RAUDHAH- Yayasan Pondok Pesantren Dayah Darussalam, Aceh Tenggara berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Jum’at malam, 3 Mei 2024/ 24 Syawal 1445. Rombongan yang hadir berjumlah 14 orang yang meliputi ustadz/ah, wali santri, santri dan santriwati.
Kehadiran mereka ke bumi wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah bertujuan untuk studi banding perihal organisasi santri/wati yang berjalan di Pesantren. Seperti yang diketahui bahwa organisasi santri/wati yang ada di Pesantren bernamakan OPRH (organisasi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah). Dimana saat ini, kelas 5 KMI yang berkecimpung di dalamnya.
Melihat ketertarikan dan keseriusan para rombongan dalam kunjungan ini, maka Pondok Pesantren Dayah Darussalam berencana melakukan studi banding selama 3 hari. Dimulai pada Sabtu, 4 Mei 2024/ 25 Syawal 1445 hingga Senin, 6 Mei 2024/ 27 Syawal 1445.
Kegiatan yang dibuat tidak hanya saling berdiskusi dengan antar santri Pondok Pesantren Dayah Darussalam dengan santri pengurus OPRH yang dimulai selepas zuhur hingga menjelang maghrib. Namun, para rombongan juga dibawa untuk keliling area Pesantren.
RAUDHAH- Seluruh santri kelas 3 KMI atau setingkat dengan Madrasah Tsanawiyah mengikuti Ujian Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK) secara nasional. Agenda ini dilaksanakan mulai Senin, 29 April 2024/20 Syawal 1445 hingga Kamis, 2 Mei 2024/23 Syawal 1445. Pelajaran yang diujikan dalam AMBK tersebut sebanyak 10 pelajaran untuk seluruh jurusan.
Adapun tempat pelaksanaan ujian diadakan di 2 tempat yakni Ruangan Lab. Komputer Putra di Gedung Serbaguna dan Ruangan Lab. Komputer Putri di Gedung Rusunawa. Setiap ruangan berisikan 32 santri/wati yang diawasi oleh 2 al-Ustadz/ah.
Materi yang diujikan antara lain: bahasa Inggris, bahasa Indonesia, matematika, fiqih, IPA, IPS, bahasa Arab, pendidikan kewarganegaraan, aqidah akhlak, Al-Qur’an-hadis, dan sejarah kebudayaan Islam.
Semasa ujian asesmen ini, santri/wati kelas 3 KMI mengikuti ujian sesuai jadwal yang didapatkan masing-masing. Dimana waktu ujian terbagi menjadi tiga bahagian; sesi pertama: 08.00-09.30 WIB, sesi kedua: 09.15-10.45 WIB, sesi ketiga: 11.00-12.30 WIB, dan sesi keempat 14.00-15.30 WIB.
RAUDHAH- Resepsi Khataman santri/wati akhir KMI angkatan ke-33 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berlangsung di Gedung Serbaguna, Sabtu-Ahad, 27-28 April 2024. Pelaksanaan acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Resepsi ini dihadiri oleh pengurus badan wakaf, Pimpinan Pesantren, Direktur Pesantren, Asatidzah, wisudawan/wati angkatan ke-33, wali santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, santri/wati kelas 5 KMI dan segenap tamu undangan lainnya.
Selain itu, Acara ini juga disiarkan secara langsung melalu channel youtube resmi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Dimana dapat dilihat, alumni angkatan ke-33 tersebut berjumlah 532 santri/wati, dengan rincian: putra sebanyak 241 santri, dan putri sebanyak 291 santriwati. Selanjutnya Pimpinan Pesantren mengungkapkan bahwa ada sejumlah 79 orang diantara meraka dinyatakan lulus pada jalur SNMPTN dan 138 orang pada jalur PTKIN di berbagai Perguruan Tinggi Negeri.
Resepsi khataman alumni angkatan ke-33 dapat dikatakan berjalan dengan baik. Bermula dari pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan beberapa tertib acara lainnya. Semisal pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Oh Pondokku serta Mars Ar-Raudlatul Hasanah, kata-kata sambutan, pembacaaan Khutbatul Wada’, serah terima pendidikan dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kepada wali santri/wati, pembacaan SK beasiswa santri/wati kelas 6 yang berprestasi secara akademik dan non akademik, penyerahan cendera mata, pembacaaan janji alumni, menyanyikan lagu Hymne Oh Pondokku dan Terima Kasih Guruku, serta pengukuhan alumni KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Angkatan ke-32, dan ditutup dengan nasehat dari Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Berkaitan dengan peraih nilai tertinggi atau beasiswa akademik, terdapat lima santri/wati yang dinobatkan yakni:
“Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah Pesantren Tarbiyah Lilhayat, Pesantren penuh dengan Pendidikan, sebagai bekal masa depan dalam kehidupan. Pesantren telah memberikan banyak hal untuk mendidik santri/wati agar memiliki kesiapan jiwa dan raga dalam menjalani kehidupannya. Maka jagalah selalu dirimu dan juga nama baik almamatermu. Amalkan ilmu-ilmu yang telah kamu dapatkan sehingga atas izin Allah, engkau mendapatkan apa yang engkau impikan” Ujar Al-Ustadz KH. Solihin Adin, tatkala menyampaikan sambutan di penghujung acara.
RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melalui Seksi Perpustakaan dan Kajian menggelar acara Launching Buku Karya Santri dan Santriwati Kelas 6 KMI pada Rabu-Kamis, 24-25 April 2024. Acara ini berlangsung selama 2 jam yang dimulai pada pukul 20.30 WIB. Tempat pelaksanaannya pun terbagi menjadi dua yakni Masjid Lt. 2 dan Aula Pertemuan Fatimah Lt.3.
Alhamdulillah, dengan fasilitas yang tersedia dan perhatian terhadap keterampilan literasi santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mampu melahirkan penulis-penulis kreatif dengan karya-karya menarik. Ada yang menulis dengan kategori novel dan juga motivasi diri sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi diri dan para pembacanya.
Karya-Karya ini terlahir melalui proses yang panjang. Dimulai dari seleksi proposal tulisan puluhan santriwati kelas akhir KMI yang mendaftar, terpilihlah 21 santriwati yang siap berkomitmen menulis buku dalam jangka waktu 2 bulan. Kemudian dilanjutkan proses editing, sampai proses penerbitan dan pencetakan bekerjasama dengan Penerbit Selfietera Indonesia, Yogyakarta.
Menurut wawancara dengan al-Ustadz Iqbal Syafi’i selaku Kepala Seksi Perpustakaan dan Kajian, terdapat 21 penulis yang terdiri dari 17 santriwati dan 4 santri. Berikut daftar nama penulis beserta karya bukunya:
RAUDHAH- Sekitar kurang lebih 2 hari lagi, para santri/wati kelas 6 KMI akan diwisudakan. Namun, sebelum datangnya waktu tersebut seksi KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan ujian ibadah bagi mereka.
Ujian ibadah dilaksnakan pada Selasa, 23 April 2024/ 13 Syawal 1445 di tempat-tempat yang telah ditentukan. Ujian ini merupakan salah satu rentetan agenda atau syarat kelulusan bagi santri/wati kelas 6 KMI. Dimana, terdapat beberapa hal yang diujikan yakni perihal ibadah harian dan hafalan do’a. Sehingga ini juga menjadi bekal bagi mereka sebelum mengabdi ke masyarakat.
Selain itu, pembacaan khutbatul wada’ pun dilaksanakan tepat sehari setelah ujian ibadah. Khutbatul wada’ ialah ungkapan perpisahan yang terbangun dari unsur ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah serta menceritakan sekilas kisah perjalanannya selama menjadi santri di Pesantren. Khutbatul Wada’ pula ditulis dengan bahasa Arab dan sikap santun dalam penyampaian.
Para santri/wati diarahkan untuk menulis khutbatul wada’ secara benar dan baik yang meliputi dari bahasa maupun isinya. Setelah tahapan penulisan telah rangkum, mereka membacakannya di hadapan Ustadz/ Wali kelas dan teman-temannya.
Wali Kelas bertugas untuk menilai teks khutbatul wada’ yang terbaik di antara anak didiknya. Hal ini dilakukan agar santri yang memiliki teks terbaik akan diamanahkan untuk menjadi perwakilan teman-temannya dalam pembacaan khutbatul wada’ dalam resepsi khataman angkatan ke-33.