Raudhah (5/1/23). Sama seperti Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH), Koordinator Kepramukaan Ar-Raudlatul Hasanah Medan juga melakukan regenerasi melalui laporan pertanggungjawaban dan serah terima amanat dari pengurus lama kepada pengurus baru.
LPJ dan serah terima amanat Koordinator Kepramukaan berlangsung selama dua hari, pada 4 dan 5 Januari 2023, putra di gedung serba guna dan putri di halaman gedung Fatimah Lt. 3.
Dalam sambutannya pada pembukaan LPJ Koordinator Kepramukaan Gugus Depan di hadapan seluruh santri, Bapak Direktur K.H. Solihin Adin, S.Ag., M.M., mengingatkan kembali bahwa organisasi sarat akan nilai pendidikan yang sangat besar sebagai bentuk penanaman rasa tanggung jawab dan jiwa kepemimpinan. Dan LPJ adalah akhir dari bentuk rasa tanggung jawab dalam sebuah keorganisasian. Bapak Direktur juga menghimbau kepada seluruh santri untuk mendengarkan dan memperhatikan seluruh LPJ yang akan dilaporkan oleh setiap andalan sebagai bentuk pembelajaran ke depannya.
Selama 2 hari, seluruh guru dan santri mengikuti dan mendengarkan pembacaan laporan kerja tiap-tiap andalan koordinator gugus depan yang sebelumnya telah lulus verifikasi oleh guru pembimbing yang meliputi atas formatur bagian, program kerja, keuangan, inventaris, dan evaluasi.
Koordinator kepramukaan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan terdiri dari 2 gugus depan; 06-195 untuk putra dan 06-196 untuk putri. Setiap gugus depan terdiri dari 7 andalan, antara lain; ketua, sekretaris, keuangan, latihan, perlengkapan, marchingband, dan pembina gugus depan.
Raudhah (3/1/22). Salah satu bentuk nyata dari estafet kepemimpinan adalah dilaksanakannya kegiatan Laporan Pertanggung Jawaban dan Pergantian Pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) di setiap tahunnya. OPRH merupakan salah satu ujung tombak dari keberlangsungan pendidikan di Pesantren, karena merekalah yang secara langsung berhubungan dengan santri-santriwati dalam segala kegiatan di bawah bimbingan para asatidzah.
Pada tahun ini, Pengurus OPRH periode 2022-2023 melaporkan kerja dan kinerja mereka selama satu tahun di hadapan direktur pesantren, ustadz-ustadzah dan seluruh santri-santriwati. Tidak sekedar dibacakan, laporan tersebut juga langsung dievaluasi oleh Bapak Direktur dan Wakil Direktur seusai pembacaan tiap-tiap bagian. Sebelum menyampaikan laporannya, mereka terlebih dahulu dibimbing oleh dua verifikatur dari ustadz dan ustadzah untuk memastikan laporan mereka sesuai dengan fakta dan standar pelaporan.
Proses Menjadi Pengurus
Setelah menyampaikan laporan pertanggung jawaban di hadapan seluruh santri-santriwati, laporan tersebut diserahkan kepada Direktur Pesantren dan selanjutnya diserahkan kepada pengurus baru yang akan mengabdi pada periode 2023-2024.
Pengurus baru adalah santri-santriwati kelas 5 Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI). Untuk terpilih menjadi pengurus, mereka melewati beberapa tahapan, dimulai dari pemilihan dua utusan dari masing-masing konsulat asal daerah, selanjutnya penyaringan 10 besar hingga 5 besar.
Setelah menentukan calon ketua OPRH bersama asatidzah bidang Pengasuhan Santri menyusun formatur kepengurusan periode 2023-2024. Selanjutnya mereka dikumpulkan di ruang pertemuan guna mendapatkan pengarahan dari Direktur Pesantren dan kepala-kepala bidang.
Tidak semua santri kelas 5 KMI mendapatkan kesempatan menjadi pengurus OPRH. Oleh sebab itu, mereka pun mendapatkan pengarahan dalam pertemuan ini bahwa tidak terpilihnya mereka juga memiliki hikmah, dan di perjalanan kepengurusan masih terbuka kesempatan adanya perubahan formatur dan pengangkatan setelah dilakukannya evaluasi.
Direktur dan Wakil Direktur Melantik Pengurus Baru OPRH
Pada Selasa, 3 Januari 2023, Direktur, Wakil Direktur beserta Kepala-Kepala Bidang melantik serta mengambil sumpah pengurus baru OPRH di hadapan asatidzah dan seluruh santri/wati warga OPRH. Laporan pertanggungjawaban dan pelantikan berlangsung secara terpisah; santri putra di gedung serbaguna dan santriwati putri di Gedung Fatimah Lt. 3. Pelantikan dilanjutkan dengan pertukaran tempat duduk antara pengurus lama dan baru, serta penyampaian sambutan dari ketua OPRH yang baru dan nasehat dari Direktur Pesantren (Putra) dan Wakil Direktur (Putri).
Pengurus OPRH putra periode 2023-2024 dipimpin oleh Harry Shobari Dalimunthe (Kelas 5 A1/ Konsulat Medan Sunggal) dan Aidil Miranto (Kelas 5 B/ Konsulat Labuhan Batu), sedangkan putri dipimpin oleh Afifah Al-Zahra Ramadhani (Kelas 5 G/ Konsulat Medan Kota) dan Dinda Sri Andriani (Kelas 5 E/ Konsulat Tapanuli Selatan).
Dalam amanatnya baik dari Bapak Direktur Pesantren maupun Bapak Wakil Direktur, berharap pengurus baru dapat bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas dalam menjalankan amanah yang diemban, sehingga dapat mendunkung keberlangsungan pendidikan dan estafet kepemimpinan di Pesantren.
“Siap memimpin dan siap dipimpin”, demikianlah salah satu filosofi yang terus dipegang teguh dan ditanamkan oleh Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah kepada seluruh guru dan santrinya sebagai usaha kaderisasi dalam estafet kepemimpinan.
Raudhah (30/12/22). Pada Jum’at Siang (30/12). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan kembali kedatangan tamu yang berkeinginan bersilaturrahmi dan mempelajari sistem pendidikan di Pesantren yang sudah berusia 40 tahun ini. Rombongan tamu yang berjumlah sebanyak 33 orang ini berasal dari Pesantren Modern Subulussalam, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Mereka terdiri dari 16 Ustadz dan 17 Ustadzah. Kedatangan rombongan santriwati ini disambut dengan hangat oleh Bapak Kepala Bidang Sekretaris Umum Ustadz H. Habibie Sembiring Meliala, Lc., M.Pd.I., di Kantor Kedirekturan Pesantren
Kegiatan ini diawali dengan ramah tamah antara Keluarga Besar Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah dengan rombongan di Kantor Kedirekturan dan dilanjutkan dengan berkeliling sekitaran area Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan.
Kunjungan ini bertujuan meningkatkan silaturrahmu dan wawasan pengetahuan serta pengalaman bagi para tamu yang berkunjung yaitu rombongan Pesantren Modern Subulussalam dalam sistem pendidikan.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai yang diinginkan.
Raudhah (28/12/22). Sebanyak 251 santri dan 301 santriwati kelas 5 KMI calon pengurus Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah (OPRH) dan Koordinator Pramuka masa amanah 2023/2024 mengikuti pertemuan guna mendengarkan pengarahan yang disampaikan oleh Bapak Direktur dan wakil direktur Pesantren. Pengarahan bagi calon pengurus putra dilaksanakan di masjid sedangkan putri di aula Hafsah di waktu bersamaan pada Rabu malam, 28 Desember 2022. Pertemuan ini juga turut dihadiri oleh seluruh kepala bidang, wali kelas 5, dan guru pembimbing organisasi.
Pemberian pengarahan dilakukan dalam beberapa sesi. Setiap sesinya diikuti oleh calon pengurus beberapa bagian. Selain calon pengurus, pengarahan juga diberikan kepada santri dan santriwati yang belum mendapatkan kesempatan mengemban amanah di organisasi dalam sesi khusus.
Bapak Direktur menekankan kepada seluruh calon pengurus baik OPRH maupun koordinator pramuka untuk dapat menjaga dan melaksanakan seluruh amanah yang diberikan oleh Pesantren dengan sebaik-baiknya didasari dengan keikhlasan semata-mata ibadah kepada Allah SWT. Kepada santri dan santriwati yang belum mendapatkan kesempatan agar tetap istiqomah menjalankan disiplin dan mempersiapkan diri untuk mengganti posisi pengurus yang tidak dapat melaksanakan amanah dengan baik.
Organisasi Pelajar Ar-Raudlatul Hasanah terdiri dari 19 bagian, antara lain; pimpinan, sekretaris, bendahara, keamanan, pengajaran, ibadah dan pengelolaan masjid, penggerak Bahasa, logistik, olahraga, toko pelajar, warung pelajar, laundry, studio photo, santrimart, perawatan rambut, tata lingkungan, sosial, kesenian, kesehatan, penerangan, penerimaan tamu, air dan listrik, dan perpustakaan. Sedangkan koordinator pramuka terdiri dari 7 bagian; ketua, andalan koordinator urusan kesekretariatan, andalan koordinator urusan keuangan, andalan koordinator urusan perlengkapan, andalan koordinator urusan marching band, dan Pembina gugus depan.
Dalam rangka meningkatkan semangat para santriwati KMI perihal tentang perkuliahan luar negeri, maka Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengadakan kegiatan Sharing Session tentang beasiswa ke Jepang oleh Haznah Sartiva, Pendidik di Pesantren Ar Raudhatul Hasanah dan Mahasiswa Program Doktoral (S3) di Ehime University, Jepang, dengan beasiswa MEXT.
Kegiatan ini diikuti oleh 115 santriwati dari kelas 5 dan 6 KMI yang diadakan di aula pertemuan Gedung Hafsah Lt.3 pada Senin pagi (26/12). Kegiatan ini juga merupakan kerjasama antara Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan dengan Uhime University dan PPI Ehime Jepang.
Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi santri agar berani bermimpi dan memperjuangkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke Luar Negeri, khususnya di negara Jepang.