Produksi Air Minum Kemasan ‘Raudhah’

Produksi Air Minum Kemasan ‘Raudhah’

Raudlah (17/3/2020). Alhamdulillah kini Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan secara mandiri mampu memenuhi kebutuhan air minum kemasan dalam Pesantren dengan memproduksinya secara langsung.

Mesin produksi air minum kemasan tersebut merupakan bantuan Bank Indonesia yang diserahkan secara simbolis oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo didampingi Kepala Kantor Perwakilan BI wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat, Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, dan Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI Suhaedi dalam acara penyerahan bantuan di aula Hafsah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan pada Sabtu pagi 20 Juli 2019.

Mesin produksi air minum kemasan mulai beroperasi pada November 2019 dan hingga saat ini mampu memproduksi setiap harinya 1920 kemasan gelas berisi 220 ml, 360 kemasan botol berisi 600 ml, dan 30 galon berisi 19 liter.

Rumah produksi air minum kemasan ‘raudhah’ terletak di sebelah utara Pesantren tepatnya di Jl. Bunga Pancur 9 Lingkungan 4 Kelurahan Simpang Selayang Kecamatan Medan Tuntungan.

Air kemasan reserve osmosis (RO) produksi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah diberi nama ‘raudhah’ bersumber dari air sumur bor yang terletak di belakang masjid dan telah lama dimanfaatkan oleh santri dan guru.

Usaha ini diharapkan dapat menguatkan kemandirian Pesantren sekaligus membantu kesejahteraan masyarakat sekitar, serta menjadikan Pesantren berkembang mandiri, memiliki usaha profesional, sehingga Pesantren dapat menjadi bagian dari solusi pengentasan kemiskinan dan pengangguran di tengah-tengah masyarakat.

Santri Kelas Akhir KMI Ikuti Ujian Akhir Termin Kedua

Santri Kelas Akhir KMI Ikuti Ujian Akhir Termin Kedua

Raudhah (15/3/2020). Sebanyak 191 santri putra dan 258 santri putri kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengikuti ujian akhir termin kedua. Ujian yang dimulai tanggal 14 hingga 22 Maret 2020 ini dilaksanakan di gedung serba guna untuk santri putra, dan aula Hafshah untuk putri.

Sebanyak 15 materi dari kelas 4 hingga 6 diujikan kepada santri kelas akhir KMI, diantaranya; Insya, Muthala’ah, Ushul Fiqh, Mantiq, Tauhid, Reading, Tarbiyah, Musthalahul Hadist, Balaghah, Muqaranatul Adyan, Hadist, Grammar, Tafsir, dan Fiqh.

Santriwati kelas akhir KMI Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah tampak serius mengerjakan soal-soal ujian termin kedua di gedung pertemuan Hafshah (14/3)

Bapak Wakil Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz Carles Ginting, B.HSc dalam nasehatnya pada pembukaan ujian akhir termin kedua berharap agar kegagalan dalam ujian kali ini dapat diminimalisir dengan kesungguhan dalam belajar dan menjawab soal-soal ujian.

Santri Raudhah Hadapi Ulangan Umum Semester Genap T.A 2019/2020

Santri Raudhah Hadapi Ulangan Umum Semester Genap T.A 2019/2020

Raudlah (15/3/2020). Sebagai bentuk evaluasi terhadap hasil kegiatan belajar mengajar yang telah berlangsung selama dua bulan, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyelenggarakan ulangan umum di setiap tengah semester.

Ulangan umum semester genap tahun ajaran 2019/2020 dibuka dengan upacara (14/3) yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Ustadz H. Andi Wahyudi, Lc., M.A di kampus putri, dan Wakil Kepala Bidang Pendidikan Ustadz Zulfikri, S.Pd.I di kampus putra.

Dalam arahannya, Ustadz Zulfikri menyampaikan bahwa kegiatan ulangan seperti ini sejatinya merupakan wadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Hal tersebut dikarenakan selama delapan hari para santri akan bergelut dengan ilmu, mengulang-ulang pelajaran yang ia dapatkan di dalam kelas. “Al-‘ilmu nuurun wa nuurullahi laa yuhdaa lil’aashii” (ilmu bagaikan cahaya, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada orang yang berbuat maksiat) tutup beliau di akhir sambutannya.

Pelaksanaan ulangan umum pada semester ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati dari kelas 1 hingga kelas 5, dilaksanakan dari tanggal 14 hingga 22 Maret 2020. Pengecualian untuk kelas 3 yang mengakhiri ulangan umumnya sampai tanggal 25 Maret. Hal tersebut dikarenakan selama tiga hari pada tanggal 16-18 Maret mereka mengikuti UAMBN-BK (Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional-Berbasis Komputer). Sehingga ketika santri lainnya selesai menghadapi ulangan umum, santri kelas 3 masih harus melanjutkan ulangannya yang mereka tinggalkan selama tiga hari.

Selama masa ulangan berlangsung, seluruh kegiatan ekstrakurikuler diberhentikan sementara waktu agar santri bisa mempersiapkan dirinya dan fokus untuk menghadapi ulangan.

Raudhah Berprestasi pada “The 1st UISU Literacy Festival”

Raudhah Berprestasi pada “The 1st UISU Literacy Festival”

Raudlah (7/3/2020). Santri Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berhasil meraih beberapa prestasi bersaing dengan mahasiswa beberapa perguruan tinggi dan juga pelajar tingkat sekolah menengah dalam Festival Literasi yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Sumatera Utara pada 24 hingga 27 Februari 2020 di Kampus 1 UISU Medan.

Ada 6 cabang perlombaan yang diikuti pada festival ini yaitu; story telling, poetry recitation, speech, debate, short story writing, dan TOEFL prediction.

Alhamdulillah, Raudhah meraih beberapa kemenangan, antara lain; juara 3 ‘poetry recitation’ oleh Azzam Abdul Muiz (1 intensif B asal Asahan), juara 1 ‘short story writing’ oleh Abil Arqom (5A1 asal Aceh Singkil), dan juara 1 ‘speech’ oleh Putri Latisya (5C asal Binjai).

Raudlah Ikuti MTQ Yang ke 5 di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Majidiyah Riau

Raudlah Ikuti MTQ Yang ke 5 di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Majidiyah Riau

Raudlah (7/3/2020). Dalam rangka memperingati Milad yang ke 27, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Majidiyah Bagan Batu Rokan Hilir Riau mengadakan Majidiyah Tilawatil Qur’an (MTQ) antar lembaga dan pondok pesantren se-Sumatera mulai tanggal 2-6 Maret 2020.

Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut memeriahkan MTQ yang ke 5 ini dengan mengirimkan utusan. Dari 10 utusan yang dikirim alhamdulillah 8 di antaranya meraih juara, yaitu:

Juara 3 cabang Tilawah Anak-anak Putra (diraih oleh Muhammad Alfarizhi Kelas 3N), Juara 1 cabang Tilawah Anak-anak Putri (diraih Sindi Awwaliyah Lingga Kelas 3G), Juara 2 cabang Tilawah Remaja Putri diraih (Aldilla Khairani Kelas 1 Int C), Juara Harapan 2 cabang Tahfiz 8 Juz Putri (diraih Nursalsabila Annas Kelas 1 Int G), Juara 1 cabang Tahfiz 13 Juz Putra
(diraih Sabiq Imaroh Sitorus Kelas 3 Int B), Juara 1 cabang Fahmil Quran Putra (diraih Radhino Barnanda Kelas 4A1, M. Javier Kelas 3B, dan Abdul Haris Assauri Kelas 3B).

Ar-Raudlatul Hasanah Juara Umum di MTQ Ponpes Jabal Noor

Ar-Raudlatul Hasanah Juara Umum di MTQ Ponpes Jabal Noor

Raudlah (8/3/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Jabal Noor pada tanggal 5 sampai dengan 7 Maret 2020 di Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang sesuai dengan hasil yang diumumkan oleh dewan hakim pada Sabtu (7/3).

Adapun cabang-cabang MTQ yang berhasil dimenangkan oleh kontingen Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah adalah: Juara 1 cabang fahmil Qur’an (diraih Raudhatul Jannah kelas 4A2, Durratul Hayati kelas 4A2, dan Aulia Mauli Kls 4C), juara 1 cabang muhadharah (diraih Nasywa Aqila kelas 5C), juara 3 cabang tilawah tingkat SMA (diraih M. Riski Harahap kelas 5A1), juara 3 cabang muhadharah (Abdul Rizki Ritonga kelas 5A1), juara 3 cabang tilawah tingkat SMP (Miftahul Anwar kelas 1 Int B).

Cooking Class bersama Chef Profesional

Cooking Class bersama Chef Profesional

Raudlah (7/3/2020). Setiap Jumat pagi, bagian Kesenian dan Keputrian Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengadakan kegiatan keterampilan memasak ‘cooking class’. Kegiatan ini diperuntukkan bagi santriwati dibimbing oleh guru-guru senior yang sudah ahli di bidangnya.

Melalui kegiatan mingguan ini diharap mampu menumbuhkan bakat santriwati dalam mengolah bahan masakan sehingga menjadi bekal penting bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

Pada Jumat pagi 6 Maret 2020, bagian keputrian beserta seksi logistik Pesantren bekerja sama dengan PT. Unilever Tbk menghadirkan juru masak profesional Chef Edy.

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang keputrian ini diikuti oleh santriwati kelas 3 intensif, juru masak Pesantren, dan beberapa guru senior.

Dalam pelatihan tersebut, Chef Edy mendemonstrasikan cara membuat ayam kecap dan capcay di hadapan para peserta. Sesudahnya, giliran para peserta mencoba resep yang telah diajarkan dengan menggunakan bahan-bahan masakan yang telah disediakan.

Selanjutnya, kegiatan seperti ini akan terus dilanjutkan dengan mendatangkan para chef ahli guna memotivasi santriwati untuk terus belajar memasak, dan bagi juru masak pesantren dapat meningkatkan inovasi dalam menyediakan menu harian untuk seluruh santri.

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Penyediaan Air Bersih Dengan Bungker

Raudhah (26/2/2020). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan membangun 2 bak penampungan air bersih dalam tanah dengan konstruksi cor beton bertulang masing-masing di samping kamar mandi putri gedung Khadijah baru berukuran 108 m3 berkapasitas 108.000 liter, dan di samping kamar mandi putra gedung Mekah berukuran 60 m3 berdaya tampung 60.000 liter air.

Pembangunan 2 bak penampungan air bersih dalam tanah mulai dikerjakan pada Selasa (25/2) dengan penggalian tanah menggunakan alat berat eskavator.

Selain sebagai fasilitas penampungan cadangan air bersih, pembangunan bunker air ini bertujuan mengganti sistem penampungan air yang sebelumnya dibuat di atas tanah yang relatif mempersempit ruang dan juga kurang mendukung estetika lingkungan.

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Drama Competition Among Hostels: Mengasah Ketrampilan Berbahasa Arab dan Inggris Serta Seni Drama Santri

Raudhah (21/2/2020). Sebanyak 5 rayon asrama santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan berkompetisi dalam perlombaan drama antar asrama yang dilaksanakan oleh Seksi Bahasa pada Kamis malam (20/2) di gedung serbaguna.

Seluruh percakapan dalam pementasan drama putri yang mengangkat tema ‘Teladan Sholehah’ ini menggunakan bahasa Arab.

Selain sebagai ajang mengasah dan menyalurkan bakat seni santri, perlombaan ini juga bertujuan menajamkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris di mana keduanya merupakan mahkota Pesantren.

Setiap penampilan asrama mendapatkan penilaian dari beberapa guru yang ditunjuk menjadi tim penilai. Aspek yang menjadi penilaian dalam perlombaan drama antara lain; skenario, aransemen, tata bahasa, akting, dan properti.

Perlombaan drama antar rayon putra akan berlangsung pada Jumat malam (21/2) dengan menggunakan bahasa Inggris di tempat yang sama.

Adapun asrama putri peserta babak final serta judul yang didramakan setelah melewati penyisihan adalah sebagai berikut:

Ruqoyyah 1A, 2A, 3A; Sayyidah Maryam, Ruqoyyah 1B & 1C; Sayyidah Aisyah RA, Ruqoyyah 2B & 3C; Sumayyah, Ruqoyyah 3B & 3C; Siti Hajar, dan Aisyah 2 & 3; Masyitah

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Ar-Raudlatul Hasanah Ikuti International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas

Raudhah (20/2/2020). Dalam rangka meningkatkan keilmuan dan menjalin silaturrahim serta kerjasama, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah turut serta dalam simposium internasional bertajuk International Symposium on Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Philosophical and Civilizational Dimension yang berlangsung pada 15 Februari 2020 di Kampus Universiti Teknologi Malaysia, Kuala Lumpur.

Keikutsertaan Pesantren diwakili oleh ketua umum Badan Wakaf Drs. H. M. Ilyas Tarigan, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ar-Raudlatul Hasanah (STITRH) KH. Dr. Rasyidin Bina, MA, wakil direktur Pesantren Ust. Carles Ginting, BHSc, dan kepala bidang pendidikan Ustad H. Andi Wahyudi, Lc, MA.

Sebanyak 550 peserta dari kalangan cendekiawan, akademisi, duta-duta dan profesional dari pelbagai negara turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh RZS-CASIS-UTM (Raja Zarith Sofiah Center for Advanced Studies on Islam, Science and Civilization Universiti Teknologi Malaysia).

Prof. Syed Muhammad Naquib Al-Attas berkesempatan memberikan kuliah umum lebih dari satu jam menjadikan symposium ini bernilai sejarah bagi seluruh peserta.

Adapun para pakar yang menjadi narasumber antara lain; Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud (SMN AL-Attas Chair Holder RZS-CASIS, Malaysia), Prof. Dr. Mehdi Mohaghegh (Iran), Prof. Dr. Hans Daiber (Jerman), Prof. Dr. Zainiy Uthman (Malaysia), dan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic (Turki, saat ini menjabat duta besar Turki untuk Indonesia).

Di sela-sela kegiatan seminar yang cukup padat, rombongan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyempatkan diri bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Mahmut Erol Kilic, beliau menyatakan bersedia berkunjung ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dalam waktu dekat.

Sebelum bertolak ke Indonesia, rombongan juga bersilaturrahim dengan Prof. Dr. Wan Mohd. Nor Wan Daud, Dr. Arifin Ismail, MA (musyrif Badan Wakaf), dan Dr. Shofwan Badrie (Presiden Gabungan Ahli Sunnah Malaysia (GASMA)).