by Ar-Raudlatul Hasanah | Jan 16, 2022 | Berita
Raudhah (16/1/21). Untuk membangkitkan semangat santri dan santriwati dalam mengikuti kegiatan latihan berpidato (muhadharah), seksi bahasa dan muhadharah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melaksanakan pelatihan bagi pembimbing (mulahizh) muhadharah. Kegiatan ini dilakukan rutin dua kali dalam seminggu khusus bagi santri/wati kelas 5 yang dimulai pada tanggal 16 Januari 2022.
Selanjutnya, setelah mengikuti pelatihan dan bimbingan dari ustadz/ah penanggung jawab bahasa dan muhadharah, santri/wati kelas 5 mengikuti ujian seleksi untuk mengukur kelayakan menjadi seorang mulahizh. Seleksi ini bertujuan untuk membangkitkan semangat santri/wati dalam megikuti kegiatan muhadharah serta menumbuhkan rasa tanggung jawab para mulahizh muhadharah yang terpilih untuk membimbing dan memberikan contoh yang baik kepada adik-adiknya dalam hal berpidato. Sedangkan bagi santri/wati yang belum terpilih menjadi mulahizh muhadharah, mereka akan tetap mengikuti kegiatan muhadharah di kelas secara berkelompok sama seperti santri/wati lainnya yang dibimbing langsung oleh ustadz/ah pembimbing bahasa dan muhadharah.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jan 4, 2022 | Berita
Raudhah (4/1/22). Mengawali tahun 2022, santriwati telah berhasil melahirkan karya baru berupa 7 buku antologi . Karya santriwati tersebut menjadi motivasi bagi para santri/wati lainnya untuk bisa lebih antusias dalam membaca dan menulis.
Launching 7 buku karya santriwati tersebut dilaksanakan di depan gedung Rabiah Adawiyah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada hari Selasa, 4 Januari 2022, pukul 16.30 Wib. Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur, para asatidz, serta santriwati.
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Ust. Carles Ginting, BHSc, menyampaikan bahwa karya itu sangat penting. Lahirnya karya tulis santriwati ini akan membawa dampak positif bagi Pesantren dan menjadi motivasi bagi santri/wati untuk tetap gemar dalam membaca dan menulis.
Pada kesempatan ini, para penulis menyampaikan sinopsis dari masing-masing buku yang mereka tulis. Adapun 7 buku tersebut yaitu : “Takkan Pernah Bosan” yang ditulis oleh beberapa santriwati kelas 4 dan 3 intensif. Buku ini ditujukan untuk orang-orang yang harus terus berusaha dalam menjalani kehidupan dengan segala lika-liku kehidupan. “Kitalah Harapan itu”, yang ditulis oleh 32 santriwati kelas 5. Buku ini berisi tentang optimisme para penulisnya dalam mewujudkan cita-cita. “Bukan Perjalanan Biasa”, ditulis oleh 31 santriwati kelas 6. Buku ini berisi tentang perjalanan hidup yang sedang mereka lalui. “ Whatever Will Be Happen I Must Be Better”, ditulis oleh 8 jurnalis santriwati. “ Kita dan Pintu Langit” ditulis oleh Windy Audia Khairunnisa, santriwati kelas 6. Buku ini memberikan kata-kata yang dapat menyentuh sanubari dan dapat mendekatkan diri kita kepada sang Pencipta. “Setangkai Bunga di Taman Bahagia” dan “Mencandu Buku Memori Santriwati Gila Baca”, kedua buku ini ditulis oleh anggota Afkar Study Club, yang berisi fikiran santriwati yang akan meraih sebuah mimpi dan berisi tentang kisah pengalaman mereka dengan buku.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jan 2, 2022 | Berita, Kegiatan Santri/wati dan Pesantren
Raudhah (2/1/22). Patah tumbuh hilang berganti, semboyan ini memiliki makna bahwa yang hilang pasti selalu ada gantinya. Menjelang berakhirnya masa tugas pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) dan Koordinator Kepramukaan masa amanah 2021-2022, Bidang Pengasuhan santri melakukan pemilihan calon ketua periode 2022-2023.
Setelah melalui beberapa proses, ketua yang terpilih akan menyusun formatur pengurus OPRH dan koordinator kepramukaan yang baru dengan bimbingan Bidang Pengasuhan Santri.
Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah santri periode 2022-2023 memiliki 22 bagian, yang dikelola oleh 180 pengurus, sedangkan koordinator kepramukaan memiliki 7 bagian yang di dalamnya memiliki 28 pengurus.
Sedangkan Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah santriwati memiliki 22 bagian yang dikelola oleh 252 pengurus, sedangkan koordinator kepramukaan periode 2022-2023 memliki 7 bagian yang di dalamnya terdapat 34 pengurus. Adapun jumlah santri/wati yang belum mendapatkan amanah untuk menjadi pengurus di kepengurusan organisasi santri ini adalah 10 santri dan 43 santriwati.
Arahan dan bimbingan calon pengurus baru OPRH dan koordinator kepramukaan santri, dilaksanakan di gedung Indonesia lt. 3, sedangkan untuk santriwati dilaksanakan di gedung Hafshah lt 3. Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ust. Carles Ginting, BHSc, menyampaikan beberapa pesan dan nasihat kepada pengurus baru OPRH dan koordinator kepramukaan bahwa amanah yang diberikan harus dikerjakan dengan ikhlas dan berniat untuk beribadah kepada Allah SWT, pengurus baru OPRH dan koordinator kepramukaan memiliki tanggung jawab yang tinggi atas amanah yang telah diberikan. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa pengurus baru OPRH dan koordinator kepramukaan yang sekarang duduk di kelas 5 harus bisa menjadi teladan yang baik serta terus berusaha meningkatkan kualitas diri.
Secara khusus, Wakil Direktur juga menyampaikan bahwa santri/wati yang duduk di kelas 5 dan belum mendapatkan amanah keorganisasian santri bukan berarti tidak dipercaya oleh Pesantren, melainkan waktunya belum tepat, keberadaan mereka juga harus menjadi pendorong dan pendukung bagi teman-teman lainnya yang mendapatkan amanah di organisasi, serta bisa menjadi teladan yang baik bagi teman sejawat dan adik-adik kelas.
Namun, sebelum dilaksanakannya pelantikan, santri/wati yang telah terpilih menjadi pengurus ini dan tidak menjalankan disiplin dengan baik, maka akan digantikan dengan santri/wati kelas 5 yang belum mendapatkan amanah ini.
OPRH mempunyai peran cukup penting dalam membantu terlaksananya seluruh program Pesantren setiap hari. Karena OPRH dan koordinator kepramukaan berhubungan langsung dengan seluruh santri dalam memberikan pelayanan kebutuhan dan kehidupan mereka di Pesantren.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Dec 29, 2021 | Berita
Raudhah (29/12/21). Hasil yang baik diawali dengan sesuatu yang baik. Dengan diawali niat untuk menuntut ilmu secara kaffah di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, maka pembelajaran semester genap T.P. 2021- 2022 resmi dibuka. Setelah melafalkan niat “nawaitutta’alluma fi ma’hadirraudhatil hasanah kaaffatan lillaahi ta’aala” (saya berniat belajar menuntut ilmu di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara totalitas karena Allah Ta’ala) seluruh santri dan santriwati siap untuk mengikuti proses belajar mengajar.
Di samping itu, seluruh ustadz/ah juga hadir dalam pembukaan pembelajaran semester genap tersebut. Pembukaan tahun pelajaran semester genap ini dibuka oleh Bapak Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Usai memberikan pesan dan nasihat kepada santri dan santriwati, Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Ust Carles Ginting, BHSc, mengarahkan para santri dan santriwati untuk menuju kelas masing-masing guna mempersiapkan ruang belajar demi kelancaran proses belajar mengajar yang akan dimulai esok hari.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Nov 5, 2021 | Berita
Jum’at (5/11). Wali Kota Medan, M. Bobby Afif Nasution meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan. Vaksinasi ini dilaksanakan di gedung serbaguna Pesantren. Adapun target vaksinasi ini difokuskan kepada para santri/wati, guru, serta karyawan, yang keseluruhannya berjumlah 2.059 orang.
Kehadiran Wali Kota Medan beserta rombongan disambut oleh Pimpinan Pesantren, Wakil Direktur, dan guru-guru di lokasi acara. Turut hadir juga dalam penyambutan tersebut Camat Medan Tuntungan, Kepala Puskesmas Tuntungan, dan Kepala Puskesmas Simalingkar. Di dalam gedung serbaguna, Wali Kota Medan turut menyapa tenaga kesehatan yang sedang bertugas, serta memotivasi santri akan pentingnya vaksin ini yang bertujuan untuk menciptakan herd immunity.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus Pesantren serta santri/wati yang telah menyukseskan program vaksinasi ini, seraya berharap agar pandemi covid-19 ini segera berakhir, dan seluruh unsur bangsa dapat beraktifitas kembali secara normal.