by Ar-Raudlatul Hasanah | Jul 23, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyelenggarakan Pembekalan Guru dan Staf Baru pada Senin–Kamis, 20–22 Juli 2026/6-8 Safar 1448 H, yang diikuti oleh 23 peserta dan bertempat di Gedung Hafsah lantai 3.
Pembekalan berlangsung setiap hari pukul 07.30–12.00 WIB dan terdiri dari dua sesi materi. Total enam materi disampaikan oleh para Asatidz yang bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar pesantren serta membekali guru dengan wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan kepesantrenan.
Pada hari pertama, peserta menerima dua materi, yaitu Sejarah Pesantren dan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah oleh Ustaz Assoc. Prof. Dr. KH. Rasyidin, MA., dan Nilai-nilai Perjuangan dan Keyakinan Hidup di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah oleh Ustaz KH. Miftkhuddin, MM., Kedua materi ini memberikan landasan historis dan spiritual mengenai perjuangan pendiri dan nilai-nilai utama pesantren.
Hari kedua dilanjutkan dengan materi Orientasi Umum (Arah Tujuan KMI) yang disampaikan oleh Ustaz H. Fathurrahman, S.Ag., S.Pd.I., M.M., serta Ilmu Keguruan (Disiplin dan Kompetensi Guru; Kepribadian, Sosial, dan Profesional) oleh Ustaz H. Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I. Materi ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai pendidik yang berintegritas, berdisiplin, dan profesional.
Hari ketiga ditutup dengan dua materi teknis, yaitu Strategi Belajar Mengajar (Pengajaran Dirasah Islamiyah, Bahasa Arab dan Inggris) oleh Ustaz H. Dermawan, S.E., S.Pd., M.M., dan Cara Pembuatan I’dad oleh al-Ustadz Muhammad Ilyas, S.Pd., M.Si. Materi ini menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran dan metode mengajar yang tepat sesuai karakteristik santri.
Melalui pembekalan ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berupaya menanamkan dan memahami ruh perjuangan serta nilai-nilai kepesantrenan, agar siap menjadi pendidik sejati yang mengabdi dengan ilmu, akhlak, dan keikhlasan.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jul 19, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar kegiatan silaturrahim bersama wali santri/wati baru Tahun Pelajaran 2026–2027. Kegiatan ini berlangsung pada Ahad, 19 Juli 2026/5 Safar 1448 H di Gedung Pertemuan Fathimah Lt. 3.
Acara yang menjadi agenda tahunan ini dihadiri oleh Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Pimpinan Pesantren, Direktur, Wakil Direktur, para Kepala Bidang, serta seluruh wali kelas 1 dan 1 Intensif. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan tersebut, mencerminkan nilai-nilai ukhuwah dan kebersamaan yang menjadi ruh pendidikan di pesantren.
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lebih dekat visi, misi, serta sistem pendidikan dan pembinaan yang diterapkan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah. Selain itu, silaturrahim ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antara wali santri/wati dengan wali kelas yang secara langsung membina perkembangan anak-anak mereka, baik dari aspek akademik maupun disiplin keseharian.
Dalam sambutannya, Ustaz H. Miftakhuddin, S.S., S.Pd.I., M.M., selaku Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menyampaikan materi orientasi kepesantrenan yang mengupas perjalanan serta perkembangan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah hingga saat ini. Beliau juga memaparkan arah pendidikan, program-program unggulan, serta sistem pembinaan disiplin yang menjadi ciri khas pesantren.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pertemuan langsung antara wali santri/wati dengan wali kelas masing-masing. Pertemuan ini menjadi ruang dialog dan komunikasi dua arah yang konstruktif dalam mendukung tumbuh kembang santri selama menempuh pendidikan di pesantren.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan yang kuat antara pesantren dan wali santri/wati, sehingga proses pendidikan yang ditempuh oleh santri/wati dapat berjalan lebih optimal dalam suasana saling percaya dan saling mendukung.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jul 14, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menggelar agenda tahunan Lomba Perkemahan Khutbatul Arsy (LPKA). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 14 hingga 16 Juli 2026 ini, melibatkan seluruh unit kepramukaan dari tingkatan penggalang hingga penegak.
Dimulainya kegiatan tersebut ditandai dengan upacara pembukaan terpisah yang berlangsung khidmat pada Selasa (14/7). Untuk santri, upacara dipusatkan di Lapangan Sepak Bola dan dibuka langsung oleh Direktur Pesantren, Ustad KH. Miftakhuddin, SS., MM. Di saat yang sama, para santriwati melaksanakan upacara di Lapangan Khadijah yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengasuhan Putri, Ust. H. Fathurrahman, S.Ag., MM.
Selama tiga hari ke depan, suasana pesantren akan tampak berbeda. Lapangan sepak bola disulap menjadi area perkemahan bagi santri putra, sementara santriwati putri menempati lapangan hijau yang berada di belakang gedung Khadijah.
Bukan sekadar berkemah, para peserta nantinya akan ditantang lewat berbagai perlombaan kelompok yang menguji kekompakan, serta diajak turun langsung dalam aksi bakti lingkungan.
Selain menjadi wadah efektif untuk pendidikan kepemimpinan dan kaderisasi, LPKA yang merupakan bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy ini juga menjadi momentum penting bagi para santri baru untuk mengenal lebih dekat dunia kepramukaan yang menjadi salah satu pilar kegiatan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jul 13, 2026 | Berita
RAUDHAH – Dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan dan manajemen organisasi santri dan santriwati, Bidang Pengasuhan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kembali menyelenggarakan Musyawarah Kerja Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) dan Rapat Kerja Gugus Depan Koordinator Kepramukaan. Kegiatan tahunan yang berlangsung dari Selasa hingga Ahad, 7–12 Juli 2026 ini dilangsungkan di dua lokasi terpisah, yakni Gedung Serbaguna untuk santri dan Aula Fatimah untuk santriwati.
Muker dan Raker ini diikuti oleh seluruh santri dan santriwati kelas 6 KMI, baik yang tergabung dalam struktur kepengurusan maupun non-pengurus. Selain menjadi ajang evaluasi, kegiatan ini merupakan bagian integral dari pendidikan kepemimpinan yang bersifat aplikatif dan partisipatif di lingkungan pesantren.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sidang pleno, di mana setiap bagian dari OPRH maupun Gugus Depan memaparkan laporan dan program kerja mereka. Forum ini memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan, kritik, dan masukan terhadap program yang dinilai kurang maksimal atau belum terlaksana.
Setelah itu, kegiatan berlanjut ke agenda sidang komisi. Pada tahap ini, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendalami, mengevaluasi, serta menyusun rancangan program kerja ke depan. Dalam sidang komisi, peserta berhak mengusulkan program baru, melakukan revisi, hingga menghapus program kerja sebelumnya yang dianggap sudah tidak relevan.
Tahapan terakhir adalah sidang paripurna, yang berfungsi sebagai sidang pemutus dari seluruh hasil usulan sidang komisi. Dipimpin oleh pimpinan sidang dan diawasi oleh steering committee, forum menentukan apakah usulan tersebut diterima, direvisi, atau ditolak. Segala keputusan dalam sidang paripurna ini bersifat final dan mengikat bagi setiap bagian yang terkait.
Tidak sekadar media evaluasi, Muker dan Raker ini juga menjadi sarana efektif untuk pendidikan karakter dan keterampilan berorganisasi. Seluruh jalannya kegiatan diawasi langsung oleh Bidang Pengasuhan, serta para guru pembimbing sebagai bentuk pendampingan yang berkelanjutan.
Melalui langkah konkret ini, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berkomitmen terus mencetak kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh, bijaksana, dan siap berkiprah di tengah masyarakat.
by Ar-Raudlatul Hasanah | Jul 11, 2026 | Berita
RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah secara resmi memulai pengelolaan lahan pertanian produktifnya melalui agenda Penanaman Padi Perdana pada Kamis, 9 Juli 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di atas lahan persawahan milik pesantren seluas 2,7 hektare yang terletak di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.
Langkah ini dicanangkan sebagai tonggak awal dalam mengoptimalkan aset wakaf guna mewujudkan kemandirian pangan lembaga, yang hasilnya akan dialokasikan untuk mendukung keberlangsungan program pendidikan serta pembinaan para santri.
Tampak hadir di lokasi di antaranya Ketua Umum Badan Wakaf, Pimpinan Pesantren, Direktur Pesantren, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah, serta para Kepala Bidang Pesantren.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi doa bersama yang diikuti oleh seluruh hadirin dengan khidmat. Momentum ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt., sekaligus permohonan agar seluruh tahapan budi daya—mulai dari masa tanam hingga panen raya nanti—diberikan kelancaran dan keberkahan. Usai pembacaan doa, kegiatan inti langsung dimulai melalui penanaman bibit padi secara simbolis oleh para Ustaz yang hadir langsung ke area persawahan.
Melalui pengelolaan lahan ini, pesantren diharapkan mampu meningkatkan kemandirian di bidang pangan sekaligus mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki untuk mendukung keberlangsungan berbagai program pendidikan dan pembinaan santri.
Semoga ikhtiar ini senantiasa mendapat keberkahan dari Allah Swt., menghasilkan panen yang melimpah, serta menjadi salah satu wasilah bagi Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah untuk terus berkembang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat.