga hari sebelum pelaksanaan praktek. Selain menentukan hari dan materi yang akan diajarkan, kantor KMI juga menentukan guru pembimbing. Selama tiga hari, santri yang akan melaksanakan ujian praktek mengajar mendapatkan bimbingan mulai dari pembuatan perencanaan pembelajaran (RPP) hingga bagaimana menjalankan seluruh proses mengajar mulai dari awal hingga akhir.
Di hari pelaksanaan ujian praktek, selama mengajar, santri yang bertugas dinilai oleh 11 orang teman-temannya dan guru pembimbing. Seluruh kesalahan dan kekurangan dari unsur metode, materi, sikap, dan kaidah bahasa Arab atau Inggris yang dilakukan oleh pelaksana ujian praktek akan dicatat untuk selanjutnya akan dipaparkan oleh masing-masing pengoreksi di bawah arahan guru pembimbing sebagai evaluasi bagi yang bertugas di hari itu dan juga santri lainnya di kelompok tersebut.
Sebelum pelaksanaan ujian praktek mengajar di kelompok-kelompok kecil, seluruh santri mengikuti praktek mengajar perdana di kelompok besar yang terdiri dari 110 santri dan 15 guru pembimbing selama dua hari. Seluruh kegiatan yang ada sama seperti dengan ujian praktek mengajar di kelompok kecil di kelas-kelas. Kegiatan ini merupakan pembekalan bagi seluruh santri dan guru dalam pelaksanaan ujian praktek mengajar dan evaluasinya.
Selain membekali santri dengan skil mendidik, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun mentalitas yang kuat, sikap tolong-menolong, dan kejujuran.

Haflah Tilawah Al-Qur’an 2019

Haflah Tilawah Al-Qur’an 2019

Raudhah (18/01/2019). Mengawali semester genap tahun pelajaran 2018-2019, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Haflah Tilawah Al-Qur’an selama 2 hari, dari tanggal 17 hingga 18 Januari 2019.
Haflah Tilawah terdiri dari beragam cabang perlombaan, yaitu; tilawah (bacaan) Alquran, syarhil (menjelaskan) quran, fahmil (memahami) quran, dan hifzhil (hafalan) quran 1 dan 3 juz. Seluruh cabang lomba dibagi menjadi empat golongan; junior putra dan putri serta senior putra dan putri.
Haflah dilaksanakan secara terpisah, santri putra di masjid Pesantren, dan santriwati di halaman gedung Ruqayyah. Santri-santriwati tampak antusias menyambut kegiatan ini, terlihat dari semangat mereka menghadiri dan mendukung teman-temannya yang sedang berlomba.
Direktur Pesantren KH. Solihin Adin dalam sambutannya ketika membuka acara menyampaikan betapa pentingnya kegiatan Haflah Tilawah yang dilaksanakan oleh Seksi Jamiyyatul Qura’ wal Huffazh ini. Beliau juga mengingatkan santri-santriwati pentingnya mempelajari dan mendalami Alquran, karena sebaik-baik umat Nabi Muhammad adalah yang mempelajari dan mengajarkan Alquran. Selain itu, kegiatan ini bertujuan agar santri dan santriwati mampu menginternalisasi nilai-nilai Alquran dalam tindakan sehari-hari dalam artian mengamalkannya. Ed.HS

Chat Via WhatsApp