Kunjungan dan Silaturahmi Tim Stasiun TVRI Sumut

Kunjungan dan Silaturahmi Tim Stasiun TVRI Sumut

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kunjungan rombongan Tim TVRI Sumatera Utara pada Selasa, 15 Oktober 2024/ 11 Rabi’ul Akhir 1446. Rombongan tersebut terdiri dari Kepala Stasiun TVRI Sumut -Tachrizal, Kepala Sub. Bagian Tata Usaha TVRI Sumut – Muhyin, Ketua Bagian Program TVRI Sumut – Rachmi Rita, Produser TVRI Sumut, Ali Safran dan Irna Hartati.

Mereka hadir di Raudhah tepat pukul 14.50 WIB, kemudian diarahkan ke ruangan Kedirekturan guna pelaksanaan ramah tamah bersama Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Tachrizal selaku Kepala Stasiun TVRI Sumut sekaligus ketua rombongan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Hal ini dikarenakan dukungan dan bantuan Raudhah dalam menyukseskan salah satu acara mereka tahun ini yaitu Akademi Da’i Cilik se-Sumatera Utara 2024.

Sembari menikmati hidangan yang disiapkan, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dan Rombongan yang hadir saling bertukar pikiran tentang digital sebagai alat dakwah. Hingga akhirnya, ramah tamah tersebut ditutup dengan sesi foto bersama.

 

GURU RAUDHAH MENGIKUTI PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL

GURU RAUDHAH MENGIKUTI PELATIHAN JURU SEMBELIH HALAL

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengutus salah satu guru untuk mengikuti pelatihan juru sembelih halal yang diadakan oleh Bank Indonesia bersama MUI Sumut. Ia adalah Ustadz Azmi Rauf Hasibuan.

Acara ini diadakan pada Senin, 14 Oktober 2024/ 10 Rabi’ul Akhir 1446 di Gaharu Room lantai 2 Grand City Hall Hotel, Medan. Di mana, peserta yang mengikuti acara ini adalah seluruh utusan Pesantren se-Sumatera Utara yang mendapat undangan resmi.

Pukul 08.00 WIB, acara pun dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan do’a bersama guna mengambil keberkahan dari Sang Maha Kuasa. Kemudian, acara dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari Direktur LPPOM Provinsi Sumatera Utara – H. Basyaruddin, Ketua MUI Sumatera Utara – H. Maratua Simanjuntak, dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara – Yura Djalins.

Dalam acara ini pula, terdapat empat materi yang dihadirkan untuk seluruh peserta pelatihan juru sembelih halal tersebut. Materi-materi tersebut ialah; pertama: Penyembelih menurut syariat Islam, kewajiban ibadah oleh H. A. Sanusi Luqman (Ketua Bidang Komisi Fatwa). Kedua: Pentingnya juru sembelih halal: Kesehatan hewan, higine dan sanitasi, kesejahteraan hewan, dan periksaan fisik hewan oleh H. Basyaruddin (Direktur LPPOM MUI Sumut).

Ketiga: Sistem jaminan halal RPH/RPU (HAS 23000), koordinasi kerja oleh Ricky Andi Syahputra (Auditor Nasional LPPOM MUI Sumut). Keempat: Persiapan dan pelaksanaan penyembelihan, kesiapan hewan, teknik penyembelihan,  dan kelayakan proses penyembelihan oleh Irwansyah (Komisi Fatwa MUI Sumut).

Selepas pemberian materi-materi, tentunya seluruh peserta mendapatkan ilmu dan wawasan perihal juru sembelih halal. Guna mengukur dan memperkuat pemahaman seluruh peserta, mereka diarahkan praktik langsung tentang apa yang di dapatkan dalam forum tadi. Mereka melakukan praktiknya di belakang Kantor Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara hingga pukul 16.00 WIB, yang dilanjutkan dengan penutupan acara.

Ngaji Literasi Bersama J.S. Khairen

Ngaji Literasi Bersama J.S. Khairen

RAUDHAH – Tahun lalu, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah telah mendatangkan penulis nasional terbaik yaitu Ahmad Rifa’i Rif’an. Ia terkenal sebagai penulis yang telah melahirkan buku-buku inspirasi bagi masyarakat di Indonesia.

Kini, Raudhah kembali menghadirkan salah satu penulis terbaik saat ini. Penulis tersebut adalah J.S. Khairen yang terkenal dengan karya-karyanya seperti Dompet Ayah Sepatu Ibu, Bungkam Suara, Kami Bukan Sarjana Kertas dan lainnya.

Ia datang ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada pukul 09.00 WIB, Kamis, 10 Oktober 2024/ 6 Rabi’ul Akhir 1446. Lalu, Ia memberikan motivasi dihadapan santriwari kelas 3 Intensif, 4 dan 6 KMI di Aula Pertemuan Gedung Fatimah Lt.3. Selama 2 jam penuh untaian kata terucap darinya yang penuh makna perihal bagaimana menjadi penulis yang baik dan tekun.

J.S. Khairen dikenal sebagai penulis keturunan minang, Padang. Lebih-lebih pada tahun 2024 ini, ia berhasil meraih predikat sebagai penulis terbaik IKAPI award. Maka dari itu, kehadirannya diharapkan dapat menumbuhkan daya tarik seluruh santriwati dalam pengembangan bakat literasi mereka.

Terlihat jelas kepuasan dan kegembiraan dari raut wajah peserta yang menyimak penyampaian J.S. Khairen tentang kepenulisan. Hal inilah yang membuat J.S. Khairen memberikan motivasinya dengan penuh semangat dan berharap anak-anak kelak dapat mengikuti jejaknya menjadi penulis nasional terbaik.

“Semoga 10 tahun ke depan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dapat melahirkan penulis-penulis terbaik nasional.” Ucap J.S.Khairen dalam wawancaranya bersama Humas dan Dokumentasi Pesantren.

Ia juga memberikan tips bagaimana kita melatih daya literasi. Di antaranya adalah membaca buku sebulan minimal 2 buku yang terdiri dari buku ilmiah dan fiksi. Menulis itu indah dan menyasyikkan.

 

 

Pertandingan persahabatan cabang olahraga bola voli antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan SMA Plus Taruna Akterlis Medan

Pertandingan persahabatan cabang olahraga bola voli antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan SMA Plus Taruna Akterlis Medan

RAUDHAH- Pertandingan persahabatan cabang bola voli antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan SMA Plus Taruna Akterlis Medan terjadi pada Rabu, 9 Oktober 2024/ 5 Rabi’ul Akhir 1446.

Agenda yang terlaksana di Lapangan Bola Voli Raudhah ini merupakan pertandingan pertama yang dibuat oleh Musyrif Olahraga pada Tahun Pelajaran 2024-2025. Tujuannya adalah untuk melihat perkembangan kemampuan, mengukur kekuatan Tim Bola Voli Santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, dan memotivasi mereka untuk lebih baik kedepannya.

Pertandingan ini berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan. Di mana, Tim Ar-Raudlatul Hasanah yang mengenakan pakaian berwarna hijau bermain dengan penuh semangat. Namun, lawan yang memiliki pengalaman berhasil meladeni permainan Tim Raudhah.

Hasilnya, Tim Raudhah harus mengakui keunggulan dari Tim SMA Plus Taruna dengan skor 1-4. Pada set ketiga, Tim Raudhah berhasil meraih kemenangan dengan perbedaan 3 poin yaitu 25-23. Lalu, mereka takluk di set pertama, kedua, keempat, dan kelima dengan skor yang tidak jauh dari lawan.

Pelatih bola voli santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Coach Sudirman menyatakan kepuasannya terhadap apa yang ditampilkan oleh anak-anak asuhnya. Meskipun kemenangan belum dapat diraih, ia berharap mereka dapat mengambil pengalaman dan pelajaran agar selalu bersungguh-sungguh dalam latihan. Menurutnya, tidak ada prestasi yang dihasilkan tanpa adanya latihan yang tekun.

(more…)

Raudhah Bekali Santri/wati Kelas 6 KMI Dengan Praktik Manasik Haji

Raudhah Bekali Santri/wati Kelas 6 KMI Dengan Praktik Manasik Haji

RAUDHAH- Seksi Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) baru saja mengadakan praktik Manasik Haji pada Senin, 7 Oktober 2024/ 3 Rabi’ul Akhir 1446. Hal tersebut merupakan agenda tahunan yang wajib diikuti oleh seluruh santri/wati kelas 6 KMI. Sebanyak 17 ustadz/ah disertakan untuk membimbing 534 santri/wati secara berkelompok, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan kondusif dan khidmat.

Kelompok Manasik haji disesuaikan berdasarkan kelas masing-masing, dimana setiap kelas akan dipandu oleh seorang ustadz/ah. Manasik haji 2024 dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi Medan yang didesain menjadi 2 gelombang.

Gelombang pertama diadakan pukul 08.00-10.30 WIB, sedangkan gelombang kedua diadakan pula pukul 14.00- 15.30 WIB. Persiapan dari kegiatan tersebut juga bisa dibilang sangat matang. Hal ini dikarenakan asrama haji tersebut memiliki fasilitas yang lengkap. Semisal miniatur Ka’bah, bukit Shofa, Marwah, Muzdalifah, sampai tempat melempar Jumrah pun tidak luput dari perhatian. Meskipun demikian, peran panitia pembekalan kelas 6 KMI juga sangat baik dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Para peserta Manasik benar-benar merasa seperti tengah melaksanakan ibadah Haji di tanah suci. Bahkan, beberapa dari mereka juga diwajibkan memakai pakaian Ihram selama berlangsungnya kegiatan manasik.

Metode learning by doing atau belajar sambil melakukan benar-benar efektif dalam pelaksanaan Manasik Haji ini. Hingga, pemahaman santri akan pelajaran tidak terbatas dengan membayangkan saja, namun diikuti dengan mencoba mempraktikkannya di kehidupan nyata.

Dokumentasi Kegiatan:

Chat Via WhatsApp