by Ar-Raudlatul Hasanah | Nov 2, 2024 | Berita
RAUDHAH– Kelompok studi biologi (putra) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan studi lapangan di luar kampus pada Jum’at, 2 November 2024/ 29 Rabi’ul Akhir 1446. Tempat produksi atau pabrik rumahan susu kedelai yang bermerek “H3SOY” menjadi tujuan studi mereka pada semester ganjil tahun pelajaran ini. Di mana, susu kedelai tersebut merupakan salah satu minuman yang dikonsumsi santri/wati Raudhah setiap pekannya.
Peserta kelompok studi biologi putra yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 32 santri, dibimbing juga dengan 5 Ustadz dan 3 Ustadzah. Mereka berangkat dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada pukul 08.45 WIB, dan sampai di tempat tujuan pada pukul 10.00 WIB. Di sana, pemilik pabrik rumahan susu kedelai “H3SOY” menyambut hangat kedatangan rombongan santri Raudhah.
Ramah tamah dan diskusi pun langsung dilaksanakan guna menambah wawasan ilmu dan pengetahuan santri perihal pembuatan susu kedelai, pengolahannya, sekaligus distribusinya.
“Pembuatan susu kedelai ini dibuat sebaik mungkin baik dari pemilihan bahannya, pengolahannya dan lainnya. Alhamdulillah setiap harinya, kami memproduksi sekitar 6000-8000 kemasan cup susu kedelai yang dikirim ke berbagai tempat dan daerah.” Ucap Pak Yudi Selaku pemilik rumah produksi susu kedelai “H3SOY”.
Selain memproduksi susu kedelai, pabrik rumahan tersebut memiliki usaha lainnya yaitu susu murni kambing sapera, yang mana kualitas jenis kambing tersebut berada di atas kambing etawa. Maka dari itu, Wakil Kepala Bidang, Ustadz Muhammad ilyas menyampaikan bahwa tujuan diadakannya studi lapangan ini agar santri mengetahui proses pengelolahan kedua jenis susu tersebut yaitu susu kedelai dan susu murni kambing.
Ia juga mengungkapkan:
“Kegiatan studi lapangan yang dilakukan oleh kelompok studi biologi Raudhah ini merupakan agenda tahunan secara rutin dan memiliki tujuan yang berbeda.”
Pukul 11.30 WIB, rombongan studi biologi Raudhah tersebut berpamitan dan melakukan sesi foto bersama dengan Pak Yudi seusai melihat secara langsung tempat pengelolahan rumah produksi tersebut. Ucapan terima kasih pun disampaikan oleh Ustadz Muhammad Ilyas kepada Pak Yudi yang telah menjelaskan dan menunjukkan proses pembuatan susu kedelai dan susu murni kambing sapera.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Oct 31, 2024 | Berita
RAUDHAH- Tim tapak suci Persatuan Silat Ar-Raudlatul Hasanah (PERSIRAH) meraih prestasi di kejuaraan Pencak Silat Se-Aceh dan Sumatera Utara (PERSIMU) Cup ke-16 2024, di Pesantren Modern Misbahul Ulum, Lhokseumawe, Aceh. Pada tahun ini, Pesantren tersebut diamanahkan menjadi tuan rumah PERSIMU Cup ke-16.
Kontingen Raudhah berangkat menuju ke Pesantren Modern Misbahul Ulum pada tanggal, 26 Oktober 2024/ 23 Rabi’ul Akhir 1446. Pertandingan babak pertama mereka mulai di hari Senin pagi (28/10) hingga melaju ke babak final di hari Rabu malam (30/10).
Kontingen Raudhah yang berjumlah 10 santri dan didampingi oleh 3 ustadz dan 1 pelatih berhasil membawa beberapa medali yang membanggakan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Di antaranya 3 medali emas, 1 medali perak, dan 1 medali perunggu. Tidak hanya itu jika diakumulatifkan penghargaan secara keseluruhan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendapat predikat sebagai juara umum ke-2 dengan poin 375.
Berikut nama-nama santri yang berprestasi di kejuaraan PERSIMU Cup ke-16 2024 di Pesantren Modern Misbahul Ulum:
- Hud Agus Salim, 6F, Tapanuli Selatan
- Zaky Fairuz, 4B, Tapanuli Selatan
- Al-Abid Roihan, 1R, Asahan
Rifqi Fauzan, 4F, Aceh Tenggara
Hafiz Ismail, 5A1, Pematang Siantar
Al-Abid Roihan, 1R, Asahan
Hud Agus Salim, 6F, Tapanuli Selatan
by Ar-Raudlatul Hasanah | Oct 31, 2024 | Berita
RAUDHAH- Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berhasil meraih prestasi pada First National Language Contest (NLC) 2024. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Pusat Bahasa (PUSBA) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Senin- Rabu, 21-23 Oktober 2024/ 18-20 Rabi’ul Akhir 1446. Melalui data PUSBA UMSU, jumlah peserta yang mengikuti NCL 2024 adalah 193 peserta dari 11 sekolah di Sumatera Utara.
Wakil Rektor III UMSU, Dr. Rudianto mengungkapkan bahwa adanya kegiatan ini menjadi refleksi sekaligus harapan agar seluruh peserta dapat meningkatkan kemampuan bahasanya. Ia juga berterimakasi kepada seluruh lembaga yang berpartisipasi dala event ini.
Berikut daftar para santriwati yang berhasil meraih prestasi pada lomba tersebut:
- Aditya Rahfly Fauzar, 6B, Labuhan Batu (juara 2 English Speech)
- Nadilla Zega, 5E, Nias (juara 1 Arabic Speech)
- Fitri Azkia, 6C, Binjai (Juara 3 Arabic Speech)
by Ar-Raudlatul Hasanah | Oct 27, 2024 | Berita
RAUDHAH – Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan agenda silaturahmi bersama seluruh wali santri/wati kelas 3 KMI. Agenda tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna pada Ahad, 27 Oktober 2024/ 23 Rabi’ul Akhir 1446.
Selain memperkenalkan kembali tentang Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah beserta seluruh aturan yang berlaku di Pesantren, pertemuan ini juga bertujuan membangun komunikasi yang intensif antara wali santri/wati dengan wali kelas. Di mana, mereka yang bertanggungjawab mengawal perkembangan santri dan santriwati yang ada di kelas, baik dari sisi akademik maupun disiplin sehari-hari.
Sebelum acara dimulai, irama band santri ditampilkan sebagai ucapan selamat datang dan menghibur para seluruh wali santri/wati yang sudah berdatangan mulai pukul 08.00 WIB. Kemudian, acara dibuka oleh pembawa acara dan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an serta diteruskan dengan sambutan oleh Direktur – Ustadz KH. Solihin Adin, S. Ag., MM. maupun presentasi oleh Wakil Direktur – Ustadz Carles Ginting, BHSc, M. I. Kom.
“Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mendesain pendidikannya secara syamil dan itu sangat mahal. Inilah yang menjadi bekal bagi anak-anak untuk menata dan menggapai masa depannya” Ucap Ustadz KH. Solihin Adin dalam sambutannya yang membuat para wali santri tertegun.
Ustadz Carles Ginting dalam presentasinya di hadapan seluruh wali santri/wati kelas 3 KMI mengungkapkan bahwa Pesantren menjadi tempat kaderisasi untuk umat yang dapat menjadikan dunia ini bernuansa nilai-nilai Islam. Ia juga menggambarkan dan menjelaskan bahwa beberapa arah tujuan Pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah kemasyarakatan, hidup sederhana, tidak berpartai dan menuntut ilmu karena Allah SWT.
“Harapan Raudhah kepada santri/wati yang telah menuntaskan pendidikannya di sini, ia bisa menjadi ‘alim/ah di bidangnya dan shaleh/ah di kehidupannya. Sehingga mereka selalu berbuat kebaikan untuk kemaslahatan umat.” Kata Ustadz Carles Ginting saat memberi presentasi pada acara tersebut.
Setelah acara seremonial selesai, acara dilanjutkan dengan tatap muka dan silaturahim antara wali santri/wati dengan wali kelas masing-masing.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Oct 24, 2024 | Berita
RAUDHAH- Rabu, 23 Oktober 2024/ 20 Rabi’ul Akhir 1446, Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam Gontor bekerja sama dengan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar Workshop terkait tantangan pemikiran secara online (Zoom Meeting). Workshop ini diisi oleh pemateri dari mahasiswa PKU UNIDA Angkatan ke-18.
Ada 3 pemateri Workshop yang dihadirkan dalam acara ini. Pertama, May Novita Astri, S.Pd. dengan judul Ta’dib dan Tarbiyah: Analisis Pemikiran Syed Muhammad Naquib Al-Attas dan Abdullah Sahin tentang Pendidikan Islam. Kedua, Siti Fatimah Sari, S. Ag dengan judul “Konsep Jiwa Ibn Al-Qayyim dan Implikasinya Bagi Penanganan Anxiety Disorder”. Ketiga, Sentia Rahmadani, S.Tr.T dengan judul Ruang Digital dan Fenomena Keterasingan Manusia: Mendudukan Kembali Hubungan Manusia–Teknologi Berdasarkan Pandangan Alam Islam.
Selama kegiatan workshop pemikiran dan peradaban Islam ini berlangsung, seluruh pesarta yang mengikutinya begitu semangat dan antusias. Hasilnya, banyak pertanyaan yang muncul dan melahirkan ruang diskusi ilmiah dengan baik.
Mengenal secara singkat tentang Program Kaderisasi Ulama (PKU) Universitas Darussalam Gontor:
Program Kaderisasi Ulama (PKU) Gontor, pada mulanya dicanangkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dalam rangka memperkuat dan mendukung Fatwa Majelis Ulama Nomor: 7/Munas VII/MUI/II/2005 Tentang Pluralisme, Liberalisme, dan Sekulerisme Agama. Namun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak menemukan lembaga yang siap menjadi penyelenggara program ini. Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor) yang menjabat sebagai Ketua MUI Pusat bidang pendidikan, menyatakan siap menjadi penyelenggara. MUI akhirnya menyetujui dan sepakat agar Program Kaderisasi Ulama tersebut diselenggarakan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor kemudian menunjuk Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS), salah satu lembaga riset di Universitas Darussalam, sebagai pelaksana.
Akhirnya, dengan rahmat dan karunia Allah, pada tanggal 4 April 2008 Program Kaderisasi Ulama resmi dibuka. Program ini dibuka oleh Menteri Agama Republik Indonesia Dr. K.H. Maftuh Basyuni, S.H. dan disaksikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia K.H. Khalil Ridwan, Ketua MPR Dr. Hidayat Nurwahid dan para ulama. Adapun peresmian gedung Program Kaderisasi Ulama dilakukan oleh Syeikh al-Azhar (1996-2010) Dr. Muhammad Sayyid Tantawi, dan Ketua Rabitat al-Jamiat al-Islamiyah Prof. Dr. Ja’far Abdussalam.
Semoga Program ini terus berkembang dan menjadi teras peradaban Islam dalam menghadapi tantangan zaman.