Pembongkaran Salah Satu Ruangan Gedung Saudi Lantai 1

Pembongkaran Salah Satu Ruangan Gedung Saudi Lantai 1

RAUDHAH- Unit Pelaksana Teknis Pembangunan Pesantren melakukan pembongkaran pada salah satu ruangan gedung Saudi lantai 1 ujung sebelah kiri. Pembongkaran tersebut dilaksanakan mulai Selasa, 23 April 2024/ 14 Syawal 1445. Ruangan yang dirobohkan itu merupakan kantor seksi bahasa putra yang telah berpindah tempat ke sebelah kanan gedung Palestina.

Menurut wawancara bersama salah satu petugas, area tersebut selanjutnya akan dijadikan sebagai akses jalan menuju dapur putra yang baru. Sehingga, dengan adanya akses jalan tersebut diharapkan dapat memudahkan santri menuju ruang makan dengan nyaman.

Adapun gedung dapur putra yang bernamakan Gedung Palestina telah berfungsi sejak Jum’at, 19 April 2024/ 9 Syawal 1445. Sejauh ini terdapat dua tingkat dari gedung tersebut yang digunakan. Tidak hanya menjadi ruang makan santri saja, namun ruang makan Asatidz juga disediakan.

Halal bihalal Asatidzah dan Seluruh Santri/wati

Halal bihalal Asatidzah dan Seluruh Santri/wati

RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Halal bihalal bagi Asatidzah dan seluruh santri/wati. Kegiatan ini berlangsung pada Senin pagi, 22 April 2024/ 13 Syawal 1445.

Pukul 07.30 WIB, seluruh santri dan Ustadz berkumpul di Masjid, sedagkan santriwati dan Ustadzah di Aula Fatimah. Perkumpulan tersebut dibuat guna mendengarkan arahan dan nasehat yang disampaikan oleh Direktur K.H. Solihin Adin dan Wakil Direktur Al-Ustadz Carles Ginting.

Berlalunya Ramadhan, harus dilanjutkan dengan memelihara ketaatan kepada Allah serta semangat beribadah sebagaimana di bulan Ramadhan. Direktur dan Wakil Direktur Pesantren mengajak seluruh santri/wati dan guru untuk dapat saling memaafkan dan memohon maaf, karena hal tersebut merupakan perintah agama.

Al-Ustadz KH. Solihin Adin mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas umur, kesehatan, dan kesempatan bagi warga bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang dapat terus melanjutkan ibadah dan aktifitas, kembali berjuang di Pesantren.

Selepas perkumpulan dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan saling salaman dan saling memaafkan antara santri/wati dengan Asatidzah. Para santri/wati menghampiri Asatidzah untuk menyalami tangan Asatidzah dengan harapan mengambil keberkahannya.

Kemudian, mulai Selasa, 23 April 2024/ 14 Syawal 1445, kegiatan belajar mengajar di kelas kembali berjalan normal dan ujian akhir tahun/semester genap—sebagai penentu kenaikan kelas—segera tiba dalam 3 minggu kedepan. Maka suasana dan semangat belajar-mengajar harus ditingkatkan dan diprioritaskan.

Liburan Usai, Santri/wati Kembali Ke Pondok Tercinta

Liburan Usai, Santri/wati Kembali Ke Pondok Tercinta

RAUDHAH- Setelah melaksanakan liburan Idul Fitri 1445 H, seluruh santri dan santriwati kelas 1- 4 KMI kembali ke Pesantren pada Sabtu – Ahad, 20-21 April 2024/ 11- 12 Syawal 1445. Sedangkan untuk santri/wati kelas 5 dan 6 KMI kembali ke Pesantren pada Jum’at 19 April 2024/ 10 Syawal 1445.

Seluruh yang terlibat dalam penyambutan santri/wati tidak lain adalah Asatidzah bagian pengasuhan dan beberapa santri/wati kelas 5 KMI pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH). Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan barang bawaan, pembersihan asrama, hingga pengaturan kendaraan.

Sesuai dengan jadwal kegiatan Pesantren, seluruh kegiatan belajar-mengajar akan berjalan efektif pada Selasa (23/4). Adapun pada Senin pagi (22/4), seluruh santri/wati akan mengikuti kegiatan halal bihalal di Masjid (putra) dan Gedung Fatimah (putri).

Halal biHalal Hari Raya Idul Fitri 1445 H

Halal biHalal Hari Raya Idul Fitri 1445 H

RAUDHAH – Halal Bihalal berartikan saling maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan atau juga dapat diartikan sebagai bentuk silaturrahim. Dalam hal ini, Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan kegiatan rutin tiap tahun yaitu Halal Bihalal untuk seluruh Ustadz dan Ustadzah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 18 April 2024/ 9 Syawal 1445 di Gedung Fatimah Lt. 1. Acara ini dihadiri oleh Badan Wakaf Pesantren, Pimpinan, Direktur, Wakil Direktur, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah, Asatidzah, dan karyawan Pesantren.

Halal bihalal kali ini dimeriahkan dengan adanya penampilan hadrah dari anak-anak Asatidzah sebagai pembuka acara. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan termasuk dari Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Ustadz KH. Solihin Adin menyampaikan dalam sambutannya perihal halal bihalal sebagai kegiatan rutin tiap tahunnya dan estafet Pesantren yang terus berjalan dan harus di Perjuangkan.

Selanjutnya, acara dilanjutkan juga dengan pembacaan takhtim, tahlil dan do’a. Hal ini dibuat untuk mendo’akan para pendiri Pesantren, Asatidzah ataupun keluarganya yang telah mendahului semasa berjuang di Pesantren. Tak hanya itu, keberkahan juga diharapkan untuk perjalanan Pesantren kedepannya.

Selepas rentetan acara dilaksanakan, Asatidzah dan para hadirin saling bermaaf-maafan. Juga, menyantap hidangan yang telah disediakan oleh panitia.

Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara

Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara

RAUDHAH – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Ahad, 7 April 2024/ 27 Ramadan 1445. Kehadirannya ini didampingi oleh Dirbinmas Polda Sumut, Kombes Pol Muhammad Muslim, Wakapolrestabes Medan, Kasat Intel Polrestabes Medan, dan Kasubdit Polmas Poldasu.

Kedatangan rombongan Kapoldasu disambut oleh Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren, H. Mohd. Ilyas Tarigan, Direktur, Wakil Direktur, serta Kepala-kepala Bidang. Dalam sambutan mengawali acara kunjungan ini, Ketua Umum Badan Wakaf menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut serta menyampaikan sejarah singkat mengenai awal berdirinya Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Kapoldasu dalam sambutannya menyampaikan, ingin membawa perubahan serta membangun peradaban kepolisian di Sumatera Utara ini agar Sumatera Utara semakin hebat di masa yang akan datang. Baik dari perilaku, pengetahuan, disiplin dan lainnya, karena kamtibmas di provinsi ini tergolong rawan.

“Polisi dan alim ulama harus saling bersinergi untuk mengelola masyarakat yang di luar untuk memajukan peradaban.” Ujar Kapoldasu.

Selanjutnya, Kapoldasu menyampaikan, diantara upaya untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya sinergi antara Polri dan alim ulama serta pondok pesantren. Karena pondok pesantren punya peran untuk merubah perilaku masyarakat.

“Manusia ini adalah proses dinamika yang berputar. Maka pesantren diharapkan dapat berperan untuk membangun masyarakat sekitar, mengarahkan masyarakat, dan menerangi masyarakat ke jalan yang lebih baik.” Ujar Agung Setya Imam Efendi.

Di akhir sambutannya, Kapoldasu mengajak para alumni pesantren untuk bergabung menjadi anggota Polri melalui seleksi yang ada.

Setelah sekian lama berdiskusi dan beramah tamah di kantor Sekretariat Pesantren, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Direktur Pesantren, KH. Solihin Adin. Selanjutnya, foto bersama pun turut mengakhiri pertemuan ini.

Chat Via WhatsApp