Raudlah (2/12). Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. A. Prana Rulianto Tarigan didampingi Wakil Direktur Pesantren Ust. Carles Ginting, BHSc menghadiri kegiatan Indonesia Sharia Econonic Festival ke-6 (ISEF 6th) di Jakarta. Kegiatan tahunan yang diinisiasi oleh Bank Indonesia ini mengundang 110 pondok pesantren se-Indonesia untuk ambil peran di ISEF 6th. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah merupakan salah satu pesantren dari wilayah Sumatera Utara. ISEF 6th berlangsung 12–16 November 2019 di JCC Jakarta yang diisi dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan ekonomi syariah dan pengembangannya.

Menjelang pembukaan ISEF 6th dilakukan pertemuan para Kiyai dan pimpinan pondok pesantren di Hotel Sultan Jakarta dan melahirkan kesepakatan untuk membentuk holding bisnis pesantren yang dipimpin oleh KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang. Holding bisnis pesantren tersebut dideklarasikan pada 11 Nopember 2019 dan dinamai dengan Deklasasi Jakarta. Isi dari pada deklarasi tersebut untuk membangun sinergi bisnis antar pondok pesantren sebagai wujud kontribusi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menghadiri undangan BI dalam acara ISEF 6th (Indonesia Sharia Economic Festival ke-6) di Jakarta

Dalam kepengurusan holding bisnis pesantren di bawah pimpinan KH. Moh Hasib Wahab Chasbullah tersebut, Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ir. H. A. Prana Rulianto Tarigan mendapat amanah mewakili wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Pada hari berikutnya Pimpinan mengikuti pembukaan ISEF 6th yang dibuka oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dilanjutkan dengan kunjungan pameran produk-produk syariah dan produk-produk pesantren di JCC Jakarta.