Raudhah Terima Kunjungan Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh

Raudhah Terima Kunjungan Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menerima kunjungan silaturahmi dari Pesantren Modern Al-Zahrah, Bireuen, Aceh, pada Ahad, 3 Mei 2026. Rombongan yang dipimpin oleh Tgk. H. M. Fadhil Rahmi, Lc., M.Ag., hadir bersama 6 guru dan 65 santri dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust. KH. Miftakhuddin, M.M., menyampaikan secara langsung profil, arah perjuangan, serta sistem pendidikan pesantren. Beliau menegaskan bahwa Ar-Raudlatul Hasanah merupakan lembaga wakaf umat yang “berdiri di atas dan untuk semua golongan”, serta berfungsi sebagai lapangan perjuangan, bukan sekadar tempat mencari penghidupan.

Lebih lanjut, beliau memaparkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter secara menyeluruh. “Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dialami santri sehari-hari harus mengandung unsur pendidikan,” menjadi salah satu prinsip utama dalam pembinaan santri.

Dalam penjelasannya, Beliau juga menekankan pentingnya sistem Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) yang mengintegrasikan 100% pelajaran agama dan 100% pelajaran umum. Sistem ini telah terbukti mampu melahirkan alumni yang unggul, berakhlak, serta siap berkhidmat di tengah masyarakat.

Pihak rombongan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan hangat dari Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, serta berharap kunjungan ini dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan pendidikan di lembaga mereka. Kemudian, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol ukhuwah dan kebersamaan.

 

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme

Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyambut hangat kunjungan K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs, pada Selasa, 28 April 2026. Kehadiran beliau dalam rangka menjadi narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Tata Kelola Pesantren Berbasis Nilai dan Profesionalisme.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut diikuti oleh Direktur, para Kepala Bidang, dan Ustadz/ah lainnya. Dalam pemaparannya, K.H. Hadiyanto Arief yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, menekankan pentingnya tata kelola pesantren yang kokoh, adaptif, dan berorientasi pada nilai.

Beliau menjelaskan bahwa kestabilan pesantren bertumpu pada tiga inti utama, yaitu tujuan yang harus tetap sama dan tidak berubah, keterbukaan dalam pengelolaan, serta kepemimpinan yang konsisten. Ketiga aspek ini menjadi fondasi dalam menjaga arah dan keberlangsungan lembaga pendidikan pesantren

Lebih lanjut, beliau menyoroti bahwa Kurikulum KMI Pesantren Modern merupakan kurikulum yang sangat bernilai karena mampu membentuk karakter sekaligus kapasitas intelektual santri secara seimbang.

Dalam perspektif keilmuan, beliau menguraikan tiga pilar penting dalam membangun intelektual santri, yaitu:

Nahwu Shorof sebagai dasar memahami makna (grammar), Mantiq sebagai sarana berpikir lurus (logic), dan Balaghah sebagai kemampuan berkomunikasi secara elegan (rhetoric).

Selain konsep inti, beliau juga menjelaskan pentingnya menjaga keseimbangan melalui konsep “tepi”, yaitu faktor-faktor pendukung yang dinamis. Di antaranya adalah sumber daya manusia yang terus berganti dan membawa semangat baru, pertumbuhan organik yang terkontrol bukan ekspansi tanpa kendali, serta kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan perubahan atau disruptive accident.

Kegiatan FGD ini menjadi momentum penting dalam memperkuat wawasan dan komitmen pengelola pesantren terhadap tata kelola yang profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepesantrenan. Diharapkan, hasil dari diskusi ini dapat menjadi pijakan dalam pengembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan.

Olimpiade KMI 2026, Ajang Asah Intelektual Santri dan Santriwati

Olimpiade KMI 2026, Ajang Asah Intelektual Santri dan Santriwati

RAUDHAH – Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI) kembali melaksanakan agenda tahunan di bidang intelektual melalui kegiatan bertajuk “KMI Olympiad 2026”. Kompetisi ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas santri dan santriwati dari kelas 1 hingga 5 KMI.

Dalam ajang ini, para peserta beradu kemampuan dalam bidang keilmuan dan pengetahuan, serta bersaing untuk meraih prestasi terbaik di setiap cabang perlombaan yang telah ditentukan.

Olimpiade KMI 2026 membagi peserta ke dalam dua golongan, yaitu tingkat junior (kelas 1 hingga 3) yang melombakan bidang Hisab, Bahasa Arab, dan IPA, serta tingkat senior (kelas 3 intensif, 4, dan 5) dengan bidang Fiqih, Kimia, dan Geografi.

Rangkaian kegiatan olimpiade dimulai sejak babak seleksi pertama pada 14 April 2026 yang bertepatan dengan 25 Syawal 1447 H, kemudian dilanjutkan dengan seleksi kedua pada 18 April 2026 yang bertepatan dengan 29 Syawal 1447 H. Adapun babak final dilaksanakan pada Senin hingga Selasa, 27–28 April 2026 yang bertepatan dengan 8–9 Dzulqa’dah 1447 H.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri dan santriwati dapat semakin termotivasi untuk mengasah serta mengembangkan kecerdasan intelektualnya. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana dalam melatih mental kompetitif dan semangat juang untuk meraih prestasi.

Berikut daftar pemenang Olimpiade KMI 2026:

Kategori Putra:

Hisab

Juara 1: Ibrahim Ahmad Nasution (3B)

Juara 2: Rafif Armani (3B)

Juara 3: Ammar Muhammad Abduh (2B)

Juara 4: Zianovic Zarti Zanata (3F)

Juara 5: Akhtar Suwardi (3B)

 

Bahasa Arab

Juara 1: Guna Rizky Bariz Angkat (1 Int B)

Juara 2: Irzy Syah Reza (3B)

Juara 3: Rizky Abdul Habyb Nasution (1 Int B)

Juara 4: Mouzy El-Firdausy (1 Int B)

Juara 5: Muhammad Jihad Islam El-Salamy (3B)

 

IPA

Juara 1: Kelompok 1: Hafiz Khadafi Ginting (3H), Rifqi Rabbani Dalimunthe (3B)

Juara 2: Kelompok 4: Ramadhan Samosir (3H), Zhilal Faqih (2B)

Juara 3: Kelompok 2: M. Adin Alfarizi (3B), Laksamana Fikri (3H)

Juara 4: Kelompok 3: Aditya Firmansyah (3L), M. Naufal Adinata (3J)

 

Fiqih

Juara 1: Nafees Al Wafi Ginting (5J)

Juara 2: Salman Hady (5B)

Juara 3: Rizky Aditya Maulana

Juara 4: M. Ikrar Pratama (5B)

Juara 5: Ahmad Ozli Sembiring (5L)

 

Kimia

Juara 1: Ahmad Fauzan (5B)

Juara 2: Nabhan Afiyah Tsaqib (5F)

Juara 3: Elfandy Ibrahim Tanjung (4D)

Juara 4: Dziban Alfaiq (5B)

Juara 5: Moh. Alfa Rizzi (4D)

 

Geografi

Juara 1: Gibran Fathirriansyah (5L)

Juara 2: Muhammad Reda (4B)

Juara 3: Alif Ibrahim Al Rasyid (3 Int D)

Juara 4: Zakhwan Khalis (5L)

Juara 5: Myolan Febrino Hutagaol (3 Int D)

 

Kategori Putri:

Hisab

Juara 1: Syarifah Haura (3C)

Juara 2: Siti Nur Fadhila (1XC)

Juara 3: Putri Haryati Bancin (1C)

Juara 4: Naira Almira (2E)

Juara 5: Nadhifah Azizah (2C)

 

Bahasa Arab

Juara 1: Kenisha Zhafira Andini (3C)

Juara 2: Ikhtira Nabila (1XC)

Juara 3: Lira Zhaafirah (3C)

Juara 4: Alya Khalishah (3C)

Juara 5: Nadia Syafa Safitri (1XC)

 

IPA

Juara 1: Kelompok 4: Almahira Nada Zalfa (3E), Azalea Natifa (1C)

Juara 2: Kelompok 3: Hulwah Nabila (3C), Nabila Najmi (2C)

Juara 3: Kelompok 2: Najla Syahira (3G), Humaira Aulia (2C)

Juara 4: Kelompok 1: Amira Hana (1C), Alghina Balqis (1K)

 

Fiqih

Juara 1: Meutya Intan (5A2)

Juara 2: Sri Atika Zuhra (5C)

Juara 3: Raisa Adlina Firjani (5A2)

Juara 4: Siti Aisyah Sabrina Lubis (5C)

Juara 5: Nayyara Arifa Azmi (5K)

 

Kimia

Juara 1: Balqis Mahira Hasibuan (5K)

Juara 2: Fathiah Qeivyza (5K)

Juara 3: Fahira Alhusna (5G)

Juara 4: Indah Mutia Hasibuan (5K)

Juara 5: Azzura Ginting (5K)

 

Geografi

Juara 1: Juwita Rahmi Delvinayah Br. Manik (5E)

Juara 2: Bulghaturrizqi Ghalin Pasaribu (5E)

Juara 3: Nazwa Fitria Salsabilla (5C)

Juara 4: Dini Amirah Luthfi (5G)

Juara 5: Maulida Rahma (5E)

MQK 2026: Ajang Uji Kemampuan Bahasa dan Pemahaman Kitab Santri

MQK 2026: Ajang Uji Kemampuan Bahasa dan Pemahaman Kitab Santri

RAUDHAH – Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas bahasa Arab santri, Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) bagi seluruh santri dan santriwati. MQK ini merupakan salah satu agenda pesantren yang dirancang pada tahun pelajaran 2025/2026.

Perlombaan tersebut dilaksanakan secara bergantian antara putra dan putri pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di ruang Perpustakaan Gedung Cordova. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka langsung oleh Wakil Direktur, Ustaz Carles Ginting, B.HSc., M.I.Kom.

Seusai pembukaan, seluruh peserta menuju ke tempat yang telah ditentukan sesuai dengan cabang masing-masing. Terdapat empat cabang perlombaan yang dipertandingkan, yaitu tafsir, akhlak, hadis, dan fiqih. Para penguji dalam ajang ini merupakan para ustaz alumni Timur Tengah, seperti Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Islam Madinah. Hal ini semakin mendorong para peserta untuk mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi kemampuan bahasa maupun pemahaman terhadap kitab yang dipelajari.

Pada pukul 12.00 WIB, para juri telah merangkum hasil penilaian, yang kemudian diumumkan oleh Seksi Perpustakaan dan Kajian (Puskaji) selaku panitia pelaksana di hadapan seluruh peserta.

Adapun nama-nama pemenang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) 2026 Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah sebagai berikut:

Kategori Putra

Cabang Fiqih

Juara 1: Syaifullah (5A1)

Juara 2: Ahsan Fadhlin Ramadhan (4D)

Juara 3: Rahman Sah Rambe (5B)

 

Cabang Tafsir

Juara 1: Dwi Ugika Wisnu Ramadhan (5A1)

Juara 2: Angga Gustan Simatupang (5A1)

Juara 3: M. Ikrar Pratama (5B)

 

Cabang Hadis

Juara 1: Amiruzaky (5B)

Juara 2: Muhammad Fakhri Azizi (3XB)

Juara 3: Raffi Maulana Ikhsan (5B)

 

Cabang Akhlak

Juara 1: Salman Hady (5B)

Juara 2: Nafiis Muhammad Sholeh B (5A1)

Juara 3: Abrar Fajar Alif (5F)

 

Cabang Akhlak (Kategori Shighar)

Juara 1: Muhammad Jihad Islam El Salamy (3B)

Juara 2: Mumtazul Ula Ahmad (3D)

Juara 3: Irzi Syahreza (3B)

 

Kategori Putri

Cabang Fiqih

Juara 1: Alya Ameelia (5C)

Juara 2: Sri Atika Zuhra (5C)

Juara 3: Azra Afifah (5C)

 

Cabang Tafsir

Juara 1: Nurfahijjah Khairunnisa (5C)

Juara 2: Al-Fath Arrizka (3 Int C)

Juara 3: Oriza Sativa (5A2)

 

Cabang Hadis

Juara 1: Raisa Adlina (5A2)

Juara 2: Balqis Mahira (5C)

Juara 3: Putri Dwi Handayani (3 Int C)

 

Cabang Akhlak

Juara 1: Nazwa Zhalfa (5C)

Juara 2: Nazwa Fitria (5C)

Juara 3: Fitri Sinamo (5C)

 

Cabang Akhlak (Kategori Shighar)

Juara 1: Alia Sophia (3E)

Juara 2: Reva Carrisa (3E)

Juara 3: Nila Assyifa (3C)

 

 

Raudhah Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris melalui Kolaborasi dengan Cambridge English

Raudhah Perkuat Kompetensi Bahasa Inggris melalui Kolaborasi dengan Cambridge English

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang Bahasa Inggris. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan Wakil Direktur pesantren, Ust. Carles Ginting, bersama para guru Bahasa Inggris dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Cambridge English Indonesia bekerja sama dengan Mentari Group pada Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung dalam dua sesi ini diperuntukkan bagi guru Bahasa Inggris serta pimpinan sekolah. Para peserta memperoleh wawasan terkini dalam metode pengajaran, di antaranya konsep Teaching with Impact serta pengenalan Cambridge Life Competencies yang mencakup kemampuan critical thinking, creative thinking, communication, collaboration, learning to learn, dan social responsibility.

Momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan kerja sama antara Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah dan Mentari Group dalam program Cambridge English Qualification (CEQ). Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Direktur pesantren, Ust. Carles Ginting, bersama Executive Director Mentari Group, Djuni Rimba.

Kerja sama ini mencakup berbagai program strategis, mulai dari pelatihan berjenjang bagi para guru, pelaksanaan Cambridge English Assessment, hingga Teaching Knowledge Test (TKT). Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris guru dan santri sesuai standar internasional Common European Framework of Reference for Languages.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah dalam menjadikan kemampuan Bahasa Inggris sebagai salah satu core value pendidikan, sekaligus mempersiapkan santri agar mampu bersaing di tingkat global.

 

Chat Via WhatsApp