Libur Usai, Santri/wati Raudhah Kembali Beraktivitas

Libur Usai, Santri/wati Raudhah Kembali Beraktivitas

RAUDHAH — Setelah menikmati liburan semester ganjil, seluruh santri/wati kelas 1–6 KMI kembali masuk ke Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mulai Rabu, 17 Desember 2025/ 26 Jumadil Akhir 1447 hingga Jumat, 19 Desember 2025/ 28 Jumadil Akhir 1447.

Bidang Pengasuhan Putra/i terlibat aktif dalam penyambutan kedatangan seluruh santri/wati. Rangkaian kegiatan meliputi pendataan kehadiran, pemeriksaan barang bawaan, dan lainnya untuk memastikan proses masuk asrama terlaksana dengan tertib dan nyaman bagi semua santri/wati.

Sesuai dengan jadwal akademik Pesantren, kegiatan belajar-mengajar akan dimulai secara efektif pada Ahad (21/12). Sebelumnya, pada Sabtu (20/12), seluruh santri/wati dijadwalkan mengikuti kegiatan pembukaan semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Masjid untuk santri putra dan di Aula Pertemuan Gedung Fatimah untuk santriwati putri sebagai bentuk pembukaan resmi awal semester sebelum memulai proses pembelajaran.

Dengan semangat baru memasuki semester genap, seluruh santri dan santriwati diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi akademik, kedisiplinan, serta kualitas ibadah selama menjalani pendidikan di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah.

 

UPZ Raudhah Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

UPZ Raudhah Salurkan Bantuan Tahap II untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

RAUDHAH – UPZ Raudhah bekerja sama dengan ABII Foundation dan Yayasan Baitul Mughni Jakarta kembali menyalurkan bantuan tahap kedua bagi korban bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada Jum’at, 12 Desember 2025.

Penyaluran bantuan diawali di Desa Paya Bedi, Kecamatan Rantau, berupa 200 nasi bungkus serta obat-obatan dari Pengajian Nurul Muslimat Al-Munawwarah. Selanjutnya, tim menyalurkan satu tangki air bersih kepada masyarakat terdampak di kawasan Jalan Rantau.

Rombongan kemudian melanjutkan penyaluran bantuan ke Desa Paya Kulbi, Kecamatan Karang Baru. Bantuan dari para donatur diserahkan langsung oleh Ketua Umum Badan Waqaf, Bapak Drs. H. Mohd Ilyas Tarigan, kepada Kepala Dusun setempat. Menurut data yang didapatkan, Desa Paya Kulbi tercatat memiliki 222 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 800 jiwa.

Kegiatan penyaluran bantuan ini turut didampingi Ketua II Badan Waqaf – Bapak M. Zaidul Rizki Tarigan, Sekretaris Umum Badan Wakaf – Bapak H. M. Hardisyah NK, S.H., M.Kn, Bendahara Umum Badan Wakaf – Bapak Drs. H. M. Amin Tarigan, Bendahara I – Bapak Gema Ruswinta Pinem, Pimpinan Pesantren – Bapak Ir. Prana Rulianto Tarigan, Direktur Pesantren – Ustadz KH. Miftakhuddin, serta para ustadz dan relawan.

Selanjutnya, secara terpisah Direktur Pesantren bersama beberapa tim menuju Kota Lintang Bawah, Kecamatan Kota Kualasimpang, untuk menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir yang ada di sana. Menurut informasi yang diterima, Kota Lintang Bawah merupakan desa terparah yang diterjang banjir ini. Karena hampir seluruh rumah yang ada di sana hilang, hanya bersisakan tapak rumah.

Penyaluran bantuan ditutup di Masjid Al-Hidayah, Desa Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, berupa layanan internet, sembako, serta satu tangki air bersih. Bantuan diterima oleh Ustadz Irhamuddin bersama masyarakat setempat.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan dukungan para donatur dan relawan. Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Rihlah Staff dan Karyawan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

Rihlah Staff dan Karyawan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menggelar kegiatan Rihlah Staff dan Karyawan di kawasan wisata Danau Toba, Parapat, pada Kamis–Jum’at, 11–12 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus sarana penyegaran bagi seluruh staff dan karyawan setelah menjalani rutinitas pelayanan dan pengabdian di pesantren.

Rihlah tersebut tidak sekadar bertujuan menikmati keindahan alam Danau Toba, namun juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan kekompakan antar sesama staff dan karyawan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah yang memberikan nasihat dan wejangan sebagai penguatan motivasi dan nilai pengabdian dalam bekerja.

Rangkaian agenda dalam rihlah ini tidak jauh berbeda dengan rihlah guru yang telah dilaksanakan sebelumnya. Berbagai kegiatan kebersamaan digelar, di antaranya perlombaan, ramah tamah bersama Direktur Pesantren, pembagian doorprize, serta kegiatan lain yang menambah keakraban dan suasana kekeluargaan.

Keindahan Danau Toba juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Menikmati kesejukan air dan panorama alam yang memanjakan mata menjadi bagian dari rangkaian rihlah. Sebagai penutup kegiatan Rihlah Staff dan Karyawan Tahun 2025, seluruh peserta mengabadikan momen kebersamaan dengan sesi foto bersama.

Raudhah Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Raudhah Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

RAUDHAH – Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah bekerja sama dengan ABI Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada Senin, 8 Desember 2025/ 17 Jumadil Akhir 1447. Aksi ini merupakan bentuk hadirnya pesantren sebagai pusat pengabdian masyarakat yang tidak hanya fokus dalam pendidikan, tetapi juga aktif membantu umat di saat musibah.

Penyaluran bantuan dimulai dari Posko BM3 yang terletak di samping Masjid Taqwa, Desa Paya Bedi. Bantuan berupa sayur-sayuran dari Jamaah Masjid Baitul Makmur, Desa Kutambelin, Kecamatan Naman Teran, diserahkan langsung oleh Ketua Umum Badan Waqaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Drs. H. Mohd Ilyas Tarigan, dan diterima oleh Koordinator Posko BM3, Ustadz Aryanto Fathuddin.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, bersama Kepala Dusun, Bapak Johan, serta Ustadz Irfan dari Tim BM3. Perjalanan menuju desa tersebut terbilang sangat menantang karena akses jalan rusak berat dan jembatan gantung yang menjadi satu-satunya jalur masuk kini banyak papan pijakannya yang terlepas.

Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Ibu Agustina Sari, Datuk/Kepala Desa Pangkalan, yang didampingi masyarakat setempat. Ibu Agustina menjelaskan bahwa desa mereka dihuni oleh 170 kepala keluarga dengan jumlah 680 jiwa, dan hingga hari itu belum menerima bantuan dari pihak manapun akibat sulitnya akses menuju desa.

Aksi kemanusiaan berlanjut menuju RS Umum Aceh Tamiang, yang mengalami kelumpuhan total akibat banjir. Akses menuju rumah sakit pun sangat sulit dilalui, sehingga bantuan logistik dan dukungan moral menjadi kebutuhan mendesak bagi tenaga medis dan warga yang masih bertahan di sekitar area tersebut.

Melalui kegiatan ini menunjukkan bahwa peran Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sebagai lembaga yang peduli, responsif, dan siap turun langsung membantu masyarakat tanpa memandang jarak dan rintangan. Raudhah berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi dorongan bagi pihak lain untuk ikut bergerak membantu saudara-saudara di Aceh Tamiang.

Liburan Semester Dimulai, Santri/wati Raudhah Pulang Membawa Nilai dan Amanah

Liburan Semester Dimulai, Santri/wati Raudhah Pulang Membawa Nilai dan Amanah

RAUDHAH – Seluruh santri dan santriwati Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyah (KMI) Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah memasuki masa liburan semester yang dimulai pada Ahad, 7 Desember 2025 bertepatan dengan 16 Jumadil Akhir 1447 H.

Semarak kepulangan mulai terasa sejak Sabtu malam (6/12). Sebagian santri/wati telah kembali lebih awal melalui rombongan konsulat sesuai mekanisme perpulangan yang telah ditetapkan. Pada gelombang pertama ini, beberapa konsulat daerah turut serta, di antaranya Tanah Karo, Labuhan Batu, Pematang Siantar, dan Tapanuli Selatan.

Pada Ahad pagi (7/12), halaman Pesantren kembali dipadati kendaraan para wali santri/wati dan bus rombongan yang menjemput para santri/wati. Meski sempat terjadi kepadatan, proses perpulangan berlangsung tertib dan lancar.

Liburan kali ini bukan sekadar jeda dari rutinitas belajar, melainkan kesempatan membawa nilai-nilai pesantren ke tengah keluarga dan masyarakat. Melalui etiket liburan yang telah disampaikan, para santri/wati diingatkan untuk menjaga ibadah, berakhlak baik kepada orang tua dan masyarakat, serta aktif mengikuti kegiatan yang bermanfaat.

Sebagaimana pesan para asatidz, liburan bukanlah waktu untuk lalai. Ia adalah ruang untuk mengamalkan ilmu, memperkuat karakter, dan menampilkan jati diri sebagai santri Raudhah yang senantiasa menebarkan kebaikan di mana pun berada.

Chat Via WhatsApp