RAUDHAH — Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali melaksanakan Ujian Lisan Semester Genap Tahun Pelajaran 2025–2026 yang berlangsung selama sepekan, mulai Rabu–Selasa, 20–26 Mei 2026 bertepatan dengan 3–9 Dzulhijjah 1447. Pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi pembelajaran sekaligus pembinaan karakter bagi seluruh santri dan santriwati.
Materi yang diujikan meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Ibadah, serta Qira’ah Al-Qur’anu-l-Karim. Setiap materi disesuaikan dengan tingkat dan jenjang kelas santri/wati sehingga proses penilaian dapat berlangsung secara proporsional, objektif, dan sesuai dengan capaian kompetensi yang telah ditetapkan. Para penguji dapat mengukur kemampuan santri dalam memahami dan menguasai materi secara langsung, khususnya dalam aspek keterampilan berbahasa, pemahaman ibadah, dan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar evaluasi akademik, ujian lisan juga menjadi sarana pembentukan mental, keberanian, dan kepercayaan diri santri/wati. Dalam suasana ujian yang formal, setiap peserta dipanggil secara bergiliran untuk memasuki ruang ujian dan berhadapan langsung dengan para penguji yang terdiri dari ustadz dan ustadzah. Para peserta kemudian diberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab dalam waktu yang telah ditentukan sesuai dengan materi yang diujikan.
Santri/wati dilatih untuk berpikir cepat, menyampaikan jawaban dengan baik, serta tetap tenang dalam menghadapi tekanan. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk karakter yang tangguh, disiplin, dan percaya diri, sehingga para santri tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kesiapan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah kehidupan masyarakat.
