Raudhah (13/4/23). Beberapa dokumentasi perpulangan santri/wati pada liburan Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.
Nasehat untuk para santri/wati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah; Pertama, berbaktilah kepada kedua orang tua dan keluarga serta masyarakat; Kedua, jangan lupa untuk belajar guna persiapan ujian semester 2; Ketiga, menjaga ibadahnya dengan baik.
Semoga liburan Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun ini membawa berkah dan menyenangkan.
Raudhah (11/4/2023). Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al Quran dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad untuk digunakan sebagai petunjuk bagi umat Islam.
Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan peringatan Nuzulul Qur’an pada Ahad malam (9/4). Kegiatan diisi dengan tausyiah dan haflah tilawah Al-Qur’an, yang diadakan pada dua tempat yaitu Masjid Lt.2 (putra) dan Gedung Fatimah Lt.3 (putri).
Adapun yang menjadi penceramah adalah Ustadz H. Qosim Nurseha Dzulhadi, Lc., M.Ud., (putra) dan Ustadz H. Muhammad Mugni Siregar, Lc., M.Ag., (putri).
Raudhah (11/4/2023). Selasa pagi (11/4) seluruh santri dari kelas 1 hingga kelas 5 KMI berkumpul di Masjid Pesantren, dan santriwati dari kelas 1 hingga kelas 5 KMI di Gedung Fatimah Lt. 3 guna mendengarkan arahan etiket dari beberapa Asatidz dan Ustadzat. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Pesantren Ustadz KH. Solihin Adin, S.Ag., MM., Wakil Direktur Pesantren Ustadz Carles Ginting BHSc., dan Ustadz H. Miftakhuddin, SS., S.Pd.I., MM., Bapak-bapak Kepala Bidang, dan Asatidzah. Sudah menjadi sunnah Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah menjelang liburan, santri/wati diberikan kuliah umum tentang etiket terkait liburan.
Etiket merupakan bahasa serapan yang telah dibakukan dari Bahasa Inggris yaitu etiquette, yang menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah tata cara atau adat sopan santun dalam masyarakat beradab dalam memelihara hubungan baik antara sesama manusia.
Kuliah umum etiket berlibur diisi dengan berbagai materi, antara lain; sikap bijak dalam menggunakan gawai elektronik (gadget) selama liburan, adab bertamu dan menerima tamu, adab berpergian serta cara melaksanakan shalat ketika safar, dan adab perpakaian dan bermasyarakat. Seluruh materi kuliah umum etiket.
Raudhah (6/4/2023). Membaca Al-Qur’an merupakan suatu ibadah yang mulia karena membaca langsung perkataan Allah Swt. QS. Al-Hijr ayat 9, terdapat pula keterangan bahwa Al-Qur’an adalah kitab mulia, tidak ada kebathilan dan penyimpangan padanya.
Pada Rabu, 5 April 2023, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengadakan Pelatihan Membaca Al-Qur’an dengan Metode Tsaqifa bekerjasama dengan Tim Yayasan Marhamah Khaira Ummah Medan di Aula Hafsah Lt. 3. Pesantren.
Ustadz Yuhelmi Muha selaku pemateri pada acara tersebut menyampaikan “Mengajarkan seorang dewasa untuk bisa membaca Al-Qur’an dalam waktu 3 hari, dapat diajarkan dengan mudah melalui metode Tsaqifa InsyaAllah “.
Sebelum diskusi bersama Ustadz Yuhelmi Muha tentang metode tersebut, acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Bapak Drs. Muhammad Ilyas Tarigan dan Pembina Yayasan Marhamah Khaira Ummah Ustadzah Ronny Reskita Siregar.
Acara tersebut juga diikuti oleh beberapa Asatidzah dan santri/wati Akhir KMI. Diharapkan dengan adanya program tersebut dapat menambah wawasan terkhususnya para santri/wati sehingga ketika menjadi Alumni, mereka dapat mengajarkan Al-Qur’an kepada masyarakat dengan menggunakan metode Tsaqifa.
Raudhah (04/03/23). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah melalui Musyrif Minat Baca Tulis Santri (MBTS) menggelar acara Launching Buku Karya Direktur dan Santriwati Akhir KMI pada Ahad malam, 02 April 2023.
Alhamdulillah, dengan fasilitas yang tersedia dan perhatian terhadap keterampilan literasi santri/wati, juga berkat bimbingan Ustadz Iqbal Syafi’i, M.Pd., dan Ustadzah Raudatul Jannah selaku musyrif/ah, Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan melahirkan penulis-penulis kreatif dengan karya-karya menarik.
Karya-Karya ini terlahir melalui proses yang panjang. Dimulai dari seleksi proposal tulisan puluhan santriwati kelas akhir KMI yang mendaftar, terpilihlah 21 santriwati yang siap berkomitmen menulis buku dalam jangka waktu 2 bulan. Kemudian dilanjutkan proses editing, sampai proses penerbitan dan pencetakan bekerjasama dengan Penerbit Selfietera Indonesia, Yogyakarta.
Berikut buku-buku yang diluncurkan pada acara ini:
Baca Kilat for Santri, karya KH. Solihin Adin, S.Ag., M.M.
Dia yang Menghebatkan, karya Keisya Ataina Syaila Saragih (6A2, Pematang Siantar)
Ruang Tamu; Setiap yang Datang dan Pergi Pasti Memiliki Arti, karya K.M. Khadizah Al-Qubbra (6A2, Pematang Siantar)
Allah, Aku Janji Gak Ngeluh Lagi, karya Chindy Jopita Berutu (6G, Dairi)
Harusnya Dijaga Kini Dihiraukan, karya Rushaifah Mumtazah Lubis (6A2, Medan Barat)
Things You Have to Remember in Your Life, karya Inaya Chairina (6A2, Pematang Siantar)
Menata Langkah, karya Mutia Soraya R. (6G, Aceh Singkil)
Bersama Allah Berjuta Berkah, karya Dhiyaa Ulhikmah (6C, Aceh Tenggara)
Allah, Aku Sedang Payah, karya Nuri Atikah (6I, Aceh)
Farhah; Meraih Bahagia Bersama Allah, karya Nadya Humairoh Afwinda Harahap (6E, Percut Sei Tuan)
Berjalan; Mengingat, Belajar dan Merubah, karya Indah Latifa Kamil (6G, Aceh Tenggara)
Dear Helen, novel karya Asy Syifa Nabila (6G, Tanah Karo)
Malika; Hati yang Ditinggalkan, novel karya Aisyah Laila Suci Rahmadani (6G, Pematang Siantar)
Anara; Ketika Doa Menjadi Saksi Bisu antara Kita, karya Asmaya Zatti’ah (6A4, Binjai)
Hai!; Tenang Tak Selalu tentang Rumah, karya Finka Ayu Handana Simatupang (6E, Pematang Siantar)
Natheren; The Last Sunset in Istanbul, karya Sahla Amrina Anwar (6G, Pematang Siantar)
Extra Ordinary Us, karya Fildzah Aqmarani (6G, Deli Serdang)
G 22 karya Raihana Jihan Sabhira Keliat (6G, Asahan)
Aritmatika, karya Siti Shaleha Munthe (6C, Serdang Bedagai)
Amore e Vandetta, karya Yara Salsabila (6E, Belawan)
Portal Putih, karya Indah Putri Sabila (6G, Belawan)
Syifa dan Lukanya, karya Musdalifah Al Raudthah Gultom (6G, Binjai)