RAUDHAH- Seksi Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) bekerja sama dengan Pengasuhan melaksanakan karantina khusus terhadap Santri/wati Kelas Akhir KMI. Putra berada di Gedung Serbaguna sedangkan Putri berada di Gedung Hafsah Lt. 3 dan Gedung Zainab Lt. 3.

Langkah ini dilakukan bertujuan sebagai pemusatan ruang lingkup belajar Santri/wati Akhir Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah dan memudahkan pengawasan bagi para pembimbing serta menciptakan lingkungan belajar kondusif.

“Adanya karantina, diharapkan para santri/wati Akhir KMI untuk lebih fokus selama 24 jam dalam belajar, hafalan dan diskusi bersama teman maupun Asatidz. Selain itu pula, konsep yang telah dimodifikasi ini diharapkan berhasil 50 % sehingga tahun depan dapat dievaluasi agar tingkat keberhasilan menjadi 70% sampai 100%,” ujar al-Ustadz Zulfikri, S.Pd., selaku Kepala Bidang Pendidikan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

Karantina ini dilaksanakan sejak Rabu, 6 Maret 2024/ 25 Sya’ban 1445 hingga Ahad, 10 Maret 2024/ 29 Sya’ban 1445. Dimana, seluruh santri/wati membawa peralatan secukupnya guna menetap di ruangan karantina dari pagi hingga menuju malam. Namun, tiap sore harinya para santri/wati diperbolehkan untuk kembali ke asrama sampai pukul 17.30 WIB.

Setiap harinya, para santri/wati begitu semangat untuk belajar secara serius. Hal ini mereka lakukan tentunya memiliki tujuan yang sama yakni menjadi alumni husnul khatimah.

Sehingga tidak heran setiap sesi karantina dibuka dan ditutup dengan do’a. Selain mengharapkan keberkahan, juga kemudahan dalam belajar menjadi harapan yang dimunajatkan kepada Sang Maha Pencipta.

Chat Via WhatsApp