Raudhah (18/10/22). Resepsi Kesyukuran 40 tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah digelar di lapangan pesantren pada Selasa (18/10) pagi. Resepsi kesyukuran dihadiri oleh Bapak Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin selaku anggota DPR RI, Bapak Dr. Ir. Hasmirizal Lubis, M.Si., selaku asisten administrasi umum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang mewakili Bapak Gubernur Sumatera Utara, Bapak KH. Zulfikar Hajar, Lc. selaku perwakilan tokoh masyarakat Sumatera Utara, para pimpinan-pimpinan Pesantren, baik dari Kota Medan maupun luar Kota Medan, Ketua umum Badan Wakaf Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Bapak Drs. H. Mohd Ilyas Tarigan, Pimpinan Pesantren Bapak H. Ir. Achmad Prana Rulianto Tarigan, Direktur Pesantren Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag, M.M, Ketua STIT Ar-Raudlatul Hasanah Ustadz Dr. KH. Rasyidin Bina, MA., Wakil Direktur Pesantren Ustadz Carles Ginting, BHSc dan Ustadz H. Miftakhuddin, S.S, S.Pd.I, M.M., Bapak-bapak Kepala Bidang Pesantren, para tamu undangan, Asatidz dan Ustadzat serta seluruh santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan.
default
Resepsi kesyukuran tersebut berjalan dengan khidmat dan semarak, dimulai dengan penampilan-penampilan dari santri yaitu nasyid, tari persembahan, tundang-tundangan, dan band raudhah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ucapan selamat datang oleh Pimpinan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, pemaparan sejarah singkat pesantren oleh Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren, sambutan dari Bapak Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin, sambutan dari Bapak Gubernur Sumatera utara atau yang mewakili, dan diakhiri dengan do’a oleh Bapak Direktur Pesantren.
Setelah acara resepsi kesyukuran, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama gedung Cordoba, sujud syukur berjama’ah bersama para tamu undangan dan seluruh santri/wati, dan ramah tamah dengan para tamu undangan.
“InsyaAllah, anak-anakku para santri/wati akan menjadi orang hebat semuanya. Aamiin, kuncinya telah kalian dapatkan di Pesantren ini, tinggal kalian pilih mau atau tidak untuk menjadi yang terbaik di masa depan.” Salah satu nasehat dari sambutan Bapak Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin kepada seluruh santri/wati.
Semoga Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah semakin eksis sebagai lembaga kaderisasi dan layanan masyarakat yang bermutu, semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT dan mengharap ridha-Nya.
Raudhah (15/10/22). Santri/wati Ar-Raudlatul Hasanah berhasil masuk ke babak semi final pada Olimpiade Biologi Indonesia (OBI) yang diikuti oleh 17 santri dan 16 santriwati Delegasi RH merupakan peserta terpilih dari 355 siswa/i yang mengikuti babak semifinal, setelah sebelumnya berhasil lolos pada babak penyisihan yang diikuti oleh seluruh peserta dari berbagai sekolah menengah atas se-Indonesia.
Babak semi final Olimpiade dilakukan secara online pada Sabtu (15/10).Babak semifinal terdiri dari 100 soal pilihan ganda secara personal, dimulai dengan memasukkan akun gmail masing-masing peserta, selanjutnya menjawab seluruh pertanyaan yang ada.
Olimpiade tersebut berlangsung selama 3 jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, untuk santri dilaksanakan di ruangan komputer putra (samping Gedung Serbaguna), sedangkan santriwati di ruangan komputer putri (Gedung Rusunawa Lt. 2).
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menumbuhkan sikap positif khususnya dalam hal berfikir kritis, bersikap ilmiah melalui tantangan pemecahan soal-soal biologi, dan melahirkan santri/wati terbaik di bidang sains khususnya biologi yang nantinya akan siap berkompetisi di babak selanjutnya. Semoga santri/wati bisa lanjut ke babak final Olimpiade Biologi Indonesia (OBI) 2022 tingkat nasional. Aamiin.
Raudhah (13/10/2022). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan menggelar kegiatan perlombaan kepramukaan yaitu pesta penggalang/penegak. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati kelas 1-4 KMI yang terdiri dari cabang penggalang maupun penegak. Perlombaan kepramukaan santriwati tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/10/22) dan (20/10/22), di depan gedung Ruqayyah, depan gedung Khadijah, depan gedung Rabiah Adawiyah, dan Lapangan Hijau Putri.
Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan di antaranya yaitu miss scouting, cerdas cermat, latihan keterampilan baris berbaris, lomba cepat tepat pramuka, tarik tambang, yel-yel, cooling fresh, makan kerupuk, bola apung, majalah dinding antar unit kepramukaan, air sarung, dan dasa dharma.
Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yaitu memperkenalkan kegiatan pramuka kepada santriwati baru dan menambah ketertarikan mereka dalam mengikuti kegiatan pramuka, menguji dan melatih mental peserta, mengajarkan untuk bekerja sama dalam setiap unit, dan mencari kaderisasi yang akan melanjutkan kepengurusan koordinator gugus depan 06-196.
Raudhah (11/10/22). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan melakukan pengecatan ulang kubah masjid pesantren dari yang awalnya berwarna hijau menjadi biru. Pengecatan ini merupakan bagian dari semarak peringatan ulang tahun Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah ke-40.
Pengecatan kubah tersebut berlangsung selama 5 hari, yang dimulai sejak Jum’at (7/10) hingga Selasa (11/10).
Adapun dana yang digunakan untuk pengecetan kubah tersebut berasal dari infaq masjid pesantren.
Raudhah (10/10/22). Sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis modern, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan mengajarkan ilmu agama dan ilmu umum sepenuhnya kepada seluruh santri/wati. Salah satu program penunjang pemahaman santriwati dalam ilmu agama, khususnya Fiqh, Tauhid, Hadits, dan Tafsir dsb, adalah Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy untuk santriwati kelas 5 KMI. Untuk tahun ini, Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy kelas 5 KMI Putri dibuka oleh Bapak Wakil Direktur Pesantren, Al-Ustadz Carles Ginting, BHSc. “Fathul Kutub di Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah itu tidak hanya sekedar membuka kitab kuning, tetapi membaca dan memahami, bahkan memahamkan isinya. Maka penting untuk dilaksanakan”, tegas beliau dalam pembukaan Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy kelas 5 KMI putri, Senin pagi (10/10).
Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy kelas 5 KMI putri tahun ini diikuti oleh 304 santriwati, yang dibagi menjadi 4 unit atau syukbah , setiap unit dibagi menjadi 8 kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri dari 9-10 santriwati. Adapun para pembimbing pada kegiatan ini terdiri dari 34 Asatidzah. Selanjutnya, pembahasan kitab dan diskusi permasalahan-permasalahan tiap materi akan dimulai pada Rabu (12/10), di aula pertemuan Hafshah Lt.3 dan gedung Ummi Kalsum Lt. 1 dan 2.
Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy memiliki tujuan-tujuan, antara lain: Pertama, melihat dan menguji seberapa jauh pemahaman santriwati kelas 5 KMI dalam memahami pelajaran-pelajaran yang sudah diajarkan khususnya Fiqih, Tauhid, Hadits dan Tafsir. Kedua, tidak fanatik dengan satu madzhab. Ketiga, mempersiapkan diri untuk melangkah ke jenjang perkuliahan, dengan cara belajar yang berbeda dari cara belajar di Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI). Keempat, melatih santriwati untuk gemar membaca sehingga dapat belajar sendiri. Kelima, memperkuat dasar-dasar ilmu untuk jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, untuk mengetahui kiprah perjuangan ulama Islam.
Kembali kepada tujuan diadakannya Fath Kutub At-Turats Al-Islamiy , diharapkan santriwati kelas 5 KMI bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan, mengambil pelajaran sebaik-baiknya pada kesempatan berharga ini dan menjadi alumni yang sesuai dengan harapan dan cita-cita pesantren. Aamiin.