Perkemahan Kamis Jumat Santri Kelas IV dan III Intensif

Perkemahan Kamis Jumat Santri Kelas IV dan III Intensif

Raudhah (14/02/2019). Pramuka adalah salah satu ekstrakulikuler wajib bagi santri-santriwati Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, di setiap hari Kamis seluruh santri-santriwati diwajibkan mengikuti kegiatan kepramukaan yang dikoordinir oleh organisasi kepramukaan santri dan guru-guru Majelis Pembimbing Kepramukaan.
Setiap tahun di semester genap, santri-santriwati kelas 4 dan 3 intensif diikutsertakan dalam Perkemahan Kamis-Jumat (Perkajum) sebagai salah satu bagian dari syarat kecakapan umum kenaikan tingkat bagi Penegak Bantara menjadi Penegak Laksana.
Sebagaimana biasanya, tahun ini kegiatan Perkajum diselenggarakan di Bumi Perkemahan Raudhah di desa Sugau Pancur Batu Deli Serdang selama dua hari, dari tanggal 7 hingga 8 Februari 2019 bagi santri putra, dan tanggal 14 hingga 15 Februari bagi santriwati putri. Selain sebagai kelengkapan syarat kecakapan umum, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk jiwa kepemimpinan dan kemampuan bertahan hidup di alam bebas serta kerjasama tim, oleh karena itu santri-santriwati dibagi ke beberapa regu.
Perkajum diisi dengan beragam kegiatan, seperti materi-materi kepramukaan, teknik bertahan hidup di alam bebas, permainan, perlombaan antar regu, dan penampilan seni dan malam unggun gembira.
Setelah mengikuti Perkajum, setiap calon bantara laksana dari kelas IV dan III intensif akan melakukan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) di masing-masing regu pramuka penggalang di bawah bimbingan Koordinator Gerakan Pramuka Santri. Ed.HS

Ujian Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris) Kelas Enam

Ujian Praktek Mengajar (Amaliyah Tadris) Kelas Enam

Raudhah (14/02/2019). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah semenjak berdirinya hingga saat ini menggunakan sistem Kulliyatul Muallimin al-Islamiyah (KMI) pondok Modern Darussalam Gontor sebagai kurikulumnya. Dalam bahasa Indonesia KMI berarti persemaian guru-guru Islam. Salah satu konsekuensi dari kurikulum tersebut adalah memastikan setiap santri-santriwati memiliki jiwa pendidik dan kemampuan untuk melakukannya yang tidak terbatas hanya dalam kelas saja, akan tetapi pendidik dalam artian yang lebih luas.
Setiap santri-santriwati yang telah duduk di kelas lima hingga kelas enam dibekali dengan ilmu mendidik dan menjadi seorang pendidik. Di penghujung masa studi kelas akhir KMI, setiap santri wajib mengikuti ujian praktek mengajar (amaliyah tadris) sebagai salah satu persyaratan kelulusan dari Pesantren.
Santri kelas enam dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 12 orang. Setiap harinya satu orang santri melakukan praktek mengajar di kelas dan materi yang telah ditentukan oleh kantor KMI tiga hari sebelum pelaksanaan praktek. Selain menentukan hari dan materi yang akan diajarkan, kantor KMI juga menentukan guru pembimbing. Selama tiga hari, santri yang akan melaksanakan ujian praktek mengajar mendapatkan bimbingan mulai dari pembuatan perencanaan pembelajaran (RPP) hingga bagaimana menjalankan seluruh proses mengajar mulai dari awal hingga akhir.
Di hari pelaksanaan ujian praktek, selama mengajar, santri yang bertugas dinilai oleh 11 orang teman-temannya dan guru pembimbing. Seluruh kesalahan dan kekurangan dari unsur metode, materi, sikap, dan kaidah bahasa Arab atau Inggris yang dilakukan oleh pelaksana ujian praktek akan dicatat untuk selanjutnya akan dipaparkan oleh masing-masing pengoreksi di bawah arahan guru pembimbing sebagai evaluasi bagi yang bertugas di hari itu dan juga santri lainnya di kelompok tersebut.
Sebelum pelaksanaan ujian praktek mengajar di kelompok-kelompok kecil, seluruh santri mengikuti praktek mengajar perdana di kelompok besar yang terdiri dari 110 santri dan 15 guru pembimbing selama dua hari. Seluruh kegiatan yang ada sama seperti dengan ujian praktek mengajar di kelompok kecil di kelas-kelas. Kegiatan ini merupakan pembekalan bagi seluruh santri dan guru dalam pelaksanaan ujian praktek mengajar dan evaluasinya.
Selain membekali santri dengan skil mendidik, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun mentalitas yang kuat, sikap tolong-menolong, dan kejujuran.

Art Expo dan Art Class

Art Expo dan Art Class

Raudhah (01/02/2019. Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah sangat memperhatikan pengembangan minat dan bakat santri-santriwati, salah satu strategi untuk menfasilitasi hal tersebut dalam bidang seni adalah dengan melaksanakan Art Expo dan Art Class. Kegiatan ini dilaksanakan di gedung serbaguna Pesantren oleh Seksi Pengembangan Minat dan Bakat Santri pada 1 Februari 2019.
Kegiatan ini bertujuan menampilkan karya-karya santri di bidang seni antara lain; kaligrafi, handycraft, lukisan, sketsa dan sablon. Para pengunjung dari santri, guru-guru, dan wali santri turut dihibur oleh Raudhah Band selama pameran berlangsung.
Direktur Pesantren berharap kegiatan ini dapat menginspirasi santri-santri lainnya untuk berkarya dalam bidang seni dan berlatih melalui Art Class. Direktur juga menekankan bahwa Pesantren selalu berusaha menfasilitasi kreativitas santri-santriwati dalam berbagai bidang. Ed.HS

Ar-Raudlatul Hasanah Raih Perunggu Pada Thailand Inventors Day

Ar-Raudlatul Hasanah Raih Perunggu Pada Thailand Inventors Day

Raudhah (6/2/2019). Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah mengikuti perlombaan dan pameran teknologi di Bangkok Thailand. Sebanyak 4 santri dan 3 santriwati serta 2 guru pembimbing mewakili Ar-Raudlatul Hasanah guna memamerkan karya temuan mereka yang sebelumnya telah diperlombakan pada seleksi nasional. Pameran teknologi yang bertajuk ‘Thailand Investor Day 2019’ ini dilaksanakan di area Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEX) pada 2-8 Februari 2019.
Karya temuan yang dipamerkan oleh tim Ar-Raudlatuh Hasanah adalah makanan dan minuman ekstral herbal berupa yogurt, teh, kopi, kukis dan lain-lain. Semua produk ini telah diuji di laboratorium Universitas Sumatera Utara sehingga aman untuk dikonsumsi bagi pengidap diabetes, asam urat dan darah gula. Setelah melalui penilaian ketat oleh tim juri, alhamdulillah tim Ar-Raudlatul Hasanah berhasil meraih medali perunggu untuk kategori ‘medicine and public health’.
Santri dan guru pembimbing pada pameran teknologi internasional antara lain: Sayyid Al-Umam (VB), M. Ikhwan Razzak (VB), Alfikri Muliadi (VD), Ahmad Taufiq (VJ), Umi Kulsum (VC), Mutia Azzahra (VC), Nur Ainun Arif (VG), Ust. Yusuf Fadli, dan Ust. Irfansyah. Ed.HS

Pramuka Raudhah Raih Juara Umum LP3 II

Pramuka Raudhah Raih Juara Umum LP3 II

Raudlah (07/02/2019). Gugus Depan Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Putri 06-196 mengukir prestasi melalui keikutsertaannya pada perlombaan Perkemahan Penggalang dan Penegak II Pramuka Santri Sumatera Utara (LP3 II Pasti Sumut).
Dalam perlombaan kepramukaan tingkat provinsi kali ini, Raudhah mengirim 1 kontingen pramuka putri yang terdiri dari 10 santriwati penggalang, 10 santriwati penegak, dan 2 guru pendamping yaitu Usth. Fauziah dan Usth. Ummi Kalsum Harahap.
Kontingen Raudhah berhasil menyabet 3 kategori penghargaan; juara umum I penggalang putri, juara umum II penegak putri, dan juara favorit.
LP3 ‘Pasti’ II dilaksanakan di Bumi Perkemahan PT. Asam Jawa Desa Pangarungan Torgamba Labuhan Batu Selatan mulai tanggal 3 hingga 7 Februari 2019 dan diikuti oleh puluhan kontingen pramuka santri dari seantero Sumatera Utara. Selain perlombaan, kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah silaturahmi antar sesama pondok pesantren di Suamatera Utara. Ed.HS

Chat Via WhatsApp