by Ar-Raudlatul Hasanah | Jun 19, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah 2 Lumut resmi membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Raudhah melalui kegiatan sosialisasi dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para petugas yang telah ditetapkan pada Kamis, 11 Juni 2026. Pembentukan UPZ tersebut menjadi langkah strategis pesantren dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih terorganisir, transparan, dan amanah.
Kegiatan yang berlangsung tidak hanya menjadi momentum administratif, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para santri mengenai pentingnya peran UPZ Raudhah dalam kehidupan bermasyarakat. Para santri diajak memahami bahwa zakat, infak, dan sedekah merupakan instrumen penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta menjadi salah satu solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi umat.
Lebih dari sekadar pengelolaan dana, UPZ Raudhah Lumut diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada seluruh warga pesantren. Pendidikan karakter melalui praktik filantropi Islam ini menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi santri yang dermawan, empati terhadap sesama, dan peka terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan pentingnya membangun budaya berinfak secara rutin di kalangan guru dan santri. Kebiasaan berbagi yang ditanamkan sejak masa pendidikan di pesantren diharapkan dapat terus melekat dan menjadi bekal berharga ketika para santri terjun ke tengah masyarakat nantinya.
Sebagai bentuk legalitas dan penguatan kelembagaan, Surat Keputusan (SK) diserahkan kepada para petugas UPZ Raudhah Lumut yang akan mengemban amanah dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana umat. Dengan struktur kepengurusan yang jelas, pengelolaan dana ZIS diharapkan dapat berjalan lebih profesional, akuntabel, serta tepat sasaran sesuai dengan prinsip-prinsip syariat dan tata kelola yang baik.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jun 15, 2026 | Berita
RAUDHAH — Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Ujian Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026, santri dan santriwati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah resmi memasuki masa liburan semester. Masa liburan tersebut dimulai pada Ahad, 14 Juni 2026/28 Dzulhijjah 1447.
Suasana kepulangan para santri sebenarnya telah terasa sejak Sabtu malam (13/6). Sebagian santri dan santriwati lebih dahulu kembali ke kampung halaman melalui rombongan konsulat daerah, sebagaimana sistem perpulangan yang telah diterapkan pada liburan Ramadhan sebelumnya. Gelombang pertama ini melibatkan beberapa konsulat, di antaranya Asahan, Labuhan Batu, Aceh Tenggara, Tapanuli Selatan, Aceh, Aceh Singkil, Dairi, dan Siantar.
Pada keesokan harinya, Ahad (14/6), halaman Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dipadati oleh kendaraan para wali santri yang datang untuk menjemput putra-putri mereka. Meskipun terjadi peningkatan arus kendaraan, proses perpulangan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, diiringi suasana penuh kebahagiaan dari para santri dan keluarga.
Pihak pesantren juga telah menetapkan jadwal kembalinya santri dan santriwati untuk memulai aktivitas pendidikan pada semester berikutnya. Santri kelas 5 KMI dijadwalkan kembali pada 20 Juni 2026. Sementara itu, santri yang akan naik ke kelas 5 akan kembali pada 1 Juli 2026. Adapun santri yang naik ke kelas 2, 3, 3 Intensif, dan 4 dijadwalkan masuk kembali ke pesantren pada 5 Juli 2026.
Lebih dari sekadar masa beristirahat, liburan semester merupakan bagian dari proses pendidikan di pesantren. Momentum ini diharapkan menjadi sarana bagi para santri untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, mempererat hubungan dengan keluarga, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dalam etiket liburan yang telah disampaikan oleh pihak pesantren, seluruh santri dan santriwati diingatkan agar senantiasa menjaga ibadah, menghormati orang tua dan keluarga, berakhlak mulia, serta aktif dalam berbagai kegiatan yang bernilai positif dan bermanfaat.
Sebagaimana pesan para asatidz, liburan bukanlah waktu untuk bermalas-malasan, melainkan kesempatan untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepesantrenan, memperkuat karakter, dan menunjukkan jati diri sebagai santri Ar-Raudlatul Hasanah yang senantiasa menjadi teladan dan menebarkan kebaikan di mana pun berada.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jun 13, 2026 | Berita
RAUDHAH — Seluruh santri kelas 1–5 KMI berkumpul di Masjid Pesantren, sementara santriwati kelas 1–5 KMI mengikuti kegiatan di Gedung Fatimah Lantai 3 guna mendengarkan arahan etiket dari para ustaz dan ustadzah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 12–13 Juni 2026 M bertepatan dengan 26–27 Dzulhijjah 1447 H.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Pesantren Ustadz KH. Miftakhuddin, M.M., Wakil Direktur Pesantren Ustadz Carles Ginting, BHSc., M.I.Kom., para kepala bidang, seluruh ustadz/ustadzah, serta santri dan santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
Kuliah umum etiket menjelang masa liburan ini merupakan sunnah dan tradisi yang senantiasa dijaga di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Melalui kegiatan tersebut, para santri/wati diberikan pembekalan berupa nilai-nilai akhlak, adab, serta tata krama islami sebagai bekal ketika kembali berinteraksi di tengah masyarakat.
Di lingkungan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, istilah etiket merujuk pada pedoman perilaku, sopan santun, dan tata krama islami yang wajib diterapkan oleh setiap santri. Istilah ini juga erat kaitannya dengan “Etiket Perpulangan”, yaitu pembinaan akhlak dan adab yang diberikan kepada santri/wati sebelum memasuki masa liburan.
Secara bahasa, etiket merupakan kata serapan dari Bahasa Prancis, étiquette, yang telah dibakukan dalam Bahasa Indonesia. Istilah tersebut merujuk pada aturan sopan santun, tata cara pergaulan, serta perilaku yang baik, pantas, dan beradab dalam kehidupan sosial.
Adapun materi yang disampaikan dalam kuliah umum etiket liburan meliputi sikap bijak dalam menggunakan gawai elektronik (gadget) selama masa liburan, adab bertamu dan menerima tamu, adab bepergian serta tata cara melaksanakan shalat ketika safar, hingga adab berpakaian dan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri/wati tetap menjaga identitas dan akhlak kepesantrenan di mana pun berada, serta mampu menjadi teladan yang baik di tengah keluarga dan masyarakat selama masa liburan berlangsung.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jun 6, 2026 | Berita
RAUDHAH – PAUD Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar khataman siswa dan siswinya pada Jumat, 6 Juni 2026/20 Dzulhijjah 1447 H. Acara yang diprakarsai oleh Seksi Pendidikan Luar Pesantren ini berlangsung khidmat dan semarak di Aula Hafsah Lantai 3.
Kegiatan khataman kali ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa/i PAUD, seperti tari-tarian hingga pembacaan janji siswa yang menyentuh hati. Puncaknya, setiap siswa/i menerima piagam kelulusan sebagai simbol resmi telah menyelesaikan pendidikan di PAUD Ar-Raudlatul Hasanah.
Setelah acara resmi usai, suasana berubah menjadi haru dan bahagia saat para wali murid mengabadikan momen bersama anak-anak mereka, sebagai kenang-kenangan berharga dalam perjalanan pendidikan awal anak.
Pada tahun ini, sebanyak 17 siswa/i dinyatakan lulus dari PAUD Ar-Raudlatul Hasanah, yaitu:
1. Ahmad Taqiy Dzakir
2. Ahmad Habibie Al Amin Hasibuan
3. Ahmad Faris Maulana
4. Ahmad Mu’azza Mubarak
5. Athaya Dhia Malik
6. Aufa Rizqi Syakira
7. Fadia Andini Hasibuan
8. Gad El Haq Hidayat
9. Hilman Hafizh Alfarizqi
10. Ibrahim Umair Harahap
11. Kayyisah Rabbani
12. Khadijah Akifah Siregar
13. Muhammad Arazka Fawwaz
14. Nahla Azura Zain Siregar
15. Razka Hamiz Zayyan
16. Ryuichi Aldwayne Tarigan
17. Yeni Afriyanti Br Tarigan
Semoga ilmu dan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di PAUD Ar-Raudlatul Hasanah menjadi bekal berharga dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta tumbuh menjadi generasi yang saleh, cerdas, dan berakhlakul karimah.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jun 2, 2026 | Berita
RAUDHAH — Keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kehadiran KH. Ali Akhmadi, MA., pada Senin, 1 Juni 2026 M bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Kunjungan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hayah, Jakarta Timur tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah serta bertukar pengalaman dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Badan Wakaf dan Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memaparkan sejarah berdirinya pesantren, perkembangan yang telah dicapai hingga saat ini, serta visi dan misi yang menjadi arah perjuangan lembaga.
KH. Ali Akhmadi yang dikenal sebagai seorang hafiz Al-Qur’an dan telah mengkhatamkan Al-Qur’an lebih dari 1.700 kali turut berbagi pengalaman dan pandangan mengenai pentingnya membangun generasi Qurani yang memiliki keilmuan, akhlak, serta semangat pengabdian kepada umat.
Dalam penyampaiannya juga, beliau mengibaratkan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai sebuah kapal yang tengah berlayar menuju surga. Menurutnya, nama Ar-Raudlatul Hasanah yang bermakna taman kebahagiaan atau taman surga mengandung cita-cita yang harus terus dijaga oleh seluruh keluarga pesantren. Beliau kemudian mengaitkan makna tersebut dengan firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d ayat 23:
“Yaitu surga-surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang yang saleh dari nenek moyang mereka, pasangan-pasangan mereka, dan keturunan mereka, sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu.” (QS. Ar-Ra’d: 23)
Melalui penjelasan ayat tersebut, KH. Ali Akhmadi mengingatkan pentingnya menjaga istiqamah dalam menuntut ilmu, berdakwah, dan beramal saleh agar perjalanan panjang yang ditempuh dapat bermuara pada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Rangkaian kunjungan semakin bermakna ketika beliau menyampaikan tausiah di hadapan seluruh santri dan santriwati. Tausiah tersebut sarat dengan motivasi untuk memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an, meningkatkan semangat belajar, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi keluarga besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan tersebut juga menghadirkan inspirasi, motivasi, dan semangat baru dalam melanjutkan perjuangan dakwah serta pengabdian di bidang pendidikan Islam.