Raudlah (8/8/2020). Bidang Pengasuhan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar Musyawarah Kerja Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) dan Rapat Kerja Gugus Depan Koordinator Kepramukaan selama hampir sepekan, dari tanggal 3 hingga 8 Agustus 2020 di dua tempat terpisah; santri putra bertempat di gedung serba guna sedangkan santri putri di aula pertemuan Hafshah.

Kegiatan Muker dan Raker yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati kelas 6 KMI, baik yang duduk di kepengurusan maupun tidak. Sebanyak 133 santri putra dan 144 santri putri yang duduk di OPRH serta 26 santri putra dan 27 santri putri yang duduk di Koordinator Kepramukaan menjalani muker dan raker dalam tiga sidang.

Pertama adalah sidang pleno. Dalam sidang ini seluruh peserta sidang dipimpin oleh pimpinan sidang mendengarkan setiap bagian OPRH atau Gudep menyampaikan program kerjanya masing-masing. Peserta sidang berhak bertanya dan mengkritik program kerja bagian yang kurang maksimal atau bahkan tidak terlaksana.

Lalu dilanjutkan ke sidang komisi. Dalam sidang ini peserta dibagi menjadi beberapa forum sidang-sidang kecil, membahas serta mengusulkan program kerja yang akan dilaksanakan setahun kedepan. Tidak hanya mengusulkan, dalam sidang komisi peserta bisa merevisi atau bahkan menghapus program kerja tahun sebelumnya jika dipandang memang tidak layak lagi untuk dikerjakan.

Kemudian yang terakhir adalah sidang paripurna. Dalam sidang ini seluruh usulan yang disidangkan pada sidang komisi sebelumnya diputuskan. Pimpinan sidang dengan diawasi oleh steering committee memutuskan untuk menerima usulan, revisi, atau penghapusan program kerja diterima atau ditolak. Segala bentuk putusan dalam sidang paripurna bersifat mengikat dan bagian yang bersangkutan harus melaksanakan program kerja tersebut untuk kedepannya.

Muker dan Raker merupakan kegiatan wajib bagi santri dan santriwati kelas 6 KMI sebagai upaya dalam mengevaluasi dan meningkatkan program kerja serta sebagai pengingat dalam menjalankan program kerja bagian yang belum terlaksana. Kegiatan yang turut diawasi oleh Direktur, Bidang Pengasuhan, dan guru-guru pembimbing ini diharap mampu melatih dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam berorganisasi.

Chat Via WhatsApp