Selanjutnya di Kamis Pagi (21/2), para rombongan rihlah seluruhnya menuju ke Pantai Lampuuk yang merupakan salah satu pantau terindah di Kota Banda Aceh. Selain menikmati indahnya alam sekaligus mentadabburinya, panitia Rihlah Tarbawiyah menyiapkan beberapa permainan untuk seluruh santri/wati secara bergantian dan terpisah. Tawa riang pun tak dapat dielakkan dari wajah mereka yang akan melaksanakan ujian gelombang pada Maret 2024. Selepas itu, Kamis siang sebelum berangkat kembali ke Kota Medan, para rombongan melaksanakan silaturahmi ke dua Pesantren—  Santri menuju ke Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan, Aceh Besar— Santriwati menuju ke Pesantren Modern Al-Manar, Aceh Besar.

Perjalanan selama 5 hari telah berjalan dengan lancar, rasa syukur juga terselimuti dalam hati dan pribadi seluruh peserta rihlah. Dimana, pada Jum’at pagi (23/2), Seluruh rombongan telah kembali ke Pesantren tercinta yakni Bumi Wakaf; Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada IKRH Banda Aceh yang telah menemani dan membantu proses Rihlah Tarbawiyah ini. Begitu juga kepada seluruh pihak yang terkait, penyambutan hangat dan santun yang tersedia semoga Allah membalas kebaikan semuanya. Terkhusus, Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan dan Pesantren Modern Al-Manar, semoga Allah senantiasa menjaganya, begitu juga pondok tercinta ini yakni Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Chat Via WhatsApp